Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH FREKUENSI PEMUTARAN TELUR ITIK PERSILANGAN MOJOSARI ALABIO (MA) DALAM INCUBATOR TERHADAP DAYA TETAS DAN BOBOT TETAS TELUR Efendi, Zul; Ramon, Erpan; Zurina, Rita; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v3i1.4836

Abstract

Upaya memenuhi kebutuhan protein masyarakat melalui budidaya ternak itik tidak terlepas dari kualitas bibit yang digunakan dalam sistem budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemutaran telur terhadap fertilitas, lama menetas, daya hidup embrio, daya tetas,  dan bobot day old ducks (DOD) itik persilangan antara Mojosari dan Alabio. Penelitian ini dilakukan  di Kota Bengkulu pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2021. Penelitian menggunakan 630 butir telur itik persilangan jantan Mojosari dan betina Alabio (MA) yang dengan umur indukan sama yaitu 14 bulan, rasio perbandingan jantan dan betina 1 : 6. Telur dibagi menjadi 3 perlakuan pemutaran, Perlakuan pertama (1) telur diputar 4 x sehari 210 butir diulang sebanyak 3 kali, perlakuan kedua (2) telur diputar 5 x sehari 210 butir diulang sebanyak 3 kali, perlakuan ketiga (3) telur diputar 6 x sehari 210 butir diulang sebanyak 3 kali. Candling dilakukan pada hari ke 5 dan hari ke 9 setelah telor dimasukkan kedalam inkubator. Hasil yang diperoleh adalah frekuensi pemutaran telur tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas telur, bobot DOD, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya tetas itik persilangan Mojosari dan Alabio. Sedangkan telur yang diputar sebanyak 6 kali/hari lebih cepat selesai waktu menetasnya. Kata kunci :   Frekuensi pemutaran, daya tetas, bobot tetas, itik mojosari alabio.
STUDI KASUS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP FLUKTUASI HARGA PADA USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER DI KOTA BENGKULU Puspita Wulandari, Angel; Suharnas, Edwar; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v3i1.4837

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap pola hidup dan aspek lainnya. Dampak dari pandemi ini menyebar merata ke seluruh bidang mulai pemerintahan hingga perekonomian. PSBB (Pembatasan social Berskala Besar) yang diterapkan guna mengurangi penyebaran mata rantai covid-19 berakibat pada fluktuasi harga ayam broiler khususnya pada awal pandemi di beberapa peternakan ayam broiler di Kota Bengkulu yang juga berdampak pada proses produksi dan pendistribusian serta tingkat konsumsi di masyarakat. Ketidakstabilan harga daging ayam ras pedaging di Bengkulu seakan didukung dengan penurunan permintaan dari konsumen membuat beban pelaku usaha semakin berat. Baik peternak ayam ras pedaging maupun pedagang di pasar merasakan hal yang sama yakni menurunnya penjualan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak covid 19 dan faktor-faktor apasaja yang mempengaruhi terhadap fluktuasi harga ayam broiler sejak awal diberlakukannya PSBB di kota Bengkulu selama satu tahun. Penelitian ini dilakukan dengan metode metode Survey yaitu pengamatan atau penyelidikan dengan cara pengambilan langsung keterangan dan data harga ayam broiler di setiap perode dengan mewawancarai bagian marketing di setiap tempat penelitian serta memberikan daftar pertanyaan berupa lembar kuisioner. Kemudian menggunakan Analisis regresi linear berganda untuk mengetahui sejauh apa variabel internal produksi Ayam Ras Broiler terhadap harga Ayam. Hasil yang didapatkan berupa 1) Fluktuasi harga Ayam Ras Broier tidak dipengaruhi oleh variabel Harga DOC, Harga Pakandan Harga Vaksin. Harga-harga Variabel dimasa pandemi covid-19 cenderung tidak meningkat karena PSBB tidak mempengaruhi distribusi Kebutuhan Makanan termasuk Variabel DOC, Pakan dan Vaksin. 2) Fluktuasi Harga Ayam di Kota Bengkulu diakibatkan oleh faktor-faktor Eksternal seperti Oversupplay dan Kelangkaan Pasokan, Permintaan Ayam yang Tidak Stabil, Pemasaran Daging Ayam Ras Pedaging di Kota Bengkulu, Kesulitan Mencari Pasar Produsen akan kebutuhan Ayam yang menurun akibat PSBB membatasi dan kegiatan seperti hajatan ataupun acara-acara besar. Keywords: “Covid-19”,”Fluktuasi”,”Harga”, “Ayam Ras”.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRIZA ROXB) DALAM RANSUM TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM RAS PETELUR Purwanto, Heji; Zurina, Rita; Definiati, Neli; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v3i3.5620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Kualitas Telur (bobot telur, Tebal Cangkang, Indeks Putih dan Kuning Telur) ayam ras petelur yang diberikan tepung temulawak dengan konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini telah dilakukan di Kandang Percobaan di Desa Pandan Kecamatan Seluma Utara Kabupaten Seluma Bengkulu Selatan. Penelitian ini berlangsung selama 45 hari, dimulai bulan Mei – Juni 2018. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari atas A (0 % tepung temulawak), B (1% tepung temulawak), C ( 2% tepung temulawak), dan D (3% tepung temulawak). Tepung temulawak diberikan setiap hari dengan cara dicampur pada pakan selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung temulawak berpengaruh nyata terhadap Bobot telur (P < 0,05) dengan rataan 61,24 (g/ekor/hari), sedangkan Tebal cangkang dengan rataan 0,47, indeks Putih telur dengan rataan 0,07 dan indeks kuning telur dengan rataan 0,42 tidak berpengaruh nyata (P > 0,05). Pemberian tepung temulawak sampai dengan 1%, 2% dan 3% tidak dapat meningkatkan Kualitas telur, ayam ras petelur namun bisa meningkatkan bobot telur. Kata kunci : Temulawak, bobot telur, tebal cangkang, indek putih dan kuning telur
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP PENURUNAN BOBOT TELUR, KEDALAMAN RONGGA UDARA, KADAR BAKTERI TELUR ITIK TALANG BENIH Ajiansah, Apri; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i1.6259

Abstract

Asap cair merupakan hasil pirolisis kayu yang bersifat alami dan dapat digunakan untuk proses pengawetan pada produk peternakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsentrasi asap cair dan umur simpan terhadap penurunan bobot telur, rongga udara dan kadar bakteri telur itik talang benih. Parameter yang diukur antara lain Bobot telur, Kedalaman Rongga Udara, Kadar Bakteri telur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 4 perlakuan dan 3 ulangan dimana satu unit perlakuan berisi 4 butir telur. Perlakuan kosentrasi A1 : 0, A2 : 2,5%, A3 : 5%, A4 : 7,5% asap cair dan lama simpan 7, 14, 21, 28 hari. Telur yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 192 butir telur itik talang benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asap cair (A) dengan lama simpan (B) terhadap interaksi penurunan berat telur (p < 0.05), lama simpan (B) berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap kedalaman rongga udara, Asap cair (A) dan lama simpan (B) tidak berpengaruh nyata terhadap koloni bakteri (p < 0.05). Disimpulkan pemberian asap cair (A) dengan lama simpan (B) dapat menjaga berat telur itik talang benih, Lama simpan (B) dapat mempertahankan rongga udara, Asap cair (A) dan Lama simapan (B) tidak terdapat pengaruh terhadap koloni bakteri telur itik talang benih. Kata kunci : Asap cair, Berat Telur, Lama Simpan, Koloni Bakteri, Rongga Udara.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERLEMAKAN DARAH ITIK TALANG BENIH Fatchur Rochman, Deyo; Sunaryadi, Sunaryadi; Rita, Wismalinda; Zurina, Rita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i2.6508

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun kelor (Moringaoleifera) terhadap kadar High Density Lipoprotein (HDL), Low-Density Lipoprotein (LDL), danHaemoglobin pada darah itik Talang Benih. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakKelompok (RAK) yang terdiri atas 5 perlakuan dengan masing-masing 4 ulangan, menggunakan 80ekor itik Talang Benih pada setiap kelompok. Perlakuan A (Tanpa Penambahan Tepung DaunKelor), B (2% Tepung Daun Kelor), C (4% Tepung Daun Kelor), D (6% Tepung Daun Delor) danE (8% Tepung Daun Kelor) yang mulai diberikan pada umur 2 bulan. Pengambilan sampel secaraacak sebanyak 20 ekor dari setiap kelompok dilakukan di akhir pemeliharaan umur 3 bulan denganparameter yang meliputi: Komponen darah yaitu Haemoglobin, HDL dan LDL. Berdasarkanpenelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa Suplementasi Tepung Daun Kelor (Moringaoleifera) dalam ransum itik Talang Benih tidak berpengaruh nyata terhadap Haemoglobin tetapiberpengaruh nyata terhadap High Density Lipoprotein (HDL) dan Low Density Lipoprotein (LDL).Penggunaan Suplemen Tepung Daun Kelor sampai 8% mempengaruhi High Density Lipoprotein(HDL) dan High Density Lipoprotein (LDL).Kata Kunci: Tepung Daun Kelor, Itik Talang Benih, Haemoglobin, HDL Colesterol, LDLCholesterol
PENGARUH PEMANFAATAN POD KAKAO (THEOBROMA CACAO) FERMENTASI DENGAN SUPLEMENTASI MINERAL, PROBIOTIK DAN BY-PASS PROTEIN TERHADAP POPULASI BAKTERI RUMEN SECARA IN-VITRO: THE EFFECT OF USING FERMENTED COCOA POD (THEOBROMA CACAO) WITH MINERAL SUPPLEMENTATION, PROBIOTICS AND PROTEIN BY-PASS AGAINST RUMEN BACTERIA POPULATION IN-VITRO Suharnas, Edwar; Syaripudin, Afrizal; Nurhaita; Zurina, Rita; Suliasih; Malianti, Lezita
Journal of Animal Research and Applied Science Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/aras.v4i2.30544

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pod kakao fermentasi dengan suplementasi mineral, probiotik dan by-pass protein terhadap populasi bakteri rumen secara In-vitro. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan di Laboratorium Ilmu Nutrtisi Ternak Perah Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan IPB. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok. Materi yang digunakan adalah ransum yang terdiri dari hijauan dan konsentrat dengan perbandingan 60% + 40%. Hijauan terdiri dari rumput lapangan (70%) dan pod kakao (Theobroma cacao) fermentasi (30%). Konsentrat terdiri dari kapur/dolomit, garam, tepung ampas tahu dan dedak padi halus. Perlakuan yang diujikan adalah A= ransum tanpa suplementasi (sebagai kontrol), B= suplementasi mineral (S 0,11%, P 0,08%, dan Zn 20 ppm), C= B + 0,4% S. cereviceae, D= B + 1% tepung indigofera E= suplementasi mineral (S 0,11%, P 0,08% dan Zn 20 ppm) + probiotik (0,4% S. cereviceae) + by-pass protein (1% tepung Indigofera sp). Parameter yang diamati adalah populasi bakteri total dan bakteri selulolitik rumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap populasi bakteri total dan bakteri selulolitik rumen. Populasi bakteri total dan bakteri selulolitik rumen yang dihasilkan berkisar 5,75-8,65 dan 4,80-8,60 (log cfu/ml). Populasi bakteri total dan bakteri selulolitik rumen tertinggi terdapat pada perlakuan E, yaitu suplementasi mineral dengan probiotik dan by-pass protein. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan pod kakao fermentasi dengan suplementasi mineral, probiotik dan by-pass protein dapat meningkatkan populasi bakteri total dan bakteri selulolitik rumen secara In-vitro. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pemanfaatan pod kakao fermentasi dengan suplementasi mineral phosfor (P), sulfur (S), dan Zn), by-pass protein dan proboiotik mampu meningkatkan populasi bakteri total dan bakteri selulolitik rumen secara In-vitro
SOSIALISASI TENTANG JENIS DAN PEMANFAATAN TANAMAN TOGA PADA SD NEGERI 99 KOTA BENGKULU Ramadhan, Taupik; Zurina Muchlis, Rita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 3 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v3i3.6111

Abstract

Tahap pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan SD Negeri 99 Kota Bengkulu edukasi penggunaan obat herbal sangat dibutuhkan di berbagai wilayah salah satunya adalah Sekolah Dasar Negeri 99 yang berada di Kelurahan Cempaka Permai Kecamatan Gading Cempaka Jalan Cicarua RT 22 RW 07 Kota Bengkulu. SDN 99 Kota Bengkulu merupakan salah satu sekolah yang terletak di Kota Bengkulu. SDN 99 Kota Bengkulu merupakan salah satu sekolah yang belum mengoptimalkan pekarangan sekolah sebagai lahan untuk menanam tanaman herbal. TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan tanaman yang sangat bermanfaat yang ditanam di kebun yang dipelihara oleh keluarga. Tanaman ini ditanam untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan tradisional yang bisa mereka buat sendiri. TOGA merupakan tanaman langka di daerah Bukjeongik. Kehadiran TOGA di daerah memberikan tantangan dan hambatan, antara lain masyarakat belum mengetahui cara pengelolaan TOGA sebagai obat herbal. Selain itu, ada kalanya tanaman mati karena pemilik tanaman tidak mengelolanya dengan baik. Ada banyak hal yang menghalangi tanaman ini untuk tumbuh dengan baik, di antaranya tanah yang buruk dan kesalahan berkebun. Penyebab lainnya adalah TOGA yang ditanam kurang mendapat sinar matahari dan kapasitas penyiraman rendah. Berdasarkan KKN yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap optimalisasi tanaman obat keluarga dapat ditingkatkan melalui kegiatan promosi penanaman dan pemanfaatan tanaman obat keluarga.
Effect Of Egg Weight On Hatchability And Hatching Weight Of Quail (Cortunix cortunix Japonica) Zurina, Rita; Malianti, Lezita; Definiati, Neli; Rita, Wismalinda; Suliasih, Suliasih
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.4.2.209-214

Abstract

The research was conducted to determine the fertility, hatchability and hatching weight of quail (Corturnix-corturnix japonica) eggs in various egg weights. The research was carried out experimentally using a Randomized Block Design (RAK) consisting of 3 treatments and 4 replications. This research will be carried out from October to December 2020 at Kandang Puyuh, Kasih Ibu Orphanage, Jalan Bali, Bengkulu City. The tools used in this research were 4 manual hatching machines, box-shaped with a capacity of around 300 quail eggs, scales and an electrical energy source. The materials used are 300 quail eggs and disinfectant. The research was carried out experimentally using a Randomized Block Design (CRD) with 3 treatments and 4 replications. The treatment applied is egg weight consisting of: B1 = Light (≤9.5g), B2 = Medium (9.6 – 10.5g), B3 = Heavy (≥10.6g)
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN GENDOLA (Basella alba) DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT AKHIR, BOBOT KARKAS DAN LEMAK ABDOMENPADA AYAM KUB Jeni Lorenza, Diana; Zurina, Rita; Sunaryadi
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i3.7697

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui Pengaruh dan Dampak Penggunaan Tepung Daun Gendola (Basella alba) Dalam Ransum Terhadap Bobot Akhir, Bobot Karkas dan Lemak AbdomenAyam KUB. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, penelitian ini menggunakan 20 kotak kandang ayam KUB yang masing-masing kandang diisi sebanyak 5 ekor ayam KUB. Perlakuan yang digunakan A = penambahan tepung daun Gendola 0,5%, B = penambahan tepung daun gendola 1 %, C = penambahan tepung daun Gendola 1.5 %, D = penambahan tepung daun Gendola 2 %, dan E = penambahan tepung daun Gendola 2.5 %. Ransum yang dipakai terdiri dari jagung giling, dedak, tepung daun gendola, tepung ikan, dan konsentrat, disusun dengan kandungan protein 19 % dan energy metabolisme 2800 Kkal/kg. Parameter yang diamati adalah Bobot Akhir, Bobot Karkas dan Lemak Abdomen Pada Ayam KUB. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan Tepung Daun Gendola (Basella alba) dalam ransum ayam KUB sampai level 2,5 % tidak mempengaruhi Bobot Akhir, Bobot Karkas dan Lemak Abdomen Pada Ayam KUB. Kata Kunci : Ayam KUB, Daun Gendola, Bobot Akhir, Persentase Karkas, Lemak Abdomen.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI LUWAK HITAM DESA BANDUNG JAYA Rita, Wismalinda; N. Hidayah; S. Ardiansyah; Neli Definiati; Rita Zurina; Parwito, Parwito; Susilo, Edi
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i1.252

Abstract

Luak Hitam Farmer Group, one of twelve farmer groups in Bandung Jaya Village, has great potential in the plantation, agriculture, and poultry farming sectors. However, high fluctuations in the price of feed concentrates are an obstacle in meeting the nutritional needs of poultry. On the other hand, the abundance of durian seeds as a source of energy and gold snails as a source of feed for ducks in this area has not been optimally utilized. In addition, post-harvest processing of quail into high-economic value products has also not been done effectively. This community service program aims to increase the knowledge and skills of farmer groups in processing durian seeds and gold snails into feed ingredients and post-harvest processing of quail. Activities include program socialization, education, and training, as well as mentoring, monitoring, and evaluation. The results of the program showed an increase in the knowledge and skills of the Luak Hitam Farmer Group in producing alternative feed made from durian seed flour and gold snail, as well as post-harvest management of quail into products of economic value.