Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

An Analysis of Patient Safety Management by The Hospital Quality Committee: A Case Study on Inpatient Nurses at The Islamic Hospital of Surakarta (2025) Oktavia, Eka; Salsabila, Hanif; Masdiana Saputri , Zeni
INDOGENIUS Vol 4 No 1 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i1.731

Abstract

Background & Objective: Patient safety is a critical component in improving the quality of hospital services. However, various patient safety incidents are still occurring due to suboptimal implementation. The Quality Committee plays a strategic role in managing patient safety, including program development, incident investigation, reporting, and evaluation. This study aims to analyze patient safety management by the Quality Committee, focusing on inpatient nursing services at Rumah Sakit Islam Surakarta. Method: This research employed a qualitative approach with a phenomenological method. Data were collected through in-depth interviews with six inpatient nurses and direct field observations. Thematic analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Result: The findings indicate that the implementation of patient safety management by the Quality Committee has not been fully optimized. Key obstacles include underreporting of incidents, limited staff understanding of standard operating procedures (SOPs), lack of regular education and training, and weak documentation and coordination systems. The committee’s role has not yet fully integrated the functions of planning, organizing, implementing, and controlling in the context of patient safety. Conclusion: Patient safety management at Rumah Sakit Islam Surakarta requires strengthening in terms of system structure, safety culture, and active nurse involvement. Stronger leadership support, enhanced human resource capacity, and optimal performance of the Quality Committee are essential to establish a structured and sustainable patient safety system.
Pendampingan POSBINDU dan Edukasi Pola Makan Penderita Hipertensi di Dusun Serayu Bantul Editia, Yulia Vanda; Oktavia, Eka
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.304

Abstract

D.I Yogyakarta merupakan provinsi kedua dengan penderita hipertensi terbanyak yaitu 8.9% setelah Sulawesi Utara mencapai 13.2% dan pada peringkat ketiga yaitu Kalimantan Timur sebesar 8.8%. Data dari UPTD Puskesmas Bantul II di tahun 2022 terdapat 4469 kasus hipertensi hal tersebut dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan cek tekanan darah secara teratur dan deteksi dini hipertensi di puskesmas. Masyarakat merasa malas untuk datang ke puskesmas dikarenakan jarak yang jauh. Selain itu di wilayah binaan UPTD Puskesmas Bantul II hanya terdapat 3 sarana POSBINDU yang aktif di wilayah binaan UPTD Puskesmas Bantul II yaitu di Desa Bantul, Ringinharjo dan Sabdodadi. Tujuan dari program POSBINDU dan Edukasi pola makan penderita hipertensi yaitu memfasilitasi masyarakat untuk deteksi dini hipertensi dan PTM lainnya serta meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi tentang pola makan yang baik bagi penderita hipertensi. Metode dilakukan dengan cara pemeriksaan kesehatan diiringi dengan ceramah. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatakan peran serta masyarakat dalam melakukan deteksi dini hipertensi dan adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan edukasi. POSBINDU dan edukasi pola makan penderita hipertensi efektif dilakukan untuk melakukan pemantauan, deteksi dini kasus hipertensi dan meningkatakan pengetahuan tentang pola makan yang baik bagi penderita hipertensi.
Penerapan Knowledge Management dalam Pengembangan Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi Kiram, Syaiful; Oktavia, Eka; Subiyantoro, Subiyantoro
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.548

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Knowledge Management dalam pengembangan layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan studi lapangan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan data melalui kondensasi data, sajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Temuan- studi ini menyoroti bahwa penerapan KM di perpustakaan sangat penting dalam pengembangan layanan mencakup aspek layanan referensi, koleksi, pendidikan dan pelatihan, serta inovasi dan pengembangan dan berfungsi sebagai pusat pengetahuan yang dinamis serta berkontribusi signifikan terhadap kemajuan akademis dan penelitian di universitas, menjadikannya pilar penting dalam mendukung keberhasilan akademik dan penelitian di UII Yogyakarta. Implikasi/keterbatasan penelitian– Meskipun memberikan wawasan yang berharga, penelitian ini memiliki dibatasi oleh fokusnya pada satu perpustakaan, pendekatan kualitatif yang dominan, serta data yang mungkin tidak sepenuhnya representatif. Studi ini membuka jalan bagi penelitian selanjutnya untuk melakukan studi komparatif dengan perpustakaanlain dan menganalisis lebih mendalam pengaruh teknologi terbaru serta budaya organisasi terhadap efektivitas KM. Implikasi Praktis Penelitian ini menekankan perlunya penerapan KM di perpustakaan dalam pengembangan layanan. Hal ini menggaris bawahi perpustakaan sebagai pusat informasi sehingga harus dapat beradaptasi dengan menyediakan informasi yang diperlukan dan meningkatkan sistem manajemennya. Orisinalitas/nilai– Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya penerapan KM dalam pengembangan layanan perpustakaan, khususnya perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan seiring bekembangnya tantangan zaman dan daya saing yang dihadapi oleh perpustakaan di era digital saat ini.
Efektifitas Konsumsi Tablet FE dengan Air Jeruk Nipis Terhadap Peningkatan Kadar HB Ibu Hamil Anemia Ringan Trimester III Wanda, Wanda; Margiyati, Margiyati; Oktavia, Eka
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3761

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin dalam sel darah merah lebih rendah dari standar yang seharusnya. Ibu hamil dikatakan anemia apabila kandungan Hb < 11gr/dL. Menurut WHO bahwa prevalensi ibu hamil diseluruh dunia yang mengalami anemia sebesar 41,8%. Persentase anemia pada ibu hamil di indonesia adalah 37.1%. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta prevalensi pada ibu hamil 19,01%, dan angka kejadian anemia yang tertinggi ada di Kabupaten Bantul (27,67%). Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dari 27 Puskesmas terdapat 5 Puskesmas jumlah anemia tertinggi yaitu di Puskesmas Sewon II dari data tersebut Puskesmas Sewon II menduduki urutan ke dua. Tujuan Penelitian untuk mengetahui manfaat Efektivitas konsumsi tablet fe dengan air jeruk nipis terhadap peningkatan kadar Hb ibu hamil anemia Ringan di Puskesmas Sewon II Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian ialah quasi-experiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian memberikan jeruk nipis pada ibu hamil dengan anemia ringan selama 2 minggu. Kemudian dilakukan pengecekan kadar hemoglobin sebelum dan setelah minum jeruk nipis menggunakan alat hemoglobin meter pengecekan berkerjasama dengan bagian lab Puskesmas . Hasil penelitian ini berdasarkan analisis univariat karakteristik responden usia 20-35 tahun sebanyak 26 (86,3%) responden, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 26 (86,7%) responden, pekerjaan responden ibu rummah tangga 28 (93,3%) responden, dan menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada nilai rata-rata peningkatan kadar hemoglobin sebelum (10,21) dan sesudah minum jeruk nipis (11,23) dengan rata-rata yaitu sebesar (1,02). Hasil dari analisis bivariat dengan analisis stastistik Shapiro-Wlik sebelum dan sesudah minum air jeruk nipis hasil sebesar 0,000 <0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya pengaruh pemberian air jeruk nipis terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sewon II Bantul.Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin dalam sel darah merah lebih rendah dari standar yang seharusnya. Ibu hamil dikatakan anemia apabila kandungan Hb < 11gr/dL. Menurut WHO bahwa prevalensi ibu hamil diseluruh dunia yang mengalami anemia sebesar 41,8%. Persentase anemia pada ibu hamil di indonesia adalah 37.1%. Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta prevalensi pada ibu hamil 19,01%, dan angka kejadian anemia yang tertinggi ada di Kabupaten Bantul (27,67%). Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dari 27 Puskesmas terdapat 5 Puskesmas jumlah anemia tertinggi yaitu di Puskesmas Sewon II dari data tersebut Puskesmas Sewon II menduduki urutan ke dua. Tujuan Penelitian untuk mengetahui manfaat Efektivitas konsumsi tablet fe dengan air jeruk nipis terhadap peningkatan kadar Hb ibu hamil anemia Ringan di Puskesmas Sewon II Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian ialah quasi-experiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian memberikan jeruk nipis pada ibu hamil dengan anemia ringan selama 2 minggu. Kemudian dilakukan pengecekan kadar hemoglobin sebelum dan setelah minum jeruk nipis menggunakan alat hemoglobin meter pengecekan berkerjasama dengan bagian lab Puskesmas . Hasil penelitian ini berdasarkan analisis univariat karakteristik responden usia 20-35 tahun sebanyak 26 (86,3%) responden, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 26 (86,7%) responden, pekerjaan responden ibu rummah tangga 28 (93,3%) responden, dan menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada nilai rata-rata peningkatan kadar hemoglobin sebelum (10,21) dan sesudah minum jeruk nipis (11,23) dengan rata-rata yaitu sebesar (1,02). Hasil dari analisis bivariat dengan analisis stastistik Shapiro-Wlik sebelum dan sesudah minum air jeruk nipis hasil sebesar 0,000 <0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya pengaruh pemberian air jeruk nipis terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sewon II Bantul.
Hubungan antara pola asuh demokratis dengan kemandirian pada anak prasekolah Rumekti, Alia Nanda; Oktavia, Eka; Rizkiana, Erin
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 5 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i5.899

Abstract

Kemandirian merupakan kebutuhan asih yang hendaknya dimiliki oleh anak usia prasekolah. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemandirian adalah pola asuh. Pola Asuh Demokratis membantu orang tua memperlakukan anak sesuai tingkat perkembangannya, memahami keinginan anak, memiliki harga diri tinggi, kematangan psikologi sosial, kemandirian, dan mampu bergaul dengan teman. Kemandirian mempengaruhi kinerja, pencapaian tujuan hidup, prestasi, kesuksesan, dan penghargaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis dengan kemandirian pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini orang tua anak berusia 3-6 tahun yang bersekolah di KB-TKIT Anak Sholeh Bantul Yogyakarta sejumlah 196 orang dan sampel sebanyak 132 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian dianalisa menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 125 responden dalam penelitian ini menerapkan pola asuh demokratis dan sebanyak 7 responden tidak menerapkan pola asuh demokratis. sebanyak 126 anak dari responden dalam penelitian ini memiliki kemandirian dan sebanyak 6 anak dari responden cenderung tidak memiliki kemandirian. Hasil uji analisa data menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh demokratis dengan kemandirian pada anak prasekolah di KB-TKIT Anak Sholeh Bantul Yogyakarta.
Hubungan lama penggunaan gadget dengan kemampuan interaksi sosial anak usia prasekolah di TK Masyithoh Ngasem Bantul Tahun 2023 Saputri, Nova Galih; Ratnawati, Anggit Eka; Oktavia, Eka
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i6.932

Abstract

Indonesia menempati posisi ke-4 sebagai negara dengan penggunaan smartphone terbanyak. Rasa takut anak usia prasekolah untuk berinteraksi dengan teman sebaya dapat membuat mereka menjadi kurang percaya diri dan cenderung menutup diri, serta menghindari pergaulan sehingga dapat menyebabkan dampak negatif dalam perkembangan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama penggunaan gadget dengan kemampuan interaksi sosial anak usia prasekolah. Metode jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan populasi anak usia prasekolah usia 5-6 tahun di TK Masyitoh Ngasem Bantul 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling didapat sampel 66 orang. Instrumen yang di gunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan chi square. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, kemampuan interaksi sosial anak usia prasekolah di TK Masyitoh ngasem kategori baik sebanyak sembilan orang (13,6%), kategori cukup sebanyak 19 orang (28,8%), dan kategiri kurang sebanyak 38 orang (57,6%). Hasil analisis menggunakan chi squre di peroeh 0,002< α 0,05. Sehingga ada hubungan lama penggunaan gadget dengan kemampuan interaksi sosial anak usia prasekolah di TK Masyithoh Ngasem Bantul tahun 2023.
Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Tahun 2023 Oktavia, Yesi; Oktavia, Eka; Margiyati, Margiyati
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i6.936

Abstract

Ibu nifas mengalami 3 adaptasi, yaitu fase taking in, taking hold dan letting go. Fase taking hold membuat ibu lalai merawat tali pusat secara benar. Survey yang dilakukan di PMB Appi Ammelia dengan 10 ibu nifas, ada 2 ibu nifas merawat tali pusat dengan di tambahkan bedak, dengan kassa diberi alkohol dan bedak 4 orang, dan 4 orang ibu nifas sudah mengetahui perawatan tali pusat pada bayinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat pada bayi di PMB Appi Ammelia tahun 2023. Metode : Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi berjumlah 60 ibu nifas, sampel 52 ibu nifas, teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling, dengan menggunakan instrumen kuisioner. Hasil analisis menunjukkan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat pada bayi di PMB Appi Ammelia katagori baik 42 (80,8%), katagori cukup 5 (9,6%), dan katagori kurang 5 (9,6%). Sehingga terdapat tiga tingkatan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat pada bayi di PMB Appi Ammelia yaitu baik, cukup, dan kurang.
METODOLOGI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AL-GHAZALI Oktavia, Eka; Himmah, Aliyatul; Santika; Siregar, Wanidi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.18847

Abstract

Education is a crucial component of life and has been a topic of discussion among scholars, including Imam al-Ghazali. This research examines the methodology of Islamic education from al-Ghazali's perspective. The results indicate that al-Ghazali's educational methodology emphasizes religious and moral education. He argues that the goal of Islamic education is to form a perfect human being. Al-Ghazali's thoughts lean towards education in faith, morals, intellect, social aspects, and physical well-being. In curriculum development, al-Ghazali adopts two approaches: religious and pragmatic. According to his perspective, Islamic education materials include faith education, moral education, intellectual education, social education, and physical education. Al-Ghazali stresses that a good teacher must be intelligent, wise, and possess commendable qualities. Meanwhile, students should be humble, cleanse themselves of bad traits, be obedient, and maintain consistency. Educational evaluation encompasses all activities related to responsibility in the educational process. This research provides insights into al-Ghazali's educational methodology in achieving national education goals, considering the challenges of evolving times and other influencing factors.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN TERHADAP KEGIATAN EKSTRAKULIKULER DI PESANTREN MAQAMAM MAHMUDA TAKENGON Santika; Oktavia, Eka; Munastiwi, Erni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20577

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan ilmu pengetahuan santri. Selain itu, pondok pesantren memiliki dinamika dan pengelolaan keuangan yang unik, terutama dalam konteks kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler di pondok pesantren berperan penting dalam mendukung pengembangan keterampilan santri di luar kegiatan akademik, seperti seni, olahraga, dan keagamaan. Namun, keberhasilan kegiatan tersebut sangat bergantung pada pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pengurus pondok pesantren, bendahara, guru pembina ekstrakurikuler, dan santri yang aktif dalam kegiatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan di Pondok Pesantren Mahmudah meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi anggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis kegiatan ekstrakurikuler. Sumber dana utama berasal dari iuran wali santri, dana hibah, dan hasil usaha mandiri pondok pesantren. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan dana, prioritas penggunaan anggaran, dan pengelolaan yang belum sepenuhnya terdigitalisasi. Untuk mengatasi kendala tersebut, pesantren mengembangkan strategi kolaborasi dengan pihak eksternal, seperti lembaga dan pemerintah daerah, serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana. Selain itu, penguatan unit usaha pesantren juga menjadi solusi untuk mendukung keberlanjutan pembiayaan kegiatan ekstrakurikuler.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Booklet Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Faktor Risiko Stunting Sebagai Upaya Pencegahan di SMP N 2 Gamping Sleman Tahun 2024 Mardianingrum, Annisa Febriani; Oktavia, Eka; Ashari, M Ani
Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences) Vol. 1 No. 1 (2024): Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences)
Publisher : Medico Insight Innovation Initiative

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65318/agribiohealth.v1i1.5

Abstract

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, persentase balita stunting di Indonesia mencapai 21,6%, angka ini masih jauh dari target WHO sebesar 14%[1]. Kejadian stunting yang terjadi di Indonesia masih ditemukan di berbagai wilayah, salah satunya daerah Yogyakarta, dan salah satu daerah Kabupaten Sleman kejadian stunting sebanyak 15%[2]. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan remaja putri tentang faktor risiko stunting sebagai upaya pencegahan di SMP N 2 Gamping Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental, pendekatan one group pretest dan posttest design. Populasi penelitian remaja awal putri kelas VII dengan sampel 72 responden. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner serta di analisis menggunakan Uji Wilcoxon T-Test. Hasil penelitian ditunjukkan dengan hasil uji wilcoxon t-test terdapat peningkatan pengetahuan dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Dengan demikian ada peningkatan pengetahuan remaja putri SMP N 2 Gamping Sleman setelah diberikan intervensi menggunakan media booklet[3].