Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Melalui Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas Di SMP N 2 Gamping Rahmawati, Desi; Oktavia, Eka; Margiyati
Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences) Vol. 1 No. 3 (2025): Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences)
Publisher : Medico Insight Innovation Initiative

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65318/agribiohealth.v1i3.7

Abstract

Seks bebas pada remaja menjadi isu kesehatan masyarakat yang mendesak, seiring dengan tingginya angka kehamilan remaja di Indonesia, khususnya di Sleman. Kurangnya edukasi seksual serta pengaruh lingkungan memperparah situasi ini. Buku saku sebagai media edukatif dinilai potensial dalam meningkatkan pengetahuan remaja secara inklusif dan mandiri. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group design yang melibatkan 76 siswa SMP Negeri 2 Gamping, Sleman, yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi diberi buku saku tentang seks bebas selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima perlakuan. Pengetahuan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner valid dan reliabel. Terjadi peningkatan signifikan pada kelompok intervensi, dari 94,7% kategori pengetahuan kurang menjadi 97,4% kategori baik (p < 0,05). Sementara pada kelompok kontrol tidak terjadi peningkatan signifikan. Media buku saku terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai seks bebas, berkat sifatnya yang praktis, fleksibel, dan mampu menjangkau siswa secara mandiri. Media ini direkomendasikan sebagai strategi edukatif di lingkungan sekolah untuk mencegah perilaku seksual berisiko.
Faktor Faktor Pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada baduta usia 0-24 bulan di Puskesmas Karangmojo II Saftiri, Hera; Oktavia, Eka; Susanti, Isne
Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences) Vol. 1 No. 3 (2025): Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences)
Publisher : Medico Insight Innovation Initiative

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65318/agribiohealth.v1i3.12

Abstract

Stunting adalah masalah gizi yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada anak di bawah dua tahun di Puskesmas Karangmojo II, Gunungkidul, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 55 ibu dengan anak usia 0-24 bulan yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dan stunting. Hasil analisis Chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian stunting (p = 0,000). Dari 19 ibu yang memberikan ASI eksklusif, 14 anak tidak mengalami stunting, sementara dari 36 ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif, 33 anak mengalami stunting. Pemberian ASI eksklusif berperan penting dalam pencegahan stunting, namun faktor lain seperti pendidikan, pekerjaan ibu, dan pengetahuan juga mempengaruhi kejadian stunting. Keterbatasan penelitian ini adalah desain cross-sectional dan sampel terbatas pada satu wilayah. Rekomendasi penelitian ini adalah meningkatkan edukasi tentang ASI eksklusif dan memberikan dukungan bagi ibu bekerja agar dapat menyusui dengan optimal.
The relationship between mother's employment status and the success rate of exclusive breastfeeding for infants aged 0-6 months Oktavia, Eka; Primadani, Mahardika; Susanti, Isne
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 10 (2026): January Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i10.2269

Abstract

Background:Breast milk is mother's milk that contains many benefits for infant growth. Breastfeeding for 6 months is a requirement to be said to be Exclusive Breastfeeding. The success of Exclusive Breastfeeding is one of the benchmarks in fulfilling nutrition for infants. Global coverage of Exclusive Breastfeeding in 2024 reached 48% approaching the WHO target of 50% in 2025 but in 2030 WHO increased coverage to 60% exclusive breastfeeding coverage. Because the global target increased, in Indonesia the coverage of Exclusive Breastfeeding in 2024 became 66.4%. In the Province of DIY the coverage of exclusive breastfeeding was recorded at 76.3%, while in the Wonosari II Community Health Center in 2024 the success rate reached 89.78%. The success in providing exclusive breastfeeding depends on several factors, one of which is the mother's employment status. Working mothers and non-working mothers will have an impact on the provision of Exclusive Breastfeeding. Purpose: To determine the relationship between maternal employment status and the success rate of exclusive breastfeeding. Method: This research uses a quantitative method with a descriptive design.cross section,with a total of 78 mothers with babies aged 6-24 months. The data were analyzed usingwho is square. Results:The results of the study showed that the characteristics of respondents were mothers of dominant reproductive age 20-35 years 65 (83.3%) with the employment status of unemployed mothers 17 (21.8%) and working mothers 61 (78.2%) respondents. The success of exclusive breastfeeding was 49 (62.8%) respondents and not exclusive breastfeeding was 29 (37.2%) respondents. The results of the chi square statistical test showed a p value = 0.008 <0.05. Conclusion: so it can be concluded that there is a relationship between the mother's employment status and the success rate of exclusive breastfeeding.