Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Kimchi untuk Meningkatkan Gizi dan Pencegahan Awal Stunting di Posyandu Melati, Menteng, Palangka Raya Hakim, Muh. Supwatul; Hermayantiningsih, Dwi; Yuliana, Yuliana; Hanasia, Hanasia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.625

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang terjadi akibat kekurangan nutrisi, terutama pada periode pertumbuhan awal anak. Kasus stunting di Kota Palangka Raya mencapai 27,8%, bahkan lebih tinggi dari rata-rata angka stunting di Provinsi Kalimantan Tengah (26,9%). Prevalensi stunting sangat dipengaruhi oleh kesadaran untuk mengkonsumsi makanan sehat dan tinggi probiotik yang menunjang pertumbuhan. Pada umumnya, masyarakat terutama ibu balita dan anak-anak sering mengkonsumsi makanan ringan yang rendah nutrisi sehingga menghambat pertumbuhan anak. Makanan bergizi tidak harus mahal, contohnya kimchi sebagai makanan fermentasi mengandung serat tinggi, probiotik, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan kimchi kepada ibu-ibu dan kader posyandu. Proses pembuatan kimchi cukup mudah, bahan-bahannya mudah diperoleh serta harganya terjangkau. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari pemaparan materi, simulasi pembuatan kimchi, tanya jawab, dan evaluasi. Hasil kuesioner dari 24 peserta, sebagian besar setuju dan sangat setuju jika tema kegiatan sesuai kebutuhan, materi mudah dipahami, pengetahuan peserta meningkat dan peserta juga tertarik untuk mencoba membuat kimchi. Kegiatan PKM ini dinilai cukup berhasil dan dapat diteruskan oleh peserta
Peran ATLM Dalam Pengembangan Dan Pelaksanaan Teknik Diagnostik Helicobacter Pylori : Tinjauan Literatur Terhadap Pemeriksaan Mikrobiologi Dan Molekuler Pratama Putra, Angga; Cecilia, Agnes; Teguh, Stepany; Hanasia, Hanasia; Asti Pratiwi, Rezjita; Dona Gracia, Kezia; Laudya Christy, Yuwita; Pahlawan Jonathan Gultom, Gilbert
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i1.3038

Abstract

Helicobacter Pylori (H. pylori) adalah bakteri gram negatif berflagel yang ditemukan di saluran pencernaan dapat menyebabkan komplikasi serius bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Deteksi H. pylori dilakukan di laboratorium dengan pemeriksaan gold standar yaitu kultur dimana pemeriksaan dilakukan oleh seorang Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Systematic literature review dari 205 literatur dengan 17 literatur yang memenuhi kriteria inklusi mengenai berbagai metode diagnostik H. pylori, baik invasif maupun non-invasif. Tinjauan ini juga menyoroti peran penting seorang ATLM dalam seluruh tahapan pemeriksaan, mulai dari pengelolaan sampel, hingga validasi hasil. Terdapat beberapa spesimen untuk dilakukan pemeriksaan H. pylori yaitu biopsi lambung, feses, saliva, jaringan lambung, dan biopsi paru. Teknik diagnostik H. pylori mencangkup Urea Breath Test (UBT), Stool Antigen Test (SAT), rt-PCR (real-time PCR), ELISA, Rapid Urease Test (RUT), histologi, dan kultur. Biomarker untuk diagnosis dan terapi infeksi H. pylori yaitu Protein HpaA, gen VacA dan gen CagA.
Systematic Literature Review: Peran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dalam Menekan Pertumbuhan Patogen Penyebab Stunting Pada Anak Hanasia, Hanasia; Martani, Natalia Sri; Turnip, Oktaviani Naulita; Furtuna, Dewi Klarita; Nawan, Nawan; Praja, Rian Ka
Jumantik Vol 11 No 2 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i2.7318

Abstract

Kasus stunting di Indonesia masih tinggi dan menjadi permasalahan besar dalam kesehatan anak, terutama karena stunting menimbulkan berbagai masalah kesehatan, keterlambatan kognitif, dan dapat menurunkan produktivitas di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam menekan pertumbuhan patogen yang berkontribusi pada kejadian stunting melalui pendekatan systematic literature review. Pengumpulan data dilakukan dari berbagai studi ilmiah yang relevan menggunakan metode PRISMA dengan kata kunci "hygiene practices" dan "stunting" dan "pathogen". Artikel harus memenuhi kriteria inklusi seperti artikel penelitian eksperimental, kohort, atau cross-sectional dalam lima tahun terakhir, berbahasa Inggris, dapat diakses, dan tersedia secara lengkap. Dari hasil penyaringan artikel, diperoleh sebanyak 15 artikel untuk dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa penerapan PHBS, seperti mencuci tangan dengan sabun, akses air bersih, fasilitas sanitasi yang memadai, pengelolaan limbah dan makanan secara higienis, mencegah anak memasukkan benda-benda yang tidak higienis ke dalam mulut, serta menghindari buang air sembarangan, dapat menurunkan risiko infeksi enterik yang berhubungan dengan stunting pada anak. Oleh karena itu, pemerintah dapat menginisiasi program berbasis komunitas yang melibatkan ibu-ibu rumah tangga dan kader kesehatan untuk melakukan pelatihan praktik PHBS, seperti simulasi cuci tangan yang benar dan pengelolaan sampah rumah tangga.