Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

UPAYA GURU PAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SHOLAT 5 WAKTU SISWA KELAS VII A MTS MIFTAHUSSALAM MEDAN Ambarwati, Khodijah Dwi; Agustia, Nanda Rahayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31032

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam membentuk karakter disiplin sholat 5 waktu siswa, serta faktor penghambatnya, dan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan siswa dalam melaksanakan sholat lima waktu khususnya dikelas VII A MTs Miftahussalam Medan. Dengan metode kualitatif deskriptif yang mana penelitian ini dilakukan dengan mendeskripsikan segala sesuatu yang berkaitan dengan judul ataupun permasalan yang diangkat. Yaitu dengan melakukan observasi atau pengamatan ke lapangan, serta melakukan pengamatan terhadap peristiwa yang telah terjadi, serta dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Adapun sumber data pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan siswa dikelas VII A MTs Miftahussalam Medan. Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan upaya yang dilakukan guru PAI dalam membentuk karakter disiplin sholat siswa yaitu dengan metode ceramah, metode pembiasaan, metode motivasi, metode evaluasi Sehingga dapat disimpulkan bahwa upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter disiplin sholat siswa kelas VII A MTs Miftahussalam sudah dapat dikatakan cukup baik.
Partisipasi Orang Tua dalam Implementasi Pembentukan Karakter Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Nofianti, Rita; Munisa, Munisa; Agustia, Nanda Rahayu
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.4012

Abstract

AbstrakPada penelitian ini bertujuan untuk dapat melihat sejuh mana partisipasi para orangtua terhadap implementasi pembentukan pendidikan karakter terhadap perkembangan anak usia dini. Selin itu untuk mengetahui deskpripsi tentang perlibatan para orangtua dalam aspek perkembangan anak ketika disekolah dan dirumah. Partisipasi orangtu merupakan pelibatan yang paling penting setiap tumbuh kembang pra anak, karena masa anak usia dini adalah masa yang tumbuh hanya sekali dalam perkembangan anak, jadi para orangtua yang mempunyai anak usia dini jangan sampai melewatkan setiap aspek perkembanganya. Dan hal itu harus didukung para orangtua mereka sendiri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif atau studi kasus yang dilakukan kepada orangtua anak usia dini secara langsung, tanpa melalui prantara. Terhadap partisipasi para ayah dan ibu dalam penerapan pendidikan anak usia dini yaitu 5-6 tahun. Yang rata-rata para anak usia dini yang sedang menempuh pendidikan anak usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Kata Kunci: Partisipasi Orangtua, Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBINAAN KARAKTER GENERASI MUDA Agustia, Nanda Rahayu; Siregar, Bahtiar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan akhlak dalam perspektif Islam serta menganalisis relevansinya terhadap pembinaan karakter generasi muda di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data diperoleh dari literatur klasik dan kontemporer tentang akhlak Islam, pendidikan karakter, serta konsep pembinaan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai akhlak Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlakul karimah, dan bertanggung jawab. Pembinaan karakter melalui nilai-nilai akhlak Islam dapat menjadi solusi terhadap krisis moral dan degradasi etika yang melanda generasi muda saat ini.
Multicultural Approach in Islamic Religious Education Curriculum as an Effort to Strengthen Content of Tolerance and Religious Moderation Siregar, Bahtiar; Agustia, Nanda Rahayu; Harahap, Abdi Syahrial
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v6i2.1299

Abstract

Indonesia, as a multicultural country, faces serious challenges in maintaining social cohesion due to the increasing potential for conflicts based on intolerance. Islamic Religious Education, which has tended to be normative, is considered to be less than optimal in fostering religious moderation. This study aims to analyze the development of Islamic Religious Education materials based on multicultural values to strengthen religious tolerance and moderation, as well as to examine the role of teachers and school culture. The research uses a qualitative approach with a multisite study design at Panca Budi High School and Darussalam High School. Data collection was conducted through observation, in-depth interviews, and document studies. The results show that the integration of multicultural values into the curriculum and Islamic Religious Education materials is carried out systematically by emphasizing the social dimensions of Islam and applying contextual and dialogical learning strategies. Teachers act as agents of moderation who build an inclusive classroom climate, supported by a school culture that affirms the value of diversity through institutional policies and practices. These findings reinforce multicultural education theory and offer a model for developing an Islamic Religious Education curriculum that is adaptive to the realities of a pluralistic society and relevant to teachers and education policymakers.