Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) di SMP Negeri se-Kecamatan Karang Sambung, Kabupaten Kebumen. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah empat SMP Negeri yang berada di Kecamatan Karang Sambung, yaitu SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, dan SMPN 4 Karang Sambung, dengan total 930 siswa dan 5 guru PJOK. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, dokumentasi, dan wawancara terstruktur dengan guru PJOK. Instrumen penilaian mengacu pada Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai acuan kelayakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan perhitungan persentase kecukupan dan kategori kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi sarana dan prasarana PJOK secara keseluruhan berada pada kategori Cukup dengan rata-rata persentase 47,88%; (2) SMPN 1 Karang Sambung memiliki kondisi terbaik dalam kategori Baik (73,95%), diikuti SMPN 2 dalam kategori Cukup (55,35%), SMPN 3 (38,40%) dan SMPN 4 (23,80%) dalam kategori Kurang; (3) terdapat kesenjangan yang signifikan antar sekolah, dengan SMPN 1 memiliki kelengkapan tiga kali lebih baik dibandingkan SMPN 4; dan (4) kondisi fisik peralatan menunjukkan 78,00% layak pakai di SMPN 1, menurun drastis hingga 28,00% di SMPN 4. Disimpulkan bahwa masih terdapat ketimpangan kondisi sarana dan prasarana PJOK yang signifikan antar sekolah, khususnya antara sekolah di pusat kecamatan dan sekolah di wilayah terpencil, yang memerlukan perhatian dan intervensi kebijakan dari pemerintah daerah.