Articles
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quiz-Quiz Trade Dalam Meningkatkan Keterampilan HOTS dan Hasil Belajar Siswa di SD Kristen Luhulely yang Berbasis Wilayah 3T
Septory, Jekriel;
Sairiltiata, Sefanya;
Umarella, Melati I. S.;
Mesmory, Diana
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 2 No 2 (2021): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/honoli.2.2.109-117
Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan mengetahui peningkatan keterampilan HOTS (Higher Order Thinking Skills) Dan Hasil Belajar Sisw Di Kelas V SD Kristen Luhulely yang termasuk daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) dengan menerapkan model pembelajaran Quiz-Quiz Starde. Metod penelitian yang digunakan yaitu penelitian Tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Kristen Luhulely yang berjumlah 52 siswa. Berdasarkan hasil tes akhir siklus II menunjukan bahwa, terjadi peningkatan hasil belajar dari tes awal menunjukan ketuntasan klasikal 12 (23.07%), pada siklus I hasil belajar siswa mengalami peningkatan 40 (76%), dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Selain hasil belajar adapun presentase peningkatan keterampilan HOTS (Higher Order Thinking Skills) kemampuanberpikirtingkat tinggipada siswam pada siklus I mencapai 75% akan mengalami peningkatan pada sisklus II menjadi 84,89% dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian maka penerapan model pembelajaran Quiz-Quiz Trade dikatakan berhasil.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Kristen Patti
Mariolkosu, Braian;
Ritiauw, Samuel;
Septory, Jekriel
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 3 No 1 (2022): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/honoli.3.1.9-15
Penelitian ini bertujuan untuk peningkatkan hasil belajar siswa dengan penerapan model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Kristen Patti. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research). Lokasi penelitian ini yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian yang berlokasi pada SD Kristen Patti. Subjek penelitian ini adalah siswa siswi kelas IV SD Kristen Patti sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tertulis. Hasil tes pada siswa terlihat adanya peningkatan tes awal ketuntasan klasikal menunjukan bahwa 8 (29%) siswa yang mencapai KKM yang ditentukan meningkat pada siklus I dengan ketuntasan secara klasikal 19 (70%) kemudian pada siklus II nilai siswa mengalami peningkatan pada ketuntasan secara klasikal 27 (100%) yang memperoleh nilai yang mencapai KKM yang ditentukan. Hal ini menujukan bahwa penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) berdampak positif terhadap proses pembelajaran IPS di kelas IV SD Kristen Patti pada materi keragaman Bangsaku.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Tipe Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKN Di Kelas V SD Kristen Kaiwatu
Matmey, Salomina;
Souhoka, Renny;
Septory, Jekriel
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 3 No 2 (2022): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/honoli.3.2.48-54
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Cooperatif Tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan Prestasi Belajar siswa Kelas V SD Kristen Kaiwatu di mata pelajaran PKn. Penelitian ini merupakan tipe penelitian Tindak Kelas. Penelitian ini di lakukan di SD Kristen Kaiwatu Kecamatan Pulau Moa. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas V SD Kristen Kaiwatu yang berjumlah 21 Orang yang terdiri dari laki-laki berjumlah 13 orang dan perempuan berjumlah 8 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Pembelajaran PKn dengan model pembelajaran group investigation diperoleh kesimpulan bahwa pada siklus I, Prestasi Belajar siswa memperoleh sebesar 81%, sedangkan pada Siklus II Prestasi Belajar siswa memperoleh sebesar 95%, dan presentase nilai uji normal gain siswa terlihat bahwa sebanyak 21 siswa (100%) dalam kategori tinggi, tidak terdapat siswa dalam kategori sedang dan kategori rendah, dengan rata-rata nilai siswa siswa 2,14. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran group investigation pada Siswa Kelas V SD Kristen Kaiwatu dikatakan berhasil
Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigation Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Syota Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya
Pajara, Tiomarens;
Sairiltiata, Sefanya;
Septory, Jekriel
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 4 No 1 (2023): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/honoli.4.1.11-18
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SD Negeri Syota kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan pada situasi kelas. Subjek Penlitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Syota yang berjumlah 12 siswa. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat peningkatan nilai rata-rata siswa secara keseluruhan. Dari hasil penelitian yang dilakukan terlihat bahwa hasil tes yang diperoleh siswa mengalami peningkatan, yaitu pada tes awal (20 %), pada siklus I meningkat menjadi (60 %) dan meningkat menjadi (100 %) pada siklus II. Selain hasil belajar siswa, hasil observasi dan hasil wawancara juga menunjukan bahwa pada umumnya siswa, dan guru sangat tertarik dengan penerapan model pembelajaran group investigation pada pembelajaran IPS dengan keragaman suku bangsa dan budaya.
Penerapan Model Pembelajaran Self Organized Learning Environments Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD Kristen Tounwawan
Salow, Galfen;
Septory, Jekriel;
Ritiauw, Samuel Patra
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 5 No 1 (2024): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/honoli.5.1.41-49
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran Self-Organized Learning Environments (SOLE) dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Kristen Tounwawan. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 9 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 41,11 (pretest) menjadi 53,88 (siklus I) dan 79,44 (siklus II). Persentase ketuntasan meningkat dari 22,22 % (pretest) menjadi 66,66 % (siklus I) dan 100 % (siklus II). Dengan demikian, penerapan Model Pembelajaran SOLE efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
The Implementation of the Game Based Learning Model to Improve Student Learning Outcomes in Grade V at Inpres Rotnama Elementary School
Lowahna, Lusye;
Ritiauw, Samuel Patra;
Septory, Jekriel
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 6 No 1 (2025): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/honoli.6.1.14-21
This study aims to analyze the implementation of the Game-Based Learning (GBL) model in improving the learning outcomes of fifth-grade students at SD Inpres Rotnama, Mdona Hyera District, Southwest Maluku Regency. This research employs the Classroom Action Research (CAR) method with 14 students (12 males and 2 females) as subjects. Data were collected through pre-test and post-test in Cycle I and Cycle II. The results of Cycle I showed an increase in the average score from 48.28 to 61.78, but it had not yet reached the Minimum Mastery Criterion (65). In Cycle II, the average score significantly increased to 78.21, indicating the successful implementation of GBL in improving student learning outcomes. Thus, the GBL model is effective in enhancing students' understanding and can be applied as an innovative learning method in elementary schools.
Pengembangan Bahan Ajar IPS Berbasis Budaya Lokal Maluku Barat Daya
Septory, Jekriel;
Sunaryanto, Sunaryanto;
Johansz, Dovila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Budaya lokal merupakan kebudayaan yang berkembang dan hidup di suatu wilayah atau komunitas tertentu. Sehingga dibutuhkan bahan ajar sebagai sumber belajar berupa buku teks yang dapat mengintegrasikan budaya local dalam kegiatan pembelajaran. Bahan ajar yang dikembangkan juga harus melihat karakteristik siswa dan lingkungan tempat tinggal siswa. Penelitian ini bertujuan agar dapat menghasilkan buku siswa dan buku guru berbasis budaya lokal Maluku Barat Daya, yang valid, efektif dan praktis untuk digunakan didalam kegiatan pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket, lembar observasi, dan tes. Dari semua proses pengembangan dan uji coba lapangan dapat dikatakan bahwah bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan di dalam pembelajaran.
Penerapan Model Pembelajaran Round Table dan Rally Coach Berbantuan Media Gambar dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Communication Siswa di Kelas IV SD
Souhoka, Renny;
Septory, Jekriel;
Reiwuty, Paulina;
Sairiltiata, Sefanya
Kamboti Journal of Education Research and Development Vol 2 No 1 (2022): KAMBOTI Journal of Education Research and Development
Publisher : Universitas Pattimura, Program Studi Diluar Kampus Utama (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/kambotiv2i1p1-7
This study aims to improve communication skills and student learning outcomes by applying the learning model of the Round Table and Rally Coach with the help of Picture Media to the fourth grade students of SD Negeri Wulur. The research method used in this research is (classroom action research). The type of research used in this research is classroom action research (CAR) with a qualitative descriptive approach and a quantitative descriptive approach. Qualitative descriptive research is research by searching and processing data - the data obtained do not use numbers. Based on the results of the final test of the second cycle, it showed that there was an increase in learning outcomes from the initial test showing 22.22% classical completeness, in the first cycle it reached 55% and the second cycle 100%. This shows that the application of the round table and rally coach learning models with the help of picture media has a very positive impact on learning in the classroom. In addition to student learning outcomes, the coomication ability of fourth graders at Wulur State Elementary School also increased. This can be seen in the teaching and learning process and students respond to learning well. The percentage of the implementation of learning by teachers in the first cycle reached 75% and the implementation of learning by students reached 77.89%. The percentage of the implementation of learning by teachers in the second cycle increased to 85% and the implementation of learning by students increased to 84.89%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENGARUH GLOBALISASI DENGAN MODEL DISCOVERI LEARNING PADA SISWA KELAS IV SD KRISTEN KAIWATU
Serna, Welhemina Yermina;
Johannes, Nathalia Y.;
Septory, Jekriel
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.33752
This study aims to determine the improvement in learning outcomes of material on the effects of globalisation through the discovery learning model in Grade IV students at Kaiwatu Christian Primary School. The research method used was classroom action research, with the subjects being 22 Grade IV students at Kaiwatu Primary School. The results of the study show that based on the research results, the test scores obtained by students increased, namely the average initial test score of 40 increased in cycle I after the teacher used the discovery learning model in teaching with an average score of 60. Student learning outcomes improved in cycle II, with the average score increasing to 78. In addition to student learning outcomes, the results of observations and interviews also showed that, in general, students and teachers were very interested in the use of the discovery learning model in PKN learning in the fourth grade of SD Kaiwatu.
PENGGUNAAN MEDIA VIDIO INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS V SD KRISTEN KAIWATU YANG BERBASIS WILAYAH PERBATASAN
Septory, Jekriel;
Souhoka, Renny;
Waryata, Ida Nevia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35347
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa dengan dengan menggunakan media video interaktif pada siswa kelas V SD Kristen kaiwatu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan pada situasi kelas. Subjek Penlitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas V SD Kristen kaiwatu yang berjumlah 20 siswa. Setelah proses pembelajaran dengan menggunakan media video interaktif dapat berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Kristen Kaiwatu. Peningkatan hasil belajar siswa dapat terlihat pada setiap pelaksanaan tindakan pada siklus I dan siklus II. Terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa pada tes awal 43,75, meningkat pada siklus I 62, meningkat pada siklus II menjadi 75. Selain hasil belajar siswa, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I 75%, menjadi 85% pada siklus II. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa penggunaan media vidio interaktif dikatakan berhasil.