Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

How the Google Neural Machine Translation (GNMT) Accuracy translate the Indonesian Idioms to English Language: Penelitian Dolli Rotua Sinaga; Berlin Sibarani; Alfina Gustiany Siregar; Sri Wahyuni Hasibuan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.453

Abstract

Penelitian ini menguji efektivitas Google Neural Machine Translation (GNMT) dalam menerjemahkan ekspresi idiomatik bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Idiom, yang memiliki makna kiasan yang berakar kuat pada konteks budaya, menghadirkan tantangan yang signifikan bagi sistem penerjemahan mesin karena tidak lagi menggunakan penerjemahan kata per kata secara harfiah. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menilai idiom-idiom bahasa Indonesia yang dipilih berdasarkan tiga parameter utama: keakuratan semantik, koherensi sintaksis, dan ketepatan kontekstual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun GNMT cukup baik dalam mempertahankan struktur sintaksis dan terkadang menangkap esensi semantik dari idiom, GNMT sering kali kesulitan untuk mempertahankan nuansa budaya dan kontekstual yang tertanam dalam ungkapan-ungkapan tersebut. Hal ini menyoroti keterbatasan penting dari sistem penerjemahan mesin saraf dalam menangani bahasa non-literal. Penelitian ini menekankan perlunya model penerjemahan yang peka terhadap konteks dan budaya. Selain itu, penelitian ini berkontribusi pada wacana yang sedang berlangsung dalam linguistik terapan dan penerjemahan mesin, memberikan wawasan yang berharga untuk kemajuan teknologi dan metodologi pembelajaran bahasa.
Reflective Narratives in Education: Exploring Teacher Testing Experiences Through Deep Conversations : Penelitian Dolli Rotua Sinaga; Citra Anggia Putri; Meisuri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.454

Abstract

Studi ini menggali pengalaman dan perspektif guru mengenai pengajaran reflektif, sebuah praktik penilaian diri yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Melalui wawancara semi-terstruktur dengan dua orang guru, tanggapan mereka dianalisis dengan menggunakan analisis tematik. Kedua guru mengakui pentingnya pengajaran reflektif dalam meningkatkan metode pengajaran dan pembelajaran siswa. Namun, mereka juga menunjukkan tantangan seperti keterbatasan waktu dan tidak adanya pendekatan terstruktur untuk pengajaran reflektif. Studi ini menggarisbawahi perlunya dukungan yang lebih banyak, termasuk lokakarya atau pelatihan rutin, bimbingan, dan pengurangan beban kerja administratif. Pengaruh lingkungan sekolah dalam mendorong pengajaran reflektif juga ditekankan. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun pengajaran reflektif dihargai dan dianggap bermanfaat, ada beberapa kendala dalam penerapannya secara penuh. Mengatasi tantangan-tantangan ini dan memberikan lebih banyak dukungan dapat mendorong pengajaran reflektif di antara para guru, yang mengarah pada peningkatan praktik pengajaran dan hasil belajar siswa.
ENGLISH CONVERSATION TRAINING FOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN KISARAN Meikardo Samuel Prayuda; Dolli Rotua Sinaga; Candra Ronitua Gultom
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 2 (2023): JULI 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This debate focuses on important elements for teaching high school students to improve their English conversational skills. The importance of choosing proper resources, fascinating topics, and acceptable skill levels is highlighted. Role-playing, brainstorming, and group discussions are examples of excellent teaching techniques that promote active engagement and error correction. The engagement of the students demonstrated a high level of interest in rehearsing the discussion. This behaviour encourages the pupils to practice better conversation, which will eventually improve their conversational skills. The main emphasis is on improving speaking talents, boosting confidence, and giving consistent feedback through a variety of techniques. With the help of this community service initiative, teachers and students will be able to have fruitful conversations and share information and creative teaching techniques. The discussion's overall goal is to improve English language learning opportunities and foster creativity in classroom instruction. All of the students are deemed to have more knowledge and confidence in practicing English conversation by the conclusion of this community service.
Deixis Study in Speech Text of President Joko Widodo on Independence Day Manik, Kresna Ningsih; Tarigan, Merry Susanty Br.; Sinaga, Dolli Rotua
Journal of Pragmatics Research Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Pragmatics Research
Publisher : UIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/jopr.v5i2.168-189

Abstract

The deixis in the speech text of President Joko Widodo on Independence Day, August 17, 2022, is the subject of this article. This study's objectives are to identify deixis types, identify the dominant type in the speech text of President Joko Widodo, and explain deixis types and their causes. The study aims to identify the prevalent deixis type, understand the procedure, and determine why President Joko Widodo uses deixis in his speeches. This study employs the qualitative content analysis research design. The speech text of President Joko Widodo on Independence Day, August 17, 2022, serves as the data's primary source. The documentary technique is used for data collection. Documentary sheets are the tool used for data collection, and content analysis is the method used for data analysis. President Joko Widodo's speech text analysis on Independence Day reveals five different types of deixis. According to the analysis, social deixis is the most frequently used. The purpose of social deixis in a speech for Independence Day by President Joko Widodo demonstrates that there are distinctions in the roles of recipients of speech referrals and revealed reveals language politeness tactics, particularly those related to cultural factors, and depicts how a person's social status, such as age, occupation, education background, and social position, impacts a country's leader to deliver his Speech during the celebration of Independence Day.