Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus dengan Kadar Hba1c pada Peserta Prolanis Diabetes Melitus di Puskesmas Lere: Penelitian Pieterson; I Made Rio Dwijayanto; Bayu Eka Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5572

Abstract

Diabetes Melitus (DM) memerlukan pengelolaan jangka panjang. Kontrol glikemik melalui HbA1c penting untuk mencegah komplikasi, dan pengetahuan pasien berperan dalam manajemen diri. Hubungan pengetahuan dengan HbA1c pada peserta Prolanis masih perlu dikaji. Penelitian cross-sectional analitik observasional pada 36 peserta Prolanis DM di Puskesmas Lere. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner dan HbA1c melalui pemeriksaan darah. Analisis menggunakan uji Spearman Rank. Sebagian besar responden berpengetahuan cukup (42,2%) dan memiliki HbA1c tidak terkendali (66,7%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan HbA1c (p = 0,024; ρ = 0,377). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan DM dan kadar HbA1c. Disarankan peningkatan kualitas dan frekuensi edukasi Prolanis, terutama bagi peserta berpengetahuan rendah, untuk memperbaiki kontrol metabolik.
Hubungan Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat III dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Universitas Widya Nusantara: Penelitian Mutiara; Bayu Eka Kurniawan; Sabir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5848

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada tingginya kejadian stres dan gangguan tidur pada mahasiswa terutama menjelang ujian kompetensi seperti OSCE, di mana data WHO (2024) menunjukan bahwa stress dapat menurunkan kemampuan bekerja, dan riskesdes 2018 melaporkan bahwa Sulawesi Tengah memiliki prevalensi stres tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kejadian insomnia pada mahasiswa keperawatan tingkat III dalam menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Universitas Widya Nusantara.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian Adalah 211 mahasiswa keperawatan tingkat III, dan sebanyak 68 mahasiswa dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang sebanyak (61,8%), dan insomnia sedang (61,8%). Uji korelasi gamma menunjukan nilai koefisien 0,627 dengan p-value 0,003 sehingga disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara stres dan insomnia, dengan arah hubungan positif dan kekuatan cukup kuat, semakin tinggi Tingkat stres, semakin berat insomnia yang dialami mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres berperan penting dalam memengaruhi kualitas tidur mahasiswa menjelang ujian OSCE. Institusi pendidikan disarankan menyediakan dukungan psikologis dan akademik melalui konseling, pelatihan manajemen stres, atau seminar kesehatan mental, sementara penelitian selanjutnya diharapkan melibatkan sampel lebih luas dan memasukan variabel tambahan seperti dukungan sosial, kebiasaan tidur, dan tingkat kecemasan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Hipertensi Dan Asam Urat Di Kelurahan Boneoge Kabupaten Donggala Bayu Eka Kurniawan; Ni Kadek Diani Dwiyanti; Rahmawati Laparigi; Siti Zahra; Sri Rahmiyanti Lawadang; Adya Pebrian
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.974

Abstract

Hipertensi dan asam urat merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Di RT II Kelurahan Boneoge, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, hipertensi tercatat sebagai penyakit terbanyak (75%) diikuti asam urat (56,2%). Kondisi ini melatarbelakangi program pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan oleh mahasiswa KKN Universitas Widya Nusantara pada 4–29 Agustus 2025. Kegiatan meliputi edukasi, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian puding pisang rendah natrium, serta pelatihan pembuatan tuna balls bergizi bagi ibu PKK. Hasil menunjukkan partisipasi masyarakat mencapai 75% dengan peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi serta asam urat. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan mengolah pangan lokal sehat. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat guna mencegah penyakit tidak menular dan memperbaiki gizi keluarga.
Penyuluhan Pendidikan Pengetahuan Gaya Hidup Merdeka dari Hipertensi (P3LSM) di Desa Beka, Kab. Sigi Sulawesi Tengah Bayu Eka Kurniawan; Ismunandar Wahyu Kindang; Basri; Sringati
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is a condition in which a person's blood pressure is ≥140 mmHg (systolic) and/or ≥ 90 mmHg (diastolic). Hypertension is called the silent killer because treatment is often too late. Management of hypertension includes non-pharmacological therapy and pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy in the form of lifestyle modification includes dietary patterns, physical activity, smoking bans and alcohol consumption restrictions. This study uses a type of quantitative research using a one-group pre-test post-test design to design a pre-exprimental research. The results of the study showed that before the provision of education, the majority of respondents were in the category of lack of knowledge level, while after the provision of education, the majority of respondents were in the category of good knowledge level.
Asuhan Keperawatan Komunitas pada Masyarakat dengan Hipertensi di Kelurahan Boneoge Bayu Eka Kurniawan; Agung Viliano
ABDI WIDYA NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/witara.v1i2.51

Abstract

The community is a social unit that shares common values, norms, habits, and identities, and may be formed based on geographical areas such as villages, cities, or specific neighborhoods. This activity aims to describe the implementation of community nursing care in RT 01 RW 01, Boneoge Village, Banawa District, Donggala Regency. The implementation of health education showed an increase in community knowledge about hypertension, indicating high enthusiasm toward the educational activities conducted by the students. Hypertension education improved community understanding of the signs, symptoms, and preventive measures through balanced diet management and healthy lifestyle practices.
Pengaruh Intervensi Talk Down dalam Konteks Safewards terhadap Pasien dengan Perilaku Kekerasan Bayu Eka Kurniawan; Agung Viliano; I Made Rio Dwijayanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1908

Abstract

Kesehatan tidak hanya dilihat dari aspek fisik, tetapi juga aspek mental perlu diperhatikan untuk mencapai kesehatan yang menyeluruh. Seseorang yang mengalami gangguan pada kesehatan mental dan tidak mampu berpikir secara normal dapat dikategorikan mengalami gangguan jiwa. Tujuan penelitian ini adalah  menganalisis perbedaan pengaruh sebelum dan setelah pemberian intervensi talk down dalam konteks safewards terhadap pasien dengan perilaku kekerasan di UPT RSUD Madani. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adala pasien dengan perilaku kekerasan periode Januari–Maret yang berjumlah 96 pasien. Sampel berjumlah 34 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data dilakukan dalam dua tahap, yaitu analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi tiap variabel dalam bentuk jumlah (n) dan persentase (%), serta analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji statistik wilcoxon didapatkan nilai p =0, 000. Ini terlihat nilai p (probability) lebih rendah dari nilai p value = 0,05 dimana dapat ditarik kesimpulan ada pengaruh yang signifikan mengenai pengaruh intervensi talk down dalam konteks safewards terhadap pasien dengan perilaku kekerasan di UPT RSUD Madani.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI POLI JIWA RSUD MADANI PALU dina aulia; Bayu Eka Kurniawan; Wendi Muhammad Fadhli
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65175/kewinus.v2i1.15

Abstract

Permasalahan pasien skizofrenia yang sering terjadi adalah kualitas hidup yang menurun. Kualitas hidup pasien skizofrenia sangat dipengaruhi oleh dukungan yang diberikan oleh keluarga. Dukungan keluarga merupakan bentuk support sistem yang diberikan sehingga berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien skizofrenia terkait dengan kepuasan hidup, kebahagiaan, moral, dan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menderita skizofrenia yang menjalani perawatan rawat jalan pada bulan Mei, yaitu 820 pasien, dengan sampel 83 responden dengan tehnik random sampling. Berdasarkan hasil uji korelasi gamma didapat nilai p=0,000 dengan p-value <0,05 yang menunjukkan bahwa korelasi antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien skizofrenia di Poli Jiwa RSUD Madani Palu bermakna. Dengan nilai korelasi sebesar 0,574 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang sedang. Kesimpulannya terdapat korelasi hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia di Poli Jiwa RSUD Madani palu. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber informasi tambahan kepada tenaga kesehatan sehingga kedepannya tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi dan penyluhan terkait dukungan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup pasien skizofrenia.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kemampuan Perawat Dalam Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Trauma Di Puskesmas Wilayah Kecamatan Palu Barat Kadek Umanata; Afrina Januarista; Bayu Eka Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5143

Abstract

Latar Belakang: Trauma merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas sehingga memerlukan penanganan cepat dan tepat. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama berperan penting dalam penatalaksanaan awal kegawatdaruratan trauma. Kemampuan perawat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan pelatihan. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan perawat dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan trauma di Puskesmas Wilayah Kecamatan Palu Barat. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 32 perawat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Fisher. erdapat hubungan pengetahuan (p=0,029), sikap (p=0,023), dan pelatihan (p=0,033) dengan kemampuan perawat. Simpulan: Pengetahuan, sikap, dan pelatihan berhubungan dengan kemampuan perawat dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan trauma. Saran: Puskesmas diharapkan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan fasilitas pendukung pelayanan kegawatdaruratan.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Peningkatan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Anuntodea Tipo Luluk Fausiah; Bayu Eka Kurniawan; Mohamad Fikriyanto H. Kilo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5211

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia. Salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan tekanan darah pada lansia adalah kualitas tidur, yang berperan penting dalam pemulihan tubuh dan regulasi tekanan darah.Tujuan: Menganalisis hubungan kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Anuntodea Tipo. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional pada 84 lansia hipertensi dari populasi 509 orang periode Januari–Maret 2025, menggunakan stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kualitas tidur baik (57,1%) dan tekanan darah normal (51,2%). Terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan peningkatan tekanan darah (p=0,000). Simpulan: Kualitas tidur berhubungan dengan peningkatan tekanan darah pada lansia hipertensi. Saran: Puskesmas disarankan meningkatkan edukasi dan intervensi nonfarmakologis untuk memperbaiki kualitas tidur lansia.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat melalui Penyuluhan dan Pemeriksaan untuk Pencegahan Asam Urat di Desa Bahagia Bayu Eka Kurniawan; Siti Zahra M. Nyombali; Yunita Ratnawati; Nia Rahmadani; Michelle Petuna; Derawati M Tiban; Mey Mutmainnah; Aulia Nurrahmadani; Sri Rahayu; Siti Marwah; Nirwa T
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.17739

Abstract

ABSTRAK Desa Bahagia terletak di kecamatan Palolo, kabupaten Sigi, provinsi Sulawesi Tengah. Masyarakat mayoritas bekerja sebagai petani. Berdasarkan hasil pengkajian asam urat merupakan penyakit terbanyak diakibatkan oleh kebiasaan mengonsumsi alkohol dan pola makan serta kurangnya pengetahuan terkait penyakit asam urat dan penanganannya. Pisang adalah salah satu pangan lokal di desa bahagia yang memiliki kandungan gizi yaitu karbohidrat, protein dan serat yang bermanfaat untuk mengobati penyakit asam urat, hal ini menjadi rujuk utama sebagai bentuk alternatif pengobatan penyakit asam urat. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait penyakit asam urat dan pemanfaatan buah-bauhan. Menggunakan metode penyuluhan dan diskusi, evaluasi untuk menilai pengetahuan masyarakat melalui kuesioner pre-test dan post-test. Materi yang digunakan melalui media power point yang berisikan tentang penyakit asam urat. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan, terdapat perbedaan nilai dari sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan sebanyak 90%. Dari perbandingan hasil tersebut terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman Masyarakat mengenai materi yang diberikan. Selain itu dilakukan pembagian buah-buahan pisang. Hasil wawancara Masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan untuk memanfaatkan pisang sebagai alternatif pengobatan dan mulai memanfaatkan pisang untuk mengurangi asam urat. Adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit asam urat dan pemanfaatan pisang sebagai salah satu Upaya pencegahan asam urat. Kata Kunci: Asam Urat, Pengetahuan, Penyuluhan.  ABSTRACT Bahagia Village is located in Palolo sub-district, Sigi district, Central Sulawesi province. The majority of the community works as farmers. Based on the results of the study, gout is the most common disease caused by the habit of consuming alcohol and diet, as well as a lack of knowledge regarding gout and its treatment. Bananas are one of the local foods in the happy village that contain nutrients, namely carbohydrates, protein, and fiber, which are useful for treating gout. This is the main reference as an alternative form of gout treatment. To increase knowledge and awareness regarding gout and the use of fruits. Using counseling and discussion methods, an evaluation to assess community knowledge through pre-test and post-test questionnaires. The material used is through PowerPoint media containing gout. Based on the results of the pre-test and post-test given, there is a difference in value from before and after the counseling given as much as 90%. From the comparison of these results, there is an increase in community knowledge and understanding of the material given. In addition, bananas were distributed. The results of interviews with the community have increased knowledge of using bananas as an alternative treatment, and have begun to use bananas to reduce gout. There is an increase in public knowledge about gout and the use of bananas as an effort to prevent gout. Keywords: Counseling, Gout, Knowledge.