Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Sosialisasi Strategi Digital marketing Untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Parinduri, Ramadha Yanti
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i1.556

Abstract

Dengan kemajuan teknologi, kehidupan masyarakat telah mengalami banyak perubahan. Keberadaan teknologi ini juga berdampak pada salah satu industri, yaitu bisnis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pelaku bisnis UMKM pengetahuan dan keterampilan tentang pemasaran digital, terutama media sosial, sehingga mereka dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan mereka. Metode yang digunakan adalah sosialisasi untuk memberi informasi kepada UMKM tentang strategi untuk memenangkan pasar produk. Sekitar lima belas UMKM yang terletak di Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara, berpartisipasi dalam acara ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: pertama menjelaskan menggunakan media sosial; berbagi pengalaman dan diskusi; dan terakhir, praktik langsung membuat akun media sosial (Facebook dan Instagram) sebagai cara digital marketing yang mudah. Hasilnya menunjukkan bebarapa pelaku usaha secara aktif menggunakan media sosial sebagai alat promosi namun belum memisahkan akun toko online mereka dengan akun pribadi. Sebagian besar peserta tidak pernah menggunakan pemasaran media sosial karena kurangnya teknologi ketrampilan.Kata Kunci: sosialisasi, strategi, digital marketing, UMKM
Sosialisasi Strategi Menarik Minat Pengunjung di Kawasan Wisata Petik Buah Tanah Karo Sumatera Utara Samah, Eri; Parinduri, Ramadha Yanti; Razali, Muhammad; Situmorang, Mananda; Adriansyah, Adriansyah; Sitepu, Elizabeth
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.988 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.254

Abstract

Tanah karo sendiri salah satu daerah penghasil buah dan sayur terbesar di sumatera, dengan kwalitas buah yang baik. Dengan kondisi alam yang sejuk dan nyaman tanah karo bukan hanya sebagai penghasil buah dan sayur akan tetapi sudah dkembangkan menjadi Kawasan wisata di berbagai daerahnya dan salah satu yang menarik adalah adanya objek wisata petik buah. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis SWOT. Dalam PKM ini observasi secara deskriptif yaitu pelaksana PKM berusaha untuk mengamati, merekam, mencatat, dan mendokumentasi potensi internal dari Wisata Petik Buah di tanah karo baik itu petik buah strawberi maupun buah jeruk. Dengan pendekatan kualitatif, pelaksana PKM mencoba untuk mensosialisasikan strategi pengembangan Objek Wisata Petik Buah di Kawasan wisata tanah karo. Sedangkan Analisis SWOT untuk mengetahui akan segala hal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terhadap objek wisata petik buah tersebut. Hasil kegatan PKM yaitu 1)Penyebab sepinya wisata petik buah karena adanya kutipan retribusi masuk Kawasan wisata dan harga buah yang dipetik labih mahal atau sama dengan yang dijual dipasar. 2) Adapun diagram hasil survey dapat kita ketahui bahwa sangat tidak setuju adanya kutipan masuk Kawasan wisata petik buah 22 %, Tidak setuju 67 % dan kurang setuju 11 %., bahkan setuju dan sangat setuju ada di angka 0 %.Kata Kunci: Sosialisasi; Strategi; Pengunjung; Kawasan Wisata; Petik Buah.
Sosialisasi Menciptakan Lingkungan Sekolah Sehat dan Asri Melalui Penataan Taman Sekolah pada Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara Parinduri, Ramadha Yanti; Julian, Julian; Rahmaniah, Rahmaniah; Hani, Sheila; Rini, Rini; Razali, Muhammad
Journal Liaison Academia and Society Vol 2, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.837 KB) | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.434

Abstract

Program pengabdian masarakat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat merupakan salah satu hal penting yang harus disiapkan oleh satuan Pendidikan. Lingkungan sekolah yang sehat dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang menyenangkan demi tercapainya proses dan hasil belajar yang optimal. Kesehatan tubuh manusia tergantung pada keberagaman hidup manusia dalam memenuhi hidupnya. Banyak manfaat yang dirasakan dengan menjaga lingkungan sekolah agar tetap sehat yaitu menjauhkan sumber-sumber penyakit yang berkembang di sekitar kita. Sosialisasi ini bertujuan agar siswa Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara berprilaku dan mempunyai kesadaran untuk hidup lebih sehat. Proses Pendidikan akan berlangsung dengan baik jika lingkungan tempat terjadinya proses Pendidikan iu sendiri mendukung dalam artian aman, nyaman dan menyenangkan. Oleh karena itu, selain sarana dan fasilitas yang memadai sekolah juga memerlukan lingkungan nyaman bagi para siswanya. Untuk itu, pentingnya penanaman karakter secara langsung dapat membentuk nilai-nilai yang positif pada diri siswa. Maka dari itu disediakan taman yang berada didalam sekolah, yang biasa disebut taman sekolah.Kata kunci: Lingkungan sehat, sosialisasi, taman sekolah.
Performance Analysis of Government Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) Management Ismiyana, Ulydhatul; Parinduri, Ramadha Yanti; Awaliah, Andi Urfia; Riduan, Akhmad; Afrizal, Afrizal
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.1636

Abstract

The Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) is the primary instrument used by local governments to achieve development goals and enhance community welfare. Through the APBD, local governments plan and manage regional revenues and expenditures in a budget year. Therefore, the effectiveness and efficiency of APBD management are important indicators in assessing local government performance. This type of research uses a qualitative descriptive approach. The objective of this research is to examine the financial performance of the Indonesian government, specifically the Performance Analysis Report on the Management of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of the Indonesian government. This research utilizes secondary data sourced from official government documents in Indonesia. The data analysis technique employed in this research utilizes the Balanced Scorecard method. The results of this study have found that by using the Balance Scorecard method, namely: (1) Based on the independence ratio, the City government has shown delegative results. (2) Based on the revenue effectiveness ratio, the City government has succeeded in achieving targets or objectives effectively. (3) The Customer Satisfaction Perspective uses the public satisfaction index (IKM) of government. (4) The Internal Process Perspective of Bureaucratic Reform uses the bureaucratic reform index (IRB) of the city in 2023 - 2025, which shows a significant increase. From 2023 to 2025, Indonesia is expected to see an increase in the percentage of SMEs. (4) The growth and learning perspective using the city employee quality index in 2023 – 2025 shows that the quality of employees who have participated in training and development is very high.
Digital Transformation in Public Services: Evaluation of E-Government Implementation in Indonesia Dewi, Erlita Khrisinta; Muhaemin, Yosi; Sitompul, Gabriel Amadeus; Parinduri, Ramadha Yanti; Rika, Marsiana
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 4 (2025): November
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17475222

Abstract

This study aims to determine the digital transformation in public services: an evaluation of e-government implementation in Indonesia. This study uses an evaluative study with a qualitative approach. Informants were selected using purposive sampling, including policymakers, technical implementers, and service users. Data were obtained through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The results of this study indicate that the evaluation of e-government implementation in Indonesia shows significant progress in digital infrastructure, public services, and public participation. However, challenges such as the digital divide between regions, limited civil servant competency, uneven system integration, and data security risks still need to be addressed. Therefore, strategies are needed to strengthen e-government, including cross-sector data integration, increased digital literacy, and strengthened cybersecurity, which are expected to improve bureaucratic efficiency, service quality, public trust, and community participation.
Socialization of Integrative Thematic Model: Sports Education in Learning English Vocabulary Nasution, Alwi Fahruzy; Parinduri, Ramadha Yanti; Hasibuan, Siti Aminah; Tarigan, Fatin Nadifa; Ismayani, Ismayani
Journal of Community Research and Service Vol. 7 No. 2: July 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i2.47461

Abstract

The right learning model is one of the keys to success in learning. The integrative thematic learning model is a model that combines two subjects where in this service activity was carried out the preparation of physical subjects for language teaching, especially foreign languages such as English. This service activity was carried out with the aim of introducing an integrative thematic learning model of physical education in learning English vocabulary so that students can improve their mastery of the language. Located at SD Adhyaksa Medan as an activity partner, assisting in learning English through sports education. The participants in this activity were students who were at the elementary level and carried out using an integrative thematic learning model. Before and after the implementation of the activity, interviews were conducted and the results showed an increase in the participants' interest in learning English vocabulary after being combined with physical activity. Furthermore, the results of the evaluation include the expectation that teachers can develop this learning model in other subjects for variations in teaching.
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN TINGGI GUNA MENINGKATKAN POLA PIKIR BAGI SISWA SMA Parinduri, Ramadha Yanti; Derlini, Derlini; Situmeang, Mahyudin; Hariati, Puji; Nurmayana, Nurmayana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28943

Abstract

Pendidikan tinggi dianggap sebagai faktor penting dalam kehidupan manusia karena memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Namun, banyak remaja yang masih meragukan apakah perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Artikel pengabdian ini membahas pentingnya pendidikan tinggi serta dampak positif yang diberikan. Faktor-faktor seperti minat, kondisi ekonomi dan kurangnya pemahaman tentang manfaat pendidikan tinggi dapat mempengaruhi keputusan seseorang untuk melanjutkan pendidikan. Tulisan ini dibuat berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan mensosialisasikan pentingnya pendidikan tinggi kepada siswa SMA. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah Metode ABCD (Asset Based Community Development) yang melibatkan menjadi 4 (empat) tahapan antara lain Asset reinventing, Designing, Communicating/Implementing, dan Evaluating. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti sosialisasi sebanyak 65 (enam puluh lima) orang telah termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan dapat memahami manfaat yang akan diperoleh dari pendidikan tersebut. Melalui pendekatan yang tepat dan komunikasi yang efektif, maka sosialisasi tentang pentingnya pendidikan tinggi untuk meningkatkan pola pikir khususnya generasi muda yang masih SMA dapat disosialisasikan dan diterima dengan baik.
Implementasi Kebijakan Dana Kelurahan (Studi Kasus di Kota Medan) Parinduri, Ramadha Yanti; Prayoga, Boby Indra; Aulia, Amanda; Rambe, Saima
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2456-2461

Abstract

Implementasi Kebijakan Dana Kelurahan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Dana Kelurahan di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah pejabat pemerintah kelurahan, masyarakat, dan stakeholders lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan dana kelurahan di Kota Medan telah berjalan dengan baik. Dana kelurahan telah digunakan untuk pembangunan in frastruktur, peningkatan kesehatan, dan peningkatan pendidikan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana. Penelitian ini juga menemukan bahwa implementasi kebijakan dana kelurahan di Kota Medan telah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya kemampuan pemerintah kelurahan dalam mengelola dana dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam pembangunan. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pemerintah kelurahan perlu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana. Selain itu, pemerintah kelurahan juga perlu meningkatkan kemampuan dalam mengelola dana dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam pembangunan