Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan Public Speaking Bagi Organisasi Dakwah Perempuan Siti Nur'aeni; Alfi Fauzia Hakim; Mufti Fauzi Rahman; Ralvi Fauzan Albuchori; Deden Komara Saputra
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking anggota PC Pemudi Persatuan Islam Rancaekek. Pelatihan ini dirancang untuk membangun kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum, menyampaikan pesan dengan jelas, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dalam organisasi. Dengan kemampuan berbicara yang baik, anggota organisasi diharapkan lebih percaya diri dalam berdakwah dan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses belajar. Peserta dikenalkan pada teknik public speaking, melatih cara berbicara yang efektif, serta mempraktikkan keterampilan tersebut dalam berbagai situasi. Pelatihan dilakukan secara interaktif agar peserta dapat langsung mengembangkan kemampuannya. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan berbicara peserta, baik dalam penyampaian pesan maupun interaksi dengan audiens. Selain itu, pelatihan ini membantu menciptakan lingkungan organisasi yang lebih komunikatif. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelatihan ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin bermanfaat bagi anggota organisasi dakwah perempuan.
Penguatan Komunikasi Organisasi Bagi Organisasi Dakwah Perempuan Siti Nur'aeni; Alfi Fauzia Hakim; Mufti Fauzi Rahman; Nisa Indah Pertiwi; Ralvi Fauzan Albuchori; Deden Komara Saputra; Salsabila Hudaya
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 2 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota organisasi Pimpinan Cabang (PC) Pemudi Persatuan Islam Rancaekek Kabupaten Bandung, terutama dalam hal penguatan komunikasi bagi organisasi. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), melibatkan empat tahap: To Know, To Understand, To Plan dan To Act, dengan fokus pada peningkatan keterampilan dan komunikasi anggota. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang kemampuan komunikasi dalam organisasi. Sebelum edukasi, rata-rata skor pengetahuan mereka adalah 55,60 dengan total skor 278 poin. Setelah edukasi, rata-rata skor meningkat menjadi 78,40 dengan total skor 392 poin. Peningkatan ini menunjukkan bahwa program ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan komitmen anggota organisasi, serta menciptakan suasana organisasi yang lebih dinamis dan produktif. Hasil evaluasi juga menjadi dasar untuk perbaikan program selanjutnya. Artikel ini dapat menjadi referensi bagi peneliti, praktisi, dan pihak-pihak terkait dalam upaya pemberdayaan perempuan di organisasi dakwah.
Pengalaman dan Pemaknaan Bobotoh terhadap Akun Instagram @bandungfootball Sindi Dewanti Maulida; Mufti Fauzi Rahman
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 4 No. 2 (2026): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v4i2.8396

Abstract

Social media is not only a source of information for soccer fans but also a space for interaction and Bandung, as well as its role in shaping identity, loyalty, and a sense of belonging. The study employs a qualitative method using a cyberphenomenological approach and a constructivist paradigm. Data were collected through in-depth interviews with five informants and observations of posts and comments on the Bandung Football account, and were subsequently analyzed using NVivo. The results indicate that the Bandung Football account serves not only as a source of timely and relevant information but is also perceived as a “home” and a “bridge” that strengthens Bobotoh’s identity, sense of belonging, and loyalty toward Persib. This account has evolved into a digital community space for discussion, exchanging opinions, expressing emotions, and celebrating victories together. Thus, Bandung Football serves as a space for social construction that reinforces the Bobotoh’s identity, solidarity, and sense of togetherness. This study contributes to the field of digital communication and sports communities by demonstrating that social media functions not only as an information channel but also as a space for experience and social construction that shapes and strengthens the identity and attachment of supporter communities.the formation of collective identity. This study aims to understand the experiences of Bobotoh in using the Bandung Football Instagram account as a source of information about Persib
Pengalaman Komunikasi Gender dalam Persepsi Pernikahan pada Mahasiswa Perempuan Tingkat Akhir: Studi Fenomenologi Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Yuniar Rahmawati; Mufti Fauzi Rahman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6334

Abstract

Persepsi mahasiswi tingkat akhir terhadap pernikahan mengalami perubahan seiring meningkatnya akses pendidikan, aspirasi karier, dan paparan nilai gender melalui berbagai lingkungan komunikasi. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman komunikasi gender yang membentuk persepsi pernikahan pada mahasiswi tingkat akhir Universitas Bhakti Kencana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan empat informan berusia 21–25 tahun yang dipilih melalui purposive sampling hingga mencapai kejenuhan data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui pengumpulan, kondensasi, penyajian, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Temuan menghasilkan lima tema utama, yaitu pengalaman awal memaknai pernikahan, pengalaman komunikasi gender, negosiasi makna, hubungan karier dan kesiapan diri dengan keputusan menikah, serta makna pernikahan. Keluarga, teman sebaya, pasangan, lingkungan pendidikan, dan media sosial menjadi sumber nilai dan pengalaman yang ditafsirkan secara aktif oleh informan. Dalam perspektif Interaksionisme Simbolik, persepsi pernikahan terbentuk melalui proses interaksi, refleksi, dan negosiasi makna, bukan melalui penerimaan norma secara pasif. Penelitian menyimpulkan bahwa pernikahan dimaknai sebagai proses membangun kehidupan bersama yang memerlukan komitmen, komunikasi, tanggung jawab, serta kesiapan psikologis, emosional, ekonomi, pendidikan, dan profesional; sedangkan penundaan pernikahan dipandang sebagai upaya mempersiapkan diri secara matang sebelum menjalani kehidupan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa makna pernikahan bersifat dinamis dan kontekstual.