Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Financial Performance Of Pertamina Indonesia Against Saudi Aramco, Petro China And Exxon Mobil Usa In Price’s Turmoil Years Sazly, Syukron
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 3 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v3i1.1972

Abstract

This year, PT Pertamina (Persero) has re-emerged as the only Indonesian company to be included in the Fortune Global 500 list. PT. Pertamina managed to increase its ranking from position 287 last year to position 223 this year. While several global oil companies are considered to have performed better so that they are in a position far above Pertamina, namely, SAUDI ARAMCO is ranked 18th, Petro China is ranked 19th and Exxon Mobil is ranked 23rd. and last situation. Longer historical data is needed to assess the performance of these companies more fairly, not only looking at the profitability aspect but also other aspects such as liquidity, solvency and productivity of these companies. This study aims to compare the financial performance of the four oil companies based on data for 2017-2021. This type of research is descriptive quantitative, using a purposive sampling technique with certain considerations. The sample used is the 2017-2021 financial performance of 24 samples. Data processing uses SPSS 25, with the Kruskall Wallis test. Variables compared are Liquidity Ratio (Current Ratio /CR), Solvability (Debt-Equity Ratio /DER), Activity (Total Asset Trurn Over /TATO), Profitability (Net Profit Margin / NPM), Dupont Ratio (Return On Investment / ROI ) and Return On Assets / ROE). The results show that there are significant differences in the Liquidity Ratio (CR), Solvency Ratio (DER). Activity Ratio (TATO) and Dupont Ratio (Return On Investment/ROI) on the company's financial performance between Pertamina and Saudi Aramco, Petro China and Exxon Mobil. Meanwhile, the Profitability Ratio (NPM) and the Dupont Ratio (Return On Equity / ROE) are not significantly different.
Pelatihan Literasi Keuangan Membangun Kemandirian Finansial pada Tim PKK Kunciran, Kota Tangerang Rajagukguk, Peter; Hardani, Hardani; Fadholi, Arief; Sazly, Syukron
Journal of Entrepreneurship and Community Innovations Vol 4 No 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jeci.v4i2.440

Abstract

Kualitas kehidupan seseorang ditentukan pada bagaimana mereka mengatur pola keuangannya. Untuk itu dibutuhkan literasi keuangan yang baik. Kecakapan dalam hal ini disebut dengan literasi keuangan. Perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong perilaku gaya hidup yang semakin hari semakin hedonis dan konsumtif. Anak muda, khususnya Tim Penggerak PKK RW 04 terdiri dari karang taruna dan ibu-ibu penggerak PKK merupakan individu yang sangat rentan berhadapan dengan penawaran uang digital melalui pinjaman online demi gaya hidup. Selain itu segmen anak muda merupakan target pasar yang sangat empuk untuk memasarkan produk-produk konsumtif. Kemudahan mendapatkan pinjaman online perlu dibekali kapasitas keuangan yang baik sehingga dapat merencanakan keuangan dengan benar. Metode yang digunakan partisipatif. melalui ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan ini memuat pelatihan terkait penganggaran keuangan keluarga, Tabungan dan investasi, pengelolaan utang, serta perlindungan finansial. Pengabdian ini dilaksanakan di Posyandu Asri Kunciran dengan peserta 25 orang tim penggerak PKK RW.04, Kunciran.  Pelatihan yang dilakukan tim PKM dapat memberikan peningkatan kemampuan keuangan, Menyusun anggaran keuangan keluarga, pengelolaan hutang, dan Tabungan.