Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Innovation and Applied Education Journal

Mengukur Kemampuan Literasi dan Pemahaman Mahasiswa dalam Penggunaan Aplikasi Berbasis Kecerdasan Buatan Muhammad Ashraf Naim; Ahmad Aiman Sanjaya; Rian Irham Putra; Mulky Subhan; Annajmi Rauf
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 1, Februari 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i1.253

Abstract

Pada era Revolusi Industri 4.0, penggunaan teknologi semakin meluas dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Salah satu teknologi yang semakin berkembang adalah kecerdasan buatan (AI). Penelitian ini berfokus pada persepsi mahasiswa terhadap mengukur Kemampuan literasi Mahasiswa makassar dalam penggunaan Aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kemampuan literasi AI Mahasiswa di Makassar dalam penggunaan Aplikasi berbasis AI. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yaitu dilakukan penyebaran kuesioner atau angket untuk mengetahui tingkat validitas. Dengan menggunakan kuesioner atau instrumen penilaian, penelitian ini akan mengukur sejauh mana mahasiswa memahami dan mampu mengaplikasikan pengetahuan mereka terkait teknologi AI. Penelitian ini menghasilkan data dari survei yang dilakukan kepada sejumlah responden. Penilaian dilakukan untuk mengetahui seberapa dalam kemampuan literasi dan pemahaman Mahasiswa Makassar dalam penggunaan Aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Berdasarkan hasil penelitian ini, mahasiswa di Makassar memberikan respon positif terhadap penggunaan kecerdasan buatan dan literasi AI. Mereka menilai kecerdasan buatan dan literasi AI efektif dalam membantu pembelajaran dan Pekerjaaan, memberikan solusi yang berguna, dan memahami kebutuhan pengguna. Responsivitas kecerdasan buatan dan literasi AI dinilai tinggi, dengan mahasiswa menganggapnya efektif dan mudah digunakan. Dampak positif pada Mahasiswa, termasuk pengalaman belajar yang lebih baik. Sebagai langkah lanjutan, disarankan agar institusi pendidikan lebih proaktif dalam meningkatkan literasi AI mahasiswa melalui integrasi pembelajaran berbasis AI ke dalam kurikulum, serta penyelenggaraan pelatihan, seminar, dan workshop yang relevan. Selain itu, penanaman kesadaran etis dalam penggunaan AI juga sangat penting agar mahasiswa memahami tanggung jawab sosial, privasi, dan potensi risiko yang terkait dengan teknologi ini.
Persepsi Mahasiswa Kota Makassar Terhadap E-Learning dengan Metode Extended Technology Acceptance Model ( EXT-TAM ) Jannah, Devi Miftahul; Andi Fitri Novianti; Annajmi Rauf; Wahyu Hidayat M
Innovation and Applied Education Journal Volume 1, Issue 3, Oktober 2024
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v1i3.245

Abstract

Pendidikan di era digital semakin menggantungkan diri pada teknologi, khususnya E-Learning, sebagai metode inovatif dalam proses belajar-mengajar. Penelitian ini menggunakan Extended Technology Acceptance Model (EXT-TAM) untuk menganalisis persepsi mahasiswa di Kota Makassar terhadap penerapan E-Learning. Temuan utama menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap aspek Awareness, Usage, Evaluation, dan Etika dalam penggunaan E-Learning. Meskipun pemahaman terhadap perangkat pintar dan keterampilan menggunakan aplikasi AI mendapatkan penilaian tinggi, pemahaman terhadap teknologi AI dan kesadaran privasi masih memerlukan perhatian lebih. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa mahasiswa di Kota Makassar mendukung implementasi E-Learning dengan EXT-TAM, namun perlu upaya untuk meningkatkan pemahaman tertentu terkait teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman ekstensif tentang penerimaan E-Learning di konteks lokal, dengan implikasi bagi pengembangan strategi pendidikan berbasis teknologi di masa depan.
Perspektif Mahasiswa Vokasi Terhadap Pengalaman Pembelajaran Online pada Lingkup Pengembangan dan Validasi M. Radi Abdi Rahim; Miftahul Jannah; Muqinuddin Baso Matappa; Annajmi Rauf
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 2, Juni 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i2.254

Abstract

Dalam bidang pendidikan, kegiatan secara daring semakin umum terjadi, terutama antara pendidik dan pelajar baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Perubahan ini juga terlihat di Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC), di mana sejak Maret 2020, semua aktivitas akademis dilakukan secara daring, khususnya dalam proses pembelajaran. Proses ini didukung oleh platform e-learning yang seringkali dilengkapi dengan alat konferensi video. Interaksi tatap muka antara dosen dan mahasiswa telah digantikan oleh konektivitas digital melalui internet. Penelitian ini berfokus pada pengalaman pembelajaran online mahasiswa di UKMC, meneliti efektivitas berbagai platform e-learning seperti Google Classroom, Dokeos, dan lainnya untuk kegiatan seperti latihan, kuis, dan ujian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan online bagi mahasiswa, melibatkan pengumpulan data melalui survei dan analisis data menggunakan metode statistik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif. Pengumpulan data membutuhkan suatu instrumen. Salah satu instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Secara keseluruhan, total skor pada setiap butir yang berada dalam rentang 48 hingga 62, jika dibagi dengan jumlah responden sebanyak 16 orang, menghasilkan nilai rata-rata yang konsisten, sehingga dapat dinyatakan bahwa data yang diperoleh memiliki tingkat validitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Mahasiswa menunjukkan sikap yang cukup positif terhadap pelaksanaan pembelajaran daring. Sebagai langkah tindak lanjut, institusi pendidikan disarankan untuk memperkuat kompetensi digital baik pada mahasiswa maupun dosen, mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih interaktif, dan mengimplementasikan blended learning secara proporsional.
Pengembangan Dan Validasi Inventarisasi Kecemasan Ujian Pada Siswa Belajar Online Elma Nurjannah; Jannah, Devi Miftahul; Annajmi Rauf
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 2, Juni 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i2.253

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mendorong peralihan mendadak ke pembelajaran daring yang memunculkan tantangan psikologis baru, termasuk kecemasan ujian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji secara awal instrumen pengukuran kecemasan ujian yang relevan dalam konteks pembelajaran daring. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 41 mahasiswa aktif dari Program Studi Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar. Instrumen berupa angket skala Likert lima poin yang mencakup aspek kognitif, fisiologis, dan lingkungan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan ukuran mean, median, modus, minimum, maksimum, dan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan bahwa 52,5% mahasiswa mengalami kecemasan sedang, 37,5% kecemasan berat, dan hanya 10% kecemasan ringan. Skor mean tertinggi terdapat pada item kekhawatiran terhadap hasil ujian (mean = 3,475), sedangkan gejala fisik dan tekanan lingkungan juga signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa kecemasan ujian pada pembelajaran daring bersifat multidimensional dan perlu diukur secara kontekstual. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan instrumen awal yang dapat digunakan untuk deteksi dini dan intervensi psikologis guna mendukung kesehatan mental mahasiswa di era digital.
Implementasi E-learning pada Mahasiswa UNM dengan Menggunakan Model UTAUT Elma Nurjannah; Annajmi Rauf; Andi Dio Nurul Awalia; Putri Nirmala
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.255

Abstract

E-learning telah menjadi strategi penting dalam menyediakan akses yang luas dan mudah terhadap pendidikan berkualitas. Di Indonesia, konsep ini banyak diterapkan di perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Makassar (UNM), sebagai sarana pendukung kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa serta faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan mereka dalam menggunakan e-learning dengan mengadopsi model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Model UTAUT dipilih karena memiliki struktur teoritis yang kuat dalam menjelaskan penerimaan teknologi dan relevan untuk menilai keberhasilan implementasi sistem pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 32 mahasiswa aktif UNM yang telah menggunakan platform e-learning kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap efektivitas e-learning, kemudahan penggunaan, dukungan institusi, dan pengaruh sosial, yang seluruhnya sesuai dengan empat konstruk utama UTAUT: performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa e-learning telah diadopsi dengan baik dan dapat menjadi dasar penguatan kebijakan transformasi pembelajaran digital di perguruan tinggi.
Analisis Pengaruh Chat GPT dalam Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa dalam Blended Learning Ade Alfian; Dedi Risaldi; Annajmi Rauf
Innovation and Applied Education Journal Volume 2, Issue 3, Oktober 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/iaej.v2i3.252

Abstract

Perkembangan teknologi membawa perubahan mendasar dalam pendidikan di Indonesia. Penggunaan perangkat portabel seperti smartphone dan tablet, bersama dengan akses internet yang luas, telah memungkinkan mahasiswa dan pendidik untuk mengadopsi teknologi, termasuk ChatGPT, sebagai alat pembelajaran canggih. E-learning, terutama model Blended Learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online, memberikan fleksibilitas waktu dan tempat bagi peserta didik. Dalam konteks ini, ChatGPT digunakan sebagai asisten pembelajaran yang dapat merespons pertanyaan siswa dan memberikan penjelasan yang lebih jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan ChatGPT dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran Blended Learning. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT sebagai asisten pembelajaran dalam konteks Blended Learning memberikan dampak positif terhadap keterlibatan mahasiswa. Mayoritas responden menyatakan bahwa interaksi dengan ChatGPT meningkatkan pemahaman materi pembelajaran dan membantu mereka mengatasi hambatan pembelajaran secara mandiri. Fleksibilitas waktu dan tempat dalam e-learning juga menjadi faktor penentu keberhasilan model Blended Learning ini. Mahasiswa menilai bahwa dapat mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja melalui perangkat portabel mereka meningkatkan efisiensi pembelajaran.