Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pendidikan Karakter Anak Usia Dini : Kontribusi Guru Dan Peran Aktif Orang Tua Qori Mulqi Fatimah; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Entin Kartini
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1409

Abstract

Pendidikan anak usia dini menjadi pondasi penting pembentukan kepribadian dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi guru dan peran aktif orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini. Pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dilakukan selama dua bulan (September–Oktober 2025) terhadap 15 anak usia 5–6 tahun dan 1 guru kelas. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles-Huberman- Saldana melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validasi triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil menunjukkan guru memakai kode khusus dalam interaksi untuk membentuk lima nilai karakter utama (kejujuran, tanggung jawab, disiplin, rasa hormat, kerja sama), didukung program monitoring bersama dengan evaluasi berkelanjutan guru–orang tua. Implikasi penelitian ini adalah model kolaborasi terstruktur dapat diadaptasi lembaga PAUD lain untuk memperkuat konsistensi pendidikan karakter antara sekolah dan rumah serta meningkatkan efektivitas internalisasi nilai pada anak.  
Penerapan Learning Apps Sebagai Media Pembelajaran Inovatif di Ranah Pendidikan Anak Usia Dini Yumna Hukmaini Syahla; Sukma Ayu Ristiyaningsih; Gia Nikawanti; Jely Nurul Amalia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 1 (2026): January-April 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1493

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan anak usia dini memerlukan pendekatan pedagogis yang selaras dengan karakteristik belajar berbasis bermain. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi learning apps serta dampaknya terhadap kompetensi guru dalam merancang media pembelajaran digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan empat guru di sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dilakukan pada bulan November 2025. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan adanya keberhasilan kompetensi guru dalam merancang media yang mengarah pada stimulasi kognitif anak (mengelompokkan, mengamati, membandingkan) dan memanfaatkan sumber lain sebagai sumber tambahan (audio dan visual). Dalam hambatannya kemampuan teknis guru perlu pendampingan. Rekomendasi penelitian ini adalah penerapan learning apps dapat berkelanjutan di PAUD untuk meningkatkan efektivitas media pembelajaran inovatif dan interaktif berbasis literasi digital.
The Teacher’s Role in Enhancing Early Childhood Independence Through a Deep Learning Approach Alin Mentari; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Heni Puspita Sari
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i2.15926

Abstract

Independence in early childhood is not limited to performing daily tasks autonomously, but also encompasses broader dimensions such as initiative, self-confidence, responsibility, discipline, emotional regulation, and social interaction. This study aims to describe the teacher’s role in fostering children’s independence through a mindful and context-based deep learning approach. The research involved one classroom teacher and 12 children aged 5–6 years in Class B at Trisula Perwari Kindergarten, Purwakarta. A qualitative approach with a case study design was employed, using observation, interviews, and documentation for data collection. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that teachers play essential roles as facilitators, motivators, and guides in developing indicators of responsibility, initiative, and adaptability through intentional and contextual learning practices. Furthermore, the partnership between the school and parents is identified as a key factor in ensuring consistent development of children’s independence both at school and at home.
Analisis Konsep Bahasa Cinta Dalam Pola Asuh Terhadap Pembentukan Karakter Anak Tazkia Nafisa Ilmi; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.83863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi konsep bahasa cinta (love language) dalam pola asuh orang tua serta dampak terhadap pembentukan karakter anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi literatur (library research). Sumber utama dalam penelitian berasal dari buku The 5 Love Languages of Children karya Gary Chapman dan Ross Campbell, yang dipadu dengan teori pola asuh Diana Baumrind serta teori pendidikan karakter Thomas Lickona. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis) dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, klasifikasi data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan keterkaitan antar teori dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan bahasa cinta yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan emosional anak berperan sebagai media komunikasi emosional yang efektif antara orang tua dan anak. Pola asuh otoritatif (demokratis) mengintegrasikan bahasa cinta memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter anak yang positif, meliputi kepercayaan diri, keamanan emosional, dan kemampuan beradaptasi. Sebaliknya, pola asuh abai (neglectful) dan otoriter yang tidak disertai pemenuhan bahasa cinta pada anak, berpotensi menghambat perkembangan sosial-emosional anak.
Parents' Perceptions of Abusive Language in Early Childhood Reisa Puji Rosalvaluna; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 2 (2026): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i2.16461

Abstract

Abusive language refers to the use of negative language, such as expressions that demean, insult, or threaten others. This study aimed to explore parents' perceptions of abusive language among early childhood children. A qualitative approach employing a phenomenological research design was adopted. Participants were selected using a purposive sampling technique, involving two parents of children aged 5–6 years residing in Griya Abdi Negara Housing Estate, Purwakarta. Data were collected through semi-structured interviews and documentation. Data analysis followed the interactive model proposed by Miles, Huberman, and Saldana, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that children do not fully understand the meaning of the harsh language they use, and parents perceive abusive language as imitative behavior performed without a profound understanding of its meaning. In response, parents employed persuasive approaches by providing explanations and age-appropriate moral guidance to prevent the recurrence of such behavior.
The Effect of the Storytelling Method Using Big Books on the Early Literacy Skills of Children Aged 4–5 Years Nazwa Ghaits Aina Salsabila; Suci Utami Putri; Gia Nikawanti
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 3 (2026): (In Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i3.16470

Abstract

This study aimed to determine the effect of the storytelling method using Big Book media on the early literacy skills of children aged 4–5 years. The study employed a quantitative approach with an experimental method using a one-group pretest–posttest design. The research participants consisted of 17 children from Class A at TK Plus Al-Maghfiroh, Purwakarta Regency, selected through purposive sampling. Data were collected using an expert-validated observation checklist for assessing early literacy skills. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics, including normality testing, homogeneity testing, the Paired Sample t-Test, and N-Gain analysis using SPSS. The findings indicated that the mean early literacy score increased from 11.88 in the pretest to 18.65 in the posttest. The Paired Sample t-Test yielded a significance value of < 0.001 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between children's early literacy skills before and after the intervention. In addition, the N-Gain score of 0.60 fell within the moderate category. These findings demonstrate that the storytelling method using Big Book media has a significant and moderately effective impact on improving the early literacy skills of children aged 4–5 years. Therefore, this method can be considered an alternative instructional strategy for fostering early literacy development in early childhood education.
Smart Safety for Kids melalui Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengembangkan Media Edukasi Keselamatan Diri Berbasis Teachable Machine Dhea Ardiyanti; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Alfiana Nurussama; Alya Rizky Febriani; Alfira Khoirunnisa; Devi Aulianti; Annisa Al-Aribah; Laksminawati Agustine Arifin
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5350

Abstract

Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran membuka peluang bagi guru PAUD untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan komptensi guru PAUD dalam mengembangkan media edukasi keselamatan diri berbasis Teachable Machine dan pictoblox. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta pada Kamis 16 Juli 2026 dengan menggunakan metode pelatihan partisipatif. Peserta berjumlah 10 guru PAUD dari sekolah mitra yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria guru aktif dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup konsep keselamatan diri anak serta pemanfaatan AI dalam pengembangan media pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, dan observasi selama pelaksanaan kegiatan. Hasil pretest menunjukkan bahwa peserta telah memiliki kesiapan dalam menggunakana teknologi digital, yang ditunjukkan oleh 100% pesera terbiasa menggunakan laptop atau kemputer dan media pembelajaran digital. Namun, pengetahuan terkait dengan Teachable machine dan pictoblox masih terbatas. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan respon yang positif terhadap pengguanaan teachable machine dan pictoblox. Secara keseluruhan, kegaitan pelatihan berbasis praktik dan penadmpingan dapat meningkatkan kesiapan dan kompetensi guru dalam memangfaatkan AI untuk mengembangkan media edukasi keselamatan diri anak. Kegiatan lanjutan diperlukan untuk memperkuat kemandirian guru dan mengoptimalkan implementasi media di lingkungan pembelajaran PAUD.
Pemahaman Orang Tua Tentang Dampak Jajanan Kemasan Terhadap Kesehatan Anak Usia Dini Sasi Febriari; Gia Nikawanti; Ihsan Abdul Patah
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 3 Periode Juni-Agustus 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i3.4038

Abstract

Meningkatnya konsumsi jajanan kemasan pada anak usia dini dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemahaman orang tua mengenai dampak konsumsi jajanan kemasan terhadap kesehatan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi yang melibatkan empat orang tua sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memahami jenis, kandungan, dan dampak jajanan kemasan terhadap kesehatan. Pemahaman tersebut tercermin dalam tindakan membatasi konsumsi jajanan, memeriksa kandungan produk, memberikan edukasi, serta menyediakan alternatif makanan yang lebih sehat. Konsumsi jajanan juga dipengaruhi oleh teman sebaya, lingkungan, rasa, kemasan yang menarik, dan kemudahan memperoleh produk.