Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V UPTD SD NEGERI 28 PAREPARE Ritha Tuken; Kamaruddin Hasan; Rista Sasmitha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25435

Abstract

This study aims to determine the improvement of students' learning process and activity through the applying of the Problem Based Learning (PBL) learning model. This research uses a qualitative approach and the type of research used is Classroom Action Research (PTK). The focus of the research is the focus of the learning process and the focus of activeness. This research was carried out at UPTD SD Negeri 28 Parepare for the 2024/2025 school year with the subject of this study, namely 1 class teacher and 30 students consisting of 15 male and 15 female. The research was carried out in two cycles, each of which consisted of two meetings which included planning, implementation, observation, and reflection. The data collection techniques used are process observation, active observation, and documentation. The data was analyzed using data condensation techniques, data presentation, and conclusion drawn. In the first cycle, the results of the study showed that the learning process of teacher and student activities was in the category Enough (C). Then, the students' learning activity is at a moderate qualification level. The second cycle shows that the learning process of teacher and student activities is in the Good (B). Then, the students' learning activity is at a high qualification level. So it can be concluded that by applying the Problem Based Learning (PBL) learning model in the subject of Pancasila Education, it can improve the learning process and learning activity of students in class V UPTD SD Negeri 28 Parepare.
Learning Guidance on Logarithms to Improve Students' Mathematical Competence at Mas DDI Baru Baru Tanga Yonathan S Pasinggi; Majid, Abdul; Ritha Tuken; Yulia; Fahirah
Konsienti : Community Services Journal Vol. 3 No. 02 (2025): July
Publisher : PT. TAKAZA INNOVATIX LABS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/konsienti.v1i01.320

Abstract

This community service activity aims to improve students' mathematical competency through learning assistance on logarithms at MAS DDI Baru Baru Tanga. Based on initial observations, students experienced difficulties in understanding the basic concepts of logarithms, especially in relating exponential forms to logarithmic forms and their application in everyday life. To address this, the implementation team provided assistance using the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach and the Problem Based Learning (PBL) method. The activity involved 25 grade XI IPA students and was carried out over two weeks. The learning process was carried out interactively through discussions, contextual problem solving, and the use of simple digital learning media. Evaluation results showed a significant improvement in student learning outcomes, with the average score increasing from 55.4 to 81.2 after the assistance activity. In addition, student motivation and participation in learning also increased as seen from their activeness throughout the process. This activity succeeded in fostering better conceptual understanding and a positive attitude towards mathematics. This kind of assistance is expected to be implemented sustainably and expanded to other mathematics materials to improve the quality of learning in schools
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV UPT SD Negeri 7 Benteng SIDRAP Nuryulia; Ritha Tuken; Abdul Hakim
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Keberagaman Sosial dan Budaya di kelas IV UPT SD Negeri 7 Benteng SIDRAP. Penulisan ini menggunakan metode pra experiment dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penulisan adalah siswa kelas IV yang diberikan pretest sebelum penerapan model Value Clarification Technique (VCT) dan posttest setelahnya. Hasil penulisan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Nilai rata-rata pretest sebesar 36,47 meningkat menjadi 85,29 pada posttest. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Pengaruh Media Pembelajaran Wordwall Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V UPT SD Negeri 7 Benteng Sidrap Putri Ayu; Ritha Tuken; Yulia
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V UPT SDN 7 Benteng. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design , di mana hanya terdapat satu kelompok tanpa kelas kontrol. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket minat belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan (pretest dan posttest). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik uji t sampel berpasangan melalui bantuan aplikasi SPSS versi 30. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,055 < 0,119, yang berarti penggunaan media Wordwall memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Wordwall mampu meningkatkan minat belajar siswa, karena penyajian materi menjadi lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPAS Siswa Kelas V UPT Sd Negeri 123 Pinrang Lisa Jumi Aprilia; Natriani Syam; Ritha Tuken
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS, yang ditandai dengan siswa terlihat bosan dalam peroses pembelajaran, perhatian siswa tidak berpusat pada guru, kurangnya keberanian dalam bertanya dan menyampaikan pendapat, dan kurangnya partisipasi dalam diskusi kelompok. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 123 Pinrang tahun ajaran 2024/2025 dengan subjek penelitian yaitu 1 orang guru dan 19 orang siswa kelas V UPT SD Negeri 123 Pinrang. Data yang dikumpul kan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, refleksi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih aktif dalam berinteraksi dengan guru maupun siswa lainnya, berpartisipasi dalam diskusi kelompok, berkontribusi aktif dalam kerja kelompok, menjawab pertanyaan, serta mampu menyelesaikan tugas baik individu maupun kelompok. Dengan demikian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay terbukti efektif dalam meningkatkan proses pembelajaran dan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V UPT SD Negeri 123 Pinrang.
Penerapan Model Pembelajaran Teams Game Tournament untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Pendidikan Pancasila Siswa kelas V UPTD SD Negeri 25 Parepare Ritha tuken; Asrul sultan; Midian Anila
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas V UPTD SDN 25 Parepare. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan keaktifan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi hak dan kewajiban serta norma dan aturan pada kelas V UPTD SDN 25 Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis PTK. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik yang berjumlah 31 orang yaitu 28 laki-laki dan 3 perempuan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan data yang diperoleh pada sikluls I proses pembelajaran berada pada kualifikasi Kurang dengan observasi keaktifan belajar berada pada kualifikasi Cukup. Siklus II proses pembelajaran berada pada kualifikasi Cukup dengan observasi keaktifan belajar berada pada kualifikasi Cukup. Selanjutnya pada siklus III observasi proses pembelajaran berada pada kualifikasi Baik dengan observasi keaktifan belajar siswa berada pada kualifikasi Sangat Baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) dapat meningatkan proses dan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V UPTD SDN 25 Parepare.