Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Petani Jeruk melalui Produksi Eco-Enzyme Berbasis Limbah Organik di Desa Mandastana Purwanto, Aris; Padjrin, M Awaluddin; As-shiddiq, Hasbi; Ariadi, Herman; Latifah, Nor; Hasani, Najwi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28545

Abstract

Eco-enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik, terutama kulit jeruk, gula, dan air, yang diproses selama kurang lebih tiga bulan. Fermentasi ini menghasilkan cairan berwarna cokelat dengan aroma khas yang mengandung enzim serta senyawa bioaktif bermanfaat. Produk eco-enzyme memiliki beragam fungsi, antara lain sebagai pembersih alami, pupuk organik cair, desinfektan, pengusir serangga, dan pengharum ruangan. Pemanfaatan limbah kulit jeruk menjadi eco-enzyme memiliki nilai strategis karena mampu mengurangi timbulan sampah organik rumah tangga, menekan pencemaran lingkungan, serta menghasilkan produk ramah lingkungan dengan nilai ekonomis. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, pelatihan pembuatan eco-enzyme tidak hanya meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga, tetapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis lingkungan. Dengan demikian, eco-enzyme berbasis kulit jeruk dapat menjadi solusi sederhana, murah, dan berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga maupun komunitas.
Edukasi Formulasi Sejak Dini: Membuat Hand Sanitizer dari Infusa Daun Sirih dan Jeruk di Lingkungan SMP Negeri 6 Banjarbaru Sa'adah, Hayatus; Fazri, Muhammad; Mahmudah, Mahmudah; Rahmadayanti, Khairunisa; Ahdyani, Risa; Fatmasari, Erlina; Latifah, Nor; Riauwati, Rosa; Hasani, Najwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3961

Abstract

Penggunaan bahan alami yang memiliki sifat antibakteri/antivirus dan aman untuk kulit dapat menjadi alternatif bahan hand sanitizer. Daun sirih mengandung senyawa eugenol dan jeruk mengandung vitamin C, keduanya memiliki manfaat antibakteri dan antivirus, dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan dalam pembuatan hand sanitizer alami ramah lingkungan. Mengingat pentingnya kebersihan tangan, terutama di kalangan anak muda yang sering beraktivitas di lingkungan sekolah, pengetahuan mengenai formulasi hand sanitizer berbahan alami relevan untuk diinformasikan melalui kegiatan Konseling Informasi dan Edukasi. Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada siswa Sekolah Menengah Pertama mengenai pentingnya formulasi hand sanitizer berbasis bahan alami serta meningkatkan kesadaran akan kebersihan tangan sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pretest, pemberian materi edukasi, demonstrasi pembuatan hand sanitizer, praktik langsung oleh siswa, dan postest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias dalam mengikuti proses formulasi dan memahami manfaat bahan alami. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan signifikan pada aspek pemahaman siswa terhadap materi dan proses formulasi hand sanitizer.
Penyuluhan PHBS sebagai Upaya Peningkatkan Kesadaran Konsumsi GGL, Sanitasi, dan Pola Tidur Sehat pada Siswa SMA PGRI 1 Banjarmasin Fadillah, Nazili; Sukma, Septiannor; Gina, Gina; Farizal, Muhammad Ryan; Agustanti, Anjeli; Hasani, Najwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3987

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya promotif dan preventif yang penting untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Remaja masih rentan terhadap perilaku berisiko kesehatan, seperti konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebihan, sanitasi yang kurang baik, serta kebiasaan tidur tidak sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA PGRI 1 Banjarmasin mengenai PHBS melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan berbasis sekolah dengan desain pretest–posttest. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan interaktif menggunakan media PowerPoint, leaflet, dan banner, yang diikuti oleh 28 siswa kelas X, XI, dan XII. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan serta penilaian tingkat kepuasan peserta. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 64,76% meningkat secara signifikan menjadi 97,14% pada posttest. Peningkatan pengetahuan terjadi pada seluruh aspek yang diukur, meliputi konsumsi GGL, sanitasi, dan pola tidur sehat. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan penyuluhan mencapai 90,7%, yang menunjukkan bahwa kegiatan dinilai sangat baik dan bermanfaat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan PHBS efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan serupa disarankan untuk terus dikembangkan sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan sejak usia remaja.