Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Strategis Pelatihan Dan Pengembangan UMKM Di Desa Langgula Tanipu, Funco; Pantoiyo, Fuad; Nento, Wila Rumina
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 3 (2025): Juli 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i3.3542

Abstract

Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Langgula Village is a strategic step in improving the economic welfare of local communities. This service aims to identify and implement an effective training program for MSME actors in the village. The training is focused on developing managerial skills, digital marketing, and good financial management, which are essential to improve the competitiveness of MSMEs in today's digital era. The methods used in this service are observation and training with MSME actors. The results of the service showed that the training conducted succeeded in increasing the knowledge and skills of MSME actors in utilizing digital technology for marketing their products. In addition, training on simple financial management helps MSME actors in recording and managing cash flow, which is a crucial aspect for the sustainability of their business. From the evaluation results, the training participants showed significant improvement in their ability to design more effective and efficient marketing strategies, as well as improve their product branding. The implementation of MSME training and development in Langgula Village not only contributes to individual capacity building, but also has the potential to drive overall local economic growth.Keywords: digital; implementation; langgula; MSME Abstrak: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Langgula merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan program pelatihan yang efektif bagi pelaku UMKM di desa tersebut. Pelatihan ini difokuskan pada pengembangan keterampilan manajerial, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan yang baik, yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital saat ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi dan pelatihan dengan pelaku UMKM dengan tahapan metode sosialisasi dan diskusi terkait pemanfaatan teknologi informasi, sosialisasi digital marketing dan pelatihan teknik pengambilan gambar, serta pelatihan pengelolaan keuangan sederhana. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk mereka. Selain itu, pelatihan tentang pengelolaan keuangan sederhana membantu pelaku UMKM dalam mencatat dan mengelola arus kas, yang merupakan aspek krusial untuk keberlangsungan usaha mereka. Dari hasil evaluasi, peserta pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mereka untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien, serta meningkatkan branding produk mereka. Implementasi pelatihan dan pengembangan UMKM di Desa Langgula tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara keseluruhan.Kata kunci: digital; implementasi; langgula; UMKM
PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA MASYARAKAT NELAYAN TUNA DI DESA OLELE DAN TANJUNG KRAMAT, GORONTALO Syamsuddin, Syamsuddin; Pasisingi, Nuralim; Nento, Wila Rumina; Saleh, Yuliana Yunus; Butolo, Ivana
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 3 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.3.209-215

Abstract

Nelayan merupakan salah satu pekerjaan yang mendominasi masyarakat di Desa Olele dan Kelurahan Tanjung Kramat, dimana profesi nelayan yang menjadi mata pencaharian masyarakat yakni nelayan penangkap tuna. Tuna menjadi komoditas unggulan terutama di perairan Teluk Tomini Gorontalo sehingga mampu meningkatkan perekonomian setempat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir hasil tangkapan tuna semakin menurun mengakibatkan nelayan penangkap tuna mengalami penurunan pendapatan yang memaksa mereka untuk beralih profesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan sosial dan budaya yang terjadi pada masyarakat nelayan tuna di Desa Olele dan Kelurahan Tanjung Kramat, Gorontalo, sebagai respon terhadap dinamika ekologi dan kebijakan perikanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan signifikan hasil tangkapan tuna sejak tahun 2019, kemunculan predator seperti paus orca, serta kebijakan pemerintah yang kurang tepat sasaran seperti bantuan perahu yang tidak sesuai kebutuhan teknis telah memengaruhi pola hidup, interaksi sosial, dan strategi ekonomi masyarakat nelayan. Selain itu, penggunaan alat tangkap ilegal seperti rumpon yang tidak terkontrol turut memperparah kondisi perairan dan mempercepat krisis sumber daya. Di sisi lain, peran organisasi seperti Yayasan MDPI berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan sumber daya laut. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan berbasis komunitas dan pengelolaan perikanan yang adaptif terhadap kondisi sosial dan ekologis lokal.
Implementasi Strategis Pelatihan Dan Pengembangan UMKM Di Desa Langgula Tanipu, Funco; Pantoiyo, Fuad; Nento, Wila Rumina
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i3.3542

Abstract

Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Langgula Village is a strategic step in improving the economic welfare of local communities. This service aims to identify and implement an effective training program for MSME actors in the village. The training is focused on developing managerial skills, digital marketing, and good financial management, which are essential to improve the competitiveness of MSMEs in today's digital era. The methods used in this service are observation and training with MSME actors. The results of the service showed that the training conducted succeeded in increasing the knowledge and skills of MSME actors in utilizing digital technology for marketing their products. In addition, training on simple financial management helps MSME actors in recording and managing cash flow, which is a crucial aspect for the sustainability of their business. From the evaluation results, the training participants showed significant improvement in their ability to design more effective and efficient marketing strategies, as well as improve their product branding. The implementation of MSME training and development in Langgula Village not only contributes to individual capacity building, but also has the potential to drive overall local economic growth.Keywords: digital; implementation; langgula; MSME Abstrak: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Langgula merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan program pelatihan yang efektif bagi pelaku UMKM di desa tersebut. Pelatihan ini difokuskan pada pengembangan keterampilan manajerial, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan yang baik, yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital saat ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi dan pelatihan dengan pelaku UMKM dengan tahapan metode sosialisasi dan diskusi terkait pemanfaatan teknologi informasi, sosialisasi digital marketing dan pelatihan teknik pengambilan gambar, serta pelatihan pengelolaan keuangan sederhana. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk mereka. Selain itu, pelatihan tentang pengelolaan keuangan sederhana membantu pelaku UMKM dalam mencatat dan mengelola arus kas, yang merupakan aspek krusial untuk keberlangsungan usaha mereka. Dari hasil evaluasi, peserta pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mereka untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien, serta meningkatkan branding produk mereka. Implementasi pelatihan dan pengembangan UMKM di Desa Langgula tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara keseluruhan.Kata kunci: digital; implementasi; langgula; UMKM
STRATEGI MEMBANGUN UKM DALAM URGENSI DIGITALISASI INFORMASI KEUANGAN DAN MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS KINERJA PEMASARAN Pasisingi, Nuralim; Panigoro, Citra; Nento, Wila Rumina; Manteu, Shindy Hamidah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2068-2072

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menganalisis strategi manajemen sumber daya manusia dalam pengelolaan keuangan pedagang yang Masyarakat Desa Marisa Utara secara digital. Tuntutan penggunaan digitalisasi memang harus  diterapkan  untuk  mempermudah  dalam  dunia  kerja. Laporan  keuangan secara  digitalisasi dapat  memberikan  kemudahan  para  pemilik  usaha di desa Marisa Utara dalam  memperoleh  informasi  serta data  yang  tersusun  secara  sistematis.  Metode  pengabdian  ini  menggunakan  metode  kualitatif dengan  pendekatan  kajian  pustaka.  Sumber  data  yang  diambil  dari  referensi  Undang-Undang Pemerintahan desa, jurnal pengabdian  yang relevan dan buku tentang pengelolaan keuangan UKM. Analisis  data  menggunakan  analisis  dokumen.  Hasil  temuan  pengabdian  ini  adalah;  pengelola Keuangan Pedagang UKM Desa Marisa Utara yang harus mampu  mengelola arsip dengan berbasis internesisasi; Masyarakat harus berintegrasi dalam menyusun SOP keuangan, menyusun laporan pembukuan Keuangan dan   pencatatan   administrasi keuangan secara   digitalisasi yang   benar   sehingga   bisa   memberikan manfaat   dalam penggunaan  dana  penyertaan modal  yang  telah  digulirkan pemerintah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DESA LAMU BATUDAA PANTAI MELALUI OLAHAN PRODUK TULANG IKAN TUNA Nento, Wila Rumina; Olii, Abdul Hafidz; Olii, Salahudin
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1340

Abstract

Lamu Village is a fishing village located on the beach or around the sea waters of Batudaa Beach Regency. Empowering the fishing community in Lamu Village can be important because fishermen are one of the main economic sectors in the village. Apart from that, Lamu Village is a village that is included in the category of villages experiencing extreme levels of poverty. In fact, Lamu Village has a lot of enormous natural potential, one of which is the potential for aquatic products because Lamu Village is in the coastal area of Tomini Bay. However, this enormous potential has not been utilized and managed optimally by the people of Lamu Village. The aim of this community service is to provide information regarding the handling of yellowfin tuna catches and training on diversifying noodle products from fish bones as a source of calcium. The methods used are counseling and training methods or direct demonstrations to the community, especially fishermen and PKK women. The results obtained from this training are that the community is able to process and utilize water products, especially those that are the potential of Lamu Village. The community has been able to make meatballs from tuna meat and noodles from tuna bone meal, which is able to create products that can give birth to MSMEs in the community.
MANAJEMEN BUDIDAYA UDANG VANAME MELALUI PENERAPAN METODE SFA (Stochatisc Frontier Analysis) MELALUI PELATIHAN DI DESA MOOTINELO KWANDANG GORONTALO UTARA Nento, Wila Rumina; Lamadi, Arafik; Djibran, Moh. Muchlis
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1642

Abstract

Shrimp ponds in Mootinelo Village are still classified as conventional with traditional management methods. In addition to the inadequate level of knowledge of the farmers, the quality of the environment is less supportive, disease attacks, and non-standard feeding are also factors that cause vaname shrimp production in Mootinelo Village is not optimal, which of course affects the income of the farmers who are still classified as moderate and even low. In accordance with the objectives of this PMM, namely increasing community productivity with a technical efficiency approach, namely SFA (Stochastic Frontier Analysis), so that the main problems faced by partners, namely aspects of basic knowledge about the technical cultivation of vaname shrimp and aspects of product processing can be overcome. The method used in this training consists of several stages, namely the preparation stage which begins with site observation. Next, the training and counseling stage for participants by delivering material to providing training related to business products. The last stage is the assistance of 10 participants who are vanaem shrimp farmers in the use of DO meters to measure water quality parameters. With an effort to approach technical efficiency, namely SFA (Stochastic Frontier Analysis), the main problems faced by partners, namely aspects of basic knowledge about the technical cultivation of vaname shrimp and aspects of product processing can be resolved. In this case, increasing the knowledge of the 'Vaname Jaya' group of farmers regarding the characteristics and technical efficiency of cultivation through the SFA method, as well as increasing skills in making processed shrimp products, namely eby furrai. In addition, the community was trained in the use of DO meters in measuring pond water quality and making fish feed according to the needs of vanname shrimp whose ingredients consist of fine bran and cornstarch. The conclusion of the results of community service in the form of PMM is that vaname shrimp farming partners have known the factors that affect the technical efficiency and characteristics of aquaculture businesses through the SFA method, and partners can increase the selling value of vaname shrimp through diversification of processed vaname shrimp into eby furai products.
PENGOLAHAN SAMBAL IKAN TUNA SEBAGAI IMPLEMENTASI KULIAH KERJA NYATA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PINOMONTIGA Bakari, Yuliana; Nento, Wila Rumina; Wibowo, Larasati Sukmadewi; Samatowa, Lukman
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2: December 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v2i2.22066

Abstract

Thematic KKN in Pinomontiga village, Bone Bolango Regency, Bulawa District, is innovating to make tuna fish sauce products and providing education to the people of Pinomontiga village regarding the process of processing tuna fish sauce and how to market strategies for tuna fish sauce products.The activity of making tuna fish sauce products was carried out on Monday (28/8/2023), in the Pinomintiga Village Office Hall with the theme "Community Empowerment Through Post-Harvest Handling of Sea and Agricultural Products." This activity was attended by a number of Pinomontiga Village residents, Village Officials, and the Village Consultative Body (BPD).Keywords:Tuna Fish Sauce, Pinomontiga Village, Tuna Fish, Village Potential
PENGARUH METODE PEMASAKAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI SAMBAL IKAN LAYANG (Decapterus sp.) Iin Susilawati Lantu; Nikmawatisusanti Yusuf; Wila Rumina Nento; Tri Tresya Hiola
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 16 No 1 (2025): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v16i1.5998

Abstract

  Ikan layang merupakan jenis ikan pelagis kecil yang melimpah hasil tangkapannya dibanding jenis ikan lain. Beberapa jenis ikan pelagis seperti tongkol, cakalang, bahkan tuna sering diolah menjadi produk sambel yang telah banyak dijual di pasaran. Lain halnya dengan ikan layang yang hanya diolah dengan cara digoreng, dikukus, ataupun ditumis. Sedangkan kandungan gizi ikan layang tidak jauh berbeda dengan kandungan gizi ikan pelagis lainnya. Sehingga perlu adanya diversifikasi produk sambel dari ikan layang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nutrisi dari sambal ikan layang dan menilai pengaruh metode pengolahan (pengeringan dan pengasapan) terhadap kualitas nutrisi dan sensori sambal ikan layang. Penelitian ini menggunakan dua metode pengolahan yaitu, pengeringan (oven pada suhu 60 °C selama 24 jam) dan pengasapan (asap kayu pada suhu 70 °C selama 8 jam). Pengambilan sampel sebanyak 2 kali ulangan. Sedangkan analisis nutrisi dilakukan dengan metode proksimat untuk mengukur kadar protein dan lemak. Uji sensori melibatkan 30 panelis yang menilai rasa, aroma, tekstur, dan penampakan menggunakan skala hedonik. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Tukey. Hasil organoleptik menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai sambal ikan layang dikeringkan daripada ikan layang yang diasap. Adapun hasil pengujian kandungan protein dan lemak tidak memberikan pengaruh yang signifikan, dimana kandungan protein sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 9,99% dan 10,48%. Sedangkan kandungan lemak sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 13,47% dan 13,79%.