Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemberdayaan Apoteker Menghadapi Peluang dan Tantangan Pandemi Covid-19 dalam Pengembangan Produk Herbal Imunomodulator Kusumawati, Idha; Yuda, Ana; Hermansyah, Andi; Rullyansyah, Subhan
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.12902

Abstract

Pada Maret tahun 2020, WHO telah menyatakan covid-19 merupakan pandemi global. Hal ini berdampak kita harus berdamai dan menerima kondisi hidup bersama covid-19. Untuk dapat tetap bertahan dalam kondisi ini maka diperlukan berbagai penyesuaian yang salah satunya adalah meningkatkan kemampuan tubuh untuk mempertahankan diri. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya meningkatkan imunitas tubuh, salah satu yang juga meningkat adalah kebutuhan akan jamu atau produk herbal. Peningkatan ini menjadi peluang untuk pengembangan produk herbal/jamu Indonesia untuk imunomodulator yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Untuk itu dilaksanakan kegiatan Webinar Nasional ini sebagai kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk mengetahui dan mengukur tingkat pengetahuan para peserta mengenai tantangan dan peluang apoteker dalam menjalankan peranan prosfesinya di era pandemik COVID-19. Dari hasil kuesionair dapat diketahui bahwa peserta yang merupakan sejawat apoteker mampu melihat peluang untuk ikut berperan dalam menghadapi pandemi covid-19 dalam upaya pengembangan obat herbal untuk imunomodulator. Hal ini juga menunjukkan bahwa tujuan diselenggarakan webinar ini untuk pemberdayaan apoteker telah tercapai.
Implementasi UU Nomor 33 Tahun 2014 Terhadap Status Kedaruratan Halal Obat dan Kosmetika Sa'adah, Tazkia Fauziatus; Rullyansyah, Subhan
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 1 No 1 (2022): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v1i1.13357

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk muslim, sehingga kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi produk halal berada pada level tinggi. Jaminan perlindungan konsumen terhadap produk halal yang termuat dalam Jaminan Produk Halal (UU No.33 Tahun 2014) implementasinya belum terealisasikan secara menyeluruh dari berbagai daerah. Status kehalalan dari sediaan farmasi seperti obat dan kosmetika di Indonesia sampai saat ini masih menjadi keraguan, karena bahan baku yang digunakan merupakan bahan impor yang tidak memiliki sistem jaminan halal terhadap produk-produk tersebut. Faktor yang menghambat hal tersebut yaitu kurangnya bahan impor yang memenuhi persyaratan halal, kendala manajemen halal di Industri Farmasi Indonesia, serta dihadapkan pada status kedaruratan dalam penggunaan obat. Kondisi tersebut mendesak adanya implementasi UU JPH dari berbagai pihak dalam pemenuhan produk obat dan kosmetika halal yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia. Metode yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan literatur yang berkaitan dengan implementasi UU JPH terhadap obat dan kosmetika halal di Indonesia. Tujuan yang diharapkan adalah memberikan gambaran terkait kehalalan obat dan dan kosmetika yang beredar di Indonesia. Hasil review menunjukkan perlu adanya upaya bersama dari berbagai pihak dengan pendekatan yang dilakukan secara sistematik dan ilmiah untuk memproduksi obat dan kosmetika halal di Indonesia sesuai syariat Islam.
Hukum Kehalalan Produk Obat dan Kosmetik yang Beredar Rullyansyah, Subhan; Ikhtiyarini, Tita Alifia
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 1 No 1 (2022): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v1i1.13359

Abstract

Muslim menjadi pemeran penting dari terciptanya produk bersertifikat halal, dimana kehalalan merupakan bagian dari ibadah agama. Hal tersebut juga banyak dijadikan peluang para produsen membuat produk tidak hanya makanan tetapi juga obat-obatan hingga kosmetik untuk menjamin kehalalan roduk mereka. Disamping itu banyak bahan aktif maupun campuran dari pembuatan obat dan kosmetik yang masih belum masuk dalam daftar halal, maka dari itu masih banyak yang belum masuk daftar produk halal. LPPOM MUI juga sudah menyediakan sertifikat kehalalan produk jika memenuhi syarat. Resep obat atau sediaan farmasi yang dibutuhkan pasien untuk menunjang kesembuhan dari pasien juga belum tentu sudah terdaftar dalam bahan/produk halal. Oleh karena itu banyak pertimbangan dari orang muslim untuk menggunakan atau mengonsumsi obat-obatan tersebut, jika belum dipastiakan kehalalannya. 
Pemberdayaan Industri Herbal Skala Mikro (UMKM) Melalui Pelatihan Digital Marketing Strategi Kusumawati, Idha; Puspitasari, Hanni Prihastuti; Soesilawati, Pratiwi; Ramadhani, Firmansyah Ardian; Rullyansyah, Subhan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i1.2446

Abstract

Perkembangan dunia digital membawa dampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan UMKM dalam perluasan jangkauan pemasaran dan kemudahan dalam proses penjualan. Namun saat ini jumlah UMKM yang mengadopsi teknologi digital marketing masih sedikit. Oleh karena itu, pelatihan yang diadakan bertujuan untuk dapat meningkatkan pemahaman UMKM mengenai hal ini sehingga UMKM dapat memanfaatkan strategi digital marketing untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya. Metode yang dilakukan adalah dengan pelatihan. Pelatihan diikuti 32 peserta dari 7 kota di Jawa Timur. Dari hasil evaluasi yang dilakukan dengan pre dan post kuesionair dapat dilihat terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap materi pelatihan dan kegiatan pelatihan sesuai dengan ekspektasi dari peserta. Kegiatan pelatihan ini dapat membantu pemberdayaan UMKM dalam meningkatkan bisnisnya dalam menghadapi tantangan di era digitalisasi.
Effect of Integrated TOGA-Nutrition Education on Stunting Prevention Knowledge among Health Volunteers and Adolescents in Lamongan, Indonesia: A Pre-Post Intervention Study Idha Kusumawati; Hanni Prihhastuti Puspitasari; Pratiwi Soesilawati; Zamrotul Izzah; Anisa Lailatul Fitria; Firmansyah Ardian Ramadhani; Subhan Rullyansyah; Yusuf Alif Pratama; Charlyna Veronika Puspitasari Pattymahu; Fahmi Haitsami Ibnu Gamar; Ruzainah Ali
JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol. 12 No. 3 (2025): JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfiki.v12i32025.342-354

Abstract

Background: Lamongan, Indonesia, is facing a significant public health issue, with high rates of stunting (27.5% in 2022) and adolescent anemia (60.0% in Babat district). A significant knowledge gap exists in the community, particularly regarding the effective use of Family Medicinal Plants (TOGA) for prevention, highlighting the need for structured intervention programs to address these public health issues. This study evaluated an integrated education program designed to improve knowledge and shift perceptions regarding TOGA, assessing differential knowledge gains between health volunteers and adolescents. Methods: This pre-post intervention study involved 54 female participants (27 health volunteers and 27 adolescents) from Kebalanpelang Village, Babat District, Lamongan. All participants received the same 120-minute integrated TOGA-nutrition education based on Social Cognitive Theory, covering stunting prevention, complementary feeding, breastfeeding optimization, and TOGA applications using evidence-based traditional medicinal plants. Knowledge was assessed using the same validated 10-item questionnaire (Cronbach's α=0.81) for both groups, covering three domains: complementary feeding guidelines (3 items), breastfeeding optimization (3 items), and TOGA applications for stunting prevention (4 items), administered before and immediately after the intervention. Results: The intervention was highly effective, yielding a statistically significant 25.4% mean knowledge gain across all participants (3.6±2.1-point gain, p<0.001). Adolescents showed the most dramatic improvement, achieving a 39.7% knowledge increase (a 4.8-point gain). While health volunteers had a more modest gain of 14.7% (a 2.4-point increase), the intervention successfully narrowed the initial knowledge disparity between the two groups by 57% (reducing the gap from Δ4.2 to Δ1.8 points). Domain-specific analysis revealed significant gains across all areas: complementary feeding (+26.8%), breastfeeding (+26.7%), and TOGA applications (+23.9%, all p<0.001). A strong inverse correlation between age and knowledge gain (r=-0.72, p<0.001) indicated that younger participants, particularly those aged 15-17 years, demonstrated superior learning capacity. Conclusions: The implementation of integrated TOGA-nutrition education significantly enhanced stunting prevention knowledge. This intervention is particularly effective for adolescents, which employs role-specific content, successfully mitigates cultural barriers and leads to a measurable reduction in knowledge equity gaps. Strong evidence of participant confirms the program's cultural fit and operational readiness, making a compelling case for its integration and scaling within Indonesia’s broader stunting prevention efforts.
PELATIHAN PENGENDALIAN MUTU PRODUK FERMENTASI SUSU SAPI (YOGURT) DI DUSUN BRAU, KOTA BATU Ardiningsih, Indah; Amaria; Putri Purnamasari, Amalia; Fitona Ridasepri, Arikasuci; Rullyansyah, Subhan; Charis Aqsa, Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7069

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengendalian mutu produksi yogurt bagi anggota Koperasi Margo Makmur Mandiri di Dusun Brau, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sentra susu sapi Jawa Timur yang menghadapi tantangan inkonsistensi kualitas olahan susu akibat minimnya pemahaman higienitas dan pengujian mutu. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juli 2025 dengan metode partisipatif: pre-test (10 soal higienitas), pemaparan materi (bahan baku, fermentasi, SNI 2981:2009, uji pH-organoleptik), praktik kelompok, post-test, dan angket kepuasan. Hasil menunjukkan keberhasilan signifikan: nilai post-test naik rata-rata 20-50 poin per peserta (12 peserta hadir), dengan tren pre/post-test positif pada mayoritas individu. Survei kepuasan menunjukkan lebih dari 75% peserta sangat puas secara keseluruhan. Luaran kegiatan berupa video YouTube, publikasi media (nusantaraabadinews.com), dan artikel jurnal pengabdian ini. Metode pelatihan yang digunakan sederhana dan mudah dipahami, meskipun kurang sesuai apabila skala produksi meningkat tajam. Kegiatan ini mudah dilaksanakan dan membuka peluang pengembangan jangka panjang, termasuk sertifikasi SNI dan inovasi rasa.