Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ARAB MELALUI GERAK LAGU ASMAUL HUSNA PADA KELOMPOK B TK MUTIARA UMAT JOGOROGO Siti Nurjanah; Dita Primashanti Koesmadi; Budi Rachman
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2754

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan Kemampuan Bahasa Arab Melalui Gerak Lagu Asmaul Husna Pada Kelompok B di TK IT Mutiara Umat Jogorogo. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sumber data penelitian adalah anak-anak usia 5-6 tahun di TK IT Mutiara Umat Jogorogo berjumlah 16 anak, 5 laki-laki dan 11 perempuan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa keberhasilan penerapan kegiatan gerak lagu Asmaul Husna dalam meningkatkan kemampuan bahasa Arab anak kelompok B di TK IT Mutiara Umat Jogorogo. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan karakter anak kelompok B, dan hasilnya menunjukkan respon baik dari anak-anak serta peningkatan kemampuan bahasa Arab mereka. Melalui tindakan penerapan dalam setiap siklus, terlihat peningkatan yang signifikan dalam tingkat ketuntasan belajar, dengan presentase meningkat dari 31% pada Prasiklus menjadi 87,5% pada Siklus II, yang semuanya termasuk dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB).
Opportunities for STEM-based Learning Models in Elementary Schools Rima Yunika Pratiwi; Budi Rachman
Journal on Smart Learning Technologies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal on Smart Learning Technologies
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jslt.v1i1.42726

Abstract

Enhancing STEM literacy in elementary education is becoming increasingly imperative to address global challenges and technology advancements that require critical, creative, and collaborative thinking skills from a young age. The theme and project-based learning (PjBL) approach employed in elementary classrooms demonstrates promise for the integration of STEM elements. Nevertheless, educators' comprehension of this methodology is constrained, and institutional support is suboptimal. This study seeks to examine the perspectives of educators and administrators concerning the opportunities for applying STEM-based learning models in primary schools, while also identifying existing educational practices that may facilitate STEM integration. The research employed an exploratory qualitative methodology, utilizing in-depth interviews and participant observation across various public and private primary schools. The findings indicate that educators possess favorable views of the STEM methodology and have adopted thematic learning approaches that implicitly incorporate STEM components, albeit in an unstructured manner. The primary supporting variables consist of teacher inventiveness and student excitement, whereas the principal impediments are inadequate training, facilities, and curriculum guidelines. The findings underscore the necessity of creating a contextual, adaptable STEM paradigm tailored to the peculiarities of elementary school kids, supported by teacher training and collaboration among educational partners.
PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DI MASA SOCIETY 5.0 Novianti Amalia Setiawati; Elan Elan; Budi Rachman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2632

Abstract

AbstrakPada masyarakat era 5.0 sangat erat kaitannya dengan kemajuan teknologi dan informasi yang kompleks, dimana para remaja saat itu juga merasakan pengaruhnya. seperti munculnya banyak kejahatan, kolusi dan otokrasi, ekstremisme, korupsi, kejahatan seks, kehidupan  konsumtif, kehidupan politik yang tidak efektif. Tentu itu akan menjadi bahaya bagi generasi emas Indonesia. Pendidikan karakter merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk membentuk kepribadian generasi muda. Situasi generasi muda Indonesia saat ini dalam keadaan yang sangat mengkhawatirkan. Banyak kasus yang melibatkan generasi muda berlipat ganda dan menunjukkan kerusakan moral, yang menunjukkan bahwa generasi muda tidak lagi memiliki karakter yang baik, karena itu pendidikan pancasila diperlukan. Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu cara untuk mewujudkannya bagi generasi mendatang. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki fungsi antara lain mengembangkan keterampilan partisipatif yang menjadikan warga negara Indonesia aktif, kritis, cerdas dan demokratis, serta membangun budaya demokrasi yang beradab.Kata Kunci: Pendidikan kewarganegaraan, Era 5.0, Generasi Muda AbstractIn society era 5.0 is very closely related to technological advances and complex information, where teenagers at that time also felt the influence. such as the emergence of many crimes, collusion and autocracy, extremism, corruption, sex crimes, consumptive life, ineffective political life. Of course it will be a danger to Indonesia's golden generation. Character education is one of the right choices to shape the personality of the younger generation. The situation of Indonesia's young generation is currently in a very worrying state. Many cases involving the younger generation multiply and show moral damage, which shows that the younger generation no longer has good character, therefore Pancasila education is needed. Civic education is one way to make it happen for future generations. Citizenship Education has a function, among others, to develop participatory skills that make Indonesian citizens active, critical, intelligent and democratic, and to build a civilized democratic culture.Keywords: Civic education, Era 5.0, Young Generation
Efektivitas Penggunaan Website PAUD-HI terhadap Kemitraan Satuan PAUD dengan Orang Tua Azifah Yusrinawati; Budi Rachman; Narendradewi Kusumastuti
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i2.22620

Abstract

Kemitraan yang kuat antara satuan PAUD dan orang tua merupakan salah satu komponen utama dalam pendekatan layanan Holistik Integratif (HI) untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan website PAUD-HI terhadap kemitraan satuan PAUD dengan orang tua di TK At-Taqwa Ngawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 30 orang tua yang masing-masing mengerjakan 30 butir soal pada saat pretest dan posttest. Teknik analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, efektivitas, N-Gain, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 71,13 pada pretest menjadi 90,93 pada posttest. Hasil uji efektivitas mencapai 75,78% (kategori efektif), dan nilai N-Gain sebesar 0,405 (kategori sedang). Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest setelah penggunaan website PAUD-HI. Dengan demikian, website PAUD-HI terbukti efektif dalam meningkatkan kemitraan antara satuan PAUD dan orang tua. Meskipun demikian, penelitian ini mempunyai keterbatasan pada jumlah responden yang relatif sedikit dan hanya dilakukan di satu lembaga, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, desain penelitian pra-eksperimen tanpa kelompok kontrol membuat temuan belum sepenuhnya menggambarkan pengaruh website PAUD-HI secara menyeluruh.