Claim Missing Document
Check
Articles

Konseling Kelompok Active Music Therapy Berbasis Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk Meningkatkan Self-Efficacy Mahasiswa Millennials Dominikus David Biondi Situmorang; Mungin Eddy Wibowo; Mulawarman Mulawarman
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2995.204 KB) | DOI: 10.21580/pjpp.v3i1.2508

Abstract

Abstract: This research is a new breakthrough in Indonesia, which integrates the approach of Cognitive Behavior Therapy (CBT) - as a conventional counseling approach with music therapy as expressive techniques in counseling. The aim of this study is to determine the effectiveness of group counseling service implementation of CBT with active music therapy technique to improving self-efficacy of millennials students. This study used quasi-experimental design (pretest, posttest, and follow-up). Group counseling was conducted for 5 meetings (each meeting was 100 minutes), and follow-up was performed after 2 weeks of treatment. Subject selection using purposive sampling technique that is based on inclusion criteria and level of self-efficacy obtained from self-efficacy scale. The results of this research showed that group counseling of CBT with active music therapy technique was significantly effective in improving self-efficacy of millennials students at pretest vs. posttest, pretest vs. follow-up, and posttest vs. follow-up.Abstrak: Penelitian ini merupakan terobosan baru di Indonesia yang mengintegrasikan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) - sebagai pendekatan konseling konvensional dengan music therapy sebagai expressive techniques in counseling. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok CBT dengan teknik active music therapy untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa millennials penyusun skripsi. Penelitian ini meng­gunakan desain quasi-eksperimental (pretest, posttest, dan follow-up). Konseling kelompok dilaksanakan selama 5 pertemuan (tiap pertemuan 100 menit), dan follow-up dilakukan setelah 2 minggu diberikan treatment. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling didasarkan pada kriteria inklusi dan tingkat self-efficacy yang diperoleh dari self-efficacy scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok pendekatan CBT dengan teknik active music therapy secara signifikan efektif untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa millennials pada saat pretest vs. posttest, pretest vs. follow-up, dan posttest vs. follow-up. 
Hubungan Antara Potensi Kreativitas Dan Motivasi Berprestasi Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling Angkatan 2010 FKIP Unika Atma Jaya Dominikus David Biondi Situmorang
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.787 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v1i1.97

Abstract

Potensi kreativitas adalah kemampuan yang dimiliki individu untuk menghasilkan suatu hal yang baru, orisinal, dan unik berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut; kemampuan umum di atas rata-rata (above avarage ability), kreativitas di atas rata-rata (above average creativity), dan pengikatan diri terhadap tugas (task commitment). Motivasi berprestasi adalah usaha yang dilakukan oleh individu untuk mencapai prestasi atau suatu ukuran keunggulan tertentu, yang diukur berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut; berani mengambil resiko secara moderat (tingkat kesulitan menengah) dalam pemilihan tugas, ketahanan atau ketekunan (persistence) dalam mengerjakan tugas, harapan terhadap umpan balik (immediate feedback), memiliki tanggung jawab pribadi, dan kemampuan dalam melakukan inovasi/kreatif (innovativeness). Tujuan penelitian yang dilakukan terhadap mahasiswa angkatan 2010 Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya adalah untuk mengetahui hubungan antara potensi kreativitas dengan motivasi berprestasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara variabel potensi kreativitas dengan motivasi berprestasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi kreativitas dan motivasi berprestasi dalam menjalankan studi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan kepada program studi BK agar memberikan pembinaan peningkatan potensi kreativitas dan motivasi berprestasi kepada para mahasiswa sebagai calon guru BK dan konselor.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN LAYANAN INTERVENSI MUSIC THERAPY UNTUK MEREDUKSI ACADEMIC ANXIETY MAHASISWA TERHADAP SKRIPSI Dominikus David Biondi Situmorang
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.185 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.242

Abstract

Di Indonesia, skripsi masih menjadi tugas akhir yang cukup menakutkan bagi sebagian besar mahasiswa. Banyak di antaranya melakukan perilaku bunuh diri sebagai dampak dari academic anxiety yang berlebihan terhadap skripsi ini. Konselor pendidikan sebagai salah satu agen peubah internal perguruan tinggi diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang acapkali terjadi setiap tahunnya. Namun, strategi intervensi konseling konvensional yang selama ini diberikan menunjukkan hasil yang kurang efektif, sehingga dirasa perlu untuk beralih ke sebuah pendekatan modern yang lebih efektif dalam mereduksi academic anxiety mahasiswa, yaitu integrative approach melalui intervensi music therapy.
MAHASISWA MENGALAMI ACADEMIC ANXIETY TERHADAP SKRIPSI? BERIKAN KONSELING COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY DENGAN MUSIK Dominikus David Biondi Situmorang
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 3, No 2 (2017): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.765 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v3i2.1161

Abstract

Di Indonesia, skripsi masih menjadi tugas akhir yang cukup menakutkan bagi sebagian besar mahasiswa. Banyak di antaranya melakukan prokrastinasi, menghindari dosen pembimbing, melakukan hal non-produktif sebagai bentuk pengalihan kecemasan, dan yang paling ekstrim ialah melakukan perilaku bunuh diri sebagai dampak dari academic anxiety yang berlebihan terhadap skripsi. Konselor pendidikan sebagai salah satu agen peubah internal perguruan tinggi diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang acapkali terjadi setiap tahunnya ini. Berdasarkan pendekatan konselingCognitive Behavior Therapy (CBT), academic anxiety yang dialami oleh mahasiswa merupakan distorsi kognitif yang disebabkan oleh core belief yang maladaptif. Proses bantuan yang dilakukan untuk mengubah core belief mahasiswa agar lebih adaptif, dapat dilakukan dengan sebuah teknik yang lebih modern, yaitu melalui musik. Dalam penerapannya, konseling CBT dengan menggunakan teknik integratif melalui musik ini terdiri dari dua yaitu passive dan active music therapy.Hal yang perlu diketahui lebih lanjut ialah mengenai bagaimana CBT memandang academic anxiety sebagai suatu masalah dan melaksanakan teknik integratif melalui musik, agar dikemudian hari para konselor di Indonesia mampu memahami secara konseptual mengenai intervensi konseling CBT dengan musik secara tepat, dalam upaya membantu para mahasiswa terbebas dari academic anxiety terhadap skripsi.________________________________________________________________ In Indonesia, undergraduate thesis is still a pretty scary end task for most students. Many of them do procrastination, keep away fromsupervisors, do non-productive things as a form of anxiety diversion, and the most extreme is to commit suicide as a result of excessive academic anxiety on undergraduate thesis. The education counselor as one of the college internal agents is expected to solve the problems that often occur every year. Based on Cognitive Behavior Therapy (CBT) counseling approach, the academic anxiety experienced by students is a cognitive distortion caused by maladaptive core beliefs. The process to change the student's core beliefs to be more adaptive, can be done with a modern technique, that is through music. In its application, CBT counseling using integrative technique through music consists of two, passive and active music therapy. What we need to know more about how CBT views academic anxiety as a problem and how the way to use integrative technique through music, so that counselors in Indonesia can comprehend conceptually about CBT counseling intervention with music appropriatelyin the future, in order to help students free from academic anxiety towards undergraduate thesis.
Efektivitas Videography dengan Menggunakan Powtoon untuk Meningkatkan Pemahaman Mengenai Bullying Dominikus David Biondi Situmorang; Kusumasari Kartika Hima Damayanti; Haleda Riezka Hairunnisa Ns
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 2 No. 2 (2020): Maret
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.645 KB) | DOI: 10.31960/ijolec.v2i2.290

Abstract

Abstract. Background: Data from KPAI indicates that there is a high number of perpetrators and victims of bullying. On the other hand, bullying impacts on physical and mental health risks. Especially in line with the development of communication systems, interaction and communication on digital platforms increasingly out of control. The research aims to examine the effectiveness of videography related to bullying material to increase the understanding of bullying. Methods: Data from participants (N = 4) involved in the study were processed qualitatively, including differences in the understanding of participants when before and after the provision of material through videography. Results: Qualitatively, there was an increase in understanding of bullying by using videography. Discussion: Videography based learning always connects to learning spaces and zones, reflection for action (before action), reflection in action (during an action), and reflection of action (after action) consist of the role of reflection and action in learning. Conclusion: The use of videography with Powtoon is effective in increasing understanding of bullying. Implication: For Educators, trainers, and presenters, the use of videography with Powtoon can be applied as a medium in learning and teaching. Abstrak. Latar belakang: Data dari KPAI mengindikasikan bahwa terdapat jumlah pelaku dan korban bullying yang cukup tinggi. Di sisi lain, bullying berdampak pada resiko kesehatan fisik dan kesehatan mental. Terlebih sejalan dengan berkembangnya sistem komunikasi, interaksi dan komunikasi pada platform digital semakin tidak terkendali. Penelitian bertujuan untuk menguji efektivitas videography terkait materi bullying terhadap peningkatan pemahaman bullying. Metode: Data dari partisipan (N = 4) yang terlibat pada penelitian diolah secara kualitatif, meliputi perbedaan pemahaman partisipan ketika sebelum dan sesudah pemberian materi melalui videography. Hasil: Secara kualitatif, terdapat peningkatan pemahaman bullying dengan menggunakan videography. Diskusi: Pembelajaran berbasis videography selalu menghubungkan ke ruang dan zona belajar, refleksi untuk tindakan (sebelum tindakan), refleksi dalam tindakan (selama aksi), dan refleksi tindakan (setelah tindakan) terdiri dari peran refleksi dan tindakan dalam pembelajaran. Kesimpulan: Penggunaan videography dengan Powtoon efektif dalam meningkatkan pemahaman bullying. Implikasi: Bagi Pendidik, pelatih, dan pemateri, penggunaan videography dengan Powtoon bisa diterapkan sebagai media dalam belajar dan mengajar.
How Does Cognitive Behavior Therapy view an Academic Anxiety of The Undergraduate Thesis? Array Dominikus David Biondi Situmorang
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2018): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/igcj.v1i2.221

Abstract

The undergraduate thesis is still a terrifying final project for most millennials college students. Many of them are procrastinating, avoiding their supervisors, doing non-productive things as a form of anxiety diversion, and the most extreme is to committing suicide as a result of excessive academic anxiety. The educational counselors as one of the college internal agents is expected to solve the problems that often occured. Based on Cognitive Behavior Therapy (CBT) approach, the academic anxiety of the undergraduate thesis experienced by millennials college students is a cognitive distortion caused by maladaptive core beliefs. Therefore, what we need to know more about how CBT view an academic anxiety of the undergraduate thesis as a problem, so that counselors in Indonesia will be able to understand conceptually before do practice of healing counseling to help the millennials college students to be free from this problem in the future. This research uses descriptive analysis and Focus Group Discussion (FGD) approach. The result of this research is CBT-Based Music can help millennials college students to restore cognitive, affective, and behavioral functions to be adaptive again, so millennials college students are expected to independently optimize their potential, in order to reduce academic anxiety and solve the undergraduate thesis well.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK CBT DENGAN PASSIVE VS ACTIVE MUSIC THERAPY UNTUK MEREDUKSI ACADEMIC ANXIETY Dominikus David Biondi Situmorang; Mungin Eddy Wibowo; Mulawarman Mulawarman
Journal of Psychological Science and Profession Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.8 KB) | DOI: 10.24198/jpsp.v2i2.17803

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan layanan konseling kelompok pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) dengan teknik passive music therapy dan active music therapy dalam mereduksi academic anxiety mahasiswa BK Unika Atma Jaya penyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan repeated measures (pretest, posttest, dan follow-up). Konseling kelompok dilaksanakan selama 5 pertemuan (masing-masing 100 menit), dan follow-up dilakukan setelah 2 minggu diberikan treatment. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 14 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Pemilihan subyek menggunakan teknik purposive sampling yaitu didasarkanpada kriteria academic anxiety yang diperoleh dari academic anxiety scale (rxy= 0.536-0.823, koefisien alpha = 0.963). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat pretest vs posttest, konseling kelompok pendekatan CBT dengan passive music therapy (MD=47,000) lebih efektif untuk mereduksi academic anxiety dibandingkan dengan active music therapy (MD=42,000). Pada pretest vs follow-up, active music therapy (MD=45,714) lebih efektif untuk mereduksi academic anxiety dibandingkan dengan passive music therapy (MD=40,857). Selanjutnya pada posttest vs follow-up, active music therapy (MD=3,714) lebih efektif untuk mereduksi academic anxiety dibandingkan dengan passive music therapy yang mengalami kenaikkan academic anxiety (MD=-6,143) setelah dua minggu diberikan treatment. Teknik Passive dan Active Music Therapy yang diintegrasikan dalam konseling kelompok pendekatan CBT tidak hanya dapat mengatasi masalah individu, tetapi juga dapat membantu individu menganalisis pikiran dan perilaku mereka sendiri, melalui aktivitas mendengarkan musik secara pasif dan memainkan musik secara aktif.
Academic Anxiety Terhadap Skripsi Sebuah Cognitive Distortion Dari Core Belief yang Maladaptif: Integrasi Konseling Cognitive Behavior Therapy dengan Music Therapy Situmorang, Dominikus David Biondi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Volume 2, Issue 2, July 2018
Publisher : Guidance and Counseling Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbkt.v2i2.370

Abstract

Thesis is a final project that is quite scary for most students in Indonesia. In the process of compilation, students often do things that are non-productive, such as procrastination and avoid supervisor. Sometimes, excessive academic anxiety of this thesis can lead students to do things beyond common sense, namely suicide. If examined in more depth based on counseling approach Cognitive Behavior Therapy (CBT), academic anxiety to the thesis experienced by students is a cognitive distortion caused by maladaptive core beliefs. Therefore, students who experience it need to get help so that their core beliefs can be more adaptive again. Based on the latest research results, integration of CBT counseling with more modern techniques of music therapy has proved effective in reducing academic anxiety and improving self-efficacy of thesis students. Thus, through this conceptual study, it is hoped that counselors in Indonesia will be able to understand, practice and conduct further research on CBT counseling interventions integrated with music therapy.
PENERAPAN MUSIC THERAPY BERBASIS COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) BAGI INDIVIDU DENGAN VISUAL IMPAIRMENT, BAGAIMANA? Situmorang, Dominikus David Biondi; Mangunsong, Frieda
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v2n1.p39-58

Abstract

Rancangan program ini disusun untuk membantu individu dengan visual impairment agar dapat secara optimal berfungsi dengan baik dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Program terdiri dari 10 pertemuan yang dibagi menjadi dua, yaitu 5 pertemuan dalam pemberian passive music therapy berbasis cognitive behavior therapy (CBT) untuk meningkatkan self-acceptance, dan 5 pertemuan berikutnta dalam pemberian active music therapy berbasis cognitive behavior therapy (CBT) untuk mereduksi inattention.
Implementation of Sex Education in Indonesia: A “Sine Qua Non” in Taboo Situmorang, Dominikus David Biondi
Buletin Psikologi Vol 32, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/buletinpsikologi.95836

Abstract

There are significant differences between the methods used in Western and Eastern culture to discuss sex. Any topic related to sex in Eastern culture, specifically Indonesia, is often considered taboo compared to Western culture. This is due to the strong cultural and religious values prevalent in Eastern societies, making discussions about sex feel impolite and inappropriate. Therefore, this study aimed to explore the importance of sex education as a “sine qua non” in Indonesia and the consequences of treating sex education as a taboo. The exploration process would examine the role of parents, teachers, counselors, psychologists, and the community in sex education, new sex education policies, along with recommendations, implications, and directions for future investigations.
Co-Authors Adolf Bastian Adolf Bastian Ahman Ahman Amalianita, Berru Ardiya, Ardiya Berlianawati, Hayadni David Clement R. Batlayar Destina Kasriyati Edi Purwanta Fadhli, Teuku Fathinah, Amirah Fitriyah Fitriyah Fitriyah Fitriyah Gian Sugiana Sugara Gian Sugiana Sugara, Gian Sugiana Haleda Riezka Hairunnisa Ns Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Haryanto dan Edi Purwanta Suparno Ifdil Ifdil Itsar Bolo Rangka Junaidi Junaidi Kadek Suranta Kasriyati, Destina Kurniawan, Shopyan Jepri Kurniawati, Farida Kusumasari Kartika Hima Damayanti Kusumasari Kartika Hima Darmayanti Lara, Lara Ledya Oktavia Liza Lewoleba, Magdalena Palang Linda Fitria Linda Fitria Listya Istiningtyas, Listya Liza , Ledya Oktavia M. Arli Rusandi M. Fahli Zatrahadi Mangunsong, Frieda Monitasari, Nita Muhtadi, Farhan Mulawarman Mulawarman Mungin Eddy Wibowo mungin eddy wibowo, mungin eddy Muqaffi, Muqaffi Nilma Zola Nur’aeni, Nur’aeni Nurbaity, Nurbaity Nuroniah, Pepi Nur’Aeni, Nur’Aeni Oentarto, Aloysius Selo Aryobimo Pahlawan, Ressa Prastyo, Aqilla Sekar Ningrum Pratami, Della Rizki Putri, Yola Eka Rahmadani, Muhammad Reni Rosari Reni Rosari Rima Pratiwi Fadli Rina Nurhudi Ramdhani, Rina Nurhudi Rose Mini Agoes Salim Rosepyanti, Dewi Rumalutur, Nur Aisyah Sejati, Oktian Estrianing Shopyan Jepri Kurniawan Solehuddin, M. Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulaimon, Jamiu Temitope Sumaryono Sumaryono , Sumaryono Suranta, Kadek Suryani, Andi Syahputra, Yuda Tuaputimain, Hendrik Watihelu, Onya Riyani Wihana Kirana Jaya Yani, Ani Zahra, Samhana