Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Entrepreneurship Education and Environmental Awareness as Catalysts for Green Entrepreneurial Intention: A Self-Efficacy Perspective Damas Gianlugi Alrizqi; Mildayanti Mildayanti; Agung Muliaman Anas; Nurul Haeriyah Ridwan; Moch Faizal Rachmadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v43i1.42026

Abstract

This study analyzes the influence of entrepreneurship education and environmental awareness on students' green entrepreneurial intention, with green entrepreneurial self-efficacy as the mediator. Data were collected through a survey of 150 university students in Makassar using a 1–5 Likert scale and analyzed using SEM-PLS (WarpPLS). The results show that entrepreneurship education and environmental awareness positively affect green entrepreneurial self-efficacy, and that self-efficacy positively affects green entrepreneurial intention. In addition, self-efficacy has been shown to mediate the effects of entrepreneurship education and environmental awareness on green entrepreneurial intention. The findings emphasize the importance of strengthening students' self-confidence through entrepreneurship learning and integrating sustainability issues into campus programs. 
Knowledge Assets, I-Market Platform Utilization, and Consumer Satisfaction of Micro and Small Enterprises in Indonesia Nurul Haeriyah Ridwan; Ni Luh Sinta Yani; Moch Faizal Rachmadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v43i1.47491

Abstract

This study analyzes the influence of knowledge assets and I-Market platform utilization on consumer satisfaction of Micro and Small Enterprises (MSEs) in Indonesia. Data were collected through a survey of 140 MSE owners in Indonesia using a 1–5 Likert scale and analyzed using SEM- PLS (WarpPLS).  The results show that knowledge assets and I-Market platform utilization have a positive and statistically significant effect on consumer satisfaction. The model explains 64% of the variance in consumer satisfaction, with I-Market utilization demonstrating a more dominant influence compared to knowledge assets. These findings emphasize the importance of a holistic approach that aligns human resource competency development with the acceleration of digital inclusion to build sustainable consumer loyalty within the digital economic ecosystem.
Optimalisasi Strategi Upscalling UMKM Desa Plumbon, Kabupaten Semarang Berbasis Implementasi Iptek dan Digital Marketing Pudji Astuti; Bayu Bagas Hapsoro; Widya Aryadi; Moch Faizal Rachmadi; Bella Mei Mulya Wati
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ss2dwa29

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berkontribusi cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi, mengurangi masalah kemiskinan dan pengangguran, menyerap lapangan pekerjaan dan pemberdayaan masyarakat. Sektor olahan pangan menjadi usaha paling besar dan konsisten terus bertumbuh di Indonesia. Peningkatan pendapatan masyarakat dapat dilakukan dengan berwirausaha atau home industri, salah satunya adalah SB11 yang merupakan UMKM produsen frozeen food & aneka snack. SB11 memproduksi berbagai jenis olahan pangan seperti ceker tanpa tulang, dodol sirsak, citul/sempolan dan bakso goreng (basreng). Sebelum pandemi Covid-19, SB11 mampu menyerap lapangan pekerjaan yang cukup besar di sekitar wilayahnya. Akan tetapi pasca pandemi tersebut sampai dengan sekarang, produktivitas dan profitabilitas usaha SB11 tidak stabil. Permasalahan yang terjadi adalah minimnya daya inovasi dan kreativitas dalam berwirausaha, adopsi literasi digital masih rendah, belum optimalnya implementasi Teknologi Tepat Guna (TTG), pemasaran digital (digital marketing), branding dan perizinan usaha tidak maksimal. Mindset dan penggunaan alat/metode produksi yang masih konvensiona serta sederhana juga menjadi kendala tersendiri dalam upaya peningkatan produktivitas, profitabilitas, efektivitas dan efisiensi menuju upscalling UMKM. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan: 1) Sosialisasi; 2) Pelatihan; 3) Penerapan teknologi; 4) Pendampingan dan evaluasi; serta 5) Keberlanjutan program. Kegiatan yang dilakukan adalah: 1) Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin pengaduk isometris dan mesin peniris minyak (spinner); 2) Pendampingan manajemen usaha; 3) Redesign kemasan dan label produk yang eye catching, menarik dan penuh makna; 4) Pendampingan perluasan ekspansi kerja sama dan; 5) Pendampingan legalitas perizinan usaha.