Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Hubungan Dimensi Mutu Pelayanan Rawat Inap Dengan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat Marthen Indey Jayapura Muhammad I Made Annafi Arianto; Arius Togodly; Rosmin M. Tingginehe; Yacob Ruru; Muhammad Akbar Nurdin; Paula Nancy Lefaan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57148

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan indikator penting dalam menilai kepuasan pasien sekaligus tolok ukur keberhasilan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan berdasarkan model SERVQUAL (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati) dengan kepuasan pasien rawat inap di RS TNI AD Marthen Indey Jayapura. Desain penelitian adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik accidental sampling terhadap 102 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik metode enter. Analisis bivariat menunjukkan bahwa dimensi jaminan, empati, dan daya tanggap berhubungan dengan kepuasan pasien, sedangkan bukti fisik dan keandalan tidak signifikan. Analisis multivariat menegaskan bahwa hanya jaminan (OR=12,99; p<0,001) dan empati (OR=5,75; p=0,024) yang berpengaruh signifikan, sementara dimensi lainnya tidak berpengaruh dalam model akhir. Disimpulkan bahwa kepuasan pasien di RS TNI AD Marthen Indey Jayapura terutama dipengaruhi oleh jaminan dan empati, dengan jaminan sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menekankan pentingnya kompetensi tenaga kesehatan, rasa aman, serta perhatian interpersonal dalam membangun kepuasan pasien rawat inap..
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Puskesmas Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni Orpa Mayung Allo; Novita Medyati; Agus Zainuri; Arius Togodly; Muhammad Akbar Nurdin; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57260

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Di Indonesia, beban PPOK terus meningkat seiring tingginya prevalensi merokok, paparan polusi udara, serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PPOK di Puskesmas Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni serta mengidentifikasi faktor dominan yang paling berpengaruh. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan sampel sebanyak 101 responden yang dipilih melalui teknik total sampling berdasarkan data rekam medis tahun 2023–2025. Variabel dependen adalah kejadian PPOK, sedangkan variabel independen meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, suku, kebiasaan merokok, dan riwayat penyakit paru. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test, serta multivariat menggunakan regresi logistik metode Backward Likelihood Ratio (Backward LR). Hasil menunjukkan bahwa pendidikan rendah, kebiasaan merokok, dan riwayat penyakit paru berhubungan signifikan dengan kejadian PPOK, dengan pendidikan rendah sebagai faktor paling dominan. Penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan literasi kesehatan, edukasi berhenti merokok, serta deteksi dini komorbiditas paru di layanan primer.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bintuni Papua Barat Riani Parende; Sarce Makaba; Novita Medyati; Muhammad Akbar Nurdin; Arius Togodly; Agus Zainuri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57430

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi penyebab utama morbiditas balita di Indonesia. Tingginya angka kejadian diare dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik individu maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bintuni tahun 2026 serta mengidentifikasi faktor dominan. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder dari register pasien Februari 2026. Populasi penelitian berjumlah 184 balita, seluruhnya dijadikan sampel melalui metode total sampling. Variabel dependen adalah kejadian diare, sedangkan variabel independen meliputi umur, jenis kelamin, riwayat imunisasi, pemberian ASI eksklusif, dan status gizi. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik metode Backward Likelihood Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur (p = 0,042) dan status gizi (p = 0,004) berhubungan signifikan dengan kejadian diare, sedangkan jenis kelamin, riwayat imunisasi, dan ASI eksklusif tidak signifikan. Analisis multivariat menegaskan bahwa status gizi dan usia merupakan faktor dominan, dengan status gizi sebagai faktor paling berpengaruh
Persepsi dan Pengalaman Pasien Terhadap Mutu Pelayanan dan Kinerja Pegawai di Puskesmas Walelagama Kabupaten Jayawijaya Lorina Lorina; Arius Togodly; Novita Medyati; Paula Nancy Lefaan; Dolfinus Y. Bouway; Wahyuti Wahyuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57473

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan menjadi indikator utama dalam menilai kualitas Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Tingginya pemanfaatan layanan di Puskesmas Walelagama Kabupaten Jayawijaya belum diimbangi dengan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sistem pelayanan yang memadai, sehingga menimbulkan kesenjangan antara standar dan pengalaman pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi dan pengalaman pasien terhadap mutu pelayanan serta kinerja pegawai. Pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif digunakan, dengan informan pasien, tenaga kesehatan, dan kepala puskesmas yang dipilih melalui purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan pengalaman pasien relatif positif, terutama pada aksesibilitas dan alur pelayanan. Dimensi SERVQUAL menilai tangible, responsiveness, assurance, dan empathy baik, sedangkan reliability masih lemah. Kinerja pegawai dinilai cukup baik, namun terkendala kedisiplinan dan beban kerja. Hambatan lain berupa keterbatasan tenaga kesehatan, sarana prasarana, serta perbedaan bahasa yang memengaruhi efektivitas komunikasi. Secara keseluruhan mutu pelayanan tergolong baik, tetapi membutuhkan penguatan pada aspek kehandalan, ketersediaan sumber daya, dan komunikasi.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Keuangan Puskesmas Di Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan Krisma Palabiran; Novita Medyati; Yacob Ruru; Arius Togodly; Yulius Sarungu Paiting; Septevanus Rantetoding
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57918

Abstract

Pengelolaan keuangan Puskesmas sangat penting untuk efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan kesehatan. Di Kabupaten Jayawijaya, sejumlah Puskesmas tidak layak menerima dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), yang diduga terkait faktor internal bendahara seperti kompetensi, pelatihan, beban kerja, dan rangkap tugas. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 29 bendahara Puskesmas melalui total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact serta regresi Poisson dengan robust variance. Hasil menunjukkan 65,5% responden memiliki pengelolaan keuangan tidak baik, 75,9% kurang pelatihan, 69,0% mengalami beban kerja berat, dan 75,9% menjalankan rangkap tugas. Analisis bivariat memperlihatkan pelatihan (p=0,003), beban kerja (p=0,002), dan rangkap tugas (p=0,003) berhubungan signifikan, sedangkan kompetensi tidak (p=0,367). Analisis multivariat menegaskan pelatihan (RP=0,312; p=0,010) dan beban kerja (RP=3,517; p=0,012) berhubungan signifikan, dengan beban kerja sebagai faktor paling dominan.
Hubungan Motivasi, Beban Kerja, dan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Petugas Rekam Medis Di RSUD Tiom Kabupaten Lanny Jaya Selpina Wenda; Novita Medyati; Arius Togodly; Sarce Makaba; Rosmin M. Tingginehe; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57943

Abstract

Petugas rekam medis merupakan unsur penting yang bertanggung jawab atas pengelolaan dokumen dan data pasien di rumah sakit. Motivasi kerja yang terjaga, beban kerja yang seimbang, serta kepuasan kerja yang baik menjadi faktor penentu kualitas kinerja petugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi kerja, beban kerja, dan kepuasan kerja dengan kinerja petugas rekam medis di RSUD Tiom Kabupaten Lanny Jaya. Desain penelitian menggunakan pendekatan observasional analitik dengan metode cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada April 2026 dengan populasi seluruh petugas rekam medis sebanyak 50 orang, yang sekaligus menjadi sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan motivasi kerja mayoritas baik (60,0%), beban kerja mayoritas rendah (50,0%), kepuasan kerja mayoritas puas (56,0%), serta kinerja sebagian besar baik (58,0%). Uji chi square menghasilkan p-value < 0,001 yang menegaskan adanya hubungan signifikan antara motivasi, beban kerja, dan kepuasan kerja dengan kinerja petugas rekam medis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan motivasi, pengelolaan beban kerja, dan kepuasan kerja berkontribusi terhadap kualitas kinerja petugas rekam medis di RSUD Tiom Kabupaten Lanny Jaya.
Manajemen Laktasi antara Ibu Pekerja dan Ibu Rumah Tangga pada Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja BLUD Puskesmas Timika Jaya Yuliana Reniban; Agus Zainuri; Novita Medyati; Dolfinus Y. Bouway; Arius Togodly; Hasmi Hasmi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58096

Abstract

Manajemen laktasi merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama pada enam bulan pertama kehidupan bayi. Namun, praktik menyusui seringkali dipengaruhi oleh status pekerjaan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan manajemen laktasi antara ibu pekerja dan ibu rumah tangga dalam pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja BLUD Puskesmas Timika Jaya. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan bersifat komparatif. Populasi penelitian adalah 97 ibu dengan bayi berusia lebih dari 6 bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antara manajemen laktasi dan pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki manajemen laktasi yang baik, dengan persentase lebih tinggi pada ibu rumah tangga dibandingkan ibu pekerja. Tidak ditemukan hubungan bermakna antara manajemen laktasi dan pemberian ASI eksklusif pada ibu pekerja, sedangkan pada ibu rumah tangga terdapat hubungan signifikan. Kesimpulannya, manajemen laktasi pada ibu rumah tangga cenderung lebih baik dibandingkan ibu pekerja, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik.
Evaluasi Administrasi Pelayanan Pasien Berdasarkan Perspektif Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit TNI AL Dr. Soedibjo Sardadi Franklin Valentinus Raimond Waromi; Arius Togodly; Yacob Ruru; Novita Medyati; Sarce Makaba; Rosmin M. Tingginehe
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58048

Abstract

Rumah sakit merupakan organisasi pelayanan kesehatan yang kompleks, di mana mutu layanan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi klinis tenaga kesehatan tetapi juga efektivitas sistem administrasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi administrasi pelayanan pasien berdasarkan perspektif tenaga kesehatan di Rumah Sakit TNI AL dr. Soedibjo Sardadi, Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari dokter, perawat, petugas administrasi, dan kepala unit pelayanan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur administrasi telah memiliki SOP dan dukungan SIMRS, namun implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan SDM, beban dokumentasi JKN, serta adaptasi teknologi informasi. Tenaga kesehatan menilai proses administrasi sering tidak selaras dengan alur kerja klinis, sehingga menambah beban kerja dan menurunkan efektivitas pelayanan. Faktor pendukung berupa budaya organisasi yang kolaboratif dan kepemimpinan suportif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pelatihan, infrastruktur, dan regulasi klaim pembiayaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas administrasi pelayanan pasien dipengaruhi oleh integrasi sistem informasi, kompetensi SDM, dan dukungan organisasi.
Evaluasi Pelayanan Kegawatdaruratan Yaswar Au PSC 119 Di Kabupaten Biak Numfor Antonioes Andrianto; Novita Medyati; Sarce Makaba; Agus Zainuri; Arius Togodly; Hasmi Hasmi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58097

Abstract

Layanan Yaswar Au PSC 119 merupakan inovasi pelayanan kegawatdaruratan berbasis kearifan lokal di Kabupaten Biak Numfor yang menghadapi tantangan geografis wilayah kepulauan dan keterbatasan akses. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan layanan berdasarkan aspek input, proses, dan output. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 13 informan, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek input masih terdapat keterbatasan sumber daya manusia, anggaran operasional, serta sarana prasarana yang belum sesuai standar. Selain itu, belum tersedia kebijakan teknis terkait response time. Pada aspek proses, penerimaan laporan melalui call center 119 dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan telah berjalan, namun terkendala jaringan yang tidak stabil. Pada aspek output, akses masyarakat meningkat dan kepuasan masyarakat tergolong tinggi. Kesimpulannya, layanan Yaswar Au PSC 119 telah berjalan tetapi belum optimal sehingga diperlukan peningkatan SDM, sarana prasarana, kebijakan response time, dan sosialisasi kepada masyarakat.
Evaluasi Implementasi Program Pencegahan Kanker Payudara dan Kanker Serviks di Puskesmas Sowi Kabupaten Manokwari Ida Gamiarsih; Novita Medyati; Dolfinus Y. Bouway; Arius Togodly; Rosmin M. Tingginehe; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58095

Abstract

Kanker serviks dan kanker payudara merupakan masalah kesehatan utama yang mengancam perempuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi program pencegahan kanker payudara dan kanker serviks di Puskesmas Sowi Kabupaten Manokwari berdasarkan aspek input, proses, dan output. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi kendala dan peluang perbaikan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek input masih menghadapi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, pelatihan, serta sistem pencatatan dan pelaporan. Pada aspek proses, pelaksanaan program telah menyesuaikan kondisi lokal, namun masih terdapat kendala dalam akses layanan, deteksi dini. Pada aspek output, program memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan masyarakat dan jumlah pemeriksaan. Diperlukan penguatan edukasi, perbaikan sistem pelaporan, dan pengembangan dukungan psikososial untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program.