Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PELATIHAN PRODUKSI BIOLISTRIK DARI LIMBAH TAHU PADA KARANG TARUNA DESA KARANGSOKA Indah Sulistiyawati; Andika Ristiono
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.17764

Abstract

Karangsoka Village is a densely populated area with most of the people belonging to the lower middle-class economy and diverse livelihoods. Based on the measurement data of the Building Village Index (IDM) with the Standard Operating Procedure (SOP) updating the status of the IDM village development in 2019, Karangsoka Village is included in the status of a developing village. The problem that has occurred is that environmental pollution in the past year has been found in water and air from the production process of the Small and Medium Industry (IKM) tofu, resulting in mild health problems, and the pollution occurs in river bodies. The above problems can be overcome by the Stimulus Community Partnership Program (PKMS) activity, namely training to improve the skills of tofu waste management skills given to youth groups. to be directly involved in the prevention of environmental pollution. PKMS activities consist of: (1) coordination, (2) program socialization, (3) counseling, (4) training, (5) piloting, and (6) monitoring and evaluation. Training activities for tofu liquid waste treatment using appropriate technology, namely microbial fuel cell (MFC). The results of PKMS activities produce non-physical and physical outcomes. The non-physical result is an increase in the knowledge and skills of youth groups by 36% in managing tofu liquid waste to produce bio-electricity. The physical results are the demonstration of the use of lighting from the bio-electricity of tofu liquid waste at the community business center and the surrounding environment. --- Desa Karangsoka merupakan daerah padat penduduk dengan sebagain besar masyarakatnya tergolong ekonomi menengah ke bawah dan mata pencaharian yan beragam. Berdasarkan data pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemutakhiran status perkembangan desa IDM tahun 2019, Desa Karangsoka masuk dalam status desa berkembang. Permasalahan yang telah terjadi yaitu pencemaran ligkungan dalam setahun terakhir  terdapat  pada perairan dan udara dari proses produksi Industri Kecil Menengah (IKM) tahu, sehingga berakibat menyebabkan gangguan kesehatan ringan, dan pencemaran tersebut timbul pada badan sungai. Permasalahan diatas dapat diatasi dengan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) yaitu  pelatihan peningkatan  skill ketrampilan pengelolaan limbah tahu yang diberikan kepada kelompok pemuda karang taruna.Tujuan dari kegiatan PKMS ini adalah mengelola limbah cair tahu dengan memanfaatkan sebagai bahan biolistrik dan memberdayakan kelompok pemuda karang taruna untuk terlibat langsung dalam penaggulangan pencemaran lingkungan. Kegiatan PKMS terdiri dari: (1) koordinasi, (2) sosialiasi program, (3) penyuluhan, (4) pelatihan, (5) percontohan, dan (6) monitoring dan evaluasi. Kegiatan pelatihan pengolahan limbah cair tahu dengan menggunakan teknologi tepat guna yaitu microbial fuel cell (MFC). Hasil kegiatan PKMS menghasilkan luaran non fisik dan fisik. Hasil non fisik yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan skill ketrampilan pemuda karang taruna sebesar 36% dalam mengeloa limbah cair tahu untuk memproduksi biolistrik. Adapun hasil fisik yaitu adanya percontohan penggunaan pene-rangan dari biolistrik limbah cair tahu pada sentra usaha masyarakat dan lingkungan sekitar.  
PEMBERDAYAAN GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DI SD NEGERI 2 BOBOTSARI Nur'aini Muhassanah; Indah Sulistiyawati; Asfi Aniuranti; Diah Arimbi
Jurnal Pemantik Vol. 1 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.581 KB) | DOI: 10.56587/pemantik.v1i1.2

Abstract

Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun proposal dan instrumen Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Secara umum, para guru masih kesulitan dalam menyusun proposal, intrumen dan melakukan penelitian di dalam kelas. Peserta pelatihan adalah guru SD Negeri 2 Bobotsari yang berjumlah 25 orang yang terbagi dalam 8 kelompok. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Service Learning yaitu metode pengabdian yang memberikan layanan kepada mitra, melalui pendampingan dalam menyelesaikan masalah. Pelatihan ini dijadwalkan dalam dua kegiatan. Untuk kegiatan pertama adalah penyampaian materi terkait dengan penyusunan proposal dan instrumen penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara luring sebanyak dua kali. Sedangkan kegiatan kedua adalah pendampingan terhadap peserta pelatihan dalam penyusunan proposal dan instrumen penelitian tindakan kelas yang dilaksankan secara daring melalui WA Group, Zoom, dan GMeet. Hasil dari kegiatan ini dalam bentuk luaran proposal dan instrumen penelitian, dimana 37.5% peserta dapat menghasilkan proposal PTK, 37.5% dapat menghasilkan proposal dan instrumen PTK, dan 25% peserta belum dapat menyelesaikan luaran kegiatan berupa proposal dan instrumen PTK. Dari 6 proposal PTK yang menjadi luaran dalam kegiatan ini mendapatkan penilaian dengan kriteria baik sebanyak 5 proposal dan kriteria sangat baik sebanyak 1 proposal.
KONSUMSI GARAM BERYODIUM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT GAKY DI MASYARAKAT Indah Sulistiyawati; Nur Laila Rahayu; Muhammad Falah; Wahyu Maulana Endris
Jurnal Pemantik Vol. 1 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.63 KB) | DOI: 10.56587/pemantik.v1i1.5

Abstract

Ganguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Yodium (iodine) merupakan mineral zat gizi mikro yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil tetapi penting. Kekurangan yodium mempengaruhi kualitas sumber daya manusia mulai dari keguguran, hipotiroid, dan hambatan tumbuh kembang termasuk perkembangan otak sehingga berpotensi penurunan kecerdasan. GAKY dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan aspek kehidupan yang meliputi perkembangan kecerdasan, perkembangan sosial, dan perkembangan ekonomi. Persamalahan yang muncul saat ini masyarakat belum memahami pentingnya konsumsi yodium dan fungsinya bagi kehidupan sehingga diperlukan solusi berupa usaha preventif untuk mencegah GAKY. Tujuan artikel ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya GAKY serta peranan mengkonsumsi garam yodium. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan dan pendampingan kepada PKK dalam memilih garam yodium dengan melakukan tes garam yodium. Hasil yang telah dicapai dalam pengabdian yaitu tercapainya peningkatan pengetahuan tentang garam yodium apada target sasaran ibu PKK, dengan adanya pemahaman dan kemampuan dalam memilih dan membedakan garam yodium.
Menumbuhkembangkan Jiwa Berwirausaha dengan Pelatihan Pembuatan Makanan dan Minuman Sehat pada Siswa SD Indah Sulistiyawati; Nuraini Muhasanah; Asfi Aniuranti; Diah Arimbi; Denny Indra Yudhistira
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.444

Abstract

Makanan dan minuman sehat sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia 6-11 tahun. Kebiasaan jajan di pada usia anak sekolah sangat dipengaruhi oleh jenis makanan, karakteristik individu dan lingkungan. Permasalahan yang saat ini dihadapi adalah pola makanan sehat yang tidak dikenali siswa. pengetahuan anak yang dimiliki pada umumnya masih rendah, sehingga menyebabkan anak mengkonsumsi makanan dalam bentuk jajanan sembarangan. Jajanan yang dikonsumsi pada anak, seringkali tidak diperhatikan kandungan gizi dan kebersihannya. Tujuan pengabdian ini menumbuhkembangkan jiwa berwirausaha dengan pelatihan pembuatan makanan dan minuman sehat pada siswa SD. Sasaran kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi; koordinasi program, sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan serta evaluasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini telah diikuti sejumlah 30 siswa yang diawali dengan kegiatan pre test untuk mengukur pemahaman materi dan dilanjutkan penyuluhan dan praktik pembuatan makanan dan minuman sehat serta diakhiri dengan post test. Peningkatan hasil pre test dan post test menjadi tolok ukur kelancaran dan keberhasilan program dengan peningkatan 51%. Selama kegiatan berlangsung mitra sangat antusias mengikuti dan telah memiliki perubahan dengan kemampuan mempraktekkan ketrampilan membuat makanan dan minuman sehat.
Menilai Kesehatan Metabolik: Evaluasi Tingkat Gula Darah dan Asam Urat sebagai Alat Diagnostik Wahyu Maulana Endris; Indah Sulistiyawati; Maditaningtyas Hawwa Zuwanda; Oksa Hugi Lestiani
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.509

Abstract

Kesehatan metabolik adalah faktor kunci yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, penilaian kesehatan metabolik yang efektif menjadi hal yang penting dalam upaya pencegahan, pengelolaan, dan pengobatan. Salah satu indikator penting dalam penilaian kesehatan metabolik adalah tes gula darah dan asam urat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023, bertempat di Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam program ini, meliputi koordinasi, sosialisasi kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Berdasarkan hasil penilaian pre tes dan pos tes tentang pengetahuan tingkat gula darah dan asam urat, ditemukan variasi dalam tingkat pengetahuan mereka. Pada pre tes, sebagian peserta menunjukkan pengetahuan yang terbatas dengan sekitar 70% peserta memperoleh jawaban benar. Namun, setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dan pos tes, terlihat peningkatan pengetahuan peserta dengan sekitar 80% peserta memperoleh jawaban benar. Hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk menilai kesehatan metabolik melalui evaluasi tingkat gula darah dan asam urat sebagai alat diagnostik telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan.
Membangun Desa Sehat Mandiri dengan Pengembangan Produk Olahan Tanaman Biofarmaka menjadi Obat Herbal di Desa Sirkandi Banjarnegara Indah Sulistiyawati; Gita Anggraeni; Tien Setyaningtyas
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.558

Abstract

Desa Sirkandi Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah dengan topografi perbukitan dengan kontur tanah lereng curam dan berlempung sehingga masuk dalam zonasi rawan longsor dengan luasan lahan 478,45 Ha. Berdasarkan analisis situasi permasalahan penduduk desa saat ini belum sepenuhnya memahami manfaat dan fungsi kesehatan (nilai gizi) dari tanaman biofarmaka sehingga rendahnya kesadaran akan pentingnya membudidayakan tanaman biofarmaka dan memanfaatkan untuk pencegahan (preventif) penyakit. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman warga desa tentang pentingnya manfaat dan fungsi kesehatan dari tanaman biofarmaka; meningkatkan kemampuan budidaya penanganan pra dan pasca panen; meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill warga desa dalam melakukan pengembangan diversifikasi produk pengolahan tanaman biofarmaka menjadi obat herbal dengan teknologi modern menjadi produk unggulan Desa. Metode pengabdian dengan kegiatan yang dilakukan meliputi (1) koordinasi, (2) sosialisasi program, (3) penyuluhan, (4) pelatihan/workshop, (5) lokakarya, (6) percontohan, dan (7) monitoring evaluasi, dengan implementasi penggunaan teknologi modern berbasis IPTEKS dengan sasaran Kelompok Tani. Kegiatan pelatihan pengelolaan tanaman biofarmaka menjadi minyak atsiri menggunakan teknologi tepat guna, mesin penyulingan/destilasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menghasilkan luaran non fisik dan fisik. Hasil non fisik yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan skill ketrampilan kelompok tani sebesar 38% dalam mengolah tanaman biofarmaka menjadi minyak atsiri atau bahan baku obat herbal. Adapun hasil fisik yaitu adanya percontohan praktek langsung penggunaan mesin destilasi untuk memproduksi minyak atsiri dari tanaman biofarmaka kayu putih dan nilam, oleh kelompok tani.
Pelatihan Penulisan Abstrak bagi Mahasiswa Semester Akhir sebagai Upaya Persiapan Penulisan Abstrak dalam Skripsi Asfi Aniuranti; Nuraini Muhasanah; Indah Sulistiyawati; Diah Arimbi
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.620

Abstract

Abstrak merupakan bagian penting dalam setiap tulisan ilmiah dan acapkali menjadi bagian pertama yang dilihat oleh para pembaca. Meskipun tergolong singkat, seringkali mahasiswa kesulitan dalam menyusun abstrak dan melewatkan bagian-bagian penting yang harusnya ada dalam sebuah abstrak. Oleh karena itu, pelatihan penyusunan abstrak dinilai penting terutama bagi mahasiswa semester akhir di Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto yang sedang menyusun skripsi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis abstrak, menggali persepsi mahasiswa mengenai pelatihan yang diadakan serta memberikan pengalaman menyusun abstrak. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari secara daring melalui Google Meet. Terdapat beberapa tahapan dalam pelatihan, yaitu pemaparan materi, diskusi, latihan terbimbing, latihan mandiri, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 13 mahasiswa dari 13 Prodi di Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Sosial, Ekonomi dan Humaniora. Sebelum kegiatan pelatihan, belum ada mahasiswa (0%) yang memiliki pengalaman menulis abstrak, dan di akhir kegiatan, tercatat ada 8 mahasiswa (61,53%) yang berhasil menyusun abstrak dengan topik yang telah disediakan. Jika dievaluasi dari kelengkapan komponen abstrak dan penggunaan bahasa, nilai rerata abstrak mahasiswa mencapai 75,62. Hasil angket juga menunjukkan respon postif mahasiswa peserta pelatihan. Mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap seluruh tahapan pelatihan dan terhadap abstrak itu sendiri. Kesimpulannya, pelatihan telah berhasil memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi mahasiswa dalam menulis abstrak dan kegiatan pelatihan mendapat respon yang positif dari para peserta.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI UMUM MIKROBA YANG DIDUGA ENTEROBACTERIACEAE PADA JAJANAN DI WILAYAH PURWOKERTO MENGGUNAKAN MEDIUM EMBA Neli Oktaviani; Indah Sulistiyawati; Nur Laila Rahayu
Scientific Timeline Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the foods that people often consume is street food. Street snacks are often an intermediary for the spread of disease due to the contamination of pathogenic microorganisms. One of the pathogenic microorganisms that can cause disease in humans is Escherichia coli bacteria. This study identified the presence of Enterobacteriaceae pathogen bacteria in roadside snacks in the Purwokerto area, Banyumas Regency. This research is a qualitative descriptive study with a purposive sampling method. The roadside snacks used in this study were snacks with fish-based ingredients, namely dumplings, meat-based ingredients, meatballs, and snacks with egg-based ingredients, namely egg rolls. Snack samples were tested by dilution to a level of 10-5 and inoculated into a dish containing EMBA media. Identification of Enterobacteriaceae bacteria was carried out by observing colony morphology, several colonies, and gram staining. The results obtained showed that 9 out of 18 samples were positively contaminated with Escherichia coli bacteria. The sample that contains the most Enterobacteriaceaebacteria is the sample with the basic ingredient of fish, namely siomay code S PU A1 with the number of colonies 15x1065.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KENCUR (Kaempferia galaga L) PADA BAKTERI Escherichia coli Aditya Trinanda Utama; Indah Sulistiyawati; Muhammad Falah
Scientific Timeline Vol. 3 No. 01 (2023)
Publisher : UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak terkontrol dapat menimbulkan terjadinya resistensi terhadap bakteri patogen. Pemanfaatan tanaman sebagai obat tradisional berfungsi sebagai alternatif untuk mengurangi resiko tersebut. Kencur adalah salah satu dari beberapa jenis tumbuhan yang dapat dikembangkan sebagai tanaman obat. Komponen yang terkandung didalam kencur antara lain saponin, flavonoid, polifenol dan minyak atsiri. Flavonoid sebagai kelompok terbesar dari senyawa fenolik yang memiliki mekanisme kerja dengan memberikan efek antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan mengetahui konsentrasi efektif ekstrak rimpang kencur (Kaempferia galanga) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Pengujian aktivitas antibakteri dalam penelitian ini menggunakan metode difusi cakram. Konsentrasi ekstrak rimpang kencur yang digunakan 25%, 50%, 75% dan 100%. Pengukuran diameter zona hambat menjadi parameter utama. Uji ANOVA One Way pada taraf siginifikansi 5% dan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kencur dapat menghambat pada konsentrasi optimum 100% dengan zona hambat maksimal 20-24 mm.
Penyuluhan tentang Peran Masyarakat dalam Penurunan Kejadian Kekerasan Seksual pada Fatayat NU Teluk Purwokerto Diah Arimbi; Indah Dwi Prigitaningtias; Indah Sulistiyawati; Asfi Aniuranti; Nur'aini Muhasanah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JAMSI - Maret 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1125

Abstract

Kejadian kekerasan seksual dimasyarakat masih saja tinggi, walaupun Undang-Undang tentang Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual telah diterbitkan kejahatan tersebut masih banyak terjadi. Upaya pencegahan yang massif ditingkat masyarakat membutuhkan peranan masyarakat salah satunya melalui organisasi kewanitaan yang notabene lebih banyak menjadi korban. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang upaya pencegahan kekerasan seksual. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah dan diskusi, kegiatan diikuti oleh 37 anggota Fatayat NU Teluk, Purwokerto. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada kelompok anggota Fatayat NU Teluk, Purwokerto dengan nilai dengan nilai rata-rata 6.8 dimana sebelumnya rata-rata nilai 4.4. Manfaat yang telah diperoleh mitra memiliki persepsi positif setelah mendapatkan penyuluhan. Kesimpulannya kegiatan pengabdian ini berdampak positif yang ditunjukkan dengan penambahan pengetahuan dan peningkatan pemahaman mitra terkait kekerasan seksual dan perlindungan hukum atas kejadian kekerasan seksual dan cara pencegahan.