Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Pena Jangkar

IMPLEMENTASI SISTEM MANAGEMEN KESELAMATAN DIATAS KAPAL PADA PT. PATRIA MARITIME LINES CABANG BANJARMASIN Moch. Nurdin; Andri Ali Wardhana; Hadiansyah, Hadiansyah
Pena Jangkar Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/pj.v4i1.140

Abstract

Abstrak Pelayaran merupakan unsur yang sangat menentukan dalam kelancaran transportasi laut untuk menunjang pencapaian sasaran pembangunan nasional. Ketidak selarasan penanganan sistem dan masalah transportasi laut serta timpangnya perhatian terhadap persoalan keselamatan pelayaran, dapat menghambat penyediaan layanan transportasi di seluruh wilayah Benua Maritim Indonesia. Kelancaran transportasi laut merupakan media interaksi antar pulau yang berperan sebagai “jembatan penghubung”, yang efektif dan efisien dalam perwujudan wawasan nusantara. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, metode penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil dari penelitian yang berupa data-data yang diperoleh sesuai dengan kondisi perusahaan yang berupa data non statistik dengan metode pengumpulan data kualitatif seperti wawancara dan dokumentasi, survey, observasi, dan studi pustaka. Data yang diperlukan seperti Arsip dokumen tanda terima APD, dan arsip form induksi awak kapal. Peralatan keselamatan, pencegah dan pemadam kebakaran, perlengkapan pernapasan dan perlengkapan lain harus tersedia sesuai dengan peraturan nasional dan internasional yang diterapkan di kapal. Peletakan peralatan keselamatan dan pemadam kebakaran diatur berdasarkan petunjuk safety plan dan fire control plan masing-masing kapal. Abstract Shipping is a crucial element in the smooth running of sea transportation to support the achievement of national development targets. Inconsistency in handling maritime transportation systems and problems as well as inadequate attention to shipping safety issues, can hamper the provision of transportation services throughout the Indonesian Maritime Continent. Smooth sea transportation is a medium of interaction between islands which acts as a "connecting bridge", which is effective and efficient in realizing the insight of the archipelago. The method used is descriptive research with a qualitative approach, this research method aims to describe the results of the research in the form of data obtained in accordance with company conditions in the form of non-statistical data with qualitative data collection methods such as interviews and documentation, surveys, observations, and literature review. Required data includes archives of PPE receipt documents, and archives of crew induction forms. Safety, fire prevention and extinguishing equipment, breathing equipment and other equipment must be available in accordance with national and international regulations applied on board the ship. The placement of safety and fire fighting equipment is regulated based on the safety plan and fire control plan instructions for each ship.
PERAN SURVEYOR DALAM ON HIRE SURVEY KELAYAKAN KAPAL LCT OLEH PT. TRIBHAKTI INSPEKTAMA BANJARMASIN Sihombing, David Bastian; Pajar, Nuas; Kamsariaty, Kamsariaty; Hadiansyah, Hadiansyah; Wardhana, Andri Ali
Pena Jangkar Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/pj.v4i2.168

Abstract

Peran Marine Surveyor dalam On Hire Survey merupakan pemeriksaan kondisi kapal secara detail dan menyeluruh di saat awal kapal akan disewa atau di charter party guna menghindari adanya klaim dari salah satu pihak terkait dalam perjanjian sewa menyewa kapal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran surveyor dalam On Hire Survey Kelayakan Kapal LCT oleh PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.  Sumber data yang digunakan terbagi dua yaitu data primer berdasarkan observasi langsung kepada pihak devisi inspeksi perusahaan dan crew kapal dan data sekunder dengan memanfaatkan segala informasi tersaji di PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Hasil penelitian ini membahas pelaksanaan peran surveyor dalam On hire survey yang terdapat beberapa tahapan dalam hal inspeksi kapal, yaitu tahap persiapan inspeksi, tahap pelaksanaan inspeksi dan tahap pemenuhan laporan temuan hasil inspeksi sampai dengan diterbitkannya sertifikat On Hire kapal yang menandakan bahwa kapal telah selesai dilakukan proses inspeksi. Abstract The role of the Marine Surveyor in the On Hire Survey is to examine the condition of the ship in detail and thoroughly when the ship is first rented or chartered to avoid claims from any of the parties involved in the ship rental agreement. This research aims to determine the role of surveyors in the On Hire LCT Ship Feasibility Survey by PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. This type of research uses qualitative methods, qualitative methods are research procedures that produce descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior.  The data sources used are divided into two, namely primary data based on direct observation of the company's inspection division and ship crew and secondary data using all the information presented at PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. The results of this research discuss the implementation of the surveyor's role in the On Hire survey. There are several stages in the case of ship inspection, namely the inspection preparation stage, the inspection implementation stage and the fulfillment stage of the inspection findings report up to the issuance of the ship's On Hire certificate which indicates that the ship has completed the process inspection.
PERHITUNGAN INITIAL DAN FINAL DRAFTSURVEY TONGKANG BATUBARA PADA PT. TARUNA BETANGLABORATORIUM SERVIS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TARUNA Juhrani, Juhrani; Syahbudin, Akhmad; Hadiansyah, Hadiansyah; Kamsariaty, Kamsariaty
Pena Jangkar Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/pj.v5i1.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perhitungan matematis initial dan final draft survey tongkang batubara di PT. Taruna Bentang Laboratorium Servis serta mengkaji bagaimana praktik ini berkorelasi dengan pengembangan kemampuan berpikir kritis taruna. Menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, penelitian ini berupaya memahami pengalaman subyektif taruna selama melakukan draft survey. Hasil menunjukkan bahwa proses draft survey yang menuntut ketelitian tinggi, interpretasi data dinamis, analisis variabel kompleks, evaluasi akurasi, inferensi pemecahan masalah, penjelasan temuan, dan regulasi diri, secara signifikan mengasah elemen-elemen berpikir kritis taruna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik draft survey adalah media efektif untuk membentuk profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga memiliki penalaran kritis yang kuat, memberikan kontribusi pada literatur interdisipliner antara ilmu maritim dan kognitif.
SISTEM MANAJEMEN OPERASIONAL KEAGENAN KAPAL PADA PT. ANUGERAH MAHADAYA NUSANTARA Rosariasanti, Irnita; Hadiansyah, Hadiansyah; Puspita, Amelia
Pena Jangkar Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v3i1.70

Abstract

Sistem adalah suatu elemen atau komponen-komponen yang saling berinteraksi dan berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan yang sama agar terbentuk suatu struktur yang terintegritas. Manajemen Operasional (MO) merupakan rangkaian kegiatan atau aktifitas yang menciptakan nilai produk baik berupa barang maupun jasa melalui proses transformasi input menjadi output. Manajemen operasional merupakan bagian manajemen yang erat kaitannya dengan mengawasi, merancang, dan mengendalikan kegiatan produksi. Selain itu, manajemen ini bertugas mengendalikan kegiatan produksi dan proses perbaikan strategi kegiatan bisnis dalam hal produksi barang dan jasa. Manajemen operasional yang dimilik PT. Anugerah Mahadaya Nusantara adalah mengendalikan dalam jasa pelayanan keagenan kapal untuk menangani kedatangan dan keberangkatan kapal. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam manajemen operasional yaitu menerapkan sistem (POAC) planning, organizing, actuating, dan controlling dalam manajemen operasional, pada PT. Anugerah Mahadaya Nusantara di dapatkan informasi yang sama mengenai sistem manajemen yang saling berhubungan satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan. Metode penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, penelitian kualitatif yaitu, penelitian yang tidak menggunakan perhitungan atau diistilahkan dengan penelitia ilmiah yang menekankan pada karakter alamiah sumber data. Sedangkan penelitian kualitatif adalah proses penyelidikan pemahaman berdasarkan tradisi metodologis berbeda dari penyelidikan yang mengeksplorasi masalah sosial atau manusia. Peneliti membuat gambaran yang kompleks dan holistic, meganalisis kata, melaporkan tampilan informasi secara detail, dan melakukan penelitian dalam suasana alami. Peneliti menggunakan beberapa metode tertentu dalam pengumpulan data yang tersusun secara sistematis sesuai dengan tujuan penelitia sepeti teknik pengumpulan data dengan cara mengamati dan melihat kasus yang harus di teliti secara langsung di lapangan mengenai hal yang terjadi pada objek penelitian. Hasil pembahasan mengatasi masalah, dengan implementasi POAC pada manajemen PT. Anugerah mahadaya nusantara setiap masalah baik internal maupun eksternal dapat diselesaikan dengan baik karena adanya kejelasan tugas dan tanggung jawab baik di top manajemen, middle manajemen, dan low manajemen, sehingga terciptaefisien waktu dan biaya yang kemudian berujung pada tercapainya tingkat kepuasan konsumen serta kepercayaan yang tinggi terhadap PT. Anugerah Mahadaya Nusantara.Dengan implementasi POAC terbukti mampu meningkatkan produktivitas perusahaan, baik dari aspek operasional, pemasaran, sumber daya manusia, dan keuangan. Dengan berbagai rencana yang menjadi tujuan dalam sistem manajemen operasional keagenan kapal baik pada perencanaan , pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan.