Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH KOTA PANGKALPINANG Siti Patimah, Siti Patimah; Elistia, Vany; Kusumajaya, Hendra; Ayudita
JURNAL SMART ANKes Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL SMART ANKes
Publisher : Biro Akademik, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jsa.v8i2.201

Abstract

PRM is one of the causes of the Maternal Mortality Rate (MMR). In Indonesia, the incidence of PRM ranges from 8-10% of all pregnancies. The PRM rate reaches 3-10% of childbirth. In general, this study aims to find out the factors related to the incidence of premature rupture of membranes in pregnant women at Bakti Timah Hospital, Pangkalpinang City in 2023. This study uses a quantitative method with a Case Control design. The instrument used was secondary data from medical records at Bakti Timah Hospital, Pangkalpinang City. The population of this study is all mothers giving birth at Bakti Timah Hospital in 2023, the number of samples of 146 people consists of 73 case groups (mothers giving birth with PRM) and 73 control groups (mothers giving birth without PRM). Sampling was done using Nonprobability sampling techniques. The statistical test used is the Chi Square test. The result showed that there was a meaningful relationship between maternal age, namely 2,859 times at risk, parity at 2,936 times at risk, and occupation at 2,898 times at risk and KPD history 5,867 times at risk of experiencing PRM in pregnant women at Bakti Timah Hospital, Pangkalpinang City in 2023. The result of the study are expected to be used as input to improve the quality of services for pregnant and maternity women so that they can reduce the incidence of PRM and at the same time reduce the maternal mortality rate. Keywords: Premature Rupture of Membranes, Pregnant Women, Maternal age, Occupation
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang Tahun 2024 Fitri, Mustika; Kusumajaya, Hendra; Megawati, Megawati
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah sebuah keadaan fisik yang mana jumlah kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari batas normal. Ibu hamil jika mempunyai kadar Hb<11 g/dl maka dikatakan anemia. Banyak faktor yang berhubungan dengan anemia pada masa kehamilan yaitu pola tidur, status gizi dan sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil diwilayah kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif melalui pendekatan Cross Sectional dengan analisis uji Chi square. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang ada di Puskesmas Gerunggang kota Pangkalpinang tahun 2024 yaitu 291 dengan sampel 81 responden yang dipilih dengan rumus Slovin. Penelitian dilaksanakan pada 15 juni – 28 juni 2024 diwilayah Kerja Puskesmas Gerunggang. Hasil penelitian ini diketahui ada hubungan antara pola tidur (p-value=0,002), sosial ekonomi (p-value=0,001), dan status gizi (p-value=0,002) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil diwilayah kerja Puskesmas Gerunggang Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah bagi institusi pendidikan dapat bekerja sama dengan institusi kesehatan atau lainnya dalam melalukan kegiatan penyuluhan atau edukasi tentang anemia pada ibu hamil dan lebih memperhatikan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia supaya angka kematian ibu tidak meningkat setiap tahunnya
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUNNINEMIA DI RUANG RAWAT INAP RSUD DEPATI HAMZAH TAHUN 2023 Supatmi; Kusumajaya, Hendra; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i2.853

Abstract

Hiperbilirubinemia adalah kondisi medis yang ditandai oleh peningkatan kadar bilirubin dalam darah, yang dapat menyebabkan ikterus (kulit dan sklera berwarna kuning). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor seperti usia gestasi, berat badan lahir rendah (BBLR), jenis kelamin, dan jenis persalinan yang berhubungan dengan kejadian hiperbilirubinemia di RSUD Depati Hamzah pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan case control. Sampel terdiri dari 33 bayi kasus dan 66 bayi kontrol (rasio 1:2), dengan total 99 bayi yang dipilih melalui quota sampling dan simple random sampling. Data diambil dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada taraf signifikansi 0,000. Hasil menunjukkan bahwa usia gestasi, BBLR, jenis kelamin, dan jenis persalinan memiliki hubungan signifikan dengan kejadian hiperbilirubinemia (p-value = 0,000). Kesimpulannya, faktor-faktor tersebut berperan signifikan dalam kejadian hiperbilirubinemia di RSUD Depati Hamzah.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA KEJADIAN STROKE DI RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG TAHUN 2024 Warjani, Zikkri Zahrina; Kusumajaya, Hendra; Ardiansyah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i2.863

Abstract

Stroke adalah penyebab kecacatan nomor satu didunia dan penyebab kematian nomor tiga didunia.Stroke adalah tanda-tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal atau global, dapat menyebabkan kematian, tanpa penyebab lain selain vaskuler.salah-satu gejala yang ditimbulkan adalah kelemahan otot pada bagian anggota tubuh. Penelitian ini penelitian kuantitatif non eksperimental bersifat deskriptif dengan menggunakan rancangan cross sectional.Cross sectional adalah penelitian yang mengambil satu data variabel dependen dan independent keduanya dilakukan dalam sekali waktu.Pada penelitian ini peneliti akan mengambil data faktor-faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian stroke di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Jumlah sampel sebanyak 77 dengan menggunakan Teknik purposive sampling menggunakan uji Chi square dengan derajat kepercayaan 95%. (α=0,05). Hasil penelitian ini didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan meninhkatnya kejadian stroke diantaranya hipertensi (p=0,001,POR=6,667), pola makan (p=0,000,POR=0,114) yang berarti ada hubungannya dengan kejadian stroke di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkal Pinang Tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini adalah telah didapatkan hasil adanya hubungan antara jenis kelamin, hipertensi, dan pola makan pada kasus meningkatnya kejadian stroke di rumah sakit bakti timah pangkal pinang tahun 2024.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI PRODI ILMU KEPERAWATAN INSTITUT CITRA INTERNASIONAL TAHUN 2024: FACTORS RELATED TO THE INCIDENT OF PRIMARY DYSMENORHORE IN NURSING SCIENCE STUDENTS OF THE INTERNATIONAL CITRA INSTITUTE IN 2024 Muzaimah, Muzaimah; Kusumajaya, Hendra; Hermain, Hermain
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health problems that can occur in adolescent reproductive health during menstruation include dysmenorrhea or pain during menstruation. Primary dysmenorrhea is dysmenorrhea that begins to be felt since menarche and no abnormalities are found in the reproductive organs or other organs. The purpose of this study was to determine the factors associated with the occurrence of primary dysmenorrhea in female nursing students at the Institut Citra Internasional in 2024. The research design used a quantitative method with an analytical survey method through a cross-sectional research approach and a chi-square test at a confidence level of 95% <α (0.05) with the results in the form of univariate and bivariate analysis. The number of samples is 203, with simple random sampling conducted on May 30 - June 13, 2024. This researcher concluded that Factors Related to the Incidence of Primary Dysmenorrhea in Nursing Science Study Program Students at the Citra Internasional Institute in 2024 were the age of menarche (p = 0.000, POR = 3.154), duration of menstruation (p = 0.000, POR = 15.328), body mass index (BMI) (p = 0.020, POR = 2.179), history of dysmenorrhea (p = 0.000, POR = 8.486). And the most dominant factor is the duration of menstruation. The suggestion in this study is for health institutions to be able to conduct assessments, provide counseling and interventions, especially for adolescent girls, the problem of pain during menstruation and to study more deeply the factors that play a role in menstruation. For female students to study more deeply the risk factors that cause primary dysmenorrhea. For the public, there needs to be additional knowledge about menstrual pain related to reproductive health by seeking references or discussing from various trusted sources Keywords : Primary Dysmenorrhea, Body Mass Index (BMI), Length of Menstruation, Age of Menarche, History of Dysmenorrhe Abstrak Masalah kesehatan yang dapat terjadi pada kesehatan reproduksi remaja pada saat menstruasi salah satunya yaitu dismenorea atau nyeri pada saat menstruasi. Dismenore primer adalah dismenore yang mulai terasa sejak menarche dan tidak ditemukan kelainan dari alat kandungan atau organ lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi prodi ilmu keperawatan Institut Citra Internasional Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan metode survey analitik melalui pendekatan penelitian cross- sectional. Populasi penelitian adalah semua mahasiswa perempuan Prodi Ilmu Keperawatan Institut Citra Internasional Tahun 2024 yang terdata aktif di akademik sebanyak 411 mahasiswi, pengambilan sampel simple random sampling, jumlah sampel 203 mahasiswi. Data dianalisis secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% atau α (0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Mahasiswi Prodi Ilmu Keperawatan Institut Citra Internasional Tahun 2024 adalah usia menarche (p=0,000, POR=3,154), lama menstruasi (p=0,000, POR=15,328), indeks masa tubuh (IMT) (p= 0,020, POR=2,179), riwayat dismenore (p= 0,000, POR=8,486), faktor yang paling dominan adalah lama menstruasi. Rekomendasi penelitian ini yaitu bagi institusi kesehatan untuk dapat melakukan pengkajian, memberikan penyuluhan dan intervensi, terutama pada mahasiswi Institut Citra Internasional Bangka Belitung, masalah nyeri pada saat menstruasi dan mahasiswi mempelajari lebih dalam lagi tentang faktor-faktor resiko yang menyebabkan dismenore primer dan lama menstruasi tidak normal pada mahasiswi. Kata Kunci: Dismenore Primer, Indeks Masa Tubuh (IMT), Lama Menstruasi, Usia Menarche, Riwayat Dismenore.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF Marsanda, Ayu; Kusumajaya, Hendra; Faizal, Kgs. M.
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.810

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan mayarakat di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ lain di tubuh sehingga menimbulkan resiko kesehatan yang serius. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru BTA positif di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang Tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif memakai desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang tercatat Tuberkulosis Paru di Poli Paru pada bulan Januari sampai Mei 2024 yang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang, dalam penelitian ini 48 pasien yang dijadikan sampel dengan metode penarikan sampel secara purpossive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia (p-value = 0,003 α), perilaku merokok (p-value = 0,040< α) dengan kejadian Tuberkulosis Paru BTA positif di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah agar pasien aktif dalam mencari informasi untuk menambah pengetahun tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Tuberkulosis Paru BTA Positif dan penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam proses pencegahan TB paru BTA positif di Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah Pangkalpinang.
Factors Associated with the Incidence of Breast Cancer in Hospitalized Patients Aritonang, Ardelina; Kusumajaya, Hendra; Maryana, Maryana
Genius Journal Vol. 6 No. 2 (2025): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v6i2.803

Abstract

Introduction: Breast cancer is the most prevalent type of cancer in Indonesia and a leading cause of cancer-related deaths. The annual increase in cases, particularly in the Province of Bangka Belitung Islands, makes this issue important to investigate. Factors such as age, body mass index, and hormonal contraceptive use are known to play a role in the incidence of breast cancer, yet few studies have explored this locally. Objective: This study aims to determine the factors associated with the incidence of breast cancer based on age, body mass index, and hormonal contraceptive use in the inpatient ward of RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno, Bangka Belitung Islands Province, in 2024. Method: This study employed a case-control design with a total of 176 respondents, consisting of 88 cases and 88 controls, obtained from medical records. The research was conducted from April 7 to May 18, 2025, in the inpatient wards of Class 1 RRD, Class 2 RRD, Class 3 Non-Surgical RRD, and Class 3 Surgical RRD at Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Bangka Belitung Regional Hospital. Data collection involved obtaining permission from the Institut Citra Internasional and the hospital, identifying eligible medical records of breast cancer and non-breast cancer female patients, and conducting interviews to complete missing data. Data were then verified using a checklist and analyzed using the Chi-Square and Odds Ratio tests. Result: The results showed no significant relationship between age and the incidence of  breast cancer (p = 1.000). However, there was a significant relationship between body mass index (p= 0.000; OR = 4.956) and hormonal contraceptive use (p = 0.004; OR = 2.571) with the incidence of breast cancer. Conclusion: In conclusion, excessive body mass index and hormonal contraceptive use are significantly associated with the incidence of breast cancer. This study is important  as  a  basis for  education  and  promotive-preventive  interventions  to control risk factors.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DEMENSIA PADA LANSIA DI PANTI BHAKTI KASIH SITI ANNA TAHUN 2024 Utari, Aulia; Kusumajaya, Hendra; Anggraini, Rima Berti
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7168

Abstract

Dementia is one of the global health problems whose prevalence continues to rise in line with the increasing number of elderly populations. This condition not only disrupts cognitive function, behavior, and social abilities but also has a significant impact on the quality of life of older adults. In addition, the economic and social burden caused by dementia is increasingly evident, particularly in developing countries such as Indonesia, which is currently experiencing a surge in the elderly population. One of the institutions accommodating elderly individuals with dementia symptoms is Panti Bhakti Kasih Siti Anna in Pangkalpinang. This study is therefore important to identify the factors influencing the incidence of dementia within that setting. The research focused on analyzing both risk factors and supporting factors that contribute to the occurrence of dementia among the elderly. The study employed a qualitative method with a phenomenological approach through in-depth interviews and documentation involving nurses, the head nurse, and elderly residents with dementia. The research was conducted from May 22 to May 30, 2024, using a non-probability sampling technique, specifically convenience sampling. The key stages included collecting primary data through interviews, observing the daily activities of the elderly, and conducting thematic analysis of risk factors such as age, level of knowledge, and physical activity, as well as supporting factors such as institutional policies, social support, and the availability of supporting facilities. The findings indicate that the informants’ understanding of dementia was relatively good, routine physical activity played an important role in maintaining cognitive function, and institutional support contributed significantly to the well-being of the elderly. In conclusion, knowledge-based interventions, structured activities, and strong social support are essential strategies to reduce the prevalence of dementia while enhancing the quality of life of elderly residents in the institution. ABSTRAKDemensia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk lanjut usia. Kondisi ini tidak hanya mengganggu fungsi kognitif, perilaku, dan kemampuan sosial, tetapi juga berdampak besar terhadap kualitas hidup lansia. Selain itu, beban ekonomi dan sosial akibat demensia semakin dirasakan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, yang tengah menghadapi lonjakan populasi lansia. Salah satu institusi yang menampung lansia dengan gejala demensia adalah Panti Bhakti Kasih Siti Anna di Pangkalpinang. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kejadian demensia di lingkungan tersebut. Fokus penelitian diarahkan pada analisis faktor risiko maupun faktor pendorong yang berperan terhadap munculnya demensia pada lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap perawat, kepala perawat, serta lansia dengan demensia. Penelitian dilakukan pada 22-30 Mei 2024 dengan teknik non probability sampling, khususnya convenience sampling. Tahapan penting meliputi pengumpulan data primer melalui wawancara, observasi aktivitas lansia, serta analisis tematik terhadap faktor risiko seperti usia, tingkat pengetahuan, dan aktivitas fisik serta faktor pendorong seperti kebijakan panti, dukungan sosial, dan ketersediaan fasilitas penunjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman informan tentang demensia cukup baik, aktivitas fisik rutin berperan dalam mempertahankan fungsi kognitif, dan dukungan sistem dari panti memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan lansia. Simpulannya, intervensi berbasis pengetahuan, aktivitas terstruktur, dan dukungan sosial menjadi strategi utama untuk menekan prevalensi demensia sekaligus meningkatkan kualitas hidup lansia di panti.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Pada Usia Dewasa di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung Tahun 2024 Prillia Rahmawati, Puteri; Kusumajaya, Hendra; Meiland, Rizky
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i4.31982

Abstract

Congestive Heart Failure adalah suatu keadaan di mana jantung tidak dapat memompa darah secara efektif untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh. Kondisi ini juga menyebabkan gangguan pada sirkulasi darah, yang mengakibatkan penumpukan cairan di berbagai bagian tubuh, termasuk paru-paru. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan kualitas hidup pada pasien CHF dewasa. Metode pada riset ini memanfaatkan penelitian kuantitatif melalui pendekatan Cross Sectional dengan analisis uji Chi square. Populasinya adalah pasien CHF pada usia dewasa di Poli Jantung RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung Tahun 2024 yaitu 471 dengan sampel 92 responden yang dipilih dengan rumus Slovin. Temuan dari riset ini mengungkapkan bahwa ada hubungan usia (p-value=0,001), jenis kelamin (p-value=0,002), Pendidikan (p-value=0,003), Pekerjaan (p-value=0,002) terhadap kualitas hidup pada pasien CHF pada usia dewasa. Saran dari penelitian ini adalah bagi institusi Pendidikan dapat bekerja sama dengan institusi kesehatan dalam melakukan kegiatan penyuluhan atau edukasi tentang meningkatkan dan merawat agar kualitas hidup pasien CHF menjadi baik.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Menigkatnya Angka Kesembuhan Pasien Tb Paru Carolina, Ria; Kusumajaya, Hendra; Arjuna, Arjuna
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4159

Abstract

Turberrkurlosis parur (TB parur) merrurpakan pernyakit yang berrbahaya, namurn dapat disermburhkan derngan perngobatan yang terraturr dan permantauran asurpan obat yang dikonsurmsi pasiern. Rerndahnya cakurpan pernderrita TB Paru salah saturnya diserbabkan olerh rerndahnya kersadaran pernderrita dalam mernjalani prosers perngobatan dan pernyermburhan. Turberrkurlosis jurga tidak terrlerpas dari faktor sosial burdaya, terrurtama terrkait derngan perngertahuran dan sikap masyarakat sertermpat serrta motivasi dan durkurngan kerlurarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan menigkatnya angka kesembuhan pasien TB paru. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Popurlasi dalam pernerlitian ini adalah serlurrurh pasiern TB Parur yang ada di wilayah UrPTD. Purskersmas Gerrurnggang serlama tahurn 2023 yaitur serbanyak 58 orang. Sampel dalam pernerlitian ini mernggurnakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas & reliabilitas. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil uji statistik Chi-square terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value=0,000), motivasi (p-value=0,000) dan dukungan keluarga (p-value=0,000) dengan merningkatnya angka kersermburhan pasien TB. Terdapat hubungan antara pengetahuan, motivasi dan dukungan keluarga dengan merningkatnya angka kersermburhan pasien TB Parur di Wilayah Kerrja UrPTD Purskersmas Gerrurnggang Tahun 2024.