Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Pasien CHF Soleha, Soleha; Kusumajaya, Hendra; Maryana, Maryana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5596

Abstract

Penyakit kardiovaskuler saat ini masih menjadi ancaman global dan menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Gagal jantung menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi baik di negara maju maupun berkembang. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien CHF. Penelitian ini dilaksanakan di unit rawat inap RSUD Sejiran Setason pada tanggal 31 Oktober-01 Desember 2024. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien CHF di unit rawat inap pada tahun 2023 sebanyak 278 pasien. Sampel menggunakan rumus slovin didapatkan 81 responden, teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari karakterisitik responden dan MLHFQ. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji statistik chi square dengan nilai α 0,1. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan variabel usia nilai p value 0.022, jenis kelamin nilai p value 0.551, riwayat merokok nilai p value 0.043 dan komorbiditas nilai p value 0.002. Kesimpulan terdapat hubungan antara usia, merokok dan komorbiditas dengan kualitas hidup pada pasien CHF di Ruang Rawat Inap RSUD Sejiran Setason tahun 2024.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS GERUNGGANG TAHUN 2023 Zubaidah, Siti; Kusumajaya, Hendra; Agustiani, Sirli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25852

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis ketika tekanan darah pada dinding arteri meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai pembunuh diam-diam, karena jarang memiliki gejala yang jelas. Satu-satunya cara mengetahui apakah seseorang itu memiliki hipertensi adalah dengan melakukan pengukuran tekanan darah. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian hipertensi di wilayah puskesmas gerunggang tahun 2023.Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien yang berobat di Puskesmas Gerunggang terhitung dari bulan Januari   sampai dengan Juni tahun 2023 sebanyak 226 orang. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 75 responden. Penelitian dilaksanakan pada 11 Oktober – 25 Oktober 2023 di Wilayah Puskesmas Gerunggang. Hasil penelitian menggunakan Uji Chi-Square yaitu pengetahuan p-value 0,000 < 0,05, pola makan p-value 0,000 < 0,05 dan gaya hidup p-value 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pola maka dan gaya hidup terhadap meningkatnya kejadian hipertensi sdi wilayah Puskesmas Gerunggang tahun 2023, hasil penelitian memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pemantauan dan intervensi yang tepat guna mengurangi kasus hipertensi di wilayah tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya kasus hipertensi. Saran dari penelitian ini adalah untuk institusi pelayanan kesehatan untuk dapat memberikan penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi, makanan yang baik untuk dikonsumsi penderita hipertensi dan memberikan Pendidikan keseahtan mengenai gaya hidup yang sehat kepada Masyarakat agar angka hipertensi menurun.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA KEJADIAN KEK (KEKURANGAN ENERGI KRONIK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAHKERJA PUSKESMAS GERUNGGANG TAHUN 2024 amelia, Amelia; Kusumajaya, Hendra; Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31914

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menyebabkan keguguran, berat bayi lahir rendah (BBLR), kematian neonatal, dan anemia pada bayi. Berdasarkan Profil Kesehatan kepulauan Bangka Belitung Tahun (2020) presentase ibu hamil dengan risiko KEK sebanyak 2.389 ibu hamil atau sebesar 8,23%. Pada tahun (2021) jumlah ibu hamil KEK sebanyak  2.129 ibu hamil atau sebesar 8,1% dan pada tahun (2022) jumlah ibu hamil KEK mengalami penurunan sebanyak 1.812 pada ibu hamil atau sebesar 6,9%. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional study dan uji chi square dengan hasil berupa analisa univariat dan bivariate. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang berjumlah 1039 ibu hamil pada Tahun 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 102 orang. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara usia (p-value = 0,011), pengetahuan (p-value = 0,004), pendapatan keluarga (p-value = 0,006). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan  adalah penyakit infeksi (p-value = 0,087).  Kesimpulan ada hubungan antara Usia, Pengetahuan, pendapatan keluarga dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Dan tidak ada hubungan antara penyakit infeksi dengan kejadian KEK pada ibu hamil diwilayah kerja puskesmas gerunggang tahun 2024.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENTENG TAHUN 2024 Lestari, Yuli; Kusumajaya, Hendra; Ardiansyah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.778

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana terjadi kegagalan dalam pertumbuhan anak yang disebabkan status gizi kurang. Berdasarkan hasil RISKESDAS tahun 2018, penderita stunting di Indonesia ditemukan sebesar 5,1 juta. Menurut data kejadian stunting yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Bangka Tengah pada tahun 2023 sebesar 246 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional dan bersifat deskriptif analitik. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Populasi penelitian yaitu seluruh balita yang di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Tahun 2024 berjumlah 206 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah simple non-random sampling dengan rumus slovin berjumlah 67 balita. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan asi eksklusif (????=0,008), ada hubungan pengetahuan ibu (????=0,002), dan ada hubungan pola asuh (????=0,022). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya menghindari faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita dan diharapkan kepada masyarakat untuk dapat mencegah terjadinya stunting.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA IMUNISASI LENGKAP PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI TAHUN 2024 Fitriyani; Kusumajaya, Hendra; Maryana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.779

Abstract

Imunisasi sangat penting untuk anak karena membentuk antibodi spesifik yang melindungi dari penyakit. Pemberian imunisasi dasar pada bayi dan balita harus sesuai dengan usia untuk memastikan kekebalan tubuh yang optimal. Anak tanpa imunisasi lengkap rentan terhadap penyakit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi, termasuk pengetahuan dan sikap ibu, sarana dan prasarana, peralatan imunisasi, peran keluarga (suami), petugas kesehatan, dan kader kesehatan di Puskesmas Taman Sari Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel terdiri dari 52 ibu yang membawa bayi untuk imunisasi, diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur karakteristik, pengetahuan, dan sikap tentang imunisasi dasar, dan dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat dengan SPSS. Hasil penelitian dengan uji Chi-Square pada taraf signifikansi 0,05 menunjukkan p-value untuk pengetahuan ibu = 0,020, sikap ibu = 0,013, sarana dan prasarana = 0,017, peralatan imunisasi = 0,032, peran keluarga (suami) = 0,012, petugas kesehatan = 0,037, dan kader kesehatan = 0,018. Karena p-value semuanya di bawah 0,05, hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Kesimpulannya, faktor-faktor tersebut berhubungan signifikan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di Puskesmas Taman Sari Tahun 2024.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA PENYAKIT TYPHOID FEVER DI RUMAH SAKIT PRIMAYA BHAKTI WARA TAHUN 2024 Budi, Iwan Setia; Kusumajaya, Hendra; Anggraini, Rima Berti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.788

Abstract

Penyakit demam tifoid, yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi, adalah masalah kesehatan serius di banyak negara, termasuk Indonesia, khususnya di Rumah Sakit Primaya Bhakti Wara Pangkalpinang. Penyakit ini umum di negara dengan sanitasi buruk. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi terjadinya demam tifoid meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, kebersihan pribadi, dan kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan kasus demam typhoid fever di Rumah Sakit Primaya Bakti Wara pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 69 responden memiliki diagnosa demam tifoid (Typhoid Fever). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, personal hygiene, dan lingkungan hygiene dengan peningkatan penyakit Typhoid Fever di Rumah Sakit Primaya Bhakti Wara dengan p-value = 0,000 < 0,05. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pihak rumah sakit dan otoritas kesehatan untuk melakukan intervensi yang tepat dalam mengurangi prevalensi Typhoid Fever di masa mendatang.