Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pemahaman Manajemen Usaha bagi Pelaku UMKM Pemula di Kota Makassar William Suryanto Limoa; Achmad Ridha
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i2.2165

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi daerah, namun pelaku UMKM pemula masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan usaha, khususnya terkait pemahaman manajemen usaha. Di Kota Makassar, sebagian besar UMKM pemula dikelola secara berbasis keluarga dengan pola pengelolaan yang masih informal dan belum terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman manajemen usaha bagi pelaku UMKM pemula melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif dan melibatkan 20 pelaku UMKM pemula. Tahapan kegiatan meliputi pre-test, penyampaian materi secara interaktif, diskusi, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan skor post-test dibandingkan skor pre-test pada seluruh peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi manajemen usaha efektif dalam meningkatkan pemahaman manajerial pelaku UMKM pemula. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran manajemen usaha serta mendukung keberlanjutan UMKM pemula di Kota Makassar.
EKSPLORASI PERAN MEDIASI LITERASI KEUANGAN DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN MBTI DAN STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA AKUNTANSI Zaimar, Fina Ruzika; Achmad Ridha; Wiwin Riski Windarsari; Adriansyah; Hasisa Haruna
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.5009

Abstract

erbedaan strategi pengelolaan keuangan di kalangan mahasiswa Akuntansi menunjukkan bahwa penguasaan konsep akuntansi dan keuangan belum sepenuhnya membentuk perilaku keuangan yang efektif. Kondisi ini mengindikasikan adanya peran faktor psikologis dan sistemik dalam pengambilan keputusan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran mediasi literasi keuangan dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam hubungan antara tipe kepribadian Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dan strategi pengelolaan keuangan. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Akuntansi di Universitas Negeri Makassar dan memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pembelajaran literasi keuangan serta pemanfaatan sistem informasi akuntansi dalam meningkatkan strategi pengelolaan keuangan mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa yang dipilih secara purposive berdasarkan variasi tipe kepribadian MBTI, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi terkait pemanfaatan sistem dan aplikasi keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan pengodean terbuka, aksial, dan selektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe kepribadian MBTI memengaruhi kecenderungan mahasiswa dalam mengambil keputusan keuangan, namun literasi keuangan dan pemanfaatan SIA berperan sebagai mekanisme mediasi yang membantu mahasiswa mengendalikan kecenderungan kepribadian tertentu. Literasi keuangan memperkuat pemahaman dan rasionalitas dalam pengelolaan keuangan, sedangkan SIA berfungsi sebagai alat pengendalian dan pendukung keputusan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan akuntansi perilaku serta implikasi praktis bagi pembelajaran literasi keuangan dan Sistem Informasi Akuntansi berbasis karakter di perguruan tinggi.
Sustainable Event Management sebagai Strategi Pemberdayaan Event Organizer Lokal di Kota Makassar Achmad Ridha; Leny Yuliana; Muh. Anugrah Prabowo Putra; Lidya Anastasya; Fitriani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v1i6.1624

Abstract

Penerapan prinsip Sustainable Event Management (SEM) semakin penting di tengah meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi dari penyelenggaraan acara. Di Kota Makassar, pelaku Event Organizer (EO) lokal menunjukkan antusiasme terhadap konsep ini, namun masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan panduan praktis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas EO lokal melalui pendekatan partisipatif-edukatif berupa penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, dan pendampingan teknis. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test, formulir refleksi, serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman dari 58,2 menjadi 79,3 serta komitmen peserta dalam menerapkan prinsip SEM. Kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan kolaborasi antar pelaku industri event. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis partisipasi efektif dalam membangun kesadaran dan mendorong praktik keberlanjutan yang kontekstual. Kata kunci : Sustainable Event Management, pemberdayaan komunitas, Event Organizer, pendekatan partisipatif.
Pengembangan Keterampilan Penetapan Harga Produk Rumah Tangga melalui Pelatihan Strategi Harga dan Perhitungan HPP Samsu Alam S; Achmad Ridha; Hasnidar; Azlan Azhari; Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i2.2172

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha rumah tangga adalah ketidaktepatan dalam menetapkan harga jual produk akibat keterbatasan pemahaman mengenai perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan strategi harga. Kondisi ini juga dialami oleh kelompok PKK di Desa Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang sebagian besar masih menentukan harga secara intuitif tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya produksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan penetapan harga produk rumah tangga melalui pelatihan strategi harga dan perhitungan HPP. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, pemberian daya, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan perhitungan HPP serta penetapan harga jual. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep biaya produksi, kemampuan menghitung HPP, serta keterampilan menetapkan harga jual berbasis HPP. Pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kelompok PKK dalam mengelola usaha rumah tangga secara lebih profesional. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha rumah tangga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Sustainability Tourism Melalui Branding Marketing Budaya di Desa Balangloe Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto Aswar, Nurul Fadilah; Ridha, Achmad; Mattoliang, Ridwan Andi; Rostina; Putra, Muh Al Fatah Arief
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/rdd98036

Abstract

Desa Balangloe, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, memiliki potensi wisata budaya yang khas melalui ritual tahunan Je’ne’-Je’ne’ Sappara’ dan prosesi Passempa’. Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bugis-Makassar seperti siri’ na pacce, sipakatau, dan sipakalebbi. Namun, pengelolaan destinasi budaya ini belum optimal, terutama dalam aspek branding marketing dan pemanfaatan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran internalisasi budaya dalam strategi branding sebagai upaya pengembangan sustainability tourism. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, observasi, serta analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai-nilai budaya ke dalam strategi pemasaran mampu memperkuat identitas wisata Balangloe, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperluas pasar wisata berbasis budaya. Studi ini merekomendasikan penguatan digital branding, pendampingan komunitas, serta kolaborasi multi-stakeholder untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jeneponto.
Eco Consciousness and Consumer Perception: An Explanatory Study of Environmentally Friendly Product Purchasing Decisions in Makassar City Hasnidar, Hasnidar; Ridha, Achmad
Economics and Business Journal (ECBIS) Vol. 4 No. 3 (2026): March
Publisher : PT. Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ecbis.v4i3.337

Abstract

This study aims to describe and explain consumer perceptions of environmentally friendly products and their impact on purchasing decisions in Makassar City. With increasing attention to environmental issues and changes in urban lifestyles, it is important for businesses to understand how consumers assess sustainability oriented products. This study uses a qualitative explanatory approach with data collection techniques through in depth interviews, observation, and documentation. Twelve research informants were selected through purposive sampling, consisting of 12 active consumers of environmentally friendly products domiciled in Makassar City, conducted over a three month period from January to March 2026. The results show that consumer perceptions of environmentally friendly products are influenced by three main dimensions, namely: (1) environmental awareness (eco consciousness), (2) trust in green claims, and (3) perception of multidimensional product value. These three dimensions together form a positive attitude that ultimately drives purchasing decisions for environmentally friendly products. In line with the findings of (Hasnidar & Ridha, 2025) which confirmed that eco consciousness and perception of sustainable packaging have a significant influence on green purchasing behavior through the mediation of consumer attitudes, this study enriches this understanding with a qualitative perspective that explores consumers' subjective meanings and experiences in depth.
Dark Patterns and Unconscious Purchase Decisions: The Mediating Effect of Emotional Manipulation in Indonesian E-Commerce Achmad Ridha; Hasnidar, Hasnidar; Samsu Alam S
Journal of Economics and Management Technologies Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Economics and Management Technologies
Publisher : Candela Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63288/jemtech.v2i1.20

Abstract

Dark patterns deceptive interface design techniques embedded in digital shopping platforms have attracted growing scholarly attention due to their capacity to subvert consumer autonomy. However, the psychological mechanism through which dark patterns translate into unconscious purchase decisions remains insufficiently theorised. This study examines the direct effect of dark patterns on unconscious purchase decisions and the mediating role of emotional manipulation in this relationship. Using a quantitative approach, data were collected via structured questionnaire from 220 active users of digital shopping platforms in Indonesia and analysed using Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Results indicate that dark patterns positively and significantly influence both emotional manipulation and unconscious purchase decisions. Emotional manipulation significantly mediates the relationship between dark patterns and unconscious purchase decisions, with the mediation type confirmed as partial. The model explains 61% of variance in unconscious purchase decisions. These findings extend deceptive design theory by foregrounding affect as a central mechanism of consumer exploitation and carry practical implications for platform regulation, digital consumer protection, and ethical interface design.
Exploring Trust and Perceived Risk in Digital Payment Adoption among MSMEs: A Phenomenological Approach Weku, Christoffel E.F.; Aldrin, Andi Indah Deliyanti; Ridha, Achmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6637

Abstract

Digital payment systems have expanded rapidly in Indonesia, offering micro, small, and medium enterprises (MSMEs) opportunities to improve transaction efficiency and strengthen financial inclusion. However, adoption among MSMEs remains uneven, suggesting that technological benefits alone do not fully explain acceptance. This study explores how MSME owners in Makassar experience trust and perceived risk in adopting digital payment systems. Using a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth semi-structured interviews with twelve MSME owners operating across diverse sectors in Makassar. The interviews were transcribed verbatim and analyzed manually through iterative data reduction, coding, and thematic development to capture the essence of participants’ lived experiences. The findings reveal four interconnected themes. First, trust emerged as an experiential outcome shaped by repeated successful transactions and perceived system reliability. Second, perceived risk persisted as an emotional concern, particularly related to financial loss and loss of control during transaction uncertainty. Third, trust and risk were actively negotiated through social validation from peer MSMEs and institutional cues such as regulatory legitimacy. Fourth, trust and perceived risk jointly shaped adoption as an adaptive process, leading to selective and hybrid usage patterns rather than full replacement of cash transactions. This study contributes to digital payment adoption literature by reframing trust and perceived risk as lived, dynamic experiences embedded in everyday business practices. Practically, the findings highlight the need for payment providers and policymakers to strengthen system reliability, improve transparent dispute-handling mechanisms, and leverage community-based trust-building strategies to support sustainable digital payment adoption among MSMEs.
Kekuatan Voice of Customer di Media Sosial: Dampaknya terhadap Respons dan Perbaikan CRM Perbankan Wiwin Riski Windarsari; Fina Ruzika Zaimar; Hasisa Haruna; Achmad Ridha; Andi Rahmatullah Mangga
Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit, Jawa Timur, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/bisman.v8i2.4344

Abstract

Social media is increasingly serving as a primary channel for customers to voice their banking experiences, including complaints, questions, and appreciation. This study aims to analyze the power of Voice of Customer (VoC) on platform X and its impact on company responses and Customer Relationship Management (CRM) improvements. The study analyzed 1,456 posts from 998 unique accounts addressed to Bank C's official account during August 2025. The results showed that dominant complaints included failed transactions with balance deductions, application disruptions, OTP and verification issues, difficulties contacting customer service, and security and fraud issues. Company responses were generally directed to private channels (DM or phone) using template-based answers. However, personalization efforts were evident in innovative application features, such as transaction notifications, e-statements, and the Bank C keyboard. These findings confirm that VoC is not simply a source of complaints but also a strategic input that can drive system improvements and interaction quality. Practical implications include the need to strengthen social listening, improve the quality of personalized responses, and integrate VoC directly into CRM. The use of AI and automation can also support the initial response process, while maintaining human oversight for sensitive cases. This research was limited to a single banking institution, a single platform, and a specific period, so the results cannot be broadly generalized. Future studies are recommended to involve more institutions, communication channels, and take a longitudinal approach to assess the impact of CRM improvements on customer satisfaction and loyalty.
Mind Over Media: Moderasi Literasi Keuangan dalam Pengaruh Finfluencer dan FOMO terhadap Keputusan Investasi pada Investor Pemula Lidya Anastasya; Achmad Ridha; Wiwin Riski Windarsari
Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit, Jawa Timur, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/bisman.v8i2.4367

Abstract

This study examines the influence of finfluencers and fear of missing out (FOMO) on investment decisions among novice investors, with financial literacy as a moderating variable. The rise of social media has made finfluencers and FOMO dominant social and emotional factors in digital investing. Using a quantitative causal approach with SEM-PLS on 100 novice investors from digital platforms, the results show that both finfluencer and FOMO positively affect investment decisions. Financial literacy significantly moderates the effect of finfluencers but does not significantly moderate the relationship between FOMO and investment decisions. The findings indicate that digital investment behavior is driven by the interaction of social, emotional, and cognitive factors, with financial literacy enhancing rational evaluation of financial information. Keywords: finfluencer, fear of missing out (FOMO), financial literacy, investment decision