Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Pemanfaatan Media Tutup Botol Bekas Pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Salsabila Muslimah, Ferawati; Kharismawati, Indah; Triana, Rizki Sevi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4832

Abstract

Anak usia 4–5 tahun berada pada tahap perkembangan kognitif yang penting sehingga memerlukan stimulasi yang tepat melalui pembelajaran yang menarik dan konkret. Namun, hasil observasi di RA Salsabila menunjukkan bahwa sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengenal konsep bilangan, menghitung benda, dan mengelompokkan warna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun melalui pemanfaatan media tutup botol bekas. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak secara signifikan. Pada tahap prasiklus, tingkat ketuntasan hanya mencapai 20%. Pada siklus I meningkat menjadi 40% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 6,66% Berkembang Sangat Baik (BSB). Pada siklus II meningkat menjadi 73,33% (BSH) dan 20% (BSB). Peningkatan ini terlihat pada kemampuan anak dalam mengelompokkan warna, menghitung benda, dan mengenal konsep bilangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media tutup botol bekas efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun di RA Salsabila. Selain itu, media ini mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan keaktifan anak, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penggunaan bahan daur ulang.
Penigkatan Mengenal Huruf Melalui Permainan Plastisin Berbasis Multisensori Pada Anak Usia 5 – 6 Tahun di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari Sa'diah, Halimatus; Kharismawati, Indah; Wijaya, Pipit Rika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4833

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari. Kondisi tersebut terlihat dari sebagian besar anak yang belum mampu mengenali bentuk huruf, menyebutkan huruf, serta menghubungkan huruf dengan bunyinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan mengenal huruf melalui kegiatan bermain plastisin berbasis multisensori pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 11 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak. Pada tahap pra-siklus, persentase pencapaian sebesar 35%, meningkat pada siklus I menjadi 63,6%, dan pada siklus II mencapai 81,8%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan bermain plastisin berbasis multisensori efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5–6 tahun di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari melalui pembelajaran yang menarik dan menyenangkan dengan melibatkan berbagai indera.
Peningkatan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Permainan Puzzle Pada Anak Usia 4-5 Tahun di KB Mutiarahati Purnamasari, Ayu; Kharismawati, Indah; Dewi, Eka Olivia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4834

Abstract

Kemampuan mengenal bentuk geometri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran yang menarik dan bermakna. Namun, pada praktiknya masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep bentuk geometri secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anak usia 4–5 tahun dalam mengenal berbagai bentuk geometri melalui aktivitas eksploratif yang berpusat pada anak dengan memanfaatkan media permainan puzzle di KB Mutiara Hati, Desa Karangrejo, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Stephen Kemmis dan Robin McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus selama empat minggu dengan subjek sebanyak 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan indikator keberhasilan >75% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal, mengelompokkan, dan menyebutkan bentuk-bentuk geometri secara bertahap hingga mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media permainan puzzle efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini.
Peningkatan Pemahaman Bahasa Indonesia Melalui Strategi Translanguaging Berbasis Cerita Rakyat Lokal Anak Usia 4-5 Tahun di TK Raudlotul Ulum Mumbulsari Al-Aluf, Wilda; Kharismawati, Indah; Wijaya, Pipit Rika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4871

Abstract

Rendahnya pemahaman Bahasa Indonesia pada anak usia dini sering menjadi kendala dalam proses pembelajaran, terutama pada lingkungan yang lebih dominan menggunakan bahasa daerah. Kondisi tersebut juga terjadi di TK Raudlotul Ulum, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman Bahasa Indonesia melalui strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal di TK Raudlotul Ulum. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian anak usia dini di TK Raudlotul Ulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian hasil belajar anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal mampu meningkatkan pemahaman Bahasa Indonesia anak. Hal ini terlihat dari meningkatnya kemampuan anak dalam memahami instruksi, menjawab pertanyaan, serta menceritakan kembali isi cerita dari siklus I ke siklus II.Strategi translanguaging berbasis cerita rakyat lokal efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman Bahasa Indonesia pada anak usia dini di TK Raudlotul Ulum. Strategi ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan lingkungan bahasa anak.
Penerapan Brain Breaks Movement Untuk Meningkatkan Rentang Perhatian Anak Usia 4-5 Tahun di RA Salsabila Maulida, Laili; Kharismawati, Indah; Wijaya, Pipit Rika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan rentang perhatian anak usia 4–5 tahun melalui penerapan brain breaks movement di RA Salsabila. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar anak menghadapi hambatan dalam memusatkan dan menjaga fokus selama proses pembelajaran, seperti mudah teralih perhatiannya, seringkali berbicara sendiri, dan cepat merasa bosan. Kondisi itu berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran.  Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan rentang perhatian anak usia 4-5 tahun di RA Salsabila. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilangsungkan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok A3 usia 4–5 tahun di RA Salsabila. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rentang perhatian anak pada setiap siklus. Di tahap pra tindakan, persentase perhatian anak sebesar 40% dengan kategori rendah. Setelah diterapkan brain breaks movement pada siklus I, terjadi peningkatan menjadi 65% dengan kategori sedang. Pada siklus II, peningkatan menjadi lebih signifikan dengan persentase mencapai 85% dalam kategori tinggi. Secara keseluruhan terjadi peningkatan sebesar 45% dari kondisi awal hingga siklus II. Penerapan brain breaks movement yang berupa aktivitas gerak sederhana seperti peregangan, tepuk tangan, serta gerak mengikuti lagu terbukti mampu meningkatkan fokus, keterlibatan, serta kesiapan belajar anak. Dengan demikian, brain breaks movement terbukti efektif digunakan menjadi teknik mengajar untuk meningkatkan rentang perhatian anak prasekolah.
Pengembangan Media Kotak Alfabet untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 5-6 Tahun Priska, Nova Jessica Vannessa Priska; Kharismawati, Indah; Kurnia, Nury
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.3060

Abstract

Rendahnya kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, seperti Kotak Alfabet, guna mendukung peningkatan kemampuan literasi awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk berupa media pembelajaran Kotak Alfabet guna meningkatkan kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal huruf. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE: analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Hasil data yang diperoleh dalam bentuk kuantitatif  dan dianalisis menggunakan persentase dan diinterpretasikan berdasarkan skala Likert sebagai alat ukur. Proses validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli bahasa untuk menilai kelayakan media yang dikembangkan. Efektivitas media diuji melalui pendekatan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kotak Alfabet memiliki tingkat validitas yang tinggi, yaitu 90% dari ahli media dan 80% dari ahli bahasa. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta didik dalam mengenal huruf. Berdasarkan hasil tes terhadap 10 siswa, skor total meningkat dari 510 (pretest) menjadi 810 (posttest), dengan rata-rata skor meningkat dari 51 menjadi 81. Nilai gain yang diperoleh sebesar 0,73, tergolong dalam kategori tinggi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa media Kotak Alfabet terbukti efektif dan layak diterapkan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5–6 tahun, serta dapat dijadikan sebagai referensi bagi guru dan institusi pendidikan dalam merancang dan mengembangkan pembelajaran literasi awal yang lebih inovatif.