Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DI KELAS V UPT SD NEGERI 13 BANGKO KOTO BARU KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN M. Redho Hafiqly; Zulmi Aryani; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan mediaaudio visual dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi. Dengan rumusan masalah, yaitu perencanaan penggunaan media audiovisual, pelaksanaan penggunaan media audiovisual, keterampilan menulis teks eksplanasi setelah menggunakan media audiovisual, kelebihan dan kekurangan penggunaan media audiovisual, dan terakhir kendala dalam penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data menggunakan triangulasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media audiovisual ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks ekspalanasi. Selain itu media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar siswa dan juga meningkatkan keaktifan siswa di kelas.
ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS NARASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO PESERTA DIDIK KELAS IV-C UPT SD NEGERI 05 PASAR MUARA LABUH Jenas Pangestu; Zulmi Aryani; Peki Fitra Sandi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis narasi peserta didik melalui penggunaan media video sebagai alternatif pembelajaran. Media video diharapkan mampu meningkatkan minat, pemahaman, dan keterampilan menulis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek guru kelas, kepala sekolah, dan peserta didik kelas IV-C. Teknik pengumpulan data melipiti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, penggunaan media video dalam pembelajaran diterapkan secara terstruktur dan terarah. Kedua, keterampilan menulis sebanyak 13 oang peserta didik berhasil mencapai nilai tuntas, sementara 4 orang peserta didik berada pada kategori tidak tuntas. Ketiga, keunggulan media video meningkatkan perhatian dan motivasi belajar, memahami konsep naratif secara lebih konkret dan kontekstual, memperkaya kosa kata dan struktur kalimat, dan membantu peserta didik dengan adanya ilustrasi visual dalam video. Kekurangan media video menimbulkan ketergantungan terhadap tayangan visual, peserta didik dengan gaya belajar auditorial atau kinestetik tidak mendapatkan manfaat maksimal dari video, dan akan menyebabkan terkendala bagi peserta didik yang memiliki kemampuan menangkap informasi secara lambat. Keempat, terbatasnya fasilitas pendukung, seperti infokus, laptop, dan speaker.
Analisis Kemampuan Membaca Pada Siswa Kelas III SDN 26 Pulakek Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Ashiva Elsa Fitri; Yelli Marthaliza; Fitriani; Afrimon; Zulmi Aryani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan kemampuan membaca siswa kelas III SDN 26 Pulakek, mulai dari yang mampu membaca lancar dan memahami bacaan hingga yang terbata-bata dan kurang tepat dalam pelafalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta mengklasifikasikan kemampuan membaca siswa, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 26 Pulakek Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 43,75% atau 7 orang siswa berada pada kategori tinggi, lalu 43,75% atau 7 orang siswa pada kategori sedang, kemudian 12,5% atau 2 orang siswa pada kategori rendah. Meskipun pengenalan huruf telah dikuasai sebagian besar siswa, kesulitan mulai muncul pada tahap membaca suku kata, kata, hingga kalimat yang lebih kompleks. Temuan ini menegaskan perlunya pembelajaran terarah, khususnya bagi siswa kategori sedang dan rendah, untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa.
Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Mencetak Dengan Media Bahan Alam di TK Mutiara Hati Kabupaten Solok Selatan Ratna Sari; Zulmi Aryani; Dian Sarmita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.171

Abstract

Penelitian Tidakan Kelas ini di latar belakangi oleh rendahnya aspek perkembangan motorik halus anak didik kelompok B-1 TK Mutiara Hati Jorong Sungai Padi Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud memperbaiki Pembelajaran di kelas melalui kegiatan mencetak dengan media bahan alam. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok B-1 TK Mutiara Hati Jorong Sungai Padi dalam dua siklus dengan tahapan-tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan perkembangan motorik halus anak dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I peningkatan perkembangan motorik halus anak adalah 30% dengan uraian hasil tindakan pertemuan I adalah 37% dan pertemuan II adalah 67%. Pada siklus II peningkatan perkembangan motorik halus anak adalah 7% dengan uraian hasil tindakan pertemuan I adalah 93% dan pertemuan II adalah 100%. Proses pembelajaran siklus I pertemuan 1 pada aspek guru memperoleh persentase sebesar 80% dan siklus 1 pertemua 2 90%. Anak 80%, pada siklus II pertemuan 1 aspek guru memperoleh persentase sebesar 90% dan peserta didik sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan mencetak dengan media bahan alam dapat meningkatkan aspek perkembangan motorik halus anak kelompok B-1 Tk Mutiara Hati Jorong Sungai Padi Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan.
Penggunaan Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi di Kelas V M. Redho Hafiqly; Zulmi Aryani; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan mediaaudio visual dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi. Dengan rumusan masalah, yaitu perencanaan penggunaan media audiovisual, pelaksanaan penggunaan media audiovisual, keterampilan menulis teks eksplanasi setelah menggunakan media audiovisual, kelebihan dan kekurangan penggunaan media audiovisual, dan terakhir kendala dalam penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data menggunakan triangulasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media audiovisual ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks ekspalanasi. Selain itu media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar siswa dan juga meningkatkan keaktifan siswa di kelas.
Analisis Kesulitan Belajar Dalam Mata Pelajaran Seni Tari Pada Siswa Kelas IV di UPT SD Negeri 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Wulandari; Zulmi Aryani; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.179

Abstract

Kesulitan belajar merupakan tantangan dalam proses pendidikan, termasuk dalam pembelajaran seni tari di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi bentuk kesulitan belajar Seni Tari, (2) mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar ada siswa kelas IV UPT SD Negeri 02 Sikumbang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menirukan gerakan tari, mengikuti irama musik, serta rendahnya rasa percaya diri saat tampil di depan kelas. Faktor penyebab kesulitan terdiri atas faktor internal (kurangnya kemampuan motorik, minat, dan motivasi belajar) serta faktor eksternal (keterbatasan fasilitas dan lingkungan belajar).
Pengaruh Model TGT Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Pengukuran Luas di Kelas IV Azizi Zuhaira; Yelly Martaliza; Peki Fitra Sandi; Zulmi Aryani; Siska Widyawati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.187

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV UPT SD Negeri 15 Kampai pada mata pelajaran Matematika materi Pengukuran Luas. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu penggunaan model pembelajaran TGT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian One-Grup Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV UPT SD Negeri 15 Kampai. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa pada pretest dan posttest yaitu lembar tes yang berupa butir-butir soal esai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan lebih tinggi daripada sebelum diberikan perlakuan. Hal tersebut dibuktikan melalui hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi pretest dan posttest siswa 0,001 < 0,05. Sehingga dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model TGT terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi Pengukuran Luas di kelas IV UPT SD Negeri 15 Kampai Kabupaten Solok Selatan.
Analisis Deskriptif Penggunaan APE Piramida Pintar di TK Raudatul Jannah Karang Putih Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Novia Dwi Lestari; Zulmi Aryani; Peki Fitra Sandi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.191

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) Piramida Pintar dalam menstimulasi aspek perkembangan anak usia dini di TK Raudatul Jannah Karang Putih Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) langkah perencanaan penggunaan APE Piramida Pintar, (2) proses implementasi penggunaan APE Piramida Pintar, dan (3) faktor pendukung serta penghambat penggunaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data primer terdiri atas satu orang kepala sekolah dan dua orang guru, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumen dan catatan yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi, sementara analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan penggunaan APE Piramida Pintar di TK Raudatul Jannah telah terlaksana dengan baik melalui tahap penyusunan media, perumusan tujuan, dan kesesuaian dengan kurikulum, (2) implementasi APE Piramida Pintar berjalan efektif dalam kegiatan pembelajaran dengan mengintegrasikan berbagai aspek perkembangan anak, dan (3) faktor pendukung berasal dari kreativitas guru dalam merancang serta mengembangkan media, sedangkan faktor penghambat adalah peserta didik yang masih berebut dan kurang sabar menunggu giliran.
Peran Guru Kelas Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Nur Riski Farida; Yelli Marthaliza; Rosi Satria Ardi; Zulmi Aryani; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.192

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan karakter belajar siswa kelas V SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini difokuskan pada, peran guru kelas dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas V SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru kelas memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat belajar siswa. Guru bertindak sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing dalam proses pembelajaran. Guru memberikan berbagai strategi seperti penggunaan media pembelajaran yang menarik, pendekatan pembelajaran yang bervariasi, serta pemberian motivasi dan penghargaan untuk mendorong siswa lebih aktif dalam belajar
Analisis Penggunaan Media Audio Visual Berbasis TIK pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas II SD Negeri 25 Koto Kaciak Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Rangga Deos Pratama; Zulmi Aryani; Siska Widyawati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.194

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya inovasi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi karena pembelajaran masih bersifat konvesional dan kurang melibatkan teknologi yang sesuai dengan karateristik zaman. Media audiovisual berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi alternatif yang relevan dan potensi untuk meningkatkan minat belajar, partisipasi aktif, serta pemahaman siswa terhadap materi ajar. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada bagaimana media tersebut direncanakan, dilaksanakan, serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis Studi Kasus subjek penelitian guru dan siswa kelas II SD Negeri 25 Koto Kaciak. Teknik Pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan perencanaan, pelaksanaan, serta respon siswa tehadap penggunaan media audiovisual berbasis TIK dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan secara sistematis melalui penyusunan modul ajar yang mencakup capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, serta pemilihan media video yang relevan. Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari tiga tahap yaitu pendahuluan, inti, dan penutup, di mana media audiovisual dimanfaatkan secara optimal untuk menarik perhatian dan meningkatkan pemahaman siswa. Penggunaan media ini berdampak positif terhadap hasil belajar siswa, ditunjukkan dengan meningkatkan nilai evaluasi, kemampuan menyusun kalimat, serta keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat.