Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III UPT SDN 04 SUNGAI ARO KABUPATEN SOLOK SELATAN Reni Sesmita; Afrimon; Yosi Lara Jenita; Yelly Martaliza; Esa Yulimarta
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.145

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa di kelas III SDN 04 Sungai Aro. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian siswa kelas III SDN 04 Sungai Aro pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan. Setiap pertemuan dilakukan dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil Penelitian Tidakan Kelas persentase aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 adalah 63,53% pertemuan 2 adalah 69,23% dan siklus II pertemuan 1 adalah 63,63% pertemuan 2 adalah 92,30%. Persentase akktivitas siswa pada siklus I pertemuan 1 adalah 61,11% pertemuan 2 adalah72,22% dan siklus II pertemuan 1 adalah 83,33% pertemuan 2 adalah 94,44%. Hasil belajar siswa meningkat dari pra-siklus menjadi 34,49% meningkat menjadi 41,38% pada siklus I , dengan peningkatan 10,35%. Hasil belajar siswa meningkat dari 41,38% pada siklus I menjadi 86,21% pada siklus II dengan peningkatan 44,83%. Dapat disimpulkan bahwa model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila di Kelas III SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan.
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V UPT SD NEGERI 15 Kampai Kabupaten Solok Selatan Iis Yulia Fuji Astuti; Ade Marlia; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.165

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di UPT SD Negeri 15 Kampai masih tergolong rendah, dengan sebagian besar siswa belum mencapai KKTP. Observasi awal menunjukkan guru belum menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis permainan sehingga siswa kurang aktif dan mudah bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Based Learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Designs, tipe One Group Pretest-Posttest Design. Sampel terdiri dari 10 siswa kelas V yang dipilih dengan teknik total sampling dari satu kelas. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri dari 30 soal Pretest dan Posttest. Perlakuan yang diberikan adalah pembelajaran dengan model Game Based Learning yang didukung Chromebook dan media Educaplay. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor hasil nilai rata-rata siswa dari 31,8 menjadi 75. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikan dari data Pretest 0,828 > 0,05 dan data Posttest 0,080 > 0,05. sementara uji hipotesis menggunakan Uji-t menunjukkan nilai signifikan 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan model Game Based Learning terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, model Game Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa pada pembelajaran IPAS.
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Suryani Fadilla; Desmaneni; Ernawarnelis; isnaniah; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesripsikan tentang bagaimana implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, dan penerapan nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri 07 Mudiak Lawe, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan ada 3 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah terintegrasi dalam proses pembelajaran melalui penanaman nilai mandiri, disiplin, dan tanggung jawab. Evaluasi dilakukan dengan jurnal harian, observasi, serta penilaian langsung terhadap peserta didik. Meski demikian, implementasi masih menghadapi hambatan yang berupa perbedaan latar belakang peserta didik.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas V UPT SDN 27 Sungai Durian Kabupaten Solok Selatan Dea Laura; Afrimon; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.188

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran serta hasil belajar peserta didik. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas. Subjek Penelitian ini peserta didik kelas V UPT SDN 27 Sungai Durian pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menempuh II siklus, yang setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaa, pengamatan, dan refleksi. Hasil pelaksanaan Aktivitas guru pada siklus I diperoleh persentase 76,19%, dan meningkat pada Siklus II menjadi 90,47% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 14,28%. Selain itu, hasil pelaksanaan aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan, yakni dari 71,42% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 14,29%. Berdasarkan data tersebut, maka proses pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Pada hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik, kondisi hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan sebesar 58,82% dan siklus II meningkat menjadi 94,11% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 35,29%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model problem based learning dapat meningkatkan proses serta hasil belajar peserta didik di kelas V UPT SDN 27 Sungai Durian.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Teams Games Tournament (TGT) Peserta Didik Kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan Annisah Fitriah; Animar Fauziah; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.198

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik di kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik di kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini penelitiki lakukan dari tanggal 21 April s/d 03 Mei 2025 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V UPT SDN 09 Kepala Bukit. Ketuntasan awal sebesar 41% meningkat menjadi 73% pada siklus I dan 91% pada siklus II, menunjukkan pengaruh signifikan dalam penerapan model (TGT) terhadap peningkatan hasil belajar, dan penilaian aktivitas pendidik pada siklus I menunjukkan peningkatan dari 56% (pertemuan 1) menjadi 72,2% (pertemuan 2). Aktivitas peserta didik juga meningkat dari 55% menjadi 73%. Pada siklus II, aktivitas pendidik naik dari 81% menjadi 92%, sementara aktivitas peserta didik meningkat dari 82% menjadi 91%.
Analisis Proses Pembelajaran Seni Rupa Di Kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Anggun Mayang Sari; Zulmi Aryani; Desmaneni; Esa Yulimarta; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.199

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan saat proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana pelaksanaan pembelajaran Seni Rupa berlangsung, serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara kepala sekolah, guru, serta siswa, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas IV, guru kelas V, dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V dilaksanakan dengan pendekatan yang cukup variatif, termasuk penggunaan media gambar, pewarnaan, serta eksplorasi bahan alam sederhana. Guru berperan aktif dalam membimbing dan memotivasi siswa, untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui karya seni. Keterlibatan siswa sangat tinggi, antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, dan menghasilkan karya yang unik dan kreatif. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya waktu pembelajaran, serta minimnya pelatihan guru dalam bidang Seni Rupa. Peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran siswa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe, telah berjalan cukup efektif dalam mendorong kreativitas siswa, meskipun memerlukan penguatan dari segi fasilitas, dan kompetensi guru. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pihak sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Seni Rupa di sekolah dasar.