Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID 19 DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN Ni'matu Zuliana; Eva Firdayanti; Kharisma Martha Delila Putri; Ratna Frenty Nurkhalim
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit yang mudah menular yang disebabkan oleh virus. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko tertularnya virus ini antara lain dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penggunaan hand sanitizer dan masker. Pondok Pesantren merupakan salah satu tempat yang rentan dalam penularan virus Covid-19. Hal ini dikarenakan pondok pesantren merupakan tempat berkumpulnya anak-anak dalam jumlah besar. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan dan menyalurkan pengetahuan tentang pentingnya penerapana PHBS sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan system pre test dan post test untuk mengetahuai apakah ada pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah pengabdian. Desain pengabdian menggunakan pendekatan cross sectional dengan analisis data menggunakan analisis statistic uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan PHBS antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi dengan kata lain terdapat pengaruh pengetahuan setelah dilakukan edukasi penerapan PHBS sebagai salah satu upaya dalam mencegah penularan Covid-19 pada anggota pondok pesantren X. Kesimpulan pengabdian ini adalah bahwa peran edukasi sangat dibutuhkan sebagai upaya dalam peningkatan pengetahuan tentang PHBS sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. 
Gambaran Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Gurah Kabupaten Kediri Ratna Frenty Nurkhalim
Masokan: Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.291 KB) | DOI: 10.34307/misp.v1i1.4

Abstract

HIV / AIDS is an infectious disease caused by infection with the Human Immunodeficiency Virus (HIV) which attacks the immune system. (RI Ministry of Health, 2017). The high case of HIV / AIDS in women is feared to have an impact on the increase in cases of HIV / AIDS in children who get from perinatal transmission or transmission of infections that occur during pregnancy or childbirth. Another contributing factor is the lack of knowledge and awareness about HIV / AIDS that has threatened ordinary people including women of childbearing age. This study aims to determine the level of knowledge of women of childbearing age about HIV / AIDS in the Gurah Health Center area of ​​Kediri Regency. The method used was cross-sectional by distributing questionnaires to a group of women of childbearing age with a total sample of 98 respondents. With variables including the characteristics of respondents and knowledge of HIV / AIDS. Based on the research results obtained for the most age at the end of adulthood (35.7%), the most education was high school / vocational school (62.2%), IRT work (65.3%), electronic media information sources (41.8%). While knowledge of HIV / AIDS was sufficient as much as 43.9%, knowledge about transmission is low (49.9%), knowledge of prevention about limiting sexual relations (70.4%), condom use (55.1%), knowledge of signs and symptoms of people appear healthy (73.5%) , knowledge of characteristics affected by HIV / AIDS (59.2%), knowledge of prevention of HIV / AIDS testing (54.1%), and place of testing services (53.1%). The conclusion that can be taken was the level of knowledge of women of childbearing age about HIV / AIDS was in the sufficient category and was expected to be further improved so that it becomes a high level by conducting counseling by health workers in the Puskesmas and other agencies.   HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. (Kemenkes RI, 2017). Tingginya kasus HIV/AIDS pada perempuan dikhawatirkan akan ikut berdampak pada peningkatan kasus HIV/AIDS pada anak-anak yang didapat dari penularan melalui perinatal atau penularan infeksi yang terjadi pada saat kehamilan atau persalinan. Faktor penyebab lainnya adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang HIV/AIDS yang telah mengancam kalangan orang biasa termasuk wanita usia subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang HIV/AIDS di wilayah Puskesmas Gurah Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan adalah cross-sectional dengan menyebarkan kuesioner ke kelompok wanita usia subur dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Dengan variabel meliputi karakteristik responden dan pengetahuan HIV/AIDS. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil untuk usia terbanyak pada dewasa akhir (35.7%), pendidikan terbanyak yaitu SMA/SMK (62.2%), pekerjaan IRT (65.3%), sumber informasi media elektronik ( 41.8%). Sedangkan pengetahuan HIV/AIDS yaitu cukup sebanyak 43.9%, pengetahuan mengenai penularan yaitu rendah (49.9%), pengetahuan pencegahan tentang membatasi hubungan seksual (70.4%), pemakaian kondom (55.1%), pengetahuan tanda dan gejala orang tampak sehat (73.5%), pengetahuan ciri terkena HIV/AIDS (59.2%), pengetahuan penanggulangan adanya tes HIV/AIDS (54.1%), dan tempat pelayanan tes (53.1%). Simpulan yang dapat diambil adalah tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang HIV/AIDS berada pada kategori cukup dan diharapkan dapat lebih ditingkatkan sehingga menjadi tingkatan yang tinggi dengan dilakukan penyuluhan oleh tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas maupun instansi lainnya.
Tinjauan Penyebab Terjadinya Misfile Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Di RSUD Kabupaten Jombang Tahun 2020 Krisnita Dwi Jayanti; Ratna Frenty Nurkhalim; Ninda Mulya Ike Ardila; Budi Pranoto; Indra Setyawan; Indah Susilowati
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v7i2.950

Abstract

Medical record outpatient and emergency must be accompanied and completed after service to patiens the same day. This study aims to find out the factors that cause misfile from the management aspects of man, method, machine, and material in Jombang District Hospital. This research is descriptive qualitative with a case study approach. The sample in this study were 11 officers. Data collection techniques used are questionnaires and observation sheets. The results showed that in the man element, it was found that the problem of the absence of medical record officers with a background in medical record education where it is also a trigger for misfile in the filing room, the absence of training for medical record officers due to the lack of programs related to medical record training in Jombang District Hospital, and officers have never been rewarded in any form such as praise or incentives and penalties to be motivated to work better. In the method element found the problem of the absence of the implementation of medical record documents investigation activities every day periodically by officers to prevent the occurrence of misfile. On the machine element found problems of not using tracer and outguide. In the material element found the problem is that the color code in Jombang District Hospital is not applied in its entirety because of the lack of importance of color coding officers to prevent misfiles. It can be suggested that leaders should provide rewards and punishments, participate in training, make policies related to DRM investigation activities, tracer implementation, and color coding on DRM covers.
EVALUASI KEBERMANFAATAN APLIKASI SALVE MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Andra Dwitama Hidayat; Ratna Frenty Nurkhalim; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v9i2.599

Abstract

Latar belakang: Salve merupakan media penyalur bagi seseorang yang ingin relaksasi, berbincang dengan mahasiswa psikologi (konselor sebaya) atau memiliki masalah kejiwaan yang tidak ingin untuk diketahui oleh orang lain ataupun malu melakukan konsultasi secara langsung kepada psikolog. Tujuan: Prototype aplikasi Salve akan dilakukan pengujian kualitas aplikasi. Metode: Pengukuran kualitas suatu aplikasi dapat dilakukan dengan mengukur nilai usability. Evaluasi atau pengukuran kualitas aplikasi dilakukan dengan menggunakan teknik usability testing yaitu pengujian kebermanfaatan menggunakan metode kuesioner System Usability Scale (SUS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitafif dengan melakukan survei dan mengumpulkan data primer melalui penyebaran kuesioner terhadap pengguna sistem informasi sebagai responden. Hasil: rata-rata skor SUS untuk prototype aplikasi Salve adalah 70,13. Sehingga dapat dikatakan prototype aplikasi Salve termasuk dalam kategori acceptable. Menurut responden tampilan dan desain prototype aplikasi Salve sudah cukup baik, cukup update dan informatif. Pada skala adjective, prototype aplikasi Salve termasuk dalam kategori Good. Simpulan: Untuk mencapai nilai Excellent prototype aplikasi Salve akan didesain dengan lebih menarik lagi, dilakukan penambahan fitur dan perubahan informasi biaya layanan.
Utilization of the Planner 5D for the Design of a Medical Record Room at the Pesantren 1 Public Health Center Putri Indra Suryandari; Cici Nila Ardila; Krisnita Dwi Jayanti; Ratna Frenty Nurkhalim; Andra Dwitama Hidayat; Dinda Agnes Wahyu Aprilia; Rany Eka Putranti; Raya Mulyasari
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2023): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v5i1.3886

Abstract

A good design plan needs to be considered in the spatial arrangement of health service facilities. The Pesantren 1 Community Health Center plans to build an ergonomic medical record room. Creating or designing an ergonomic space requires knowledge of human anthropometry, work requirements, tool design, facilities used, methods, physical and psychological work schedules, and aesthetics. Many room designers have created designs that go beyond 2 dimensions. Planner 5D is an application that can assist users in designing a room. Planner 5D lets you easily create 3D designs from any angle. The purpose of this research is to design a medical record room using the Planner 5D application. Researchers used qualitative methods to collect information by interviewing medical record officers as the main informants and the head of the Community Health Center as key informant or triangular informant. The results of this study are the number of human resources needed, the number of infrastructure needs, circulation analysis of space for movement, and the layout of medical records designed by considering the anthropometry of officers. In conclusion, designing using the Planner 5D application is easy to implement. Because of the many features that are presented, the thing that needs to be considered in making layouts with this application is that in selecting furniture it is necessary to pay attention to the user's anthropometry.
THE INFLUENCE OF AUDIO-VISUAL VIDEO MEDIA ON KNOWLEDGE IN EFFORTS TO PREVENT SEXUAL VIOLENCE AGAINST ADOLESCENTS WITH DISABILITIES AT SLB SHANTI KOSALA NGANJUK Kurniasari, Mia Ashari; Frenty Nurkhalim, Ratna
Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal Vol. 7 No. 4 (2023): Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, October 2023
Publisher : UNIVERSITAS AIRLANGGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/imhsj.v7i4.2023.293-301

Abstract

Background: In Indonesia, teenagers account for one-quarter of the population. The focus of national development is on teenagers. Teenagers with disabilities are of particular concern due to their numerous restrictions, particularly in reproductive health education. They often experience health problems, especially sexual and reproductive health. Reproductive health education is the right solution for people with disabilities so that they can increase their knowledge in sexual violance so that they can protect themselves from a person. The aim of this research is to determine the effect of audio-visual video media on knowledge in efforts to prevent sexual violence among disabled teenagers. Method: We included all of the student that attend the school on the day of data collection. We used questionnaire to collect the data and the analytical test used was the Wilxocon Rank Test. Result: there was an increase in knowledge before implementing health education using audio-visual media, primarily 13.6%, with the high knowledge group comprising 54.5%. Meanwhile, the low knowledge group dropped from 86.4% to 45.5%. The Wilxocon Rank Test value is p= 0.035, indicating that audio-visual media has a significant influence on knowledge. Conclussion: There is an influence of audio-visual media with information in attempts to prevent sexual violence against disabled youth at SLB. Shanti Kosala Nganjuk.
Penerapan Gender Analysis Pathway dalam Mengatasi Pernikahan Usia Dini di Desa Margopatut Kabupaten Nganjuk Nurkhalim, Ratna Frenty; Kurniasari, Mia Ashari
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v5i2.8608

Abstract

Early-age marriages are still a serious problem in Indonesia, especially in rural areas.  In this activity we analyzed the phenomenon of early marriage in the village of Margopatut, Nganjuk district, by applying the Gender Analysis Pathway (GAP). The aim is to identify the causes of early marriage, develop a gender-responsive intervention program for the village. Through the analysis of GAP, it has been found that early marriages are still dominated by women, with some factors including poor understanding of the maturity of marriage age and family economic conditions. Recommended intervention programmes include counseling, training, selection of gender ambassadors, and advocacy for strengthening education and career training for women. We concluded that tackling early-age marriages requires a gender-responsive and sustainable approach as well as cooperation between governments, communities, and relevant institutions. This GAP analysis can be a basis for developing policies and programmes that are more effective in dealing with early-age marriages, and can be put forward in the village distribution activities
Gambaran dan Trend Angka Kematian Bayi Tahun 2014-2018 di Rs X Kabupaten Kediri Dwi Jayanti, Krisnita; Wasis, Ekawati; Frenty Nurkhalim, Ratna; Dwi Utami, Suci
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 1: JUNE 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.924 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v10i1.1117

Abstract

Statistik kesehatan di rumah sakit penting dalam upaya untuk mengevaluasi kualitas pelayanan medis di Rumah Sakit, salah satu ukuran kematian yang digunakan Angka Kematian Bayi (AKB) usia 0-11 bulan. Evaluasi dari AKB dapat dilakukan dengan analisa trend untuk mengetahui pola kejadian kematian bayi, agar bisa menargetkan pelayanan yang lebih baik lagi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui trend AKB tahun 2014-2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, menggunakan metode data berkala dengan pendekatan retrospektif yang meneliti peristiwa yang sudah berlangsung berdasarkan laporan kunjungan pasien rawat inap. Populasi menggunakan kunjungan bayi keluar perawatan hidup dan mati selama tahun 2014-2018 sebanyak 10.509 dengan total bayi keluar perawatan hidup sebanyak 9.809 dan kematian sebanyak 700 bayi. AKB tahun 2014-2018 mengalami fluktuasi, pada tahun 2014 sebesar 77,65‰, tahun 2015 sebesar 80,56‰, tahun 2016 sebesar 66,63‰, tahun 2017 sebesar 70,59‰, dan tahun 2018 sebesar 67,84‰, AKB masih belum sesuai standar MDGs 23‰ dan Renstra sebesar 24‰. Analisa  garis trend AKB bernilai negatif, mengalami penurunan sebesar 2,96.  Dari hasil tersebut dapat disarankan sebaiknya dilakukan perhitungan AKB tersendiri di RS X Kabupaten Kediri, agar bisa menjadi bahan evaluasi pembuatan program untuk menekan angka kematian bayi
Pengetahuan Ibu tentang Gizi Seimbang dan Pola Konsumsi Anak Pra-Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19 Oktaviasari, Dianti Ias; Urbaningrum, Nafa; Afif, Ahmad; Nurkhalim, Ratna Frenty
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan perubahan dalam kehidupan, tidak terkecuali dengan pola makan sehari-hari. Menjaga pola makan dengan gizi yang seimbang penting dilakukan selama masa pandemic covid-19. Peran ibu sangat penting dan dibutuhkan dalam pemenuhan gizi pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan pola konsumsi anak pra-sekolah pada masa pandemi covid-19 di Kota Kediri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dari siswa TK Dharma Wanita dan TK Flamboyan sejumlah 47 responden. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan jenjang SMA, pekerjaan sebagai wiraswasta dan memiliki pendapatan diatas UMR Kota Kediri. Pola konsumsi anak prasekolah di Kota Kediri pada masa pandemic Covid-19 cenderung dalam Kategori kurang. Dilihat dari jenis makanan yang dikonsumsi anak tidak lengkap dengan frekuensi makan yang kadang-kadang, serta jumlah asupan zat gizi makro dan mikro tergolong kurang. Pengetahuan dan sikap ibu kurang terhadap praktik pemberian makanan pada anak. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang karena kurangnya keterampilan ibu untuk memilih dan mengolah makanan bergizi serta menyusun menu yang beragam dan seimbang serta kurangnya sosialisasi mengenai gizi seimbang. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan pola konsumsi anak prasekolah pada masa pandemi Covid-19.
STUDI KOMPARATIF PENGETAHUAN DAN PARTISIPASI IBU DALAM MENJAGA LINGKUNGAN DAN KESEHATAN PADA KOMUNITAS DAERAH ALIRAN SUNGAI DI PROVINSI JAWA TIMUR Kuntari, Satiti; Budirahayu, Tuti; Susanti, Emy; Wicaksono, Dimas Prasetianto; Wismaningsih, Endah Retnani; Oktaviasari, Dianti Ias; Nurkhalim, Ratna Frenty; Fithriasari, Mariatul; Jayanti, Krisnita Dwi
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 7 No 1 (2025): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v7i1.1225

Abstract

Penurunan kualitas air sungai di sepanjang wilayah Provinsi Jawa Timur terjadi karena pencemaran lingkungan yang dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi keluarga yang bermukim di sekitar aliran sungai. Ibu-ibu yang tinggal di wilayah aliran sungai memegang peran penting dalam pengelolaan dan pemanfaatan air sungai yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas kesehatan dirinya dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu terkait kualitas, pemanfaatan dan kesehatan dalam kaitannya dengan air sungai di tiga kota/kabupaten Provinsi Jawa Timur, dan perbedaan partisipasi ibu dalam menjaga lingkungan dan kesehatan di tiga kota/kabupaten Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif komparatif yang dilaksanakan di wilayah aliran sungai Provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Kediri. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Responden pada penelitian ini ialah perempuan usia produktif 20-45 tahun yang berjumlah 300 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengetahuan ibu terkait kualitas air sungai dan pemanfaatannya untuk kebutuhan rumah tangga dengan perolehan rata-rata sebesar 2,99 (Sidoarjo), 3,11 (Surabaya), 2,77 (Kediri) yang mana berarti pengetahuan ibu masih kurang, dan (2) tidak ada perbedaan partisipasi ibu dalam menjaga lingkungan dan kesehatan warga dengan perolehan mean sebesar 1,18 (Sidoarjo), 1,44 (Surabaya), 1,22 (Kediri) yang mana berarti partisipasi ibu juga sangat kurang. Dengan demikian, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan tentang kualitas air sungai dan pemanfaatannya untuk kebutuhan rumah tangga, dan partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dan kesehatan bagi ibu-ibu yang tinggal di wilayah aliran sungai Provinsi Jawa Timur.
Co-Authors Ahmad Afif Almahabbah, Fakihuddin Aprilya, Amanda Putri Ardila, Ninda Mulya Ike Arnawa, Gini Driya Arya Ulilalbab Bayu Ratmanda Putra Bisono, Eva Firdayanti Budi Pranoto Cici Nila Ardila Devitasari, Ferina Dianti Ias Oktaviasari Dianti Ias Oktaviasari, Dianti Ias Dimas Prasetianto Wicaksono Dinda Agnes Wahyu Aprilia Dwi Jayanti, Krisnita Dwi Utami, Suci Dwijayanti, Krisnita Ekawati Wasis Wijaya Ekawati Wasis Wijayati Emy Susanti Endah Retnani Wismaningsih Endah Retnani Wismaningsih Endah Retnani Wismaningsih, Endah Retnani Eva Firdayanti Eva Firdayanti Bisono Fatria, Anindia Diva Putri Fithriasari, Mariatul Hagarini, Pasha Aurischa Hidayat, Andra Dwitama Indah Susilowati Indah Susilowati Indra Setyawan Indra Setyawan Jerhi Wahyu Fernanda Jerhi Wahyu Fernanda, Jerhi Wahyu Kharisma Martha Delila Putri Khoir, Ana Miftahul Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti Krisnita Dwi Jayanti, Krisnita Dwi Kurniasari, Mia Ashari Kurniawati, Nurul Istiqomah Lia Agustina Lia Agustina, Lia Mayhimamia, Arrsillaufiatma Mukminati, Ana Zahratul Ninda Mulya Ike Ardila Ni’matu Zuliana Nurhadi Nurhadi Nurhadi Nurhadi Pawarti, Rona Purwantaris, Pinda Duana Wahyu Putri Indra Suryandari Putri, Almira Maudy Sukmaning Putri, Elvanda Helzalia Rany Eka Putranti Raya Mulyasari Reny Nugraheni Satiti Kuntari, Satiti Serviana Devi Sri Nurcahyati Tegar Wahyu Yosuanto Tuti Budirahayu Urbaningrum, Nafa Vivien Dwi Purnamasari Wasis, Ekawati Yanuar Eka Pujiastutik Yoanita Indra Kumala Dewi Zuliana, Ni’matu