Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Meningkatkan Peran Masyarakat Terhadap MA Model Zainul Hasan Genggong Ani Nur Aini; Ismatul Izzah; Mohamad Ahyar Ma’arif
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.1377

Abstract

Abstract Abstract Education is a mirror of society; The Zainul Hasan Genggong MA Model is a brilliant reflection of the collaboration between effective public relations management and active community involvement. In an era where social transformation is becoming increasingly important, the role of Public Relations in creating a positive and sustainable image is vital. The MA Model Zainul Hasan Genggong is living proof of how Public Relations can change people's perceptions of education, build trust, and inspire active participation. With a targeted communication strategy that involves various levels of society, the Zainul Hasan Genggong MA Model has succeeded in creating an inclusive and dynamic educational environment. The involvement of parents, alumni and the surrounding community in various school activities shows how synergy between educational institutions and the community can produce a significant positive impact. Apart from that, MA Model Zainul Hasan Genggong also acts as an agent of change by adopting technology and modern learning methods that are relevant to the needs of the times. This innovative approach not only improves the quality of education but also strengthens the relationship between schools and the wider community. Through various programs that focus on developing student character and competence, MA Model Zainul Hasan Genggong proves that good education is not only about academics, but also about building positive values in students. This is a clear example of how effective Public Relations can create a harmonious, productive and sustainable educational environment, making education a strong foundation for the progress of society as a whole. Keywords: Public Relations Management, Society, MA Model Zaha Genggong Abstrak Pendidikan adalah cermin masyarakat; MA Model Zainul Hasan Genggong adalah refleksi gemilang dari kolaborasi antara manajemen hubungan masyarakat (Public Relations) yang efektif dan keterlibatan aktif masyarakat. Dalam era di mana transformasi sosial menjadi semakin penting, peran Public Relations dalam menciptakan citra yang positif dan berkelanjutan sangatlah vital. MA Model Zainul Hasan Genggong adalah bukti hidup bagaimana Public Relations dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap pendidikan, membangun kepercayaan, dan menginspirasi partisipasi aktif. Dengan strategi komunikasi yang terarah dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, MA Model Zainul Hasan Genggong berhasil menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan dinamis. Keterlibatan orang tua, alumni, dan masyarakat sekitar dalam berbagai kegiatan sekolah menunjukkan bagaimana sinergi antara institusi pendidikan dan komunitas dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan. Selain itu, MA Model Zainul Hasan Genggong juga berperan sebagai agen perubahan dengan mengadopsi teknologi dan metode pembelajaran modern yang relevan dengan kebutuhan zaman. Pendekatan inovatif ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat luas. Melalui berbagai program yang berfokus pada pengembangan karakter dan kompetensi siswa, MA Model Zainul Hasan Genggong membuktikan bahwa pendidikan yang baik tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membangun nilai-nilai positif dalam diri siswa. Ini adalah contoh nyata bagaimana Public Relations yang efektif dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan, menjadikan pendidikan sebagai fondasi kuat bagi kemajuan masyarakat secara keseluruhan. Kata Kunci: Manajemen Humas, Masyarakat, MA Model Zaha Genggong
Manajemen Peserta Didik Dalam Meningkatkan Komunikasi Belajar Siswa di SDN Alassumur Lor I Siti Ulfatun Hasanah; Mamluatun Ni’mah; Mohamad Ahyar Ma’arif
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6061

Abstract

Abstract Schools need student management to achieve the desired goals. Student management Students have an important role in providing services and guidance to students from the start of school to the end of school. In this article, researchers conducted research related to student management in improving student learning communication at Alasumur Lor I Elementary School. This research used a qualitative approach. The data sources used in this research are interviews, observations and documentary data sources. The results of this research show that student management at SDN Alasumur Lor I has provided good service and provided good student training, both in the classroom and outside the classroom. There are qualified teachers to teach in class, supported by adequate infrastructure and student enthusiasm for learning in class so that good communication and collaboration between teachers and students is created. Keywords: Student Management, Learning Communication Abstrak Sekolah membutuhkan manajemen peserta didik untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen peserta didik Siswa mempunyai peranan penting dalam memberikan pelayanan dan bimbingan kepada siswa sejak awal sekolah hingga akhir sekolah. Dalam artikel ini peneliti melakukan penilitian terkait manajemen peserta didik dalam meningkatkan komunikasi belajar siswa di SDN alassumur Lor I. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan sumber data dokumenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen peserta didik di SDN Alassumur Lor I sudah memberikan pelayanan dengan baik dan memberikan pembinaan peserta didik dengan baik, baik didalam kelas maupun diluar kelas. Terdapat guru yang berkualitas untuk mengajar di kelas, didukung dengan sarana prasarana yang memadai dan semangat siswa dalam belajar di kelas sehingga tercipta komunikasi dan kolaborasi yang baik antara guru dan siswa. Kata Kunci: Manajemen Peserta Didik, Komunikasi Belajar.
Pendampingan pengelolaan perpustakaan SMP Zainul Hasan 1 Genggong Probolinggo Ma'arif, Mohamad Ahyar; Husnah, Rif’atul; Rizqiyah, Silvy
KHIDMAH : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNZAHLP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.407 KB) | DOI: 10.55210/khidmah.v2i2.127

Abstract

Perpustakaan merupakan pusat informasi yang selalu uptudate sesuai dengan perkembangan zaman, Perpustakaan merupakan bagian dari sumber belajar yang harus ada dalam sebuah sekolah, karna peserta didik dapat memperoleh informasi melaui pengetahuan, melalui perpustakaan, didalam perpustakaan terdapat kegiatan menata disebut manajemen yang dikenal dengan POAC (Planning, organizing, actuating, controling). Adapun fungsi dari manajemen perpustakaan tujuannya sebagai titik tumpuan dalam kegiatan diperpustakaan yang menyusun adalah staf peprpustakaan. Perpustakaan sekolah merupakan sarana dan prasarana yang di miliki setiap sekolah untuk memenuhi kebutuhan siswa- siswinya sebagai sumber belajar untuk mendapat pengetahuan selain dari guru. Perpustakaan merupakan salah satu unit kerja yang berupa tempat untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola dan mengatur bahan pustaka secara sistematis sekaligus sebagai saran belajar yang menyenangkan.
Pola Kerjasama Keluarga dan Sekolah dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemi Royani, Ahmad; Maarif, Mohamad Ahyar
GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 2 (2021): GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/gns.v2i2.44

Abstract

Abstract Humans are social beings who must interact to fulfill the needs of their personal lives and reach their goals. What we are discussing is about the relation between family or parents and school during the pandemic to achieve educational goals both nationally and institutionally. This is so crucial issue. We know both family social institutions and educational institutions have an important role in building and shaping the personality of each child. The purpose of this study is to explore how the collaboration carried out by schools and families or parents in accompanying and guding their children during the Covid-19 pandemic. The method used was a qualitative approach, where to see the phenomena occured in the online learning process and how the collaboration carried out by the teachers and parents made some effects. By taking a sample of one family, the datas collecting was carried out through observating, interviewing and documentating. The results of this study explainde that the collaboration between families and early childhood school during the pandemic can provide a better quality learning for students. The school provided the transforms of knowledge and noble values ??and also the development of children’s potentions. But the process of character building that is built by the school, of course, needed an active collaboration with others, especially the family. Early childhood school and family have the same strong responsibility to make sure that the learning objectives could be achieved together during the long distance learning in the pandemic period.   Abstrak Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupannya serta meraih tujuan yang diinginkan bersama. Demikian halnya dalam konteks mewujudkan kualitas pendidikan dibutuhkan hubungan baik interaksi yang dijalin dengan baik pula antara sekolah dengan pihak-pihak yang terkait, termasuk di dalamnya keluarga. Terlebih di masa pendemi, di mana proses belajar anak lebih banyak dilakukan dari rumah dan keluarga dituntut untuk lebih berperan aktif mendampingi anak dalam belajar. Kedua pihak, baik keluarga maupun sekolah mempunyai peran yang sama penting dalam membangun serta membentuk kepribadian seorang anak. Tujuan penelitian ini untuk mendalami bagaimana pola kerja sama yang dilakukan oleh sekolah dan orang tua dalam mendidik anak di masa pandemi Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang bertujuan melihat fenomena yang terjadi pada proses pembelajaran daring khususnya pada pola kerja sama yang dibangun antara sekolah dan orang tua, dengan mengambil sampel sebuah keluarga yanag putra-putrinya menempuh jenjang pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerja sama antara keluarga dan lembaga pendidikan pada masa pandemi sangat mendukung dalam menunjang kualitas belajar anak di rumah. Sekolah memiliki tanggung jawab dala transformasi pengetahun dan nilai-nilai akhlak mulia sekaligus mengembangkan potensi anak usia dini. Namun proses pembentukan kepribadian dan karakter yang diupayakan oleh sekolah tentu sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama yang baik dengan pihak-pihak yang lain, terutama keluarga. Oleh karenanya lembaga pendidikan anak usia dini dan keluarga memiliki peran yang sama kuatnya untuk memastikan bahwa tujuan pembelajaran anak usia dini dapat dicapai bersama selama pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi.
The Study Examines The Role Of Teachers And Parents In The Ethical Development Of Students At Madrasah Aliyah Taufiqurrohman Rifa’i; Surahman; Mohamad Ahyar Ma’arif
JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management Vol. 6 No. 1 (2024): JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management
Publisher : The Faculty of Education and Teaching Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jieman.v6i1.212

Abstract

By the mandate of development reform in the context of saving the normalization of national life as the direction of the state, education cannot be separated from educational elements, including educators, parents, students, facilities and infrastructure, society, and educational goals. Starting from the context of the problem that will be solved in this thesis research, the focus is on what problems teachers and parents make in fostering student ethics at MA Sunan Giri Krucil and what form of synergy teachers and parents take in fostering student ethics at MA Sunan Giri Krucil. Researchers used interview, observation, and documentation methods to collect data. They used qualitative descriptive analysis to analyze the data collected in this thesis. In several discussions that have been presented with several analyses and various theories used, the author can draw conclusions related to the Synergy of Teachers and Parents in the Ethical Development of Students at MA Sunan Giri, Krucil Village, Krucil District, Probolinggo Regency, namely the efforts of teachers and parents in fostering student ethics, including students coming to school on time, student study results when completing assignments from the teacher. Then, additional hours are attended by students, assignments given by the teacher are completed, the interaction between parents and teachers, fulfillment of learning tools, and the atmosphere within the family. The obstacles for teachers and parents in developing student ethics at MA Sunan Giri, Krucil Village, Krucil District, Probolinggo Regency, namely that MA students are adults. They are reluctant to be asked to study because social media influence them. Influence by friends, children studying are disturbed by homework and student conditions, and sometimes students are in a stall when entering class. Sesuai dengan amanat reformasi pembangunan dalam rangka penyelamatan normalisasi kehidupan Nasional sebagai haluan negara, dalam pendidikan tidak terlepas dari unsur pendidikan diantaranya pendidik, orang tua, peserta didik, sarana dan prasarana, masyarakat dan tujuan pendidikan. Bertolak dari kontek pemasalahan yang akan di pecahkan dalam penelitian skripsi ini di fokuskan dalam masalah apa saja usaha-usaha guru dan orang tua dalam pembinaan etika siswa di MA Sunan Giri Krucil dan bagaimana bentuk sinergitas guru dan orang tua dalam membina etika siswa di MA Sunan Giri Krucil, Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, dalam menganalisis data yang terkumpul dalam skripsi ini menggunakan analis Diskriptif Kualitatif. Dalam beberapa pembahasan yang telah di paparkan dengan beberapa analisa dan berbagai teori yang di gunakan, maka penulis dapat menarik kesimpulan terkait dengan Sinergitas Guru dan Orang Tua Dalam Pembinaan Etika Siswa DI MA Sunan Giri Desa Krucil Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo yaitu usaha guru dan orang tua dalam membina etika siswa, diantaranya siswa itu datang ke sekolah tepat waktu, Hasil studi siswa ketika menyelesaikan tugas dari guru. Kemudian adanya jam tambahan yang diikuti oleh siswa, Tugas yang diberikan oleh guru terselesaikan, Interaksi orang tua dengan guru, pemenuhan alat belajar kemudian suasana didalam keluarga. Adapun hambatan-hambatan guru dan orang tua dalam membina etika siswa di MA Sunan Giri Desa Krucil kecamatan krucil Kabupaten Probolinggo yaitu siswa MA itu sudah dewasa dan enggan jika disuruh belajar karena dipengaruhi oleh media sosial. Pengaruh dari teman, Terkadang anak sedang belajar diganggu dengan tugas-tugas rumah, Kondisi siswa, Ketika masuk kelas terkadang siswa ada di warung.
PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN KITAB KUNING DI PONDOK SALAF (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN ZAINUL HASANAIN GENGGONG) Nanang Qosim; Mohamad Ahyar Ma’arif
Edumanajerial : Journal of Educational Management Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/32zkmy61

Abstract

Pesantren salaf dijadikan indigenous education di Indonesia. Eksistensi pesantren memberikan kontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa dan berusaha mencerdaskan generasi serta menjadi lembaga pendidikan yang berperan aktif dalam melakukan transmisi keilmuan-keagamaan.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif-deskriptif, dimana data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka melainkan berupa data-data dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi Pesantren ini mengembangkan program bahasa asing  (bahasa arab dan bahasa inggris) sebagai alat komunikasi. Sistem pembelajrannya menggunakan tradisional seperi sorogan, wetonan dan bandongan. Untuk meningkatkan mutu pembelajaran agar santri lebih mudah membaca dan menalar kitab kuning kami memberikan solusi cara cepat membaca kitab kuning dengan metode Amtsilati, Al-miftah, Al-Fatih dan kegiatan Batsul Masail (guna meningkatkan daya berfikir kritis santri).
Building a conducive work environment for teachers through proactive and collaborative conflict management at MA Sirojul Ulum, Krejengan Probolinggo Ma’arif, Mohamad Ahyar; Kaserero, Subira
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): January
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v11i1.1984

Abstract

This study explores conflict management strategies to create a conducive work environment for teachers at MA Sirojul Ulum, Krejengan, Probolinggo. Conflicts in schools, such as interpersonal disagreements and structural role ambiguities, disrupt relationships and reduce teaching effectiveness. Effective conflict management is essential for maintaining harmony and productivity in schools. The research employs a qualitative approach with a case study method, gathering data through in-depth interviews with principals, teachers, and staff, as well as observations and document analysis. The data were analyzed thematically to uncover patterns in conflict dynamics and resolution strategies. The findings indicate that structured deliberations and conflict management training significantly enhance communication and collaboration among teachers, fostering a harmonious work environment. Deliberation provides an open platform for resolving conflicts, while training improves teachers' abilities to handle disputes effectively. However, bureaucratic challenges, such as slow administrative processes, often hinder timely conflict resolution, underscoring the need for streamlined procedures. This research introduces a proactive and collaborative approach to conflict management, which goes beyond reactive strategies. By involving all stakeholders principals, teachers, students, and parents in early identification and resolution of conflicts, this participatory model not only addresses existing issues but also strengthens relationships and supports long-term educational goals. In conclusion, integrating proactive and collaborative conflict management strategies improves teacher performance, enhances the quality of education, and creates a sustainable and productive work environment. These insights provide valuable guidance for school administrators and stakeholders aiming to refine conflict resolution systems in educational settings.
Online Learning Innovation and Student Character Shift at UNZAH and UNUJA Probolinggo Mamluatun Ni’mah; Edi Kurniawan Farid; Mohamad Ahyar Ma’arif; Muwahidah Nur Hasanah; Faisal Mahmoud Adam Ibrahim
At-Ta'dib Vol. 18 No. 2 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The shift in the learning system from face-to-face to online learning during the Covid-19 pandemic greatly impacted the shift in student character. Therefore, online learning innovations that are implemented must still lead to building character that is in line with educational goals. This study aims to explain the shifting in student character and online learning innovations during the Covid-19 pandemic at Zainul Hasan Genggong Islamic University (UNZAH) and Nurul Jadid University (UNUJA). This descriptive qualitative research uses observation, interviews, and documentation in data collection. The data were analyzed phenomenologically in descriptive narratives. The results are, First, there are various innovations at UNZAH in implementing online learning comprising policy, planning, implementation, and learning evaluation. This has resulted in shifts in the character of UNZAH students. However, the shift in student character leads to the building of the character of Pesantren Zainul Hasan Genggong, known as the term SANTRI and the 9 basic values of the santri. The shift in the character of UNZAH students are courtesy, honesty, trustworthiness, discipline, responsibility, love of knowledge and worship, and honor for teachers and parents. Second, innovation in implementing online learning at UNUJA starts with policies for implementing online learning and hybrid learning, planning, implementation, and evaluation. This has resulted in shifts in the character of UNUJA students. However, the shift in character leads to the trilogy character building and Panca Kesadaran of Pesantren Nurul Jadid. the shift in the character of UNUJA students are decent morals, inspirational-participative, disciplined, independence, and simplicity.
Strategy to Improve Teacher Performance Through Teacher Professional Education Wahyuni, Iis; Hamid, Abdul; Ma’arif, Mohamad Ahyar
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i1.865

Abstract

This study aims to analyze strategies for improving teacher performance through the Teacher Professional Education Program in elementary schools. The background of this study is the importance of teacher professionalism in supporting the quality of national education. The method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The data results were analyzed using thematic analysis with the Clarke and Braun approach. The results of the study indicate that Teacher Professional Education plays a positive role in improving teacher competence, especially in managing learning, preparing teaching materials, and delivering materials effectively. In addition, there is an increase in the culture of regular training which also encourages an increase in teacher professionalism. Initial obstacles such as limited facilities and infrastructure were successfully overcome through the principal's initiative. The findings are expected to be a reference as an effective strategy in supporting the development of teacher performance in a sustainable manner in elementary schools.
Transformation of Islamic Boarding Schools in the Era of Globalization: - Humaidi, Rifan; Royani, Ahmad; Bahri, Syamsul; Ahyar, Mohamad Ahyar Ma'arif
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/leaderia.v5i2.876

Abstract

Perubahan yang berlangsung cepat, menuntut kemampuan pesantren untuk merespon secara cepat, tepat, dan adaptif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif- fenamenologi, studi ini mencoba melihat dinamika perubahan yang dihadapi oleh Pesantren Nurul Islam. Dari hasil studi yang dilakukan disimpulkan bahwa adaptasi perubahan dengan model pemeliharaan atau pelestarian nilai-nilai lokal (localities) yang positif dan bermanfaat bagi pesantren. Sebagai agen perubahan, pesantren (Nurul Islam) berpartisipasi aktif dalam perubahan sosial masyarakat sekitarnya. Selain itu, pembinaan kepribadian bertujuan mempersiapkan para santri untuk memiliki ilmu agama dan non agama agar menjadi manusia yang berkepribadian Islam yang mampu mengamalkan ilmunya. Sistem kepribadian yang dibentuk pesantren Nurul Islam adalah mampu menghadapi dan merespon perubahan tanpa menafikan aspek akhlak. Bahkan, pesantren Nurul Islam mencoba memadukan dan mengintegrasikan sistem sekolah dan pesantren untuk melahirkan generasi-generasi yang benar benar handal dalam bidangnya. Pesantren dengan keunggulan soft skillnya dan Lembaga formal dengan keunggulan life skillnya akan menjadi solusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan jaman.