Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penyesuaian Kurikulum Muadalah Pondok Pesantren di Kabupaten Jember Moh. Qurtubi; Mohamad Ahyar Ma'arif
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1502

Abstract

Pesantren yang tetap mengajarkan diniyah dan mengikuti program kesetaraan yang menggunakan standar kurikulum negara (Kemenag dan Depdiknas) di kalangan pesantren disebut Mu`adahpesantren. Lulusan Pesantren ini setara dengan lulusan MA atau SMA. Proses pemerataan ini diberikan sebagai langkah negara untuk mengakui keberadaan pendidikan di pondok pesantren yang bukan bagian dari sistem pendidikan nasional. Pendidikan berbasis masyarakat, Pendidikan Diniah dan Pesantren salaf bertujuan untuk menciptakan nilai-nilai agama yang berkualitas. Dari beberapa pengamatan bahwa Pondok pesantren mu’adalahh mengadopsi dari kurikulum pondok pesantren Gontor. Pembelajaran di pondok pesantren mu’adalahh menggunakan beberapa metode, yaitu: ceramah, tanya jawab, resitasi, driil dan dikte, diskusi, demonstrasi, dan hafalan. Pondok pesantren mu’adalahh serta media pembelajaran Materi umum seperti buku pedoman, alat tulis dan papan tulis masih digunakan oleh guru. Peserta didik harus memiliki buku pedoman sebagai sumber belajar. Kata Kunci : Kurikulum, Muadalah, Pondok Pesantren
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN KESISWAAN DI MTs MISBAHUL HASAN ANDUNGSARI TIRIS PROBOLINGGO Mohamad Ahyar Ma'arif
Al-Fikru : Jurnal Pendidikan Dan Sains Vol 1 No 1 (2020): VOLUME 1 NUMBER 1 (2020) APRIL
Publisher : UNZAH Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.241 KB) | DOI: 10.55210/al-fikru.v1i1.463

Abstract

The Indonesian nation is facing a multidimensional crisis. From the results of studies of various disciplines and approaches, there seems to be a common view that all kinds of crises originate from moral or moral crises. This crisis is directly or indirectly, related to school or education issues. Research focus: (1) How to plan character education through student activities at Misbahul Hasan Andungsari Tiris Probolinggo MTs, (2) How to implement character education through student activities at Misbahul Hasan Andungsari Tiris Probolinggo MTs, and (3) How to evaluate character education through student activities at Misbahul Hasan Andungsari MTs Tiris Probolinggo. This research uses a qualitative approach with data collection methods of observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed using descriptive analysis with steps of data reduction, data presentation and verification. The validity of the data uses triangulation of methods and sources. The results of the study show: (1) Planning for the implementation of character education through student activities in the Madrasah Tsanawiyah Misbahul Hasan Andungsari Tiris Probolinggo is relatively in accordance with planning in management. At least three elements of planning have been fulfilled namely: Choosing a set of activities, Deciding what to do next, when, how and by whom. When the implementation has been determined, the people directly involved are also clear, so the planning is only to run. (2) The implementation of character education through student activities in the Madrasah Tsanawiyah Misbahul Hasan Andungsari Tiris Probolinggo has been carried out according to applicable regulations, the madrasa head who has a model leadership in a hierarchy of needs has been able to move all components of the madrasa to consciously and responsibly jointly carry out their duties for the overall success of education., 3) Evaluation of character education through student activities in Tsanawiyah Madrasah Misbahul Hasan Andungsari Tiris Probolinggo has been relatively well underway. Evaluation developed by Madrasah Tsanawiyah Misbahul Hasan Andungsari Tiris. Keywords: Implementation of Character Education, Student Activities.
Baitul Mal pada Masa Rasulullah Saw dan Khulafaur Al-Rashidin Moh. Ahyar Maarif; Vita Firdausiyah
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol 5 No 2 (2019): Asy-Syari'ah - Juni 2019
Publisher : Fakultas Syariah Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.159 KB) | DOI: 10.55210/assyariah.v5i2.118

Abstract

Pembahasan utama pada makalah ini adalah keberadaan Baitul Mal sebagai pelopor utama dalam bidang keuangan yang sesuai dengan shariat Islam. Baitul Mal tidak hanya sebagai lembaga yang mengatur pemasukan uang negara, namun juga memiliki tugas yang begitu penting dalam pendistribusian uang hasil negara yang tersimpan di Baitul Mal, agar harta-harta tersebut dapat diterima oleh orang-orang yang berhak menerimanya. Dengan makalah ini, penulis menjelaskan secara singkat mengenai sumber pendapatan dan manajemen Baitul Mal yang dimulai sejak zaman Rasulullah SAW hingga pada masa pemerintahan Khulafau al-Rashidin. Keberadaan Baitul Mal ini bertujuan untuk mencapai salah satu tujuan dari negara, untuk menegakkan sistem kenegaraan yang berkenaan dengan pelaksanaan kewajiban muslim, seperti salat, zakat dan sebagainya. Kata Kunci: Baitul Mal, Khulafau al-Rashidin, tujuan pendirian
Pengaruh Strategi Promosi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Pada Cv Karya Abadi Simo Kwagean Abdul Hamid; Moh. Ahyar Maarif
Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 6 No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.555 KB)

Abstract

Sales will not be realized without promotion, therefore CV Karya Abadi promotes Advertising and personalselling strategies to increase sales volume. This study aims to determine the promotion through advertising and personal selling affect sales volume in C.V. Eternal Work to achieve this goal the researcher first conducts a survey to identify what variables are considered. In this study there are three variables, namely sales volume, advertising and personal selling. The sample method used is porposive sampling (sampling technique with certain considerations). For the data obtained directly from research in CV Karya Abadi through un-structured interviews, observations and documentation and analyzed using the significance test of each coefficient and the significance test of the model through SPSS version 10.01. From the statistical results it can be seen that the value of Fcount> Ftable (76, 909> 3.3541) then the independent variables (advertising and personal selling) have a significant effect so H0 is rejected and H1 is accepted. For the T-test on advertising: 2,239 and personal selling: 11,104 and for Ttabel advertising and personal selling is +2,0518, this shows Thitung> Ttable so H1 is rejected and H0 is accepted. Thus it can be concluded that the promotion strategy (advertising and personal selling) affects the sales volume of C.V. Karya Abadi by 83.1% while 14.9% is influenced by other promotional strategies.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Di Masa Pandemi Di SMP Miftahul Hasanain Nur Aini Yulia Agustin; Imam Bukhori; Mohammad Ahyar Ma'arif
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.74 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5657

Abstract

Pendidikan berperan dalam mengembangkan SDM yang berkualitas agar pembangunan negara. Selain itu, proses pembentukan dilakukan berdasarkan formasi yang telah disiapkan sebelumnya dan direncanakan sesuai dengan rencana. Oleh karena itu, pendidikan dapat diartikan sebagai pembinaan, pelatihan, pendidikan, bahkan pendidikan pada suatu lembaga pendidikan. Salah satu tantangan utama dalam pendidikan yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang bermutu supaya lembaga pendidikan bisa berfungsi sebagaimana semestinya. Apalagi pada saat kondisi pandemi yang berdampak besar bagi dunia pendidikan.Manajemen sumber daya manusia di SMP Miftahul hasanain juga menemui beberapa kendala dalam proses pembelajaran, yaitu: adanya sebagian guru yang masih belum siap untuk pembelajaran daring, karna minimnya keahlian dan sarana belajar daring.Akan tetapi tidak semua sumber daya manusia menjadikan pembelajaran dan pengajar lain membuat tidak ahli mengenai pengetahuan yang digelutinya. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perlu mengelola seluruh staff yang di sekolah secara benar dan baik agar dapat membentuk seorang pengajar yang berkualitas dan tentunya untuk mencetak siswa yang bermutu, disinilah diperlukan peran kepala sekolah sebagai penanggung jawab utama.pelaksanaan manajemen sumber daya manusia di masa pandemi di SMP Miftahul hasanain dengan menggunakan Pembelajaran online efektif dalam mewujudkan pembelajaran walaupun pengajar dan siswa terdapat di lokasi yang tidak sama. Hal ini membantu untuk memecahkan masalah bahwa siswa lambat untuk memperoleh pengetahuan.Pencapaian manajemen sumber daya manusia di masa pandemi di smp miftahul hasanain mulai berkembangnya pengetahuan dalam menggunakan internet,mempunyai keterampilan dan pihak sekolah memberikan kuota internet gratis dan untuk guru di berikan prasarana jaringan internet (wifi) di sekolah, maka karena itu kepala madrasah menjadi salah satu pihak bertanggung jawab untuk perencanaan dan pencapaian tersebut dapat mendukung penuh manajemen sumber daya manusianya agar bisa lebih meningkat prestasi akademik
Problematika Pelayanan Perpustakaan Di Yayasan Sirajul Ulum Jatiurip Krejengan Ika Rizkiyawati; Kustiana Arisanti; Mohamad Ahyar Ma’arif
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.543 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5801

Abstract

Setiap orang tentunya sudah tidak asing lagi tentang taman baca. tampaknya saja yang membuat taman baca itu setiap orang sangat bertikai. Namun, dasarnya mengarah untuk pengetahuan terhadap perpustakaan maka menyimpan suatu informasi maupun ilmu maka dari itu taman baca akan membentuk suatu tujuan utama apabila mereka membutuhkan suatu informasi ataupun untuk meningkatkanm mata pelajaran. sekarang perpustakaan bertambah dekat dengan penduduk, hampir mendekati di beragam desa yang dapat kita temui bahwa perpustakaan yang lebih umum dikenal dengan Taman pustaka. justru saat ini, perpustakaan keliling serta muncul diberbagai desa, Perpustakaan saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat koleksi, namun bertambah semenjak itu adalah menjadi bahan informasi. hingga taman baca mewujudkan hal yang sangat mendasar bagi semua penduduk.
PROBLEMATIKA DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM SEBUAH TELAAH KRITIS: Problems And Policies Of Islamic Education A Critical Study Ahmad Royani; Abd Hamid; Mohamad Ahyar Ma’arif
Fenomena Vol 18 No 1 (2019): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v18i1.23

Abstract

Pendidikan Islam, sebelumnya hanya dipersepsi sebagai materi ajar, sekarang telah dipersepsi sebagai materi, sebagai institusi, sebagai kultur, dan sebagai system. Inilah yang sekarang tercermin dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan peraturan pemerintah secara operasional mengatur pelaksanaan undang-undang tersebut. Dengan demikian, maka peneyebutan istilah “pendidikan islam” bisa mencakup empat persepsi: pertama, pendidikan islam dalam pengertian materi; kedua, pendidikan islam dalam pengertian institusi; ketiga, pendidikan islam dalam pengertian budaya dan nilai-nilai, dan keempat, pendidikan islam dalam pengertian pendidikan yang islami. Oleh karenanya dalam konteks perubahan zaman, perkembangan institusi pendidikan islam tidak sepenuhnya bisa menghindar dari perubahan, sebagiman pondok pesntren, lembaga-lembaga islam juga menganut prinsip “continuity and change” atau dalam bahasa pesantrennya disebut“ al-muhafadhah alal qadim ash-shalih wal akhdzu bil jaded al-ashlah”, intitusi pendidikan islam akan terus melakukan perubahan dan adopsi inovasi tetapi tetap mempertahankan tradisi yang baik dan bermanfaat. Islamic Education, previously only perceived as teaching material, has now been perceived as material, an institution, a culture, and a system. This is what is now reflected in Law No. 20 of 2003 on the national education system and government regulations operationally regulate the implementation of the law. Thus, the term "Islamic education" can include four perceptions: first, Islamic education in terms of material; second, Islamic education in terms of institutions; third, Islamic education in the sense of culture and values; and fourth, Islamic education in the importance of Islamic teaching. Therefore, in the context of changing times, the development of Islamic educational institutions can not wholly avoid change; as Pondok pesantren, Islamic institutions also adhere to the principle of “continuity and change,” or in the language of the boarding school called“ Al-muhafadhah alal qadim ash-Salih wal akhdzu bil jaded al-ashlah,” Islamic educational institutions will continue to make changes and adoption of innovation but still maintain a good and valuable tradition.
Kepala Madrasah, Supervisi Akademik dan Kinerja Guru (Kasus di Madrasah Ibtidaiyah Sirajul Ulum Jatiurip Krejengan Probolinggo) Abdul Hamid; Mohamad Ahyar Ma’arif
JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management Vol. 1 No. 1 (2019): JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management
Publisher : The Faculty of Education and Teaching Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jieman.v1i1.2

Abstract

Abstrak Dalam proses belajar mengajar peran supervisi kepala madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, di mana para guru didalam melaksanakan tugasnya merupakan ujung tombak dalam mensukseskan tujuan pendidikan nasional. Di dalam pelaksanaan proses belaajar mengajar para guru seringkali mendapat kesulitan,dan kesulitan itu akan terjadi kemandegan dan kegagalan sekaligus berdampak pada mutu pendidikan, peran supervisi atau supervisor memiliki peran strategis dalam memberikan layanan terhadap guru yang mendapatkan kesulitan atau terjadi penurunan dalam kompetensinya. Tulisan ini berfokus pada kepemimpinan kepala madrasah dalam peningkatan kinerja. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data-data yang sudah didapatkan kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis data deskriptif. Kepemimpinan kepala madrasah dalam peningkatan kinerja guru menggunakan dua teknik yakni supervisi akademik berbasis pada individu dan kelompok. Pelaksanaan supervisi akademik teknik individu untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Sirajul Ulum Jatiurip Krejengan Probolinggo yaitu menggunakan teknik orientasi bagi guru baru, classroom observation dan individual converence, sedangkan pelaksanaan supervisi akademik teknik kelompok untuk meningkatkan kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah Jatiurip Krejengan Probolinggo yaitu menggunakan teknik rapat dewan guru, workshop/ lokakarya, bacaan terpimpin, buletin board dan karyawisata. Kata Kunci: kepala madrasah, supervisi akademik, kinerja guru, madrasah ibtidaiyah Abstract In the teaching and learning process, the supervisory role of madrasah headmaster comprises a strategic role in improving educational quality, while the teachers in doing their tasks are seen as the lead in the efforts of achieving national education goals. In the implementation of teaching and learning process, most of the time teachers experience difficulties in which it causes stagnation and failure in improving as well as directly affecting the quality of the education itself. The role of supervision, or supervisor, possess a strategic role in providing services to teachers who experience difficulties or those who suffer declining competence. This paper focuses on the performance improvement of the leadership of the headmaster at madrasah. This paper used qualitative research methods. The data that has been obtained is analyzed by using descriptive data analysis. The leadership of Head master at Madrasah in improving teacher’s performance is done by using academic supervision techniques based on individuals and groups. The implementation of academic supervision technique within individual in improving teacher’s performance at Madrasah Ibtidaiyah (Islamic Primary School) Sirajul Ulum Jatiurip Krejengan Probolinggo is carried out by using orientation techniques for new teachers, classroom observations and individual conversions. Meanwhile, the implementation of academic supervision techniques within groups in improving teacher’s performance in Madrasah Ibtidaiyah Sirajul Ulum Jatiurip Krejengan Probolinggo is carried out by using teacher council meetings technique, workshops, guided reading, bulletin boards and field trips. Keywords: the headmaster of madrasah, academic supervision, teacher’s performance, Islamic primary school
Inovasi Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MA Tarbiyatul Ihsan Lemah Kembar Sumberasih Probolinggo Anik Huzaimah; Endah Tri Wisudaningsih; Mohammad Ahyar Ma’arif
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2143

Abstract

The Education Office has developed several educational institutions by forming education which also teaches about religion. In order for the madrasah organization to be more productive, the leadership position of the madrasah head is very decisive. The madrasa head plays an important role in encouraging the growth and development of the institution. The purpose of the researchers to conduct research at the Weak Kembar Sumberasih Probolinggo Madrasah Aliyah is to find out whether the ideas put forward in the previous section are in accordance with the facts on the ground. Aliyah is a weak twin Sumberasih Probolinggo. This research uses a qualitative method, and the type of research is problem research. The procedures used in collecting information are monitoring (observation), selection (documentation), and question and answer (interviews). From the research we have carried out, the efforts of school principals to improve student learning achievement by providing motivation while providing special time for students by studying in the online learning library and giving homework using Android as a learning medium.
PARADIGMA BARU PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Mohamad Ahyar Ma’arif
PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/pjp.v5i1.227

Abstract

National education is education based on Pancasila and Law that is rooted in the values of religion, culture of the Indonesian nation. sustainability and national and institutional education objectives are directed to form a healthy human body and spirit, internalize faith and devotion, have knowledge and skills, be able to develop creativity and responsibility, able to develop high intelligence with noble character and loves nation and neighbor human. To get to the expected educational objectives the curriculum has a very urgent position as a guide for determining the direction of content and educational goals. Therefore, curriculum development in the field of Islamic Religious Education becomes part of the educational strategy in shaping the character of learners who are martyred against the development, growth and development of the whole person.