Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kemampuan Menyusun Instrumen Penilaian Hasil Belajar Aspek Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Menggunakan Bahan Ajar Evaluasi Pendidikan Mahasiswa Pendidikan Dasar Winarni, Endang Widi; Muktadir, Abdul; Yusnia, Yusnia; Lorenza, Sovia; Heryanto, Debi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107284

Abstract

This study aims to develop assessment instruments in basic education within a master’s degree program with a focus on improving student competencies. The methodology employed is Research and Development (R&D) utilizing the ADDIE approach, specifically targeting the evaluation stage. Data were collected through a Likert scale in the form of posttest evaluations of 25 master’s students in Basic Education. Results indicated an average posttest score of 73.41, with variance reflecting student achievement diversity. Most students demonstrated a good understanding across knowledge, attitude, and skill aspects. Hypothesis analysis utilizing a one-sample t-test revealed significance at p=0.000, indicating a significant positive effect on students’ ability to construct assessment instruments. In conclusion, the appropriate use of evaluative teaching materials can enhance pedagogical competencies, supporting the development of educational quality at the postgraduate level.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian dalam pendidikan dasar pada program S-2 dengan fokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pengembangan Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE yang dikhususkan pada tahap evaluasi. Data dikumpulkan melalui skala Likert berupa penilaian posttest terhadap 25 mahasiswa S-2 Pendidikan Dasar. Hasil menunjukkan rata-rata nilai posttest sebesar 73,41, dengan varians yang mencerminkan variasi dalam pencapaian mahasiswa. Sebagian besar mahasiswa menunjukkan pemahaman yang baik dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Analisis hipotesis menggunakan one-sample t-test menunjukkan signifikansi p=0,000, menandakan adanya pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan mahasiswa dalam menyusun instrumen penilaian. Kesimpulannya, penggunaan bahan ajar evaluasi yang tepat dapat meningkatkan kompetensi pedagogis mahasiswa, mendukung pengembangan kualitas pendidikan di jenjang pascasarjana.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-LKPD IPAS Konten Kearifan Lokal Pesisir Bengkulu Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa SD Yusnia, Yusnia; Noperman, Feri; Agung, Anugrah; Heryanto, Debi; Rokhan, Syuja Mukhtar; Fitriani, Devi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.107686

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Elektronik berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi lingkungan di kalangan siswa sekolah dasar di Pesisir Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-LKPD yang relevan dengan konteks lokal, serta untuk memahami potensi integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, melibatkan 27 siswa dan dua guru sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mayoritas siswa menyatakan kurikulum IPA penting dan memiliki minat belajar mengenai lingkungan pesisir, masih terdapat kesenjangan pengetahuan tentang kearifan lokal yang harus diatasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi e-LKPD yang interaktif dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap lingkungan dan budaya lokal, sehingga menghasilkan generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap ekosistem mereka.
Pengaruh Model Teams Games Tournament Berbantuan Multimedia Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Linda, Pance Yunita Nova; Yusnia, Yusnia; Agusdianita, Neza; Heryanto, Debi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107412

Abstract

This study aims to determine the effect of using the Teams Games Tournament model assisted by interactive multimedia on the learning outcomes of elementary school students in cluster 9 (nine) Bengkulu City. This research is a quantitative using a quasy-experimental research method and The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. The population in this study were grade IV students of cluster XII Bengkulu City. While the samples were IVA class students of SDN 60 Bengkulu City as the experimental group and IVB class students of SDN 81 Bengkulu City as the control group obtained through cluster random sampling. The techniques used in this study were pre-test and post-test designed in the form of 10 multiple-choice questions. The results of hypothesis test in the experimental group showed that the tcount value using Equal Variences Assumed = 5.615 and the Sig value. (2-tailed) value is 0.000 and the ttable distribution value is 1.692, so that tcount value > ttabel (5.615 > 1.692) and Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05. This data shows that there are differences in learning outcomes in the experimental group and control group caused by the treatment of the two different groups. Based on this, it can be concluded that there is an effect of the Teams Games Tournament model assisted by interactive multimedia on the learning outcomes of the knowledge aspects of elementary school students in cluster 9 (nine) Bengkulu City.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model teams games tournament berbantuan multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa SD gugus XII Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian quasy experiment dan jenis desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV gugus XII Kota Bengkulu. Sedangkan sampelnya adalah siswa kelas IVA SDN 60 Kota Bengkulu sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IVB SDN 81 Kota Bengkulu sebagai kelompok kontrol yang diperoleh melalui cluster random sampling. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah pre-test dan post-test yang dirancang dalam bentuk soal pilihan ganda berjumlah 10 soal. Hasil uji hipotesis pada kelompok eksperimen menunjukkan bahwa nilai thitung dengan menggunakan Equal Variences Assumed = 5.615 dan nilai Sig. (2-tailed) bernilai 0.000 serta nilai distribusi ttabel adalah 1.692, sehingga thitung > ttabel (5.615 > 1.692) dan Sig.(2-tailed) 0.000 < 0.05. Data ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang disebabkan oleh perlakuan kedua kelompok yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model teams games tournament berbantuan multimedia interaktif terhadap hasil belajar aspek pengetahuan siswa SD gugus XII Kota Bengkulu.
Market Day: Strategi Menumbuhkan Literasi Finansial pada Siswa SDN 88 Kota Bengkulu Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi; Agusdianita, Neza; Tarmizi, Pebrian
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91598

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan finansial pada siswa kelas 2A-B, 3A-B, dan 5A-B. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi. Observasi dilakukan dengan memperhatikan tiga prioritas indikator literasi finansial yang belum dikuasai oleh siswa, yaitu ; (1) Pemahaman siswa mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. (2) Kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan prioritas pengeluaran. (3) Kemampuan siswa untuk mengenali simbol dan terminologi dasar yang berhubungan dengan uang dan bank.  Selama kegiatan Market Day, siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan konsep-konsep finansial tersebut dalam konteks simulasi pasar yang mereka kelola sendiri. Setiap kelompok siswa bertanggung jawab untuk menjalankan "toko" mereka, termasuk menentukan barang yang akan dijual, menetapkan harga, dan mengelola pendapatan serta pengeluaran mereka. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membuat keputusan finansial yang bijaksana, memahami pentingnya perencanaan keuangan, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola uang secara efektif. Hasil dari kegiatan Market Day menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi finansial siswa. Siswa menjadi lebih mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih terampil dalam menentukan prioritas pengeluaran.
Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaran Berbasis STEAM-PBL Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pelajaran Matematika Kelas V Gugus XIV Kota Bengkulu Saputra, Ferdian; Agusdianita, Neza; Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107317

Abstract

This quantitative study investigated the effect of STEAM-PBL-based learning videos on the mathematical problem-solving abilities of fifth-grade students in Cluster XIV of Bengkulu City. Using the Matching Only Pretest-Posttest Control Group design, this study involved fifth-grade students from SDN 42 and 45 of Bengkulu City who were selected through Cluster Random Sampling. The instrument in the form of an essay test (pretest and posttest) was used to measure problem-solving abilities. Data analysis included descriptive, prerequisite tests, and hypothesis tests (t-tests). The results showed that the average mathematics score of the experimental class (72.36) was significantly higher than the control class (30.94), with an average difference of 41.42 and a Sig.(2-tailed) value = 0.000 <0.05. Thus, it can be concluded that the use of STEM-PBL-based learning videos has a significant effect on students' mathematical problem-solving abilities.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penggunaan video pembelajaran berbasis STEM-PBL terhadap kemampuan siswa kelas V dalam memecahkan masalah matematika di Gugus XIV Kota Bengkulu. Menggunakan desain penelitian The Matching Only Pretest-Posttest Control Group, siswa dari kelas V A SDN 42 dan 45 Kota Bengkulu dijadikan subjek penelitian melalui metode Cluster Random Sampling. Kemampuan pemecahan masalah siswa diukur dengan instrumen tes esai yang terdiri dari pretest dan posttest. Untuk menganalisis data, penelitian ini melibatkan sejumlah tahapan, termasuk analisis deskriptif, uji prasyarat, serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan matematika siswa di kelas eksperimen (72,36) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (30,94), dengan selisih rata-rata sebesar 41,42 dan nilai Signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil daripada 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan video pembelajaran yang berbasis STEM-PBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbantuan Media Educandy Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa Suni, Iluh Metta Wimala; Agusdianita, Neza; Yuliantini, Nani; Supriatna, Irfan; Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107278

Abstract

This study aims to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by Educandy media on student interest in learning grade V mathematics in SDN cluster III Bengkulu City. This quantitative research uses the quasy experiment method and the Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample consisted of class VB students of SDN 03 Bengkulu City as the experimental class and class V students of SDN 57 Bengkulu City as the control class obtained through cluster random sampling. Non-test instruments to measure interest in learning in the form of a final questionnaire and initial questionnaire. The results of hypothesis testing in the experimental class showed that the tcount value using Equal Variences Assumed = 2.587 and the Sig. (2-tailed) value is 0.013 and the ttable distribution value is 2.021, so that the tcount> ttable (2.587> 2.021) and Sig. (2-tailed) 0.013 < 0.05. So there is an influence on this study.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang didukung oleh media Educandy terhadap minat belajar siswa dalam pelajaran matematika di kelas V SDN Gugus III Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi dan desain penelitian "The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design". Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VB SDN 03 Kota Bengkulu yang berfungsi sebagai kelompok eksperimen, serta siswa kelas V SDN 57 Kota Bengkulu yang berperan sebagai kelompok kontrol, yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur minat belajar siswa yang diberikan sebelum dan setelah intervensi pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan uji hipotesis. Nilai thitung diperoleh sebesar 2,587 dengan nilai Signifikansi (2-tailed) sebesar 0,013, di mana nilai distribusi ttabel adalah 2,021. Dengan demikian, thitung lebih besar dari ttabel (2,587 > 2,021) dan nilai Sig.(2-tailed) berada di bawah tingkat signifikansi 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari model TGT berbantuan Educandy terhadap minat belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran yang inovatif dan interaktif seperti TGT dapat meningkatkan minat belajar siswa di bidang matematika.
Pendampingan Penerapan Model Pembelajaran RME Berbasis Etnomatematika Bagi Guru di SDN 06 Desa Tapak Gedung Agusdianita, Neza; Kurniawan, Adhadi; Zoraya, Intan; Yusnia, Yusnia; Izania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira; Lorenza, Sovia; Heryanto, Debi
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 7, No 2 (2025): DEDIKASI: Community Service Report - July
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v7i2.98059

Abstract

The Realistic Mathematics Education (RME) approach based on ethnomathematics has been introduced as a significant innovation in mathematics teaching in primary schools, linking mathematical concepts with local culture and students' daily lives. The objective of this service initiative is to enhance teachers' competencies in implementing RME, as well as to make mathematics learning more engaging and meaningful for students. The methods employed in this service initiative include training and mentoring for teachers, consisting of seminars, discussions, and direct teaching practices. The results of this initiative indicate a significant improvement in teachers' knowledge and skills in utilizing the RME learning model. Evaluation shows that the average student scores increased from 60.25 in the pretest to 91.25 in the posttest, indicating the success of this method's implementation. The conclusion drawn from this activity is that continuous mentoring for teachers in integrating ethnomathematics into RME learning is crucial for enhancing the quality of mathematics education, especially in the context of local culture. The application of this model not only improves students' understanding of the material but also fosters their interest in mathematics as a whole.