Articles
Karakteristik Rumah Tangga dan Pemilihan Lokasi Hunian di Kota Banda Aceh dan Sekitarnya
Fathin, Aniqa;
Caisarina, Irin;
Rizkya, Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i4.26984
Perkembangan kota-kota di Indonesia dapat memicu pertumbuhan ekonomi dan menimbulkan urbanisasi. Ketika urbanisasi ini terjadi, kota akan menjadi pusat dan daya tarik bagi penduduk yang berdatangan untuk mencari pekerjaan dan bertempat tinggal. Kota Banda Aceh sebagai ibu kota dari Provinsi Aceh, menjadi pusat segala kegiatan sehingga mendorong penduduk dari luar daerah untuk datang dan menetap karena berbagai peluang yang tersedia. Keadaan ini membuka kesempatan bagi para pengembang (developer) untuk menyediakan sarana hunian dengan harga yang terjangkau. Sebagian lokasi perumahan yang dibangun terletak jauh dari pusat kegiatan sehingga membuat penduduk susah dalam menjangkau aktivitas sehari-harinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat bagaimana hubungan antara karakteristik rumah tangga dengan lokasi perumahan yang dihuni. Lokasi penelitian dilakukan pada enam lokasi perumahan yaitu Perumahan Aiman Regency di Gampong Rukoh, Grand Levita Yalzy di Gampong Jeulingke, Pondok Indah 4 dan Griya Blang Oi di Gampong Blang Oi, Pie Residence di Gampong Pie, dan Gani Residence di Gampong Gani. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 164 sampel rumah tangga. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif yang merepresentasikan data karakteristik rumah tangga hasil dari kuesioner. Hasil analisis menunjukkan karakteristik rumah tangga sangat mempengaruhi pemilihan lokasi hunian, karena sebagian penduduk akan lebih memilih lokasi perumahan sesuai dengan aktivitas sehari-harinya, walaupun lokasi tersebut terkadang terletak jauh dari pusat kota.
Kesesuaian Kawasan Transit Halte Trans Koetaradja Koridor 3A terhadap Kriteria TOD Berdasarkan Aspek Density
Nufus, Hayatun;
Caisarina, Irin;
Fakhrana, Siti Zahrina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 3 (2024): Volume 8, No. 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i3.27024
Kota akan mengalami masalah jika pertumbuhan penduduk tidak sejalan dengan perencanaan ruang dan transportasi yang baik sehingga menimbulkan permasalahan seperti kemacetan, urban sprawl, dan degradasi lingkungan. Namun, permasalahan tersebut dapat dicegah dengan perencanaan yang saling terintegrasi antara ruang dan transportasi, seperti pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian kawasan halte Trans Koetaradja Koridor 3A yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan TOD berdasarkan aspek density yang diukur berdasarkan perhitungan variabel kepadatan lahan bangunan dan kepadatan penduduk. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode pengolahan data analisis spasial dan skoring. Kedua sub-variabel ini digunakan untuk mengevaluasi tingkat kepadatan kawasan transit halte trans koetaradja Koridor 3A. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kawasan transit halte koridor 3A memiliki tingkat kesesuaian density 23%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada segmen 1 yaitu di Jl. Sultan Alaidin Mahmudsyah dan segmen 2 di Jalan Teuku Umar telah memenuhi salah satu prinsip TOD pada aspek kepadatan penduduk dan kepadatan lahan bangunan. Kawasan transit yang memiliki kepadatan lahan bangunan tinggi berada pada Gampong Setui dan Gampong Suka Ramai. Sementara itu, kepadatan yang rendah berada di kawasan pinggiran kota yaitu pada kawasan Mata Ie.
Pemenuhan Aksesibilitas Jalur Pejalan Kaki Bagi Penyandang Disabilitas Di Kawasan Pusat Kota Banda Aceh
Rizkiya, Putra;
Nadhifa, Zula;
Caisarina, Irin;
Nurdin, Ibnu Phonna
Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jsds.v9i2.13085
City development must accommodate the needs of people with disabilities. One of the rights of persons with disabilities is the accessibility right. Banda Aceh is one of the cities that strives to implement inclusive city principles in Indonesia. The Banda Aceh city center area is one of the strategic areas in the city, attracting high mobility. However, the city center area is not yet friendly for people with disabilities. This study aims to determine the fulfillment of pedestrian accessibility for people with disabilities in the CBD and Heritage City of Banda Aceh. The method used is descriptive analysis using quantitative and qualitative data. Primary data was collected through observation, questionnaires, and interviews. The results showed that the overall condition of pedestrian accessibility was not suitable. Only two of the 25 road segments are classified as less suitable. In comparison, the condition of the other segments is classified as unsuitable. The unmet accessibility needs of people with disabilities in the city center area cause groups of people with disabilities to find it difficult to use the already available facilities and are hampered in mobilizing independently. The difficult accessibility is a physical barrier that can cause spatial exclusion. Spatial exclusion makes it difficult for people with disabilities to participate in public spaces in the city center of Banda Aceh.Pembangunan kota harus ramah terhadap kebutuhan penyandang disabilitas. Salah satu hak penyandang disabilitas adalah hak aksesibilitas. Banda Aceh menjadi salah satu kota yang berupaya dalam menerapkan prinsip kota inklusif di Indonesia. Kawasan pusat kota Banda Aceh merupakan salah satu kawasan strategis di Kota Banda Aceh sehingga menarik mobilitas yang tinggi. Namun, kawasan pusat kota belum ramah bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemenuhan aksesibilitas jalur pejalan kaki bagi penyandang disabilitas di Kawasan CBD dan Kota Pusaka Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesesuaian aksesibilitas jalur pejalan kaki secara keseluruhan tidak sesuai. Hanya dua dari 25 ruas jalan yang terklasifikasi kurang sesuai. Sedangkan kondisi segmen lainnya terklasifikasi tidak sesuai. Tidak terpenuhinya kebutuhan aksesibilitas penyandang disabilitas di kawasan pusat kota menyebabkan kelompok penyandang disabilitas sulit menggunakan fasilitas yang telah tersedia dan terhambat dalam melakukan mobilisasi secara mandiri. Hal ini merupakan bentuk hambatan fisik yang bisa menyebabkan eksklusi spasial. Eksklusi spasial membuat penyandang disabilitas sulit berpartisipasi dalam ruang publik di pusat Kota Banda Aceh.
Road Capacity Planning Based on Land Use (Case Study: Jalan Mr. Teuku Moh. Hasan West Side)
Hidayat, Agung Wahyudi;
Fadhly, Noer;
Caisarina, Irin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/journalces.v4i1.17533
The determination of the batoh area as the new city center increased land user activities in the area so that there was also an increase in activities on the area's main road, namely Jalan Mr. Teuku Moh. Hassan. To find out the relationship between the development of land use in the area and the loading on the main road, it is necessary to know the factors that influence the increase in the burden on the road. To find out, the traffic volume and road capacity were calculated and modeling the trip generation and attraction caused by land users by dividing the layers for each area. Layer 1 is a commercial land use, while layers 2 and 3 are residential land use. For variables in commertial area, 3 variables were be calculated, while for residential areas 7 variables are thought to affect the burden. From the results, data processing was carried out and the capacity of the road was 2696,1 smp/hour. For the generation and pull data, multiple linear regression analysis was carried out using the backward method so that the modeling for layer 1 Y = 0.590 + 1,341 X3, for layer 2 Y = 0.220 +0.748 X1 + 0.828 X2 + 0.626 X3, and for layer 3 Y = -0.260 + 0.834 X1 + 0.720 X2 + 0.453 X3 + 0.225 X7.
DETERMINATION OF ATTRACTION BASED ON THE LAYER OF THE REGION ROAD MR. TEUKU MOH. HASAN
Ziak, Zafirul;
Fadhly, Noer;
Caisarina, Irin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/journalces.v3i3.17534
The spatial structure of Banda Aceh City with the strategy of developing Banda Aceh RTRW 2009-2029 describes city activities in a schematic manner, namely divided into old city centers and new city centers. The new city center is centered in the Batoh or Lamdom area which administratively will serve Lueng Bata and Baiturrahman sub-districts.The formulation of the problem is how the relationship between land use and trip generation on Teuku Moh. Hasan Street East side Hasan. In order to know the capacity and land use influence which is caused to the road, it is necessary to know the capacity, volume, and factors causing the attraction and generation at the location. The results of data collection and processing obtained from the capacity Teuku Moh. Hasan Street is 2696.1 smp/hour. The generation model obtained in layer 1 of the research location which is a commercial land use is Y = -0.629 + 0.056 X2 + 1.002 X3, for layer 2 the research location which is a residential land use is Y = 0.409 + 1.179 X1 + 0.588 X3 + 0.440 X5 and layer 3 research locations which are residential land use are Y = -1.057 + 1.796 X1 + 0.408 X2.Keywords: trip generation and attraction, land use, regression method
Karakteristik Sosial Ekonomi dan Perjalanan Wisatawan Menuju Lokasi Objek Wisata Pantai: Dalam Perspektif Gender (Studi Kasus: KSPK Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh)
Cut Rika Aprilia Naja;
Irin caisarina;
Fahmi Aulia
Jurnal RAUT Vol 10, No 2 (2021): EDISI JULI-DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/raut.v10i2.25707
Dalam Dokumen Rencana Pengembangan Pariwisata Kabupaten (Ripparkab) Aceh Besar Tahun 2020-2034, Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten (KSPK) Rekreasi Pantai Lhoknga merupakan destinasi wisata unggulan Kabupaten Aceh Besar dan memiliki daya tarik wisata yang mengalami kenaikan jumlah wisatawan sehingga menyebabkan kemacetan karena bangkitan dan tarikan perjalanan yang tinggi terutama pada hari libur. Namun, angkutan umum belum tersedia untuk melayani kawasan tersebut dimana penyediaan angkutan umum pada lokasi wisata merupakan hal yang wajib sesuai dengan yang tertuang dalam PP. No Nomor 50 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2022 dan PM. No 74 Tahun 2014 Tentang Angkutan Jalan. Penyediaan angkutan umum ini perlu disediakan untuk mengakomodir aksesibilitas dan mobilitas wisatawan dari dan ke sumber pasar wisatawan. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi dan perjalanan wisatawan yang merupakan salah satu faktor dalam penyediaan angkutan umum. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner sebagai data primer dan analisis statistik deskriptif untuk metode pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan wisatawan didominasi oleh perempuan sebanyak 70,9% dengan rentang umur 17-26 tahun sebanyak 52,8%, memiliki kendaraan pribadi sebanyak 92% dan rata-rata 95% menggunakannya untuk mengakses lokasi wisata Pantai.
Rencana Pengembangan Peternakan Terpadu di Gampong Klieng Cot Aron, Aceh Besar: Respons Terhadap Perubahan Lingkungan dan Ekonomi Lokal
Zuraidi, Evalina;
Irwansyah, Mirza;
Caisarina, Irin
PESARE: Jurnal Pengabdian Sains dan Rekayasa Vol 2, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/pesare.v2i3.41615
This paper reports on a community service activity conducted in Gampong Klieng Cot Aron, Aceh Besar Regency, to assist the local community in formulating a development plan for integrated livestock farming. This initiative responds to the environmental and local economic changes resulting from the construction of a toll road and the expansion of the brick industry. Methods such as observation, interviews, and Participatory Rural Appraisal (PRA) were employed to gather data and input from the community. The findings indicate a shift in livestock farming patterns from exclusive to inclusive and semi-inclusive systems. The proposed development plan includes an integrated livestock farming concept focusing on site selection and livestock pen design, waste management, enhancement of farmers' knowledge, and marketing of livestock products. Furthermore, land integration with the cultivation of elephant grass, corn, and sweet potatoes is suggested to support economic diversification and ensure a sustainable feed supply. Supporting facilities, such as a livestock service center and the establishment of a village-owned enterprise (Badan Usaha Milik Gampong-BUMG), are also proposed to strengthen the village economy.
The Effect of Openings on Thermal Comfort of Residential Building: Case study in Bandar Lampung
Arminda, Wenny;
Puspitasari, Dian;
Mohd Arshard, Wan Nur Rukiah;
Caisarina, Irin
Jurnal RAUT VOLUME13, No 1(2024): EDISI JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/raut.v13i1.36847
A good residence must be able to provide comfort, especially thermal comfort, so that it is comfortable to carry out activities in it. This can be done through openings such as windows, ventilation, doors or casing as a way for air to enter and exit. Openings are the main factor that influences the temperature and humidity of the air in a residential house. This research aims to evaluate the thermal comfort conditions of residential homes by analyzing openings, temperature and air humidity. Furthermore, this research also uses the Autodesk Ecotect Analysis 2011 application simulation on the design solutions provided to maximize the wind entering the house. This research uses descriptive and exploratory quantitative methods. Research results from case studies show that openings greatly influence air temperature which ultimately affects the thermal comfort of residential homes. The right shape, dimensions and orientation of window openings can make the air temperature cool and comfortable.
Tinjauan Kinerja Jalan Satu Arah Untuk Kondisi Normal dan Kondisi Event Tertertu
Setiawan, Herry;
Angggraini, Renni;
Caisarina, Irin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/journalces.v7i1.4155
Taman Sari merupakan salah satu ruang terbuka di Kota Banda Aceh yang sering dijadikan sebagai lokasi pameran, festival budaya, maupun pagelaran seni. Kegiatan yang diselenggarakan di Taman Sari menarik antusias masyarakat untuk berkunjung sehingga peningkatan aktivitas menimbulkan hambatan samping terhadap kinerja jalan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Jalan Tgk. Abdullah Ujung Rimba. Jalan ini merupakan jalan kolektor sekunder dengan tipe jalan dua lajur satu arah (2/1) dan memiliki panjang 503 m. Data dicatat dengan interval 15 menit di lapangan dimulai pukul 15.00 sampai pukul 22.00 WIB. Metode yang digunakan untuk menganalisis kinerja ruas jalan berpedoman pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia tahun 1997. Hasil dari pengolahan data diperoleh volume tertinggi pada hari Sabtu tanggal 13 Mei 2017 sebesar 1590 smp/jam, hambatan samping sebesar 910,2 kej/jam, kecepatan arus bebas 43 km/jam, kapasitas jalan sebesar 1218 smp/jam, rasio volume kapasitas 1,31, dan kecepatan aktual sebesar 8 km/jam.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Perencanaan Partisipatif: Pengembangan Gampong Mon Ikeun sebagai Destinasi Wisata Minapolitan
Zuraidi, Evalina;
Caisarina, Irin;
Burhan, Issana Meria
Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jprw.v1i1.38243
Wisata minapolitan menjadi alternatif strategis dalam memajukan potensi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Gampong Mon Ikeun di Kabupaten Aceh Besar melalui pendekatan perencanaan partisipatif dalam mengembangkan gampong sebagai destinasi wisata minapolitan unggul. Dengan menerapkan metode kombinasi antara survei, wawancara, dan analisis partisipatif, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal, merumuskan strategi pengembangan, dan merancang kebijakan berkelanjutan. Partisipasi aktif dari masyarakat gampong menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan pemahaman untuk pengembangan wisata. Pemahaman yang mendalam tentang potensi lokal, kearifan lokal, dan kebutuhan masyarakat menjadi dasar untuk merumuskan strategi yang sesuai dengan karakteristik dan keberlanjutan wisata minapolitan. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur mengenai pemberdayaan masyarakat dan perencanaan partisipatif, tetapi juga memberikan implikasi praktis dengan menyediakan dokumen perencanaan yang dapat diadopsi oleh komunitas lokal, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait. Dengan demikian, penelitian ini bukan hanya merupakan kontribusi intelektual terhadap pengetahuan akademis, tetapi juga memiliki dampak langsung pada upaya pengembangan wisata minapolitan yang berkelanjutan di Gampong Mon Ikeun, serta memberikan inspirasi dan pedoman bagi komunitas lainnya untuk memanfaatkan potensi lokal guna mencapai kesejahteraan bersama.