Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

COST EFFECTIVENESS ANALYSIS KOMBINASI OBAT ANHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSUP FATMAWATI JAKARTA PERIODE 2020 Cyntia Wulandari; Lusi Agus Setiani; Oktaviana Zunnita; Muhammad Ikramin
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v8i2.293

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah meningkat di atas kisaran normal. Penggunaan obat antihipertensi yang tepat sangat penting agar pengobatan menjadi lebih efektif karena hipertensi tergolong penyakit kronis seiring dengan meningkatnya biaya pelayanan medis. Maka diperlukan kajian farmakoekonomi analisis efektivitas biaya untuk mengetahui dan menentukan terapi kombinasi antihipertensi yang paling efektif untuk menurunkan tekanan darah dengan biaya minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai paling cost-effective dari terapi kombinasi dua obat antihipertensi di Rumah Sakit Umum Fatmawati, Jakarta. Metodologi yang digunakan adalah non eksperimen dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data secara retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien tahun 2020 dan data harga obat pasien .core. Berdasarkan hasil studi, nilai ACER terkecil atau paling menguntungkan diperoleh dari kombinasi kelompok CCB dan IEC, yaitu sebesar Rp233,42. Untuk nilai ICER minimum, kombinasi CCB dan gugus adrenolitik sentral adalah Rp -8.628.
Identification of Significant Proteins in Hypertension Using The Clustering Molecular Complex Detection (MCODE) Method Setiani, Lusi Agus; Kusuma, Wisnu Ananta; Zulkarnaen, Silvia Alviani
Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 20, No 2 (2023): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/komputasi.v20i2.7905

Abstract

Hypertension is a condition where the systolic blood pressure value is more than 140 mmHg and the diastolic blood pressure value is more than 90 mmHg. A significant protein is a protein that has the greatest effect or is the center of protein regulation in all biochemical processes. The purpose of this study was to determine the significant protein that has the greatest ef- fect on hypertension by using the clustering Molecular Complex Detection (MCODE) method which will identify areas in the network with the highest density value locally and to determine the mechanism of action of the significant proteins obtained in the setting blood pressure using Gene Ontology and Kyoto Encyclopedia and Genome Analysis (KEGG) by looking at protein signaling pathways for hypertension. The results showed that the STAT3, MAPK3, AKT1, and EDN1 proteins were significant proteins involved in the mechanism of the response to leptin, the ERK1 and ERK2 cascades, the process of nitric oxide biosynthesis, and the cellular response to ROS.
Remainder Imunisasi Pada Sistem Informasi Posyandu untuk Memantau Kelengkapan Imunisasi Rutin Anak di Masa Pandemi Covid-19 Suhartini, Dini; Rahma, Yunita; Agus Setiani , Lusi
Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 12 No. 1 (2021): Digital Zone: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Publisher: Fakultas Ilmu Komputer, Institution: Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/digitalzone.v12i1.6191

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang tua telat bahkan tidak memberikan imunisasi rutin kepada anaknya karena takut akan terpapar virus jika mendatangi tempat pemberian imunisasi. Sesuai surat edaran Kemenkes 24 Maret 2020, pemerintah mewajibkan agar seluruh pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu melaksanakan kegiatan pemberian imunisai sesuai dengan ketentuan dan proteksi kesehatan.Untuk membantu bidan dan kader posyandu dalam memantau imunisasi rutin anak,dibuatkanlah remainder imunisasi pada Sistem Informasi Posyandu. Metode Forward Chainning digunakan sebagai pelacak imunisasi dan Best First Search sebagai pencari penentuan keputusan untuk memunculkan remainder imunisasi secara otomatis. Rule imunisasi yang digunakan untuk pelacakan sesuai dengan aturan imunisasi rutin anak yang dikeluarkan oleh IDAI dan konsultasi dengan bidan sebagai pakar. Tanggal lahir anak digunakan sebagai acuan pelacakan sesuai dengan rule imunisasi rutin anak untuk memunculkan remainder imunisasi anak. Ujicoba yang dilakukan pada Sistem menggunakan blackbox testing dengan hasil semua fitur berfungsi dengan baik. Remainder imunisasi anak dapat membantu bidan dan kader untuk memantau imunisasi rutin anak di Posyandu khususnya saat pandemi Covid-19. Abstract The Covid-19 pandemic has made many parents late even not giving routine immunizations to their children for fear of being exposed to the virus if they come to the immunization site. According to the Ministry of Health circular letter March 24, 2020, the government requires that all health services such as Puskesmas and Posyandu carry out immunization activities in accordance with health provisions and protection. To assist midwives and posyandu cadres in monitoring routine child immunizations, immunization remainder are made in the Posyandu Information System. The Forward Chainning method is used as an immunization tracker and the Best First Search as a decision-making search to bring up the immunization remainder automatically. The immunization rules used for tracking are in accordance with the routine immunization rules for children issued by IDAI and consultation with midwives as experts. The child's date of birth is used as a tracking reference according to the routine child immunization rule to bring up the child immunization remainder. Tests carried out on the system use blackbox testing with the results of all features functioning properly. Child immunization remainder can help midwives and cadres to monitor routine immunizations for children at Posyandu, especially during the Covid-19 pandemic.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Rangka Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting di Kelurahan Tegallega Kota Bogor Nhestricia, Nhadira; Setiani, Lusi Agus; Sari, Bina Lohita; Nurlita
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): August
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v4i2.1266

Abstract

Salah satu masalah gizi di Indonesia yang masih menjadi perhatian utama saat ini adalah balita pendek (stunting). Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh anak-anak akibat gizi buruk infeksi berulang dan dampak psikososial yang tidak mendukung. Kekurangan gizi yang dialami oleh anak dapat menyebabkan stunting. Kejadian ini paling sering terjadi di Negara dengan penghasilan rendah. World Health Organization (WHO) bahkan mencatat bahwa ada sekitar 156,8 Juta terkena dampak stunting pada tahun 2015. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Republik Indonesia tahun 2018 menunjukkan persentase kejadian stunting 30,8%, persentase kejadian wasting sebesar 10,2% dan persentase kejadian gizi buruk sebesar 17,7% (Kementerian Kesehatan RI, 2018). Di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2018 prevalensi balita stunting yakni 9,58%, balita wasting 2,87% dan gizi buruk 3,51% (Kementerian Kesehatan RI, 2019). Berbagai kegiatan edukasi sudah dilaksanakan di beberapa wilayah Puskesmas di Kota Bogor, namun sebatas kegiatan insidental belum terlaksana secara rutin dengan bekerjasama dengan Puskesmas dalam rangka membantu tenaga kesehatan atau tenaga gizi dalam mencegah dan mengatasi stunting. Pemerintah Kota Bogor memiliki program khusus untuk penanganan stunting bernama “Taleus” Bogor (Tanggap Laleungitkeun Stunting di Kota Bogor). Kolaborasi Universitas Pakuan melalui dukungan LPPM Universitas Pakuan dengan Posyandu Kenanga dan Posyandu Nusa Indah 1 di Kelurahan Tegallega, Kota Bogor melakukan kegiatan dengan memberikan edukasi kepada para ibu balita peserta posyandu dalam rangka pencegahan stunting dengan media edukasi poster. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta posyandu tentang stunting dalam rangka mencegah dan mengatasi kejadian stunting melalui edukasi menggunakan media poster, dari 56% menjadi 99%.
Toksisitas Akut dan Efek Penurunan Tekanan Darah Formula Daun Mangga arumanis (Mangifera indica L.), Lemon (Citrus limon) dan Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl.) Setiani, Lusi Agus; Herlina, Nina; Widya Sopyan, Sonia
Majalah Farmasetika Supl. 9 No. 1, Tahun 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i7.58847

Abstract

Daun mangga arumanis, lemon dan buah cabe jawa adalah tanaman lokal Indonesiayang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat serta memiliki potensi sebagai agenpenurun tekanan darah. Namun, potensi ini perlu didukung oleh bukti ilmiah yangmencakup uji keamanan dan efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasiefek antihipertensi dan toksisitas akut dari campuran daun mangga arumanis, lemondan cabe jawa (MLC). Tikus diinduksi hipertensi selama 21 hari menggunakanprednison (1,5 mg/kgBB) dan natrium klorida (2%). Hewan dikelompokkan menjaditujuh kelompok: kontrol normal, kontrol negatif (Na CMC 0,05%), kontrol positif I(Captopril 0,45 mg/200 gBB), kontrol positif II (ramuan jamu 14,4 mg/200 gBB), sertatiga kelompok MCL dengan dosis berbeda: MLC I (6 mg:10 mg:4,2 mg/200 gBB), MLCII (3 mg:5 mg:2,1 mg/200 gBB), dan MLC III (12 mg:10 mg:4,2 mg/200 gBB). Tekanandarah diukur setiap 7 hari selama 35 hari menggunakan CODA® Blood Pressure,mencakup parameter utama tekanan darah sistolik dan diastolik serta parameterpendukung seperti Mean Arterial Pressure (MAP) dan Heart Rate (HR). Uji toksisitasakut dilakukan dengan metode fixed dose yang dimodifikasi menggunakan pemberianMLC dengan perbandingan formula 1:1 dosis 300 mg/kgBB dan 2000 mg/kgBB. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa formula MLC memiliki efek signifikan dalammenurunkan tekanan darah. Selain itu, nilai LD50 formula MLC berada di atas 2000mg/kgBB, yang dikategorikan sebagai tidak toksik. Hasil penelitian menunjukkanpotensi formula MLC sebagai kandidat agen antihipertensi yang aman dan efektif.
Modifikasi Metode Analisis Daya Hambat terhadap Proses Denaturasi Protein yang Diinduksi oleh Panas Rusli, Zaldy; Setiani, Lusi Agus
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v3i2.7499.55-62

Abstract

Sebagian besar protein akan mengalami denaturasi yang lambat pada suhu tubuh, dapat terjadi dalam waktu setengah hari atau bahkan tahun. Proses denaturasi protein dapat diinduksi oleh panas sehingga akan terjadi perubahan struktur dari protein dan mengakibatkan perubahan peran biologis dari protein tersebut yang dapat berdampak bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari metode yang dimodifikasi untuk digunakan dalam menganalisis daya hambat suatu bahan terhadap proses denaturasi protein yang diinduksi oleh panas. Metode yang digunakan adalah metode analisis penghambatan proses denaturasi protein secara in vitro. Protein dikondisikan pada suhu tubuh (37 °C) yang dilanjutkan dengan menginduksi protein menggunakan panas pada suhu 70 °C. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan suatu kontrol tanpa perlakuan, reagen uji protein serta persamaan yang digunakan untuk menentukan konsentrasi penghambatan denaturasi 50% protein (IC50). Analisis dilakukan dengan mengukur serapan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa konsentrasi dari natrium diklofenak dan ekstrak air daun afrika (Vernonia amygdalina) dengan menggunakan parameter IC50 diperoleh hasil berturut-turut adalah 520,80mg/L dan 3.751,88 mg/L. Metode ini dapat digunakan untuk menentukan daya hambat proses denaturasi protein, tetapi masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, agar diperoleh suatu metode yang memiliki tingkat akurasi dan presisi yang baik.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi. Muhammad, Diki; Almasyhuri, Almasyhuri; Setiani, Lusi Agus
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.529 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v4i2.11606

Abstract

Kepuasan pasien merupakan penilaian dari seseorang antara kinerja pelayanan yang dirasakan dan diharapkan. Apabila kinerja di bawah harapan maka pasien akan kecewa dan tidak puas, sebaliknya bila kinerja sesuai yang diharapkan pasien, maka pasien akan merasa puas. Pihak rumah sakit harus berhati-hati dalam memberikan pelayanan kesehatan, karena jika pasien sering merasa tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan maka akan berdampak hilangnya pelanggan/pasien, serta tingkat kepuasan pasien sangat tergantung pada mutu pelayanan yang diberikan. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik (Non-Exsperimental) menggunakan pendekatan metode cross sectional. tehnik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan jumlah responden 126 orang. dengan cara mewawancarai menggunakan kuisioner yang berisi berupa 15 pertanyaan yang sudah divalidasi. Kepuasan pelayanan kefarmasian diukur dengan mengunakan skala likert. Hasil penelitian tingkat kepuasan pasien pada dimensi tangible diperoleh skor 73,1%, realibility 71,3%, responsiveness 75,1%, assurance 72,3%, dan emphaty 80,3%. Secara keseluruhan didapatkan persentase skor rata-rata 74,4% maka dikategorikan pasien merasa puas terhadap pelayanan kefarmasian di RSUD Sekarwangi. Pada karakteristik pasien: umur, pekerjaan, kategori pasien (BPJS/Non-BPJS), dan pendidikan terakhir didapat nilai p-value <0.05 maka hal itu menunjukan adanya hubungan dengan tingkat kepuasan pasien, sedangkan pada karakteristik pasien jenis kelamin tidak terdapat hubungan dengan tingkat kepuasan pasien, karena nilai p-value >0.05.
Analisis Peresepan Obat Pada Instalasi Rawat Jalan Di Klinik X Kabupaten Bogor Periode September -November 2020 Koniah, Eni; Wulandari, Cyntia; Setiani, Lusi Agus
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Issue 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.732 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v5i2.15896

Abstract

Dampak bagi pasien atas ketidakrasionalan pada pengobatan akan berdampak pada tingginya tingkat pembiayaan dalam pelayanan kesehatan. Obat yang tidak rasional akan memberikan khasiat yang tidak sesuai dengan terapi pengobatan, adanya efek lain yang berbahaya antara pencampuran berbagai jenis obat dan menurunnya mutu pelayanan kesehatan. Peningkatan nilai rasionalitas suatu obat dalam pengobatan diperlukan adanya usaha dari tenaga kesehatan agar obat dikelola dengan baik dan sesuai panduan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan gambaran mengenai pola peresepan obat pada salah satu klinik di kabupaten Bogor. Penelitian ini dapat memberikan gambaran tingkat rasionalitas peresepan dan upaya untuk meningkatkan rasionalitas dalam penggunaan obat serta kesalahan dalam pemberian obat pada pelayanan kesehatan dasar di klinik. Hasil penelitian di dapatkan bahwa pola peresepan obat di salah satu klinik Kabupaten Bogor yakni 98,66 % dengan total resep yang di analisis sebanyak 148 resep menununjukan resep sudah rasional. Hasil analisa dari penelitian ini bahwa pengobatan di klinik X termasuk dalam kategori rasional diantaranya tepat kepada pasien sesuai terapi pengobatannya, tepat pemberian obat serta dosis obat, tepat pada waktu dan cara pemberian yang diberikan oleh tenaga kesehatan juga tepat pada dokumentasi peresepan di fasilitas layanan kesehatan dan tepat informasi obat kepada pasien.
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Kualitas Pelayanan Instalasi Farmasi di Rumah Sakit Kartini Rangkasbitung Setiani, Lusi Agus; Almasyhuri, Almasyhuri; Megawati, Neng
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Issue 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.606 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v5i2.16052

Abstract

Pelayanan yang berkualitas tinggi dapat memberikan kepuasan kepada pasien, sehingga dapat mempengaruhi pasien untuk kembali ke Rumah Sakit. Untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian, evaluasi penilaian kepuasan pasien perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan analisisingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap kualitas pelayanan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Kartini Rangkasbitung. Penelitian ini dilakukan terhadap 164 responden dengan pembagian kuesioner secara purposive sampling. Data yang diperoleh di analisis menggunakan metode Servqual yang telah di uji validitas dan reabilits dengan tekhnik Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukan nilai dimensi assurance 0,025; veliability 0,005; responsiveness 0,015; emphaty 0,010; dan dimensi tangible -0,09; kategori indeks kepuasan secara keseluruhan sebesar 0,105. Dapat disimpulkan hasil akhir pada setiap dimensi menunjukan nilai positif yang artinya pasien merasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh petugas Instalasi Farmasi Rumah Sakit Kartini Rangkasbitung sangat baik, akan tetapi hasil akhir pada dimensi tangible bernilai negatif dimana ada ketidakpuasan terhadap fasilitas sarana dan prasarana yang ada di Instalasi RS tersebut. Hasil ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas terkait pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit.
Evaluasi Kepatuhan Pasien Pada Penggunaan Obat Antidiabetik Oral Dengan Metode Pill-Count dan MMAS-8 Di Rumah Sakit PMI Kota Bogor Setiani, Lusi Agus; Almasyhuri, Almasyhuri; Hidayat, Ahmad Arif
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.764 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v6i1.19329

Abstract

Diabetes mellitus adalah suatu penyakit akibat gangguan metabolisme kronis yang disertai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Kepatuhan dalam pengobatan sangat penting untuk mencapai keberhasilan terapi pada pasien diabetes melitus dan mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran tingkat kepatuhan minum obat pasien dengan metode pill-count (menghitung sisa obat) dan MMAS-8, serta melihat korelasi antara dua metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional pada 44 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian berdasarkan metode pill-count terdapat 33 pasien (75%) termasuk kategori tidak patuh dan 11 pasien (25%) termasuk kategori patuh. berdasarkan kuisioner MMAS-8 terdapat 22 pasien (50%) kepatuhan rendah, 18 pasien (40,9%) kepatuhan sedang dan 4 pasien (9,1%) kepatuhan tinggi. Setelah dilakukan pengujian SPSS dengan uji Chi-square diperoleh nilai p yaitu 0,000 (<0,05), artinya terdapat hubungan antara hasil pengukuran kepatuhan dengan metode pill-count dan MMAS-8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan pasien pada penggunaan obat antidiabetik oral di Rumah Sakit PMI Kota Bogor masih tergolong rendah.