Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Metrik Serial Humaniora dan Sains

PENERAPAN ARSITEKTUR ISLAM PADA PERANCANGAN KAWASAN PENUNJANG WISATA RELIGI AMPEL Octoissa Poetri, Shavia; Inavonna, Inavonna; Bambang Susetyarto, Martinus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata religi adalah kegiatan wisata ke tempat yang memiliki makna khusus bagi umat beragama. Sunan Ampel merupakan salah satu kawasan wisata religi dengan pengunjung tertinggi di Kota Surabaya yang menawarkan berbagai destinasi yang menarik, seperti keunikan suasana disekitarnya. Namun fasilitas pada Kawasan Religi Ampel kurang memadai sehingga dilakukan upaya dengan membangun Kawasan Penunjang Wisata Religi Ampel. Penambahan fasilitas pada kawasan ini mencakup Museum, Guest House, dan Area Komersil yang akan dibangun disebuah lahan cagar budaya. Kawasan penunjang ini menerapkan konsep Arsitektur Islam yang mengangkat prinsip-prinsip utamanya yaitu Hablumminallah (Allah), Hablumminannas (Manusia), Habluminal’alam (Alam) yang diungkapkan secara filosofi oleh Mohammad Tajuddin. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan mengumpulkan data dan informasi yang bersumber dari buku dan beberapa jurnal ilmiah. Hasil dari analisis ini adalah menjelaskan bahwa penerapan konsep Habluminallah pada arsitektur islam tidak hanya pada fungsi masjid yang menggambarkan nilai keesaan Allah, tetapi Mohammad Tajuddin juga menjelaskan bahwa terdapat nilai kejadian ciptaan Allah yang dapat diimplementasikan antara lain pada fungsi museum, dimana pada fungsi museum kita dapat menjelaskan dan menggambarkan kebesaran ciptaan Allah yang dapat meningkatkan keimanan.
PENERAPAN PRINSIP PERMEABILITAS DALAM ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA PERANCANGAN MIXED-USE DI KAWASAN TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) JUANDA Monifa Sjofian, Daniella; Budi Purnomo, Agus; Inavonna, Inavonna; Bambang Susetyarto, Martinus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Stasiun Juanda merupakan kawasan strategis yang mempunyai peran penting sebagai titik konektivitas antar moda transportasi umum di Jakarta. Hal ini menjadikan kawasan Stasiun Juanda berpotensi dikembangkan menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD). Intensitas aktivitas yang sering mengalami peningkatan di sekitar stasiun ini menimbulkan berbagai permasalahan terkait dengan sirkulasi pejalan kaki serta kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk atau ketika ada acara besar di sekitarnya. Prinsip permeabilitas sebagai salah satu prinsip dari pendekatan arsitektur kontekstual menjadi prinsip utama yang diterapkan dalam perancangan mixed-use yang terdiri dari transit hub, apartemen, dan kantor di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Juanda. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan prinsip permeabilitas dalam menciptakan konektivitas dan sirkulasi yang baik antara bangunan, ruang publik, dan moda transportasi.
STRATEGI PENCAHAYAAN DINAMIS DAN MENYEBAR PADA BANGUNAN MIXED-USE Rahma Ningsih , Nisrina; Inavonna, Inavonna; Bambang Susetyarto, Martinus; Widiarso, Tulus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan salah satu elemen penting dalam desain arsitektur yang berpengaruh langsung terhadap kenyamanan visual, efisiensi energi, serta kualitas ruang dalam bangunan. Dalam konteks bangunan mixed-use yang padat fungsi dan aktivitas, strategi pencahayaan yang tepat menjadi semakin krusial. Penelitian ini mengkaji penerapan pencahayaan dinamis dan menyebar sebagai bagian dari pendekatan biofilik dalam desain bangunan mixed-use. Pendekatan ini berfokus pada optimalisasi cahaya alami yang bervariasi secara intensitas, arah, dan persebaran, untuk menciptakan suasana ruang yang adaptif terhadap perubahan waktu dan kondisi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan elemen seperti bukaan terarah, material reflektif-difus, serta tata letak ruang yang responsif terhadap orientasi matahari dapat meningkatkan kualitas pencahayaan alami sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pencahayaan buatan. Strategi ini tidak hanya mendukung kenyamanan dan kesehatan pengguna ruang, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan energi dalam sistem bangunan perkotaan yang kompleks.
IDENTIFIKASI KESELARASAN PRINSIP POLA DAN BENTUK BIOMORFIK PADA ARSITEKTUR BIOFILIK DENGAN PENGEMBANGAN BANGUNAN MIXED-USE Nur Syah, Azzahra; Inavonna, Inavonna; Wijayanto , Punto; Widiarso, Tulus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Bangunan Mixed-Use pada Kawasan sebagai penunjang terkait fasilitas umum serta fasilitas sosial dalam menghidupkan suatu Kawasan. Dalam konteks pengembangan bangunan mixed-use pada Kawasan dengan menggunakan pendekatan arsitektur biofilik yang memfokuskan pada prinsip pola dan bentuk biomorfik. Sebagaimana prinsip ini menentukan terkait pembentukan pola serta tekstur pada lingkungan serta menjadi komponen dekoratif dalam pengembangan desain masif. Artikel ini membahas terkait keselarasan pengembangan rancangan bangunan mixed-use dengan prinsip pola dan bentuk biomorfik. Melalui analisis studi kasus serta tinjauan literatur pada artikel ini, memberikan tujuan dalam penambahan wawasan terkait penerapan prinsip pola dan bentuk biomorfik pada bangunan mixed-use.