Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN DENGAN HASIL MENEMBAK AIR RIFLE 10 METER PADA KLUB OLAHRAGA MENEMBAK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Ridho Alfianto Ridho Alfianto; Iman Sulaiman; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 4 No 2 (2020): JSCE: Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.04212

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Hubungan Daya Tahan Otot lengan (X1) dengan Hasil Menembak Air Rifle 10 Meter (Y), 2) Hubungan Koordinasi Mata, Tangan (X2) dengan Hasil Menembak Air Rifle 10 Meter (Y). Hubungan Daya Tahan Otot Lengan (X1) Dan Koordinasi Mata Tangan (X2) Dengan Hasil Menembak Air Rifle 10 Meter (YSampel penelitian berjumlah 35 orang dengan teknik pengambilan data total sampling. Instrumen tes daya tahan otot lengan menggunakan Dumbble Front Raise Test. Untuk tes koordinasi mata tangan menggunakan Speed Anticipation Reaction. Dan untuk tes hasil menembak air rifle 10 meter melakukan penembakan dengan sasaran berjarak 10 meter, teknik analisis statistik yang digunakan adalah teknik korelasi sederhana dan korelasi ganda dan dilanjutkan dengan uji t pada taraf signifikansi = 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang bermakna antara daya tahan otot lengan (X1) dengan hasil menembak air rifle 10 meter (Y) yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi rX1Y = 0,875 dan koefisien determinasi = 0,766 yang berarti jumlah kontribusinya adalah 76%. (2) terdapat hubungan yang bermakna antara koordinasi mata, tangan (X2) dengan hasil menembak air rifle 10 meter (Y) yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi rX2Y = 0,537 dan koefisien determinasi = 0,7259 yang berarti jumlah kontribusinya adalah 72,59%. (3) terdapat hubungan yang bermakna antara daya tahan otot lengan (X1) dan koordinasi mata, tangan (X2) dengan hasil menembak air rifle 10 meter (Y) dengan koefisien korelasi rX1X2Y = 0,893 dan koefisien determinasi = 0,797 yang berarti jumlah sumbangannya adalah sebesar 79,7%. Kata kunci: Daya Tahan Otot Lengan, Koordinasi Mata Tangan, Hasil Menembak Air Rifle 10 meter. ABSTRACT The purpose of this research are to discovert 1) The correlation of an arm muscles endurance (X1) with The result of an Air Rifle 10 Meters Shoot (Y),2) The correlation of eyes and hand coordination (X2) with the result of an Air Rifle 10 Meters Shoot (Y), 3) The correlation of an arm muscles endurance (X1) and eyes also hand coordination (X2) With the result of an Air Rifle 10 Meters Shoot (Y). The 35 people was for research sample with data retrieval techniques of total sampling. The tests instrument of an arm muscles endurance is using Dumbble Front Raise Test, for the eyes and hand coordinations test is using Speed Anticipation Reaction. And for the result of an Air Rifle 10 meters shoot test was doing a shoots with a 10 meters target, the statistical analysis techniques was using a simple correlation techniques and double correlations following by a t test on significance level = 0,05. The result of the data analysis shows that 1) There is a meaningful correlation between an arm muscles endurance (X1) with the result of an Air Rifle 10 Meters shoot (Y) that indicated by a coefficient of correlation rx1y = 0,875 and coefficient of determination = 0,766 which means the total of the contribution is 76%. (2) There is a meaningful correlations between an eyes and hand coordination (X2) with the result of an Air Rifle 10 meters shoot (Y) that indicated by a coefficient of correlation rx2y = 0,537 and coefficient of determination = 0,7259 which means the total of the contributions is 72,59%. (3) There is a meaningful correlation between an arm muscles endurance (X1) and eyes also hand coordination (X2) with the result of an Air Rifle 10 meters shoot (Y) with a coefficient of correlation rx1x2y = 0,893 and coefficient of determination = 0,797 which means the total of the contributions is 79,7%. Keywords : Arm Muscle Endurance, Coordination Eyes also Hand, the Result of an Air Rifle 10 Meters shoot.
HUBUNGAN FREKUENSI LANGKAH DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN HASIL LARI 60 METER MAHASISWA FAKULTAS ILMU OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2018 Agus Rudianto; Ricky Susiono; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 4 No 1 (2020): JSCE: Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.04103

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara Frekuensi Langkah dengan Hasil Lari 60 Meter, Hubungan Antara Panjang Tungkai dengan Hasil Lari 60 Meter, dan secara bersama-sama Hubungan antara Frekuensi Langkah dan Panjang Tungkai dengan Hasil Lari 60 Meter Mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga 2018.Penelitian ini dilaksanakan di Stadion Atletik Velodrome Jakarta Timur. Metode yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan studi korelasi. Sampel yang digunakan berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dari populasi yang ada dari Mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga 2018. Hubungan panjang tungkai terhadap hasil lari 60 meter dinyatakan dalam persamaan regresi Y= 43,29 + 0,13 X₁, dengan koefisien korelasi = 0,134. Dalam proses uji keberartian koefisien korelasi tersebut didapati thitung= 0,715 < ttabel= 1,701 dengan demikian koefisien korelasi bernilai 0,134 tidak signifikan. Hubungan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lari 60 meter dinyatakan dalam persamaan regresi Y= 18,34 + 0,63 X2, dengan koefisien korelasi = 0,633. Dalam proses uji keberartian koefisien korelasi tersebut didapati thitung= 4,328 > ttabel= 1,701 dengan demikian koefisien korelasi bernilai 0,633 signifikan. Hubungan frekuensi langkah dan panjang tungkai secara bersama sama dengan hasil lari 60 meter dinyatakan dalam persamaan regresi Y = 7,5 + 0,20 X₁ + 0,65 X₂ dengan koefisien korelasi = 0,915. Dalam proses uji keberartian koefisien korelasi tersebut didapati Fhitung= 70,29 > Ftabel= 3,35 yang menunjukkan bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Maka didapat kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi langkah dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan hasil lari 60 meter mahasiswa fakultas ilmu olahraga 2018. Kata Kunci: Frekuensi Langkah, Panjang Tungkai, Lari 60 Meter ABSTRACT The purpose of this study was to determine the relationship between step frequency and 60 meter running results, the relationship between leg length and 60 meter running results, and the relationship between step frequency and leg length with 60 meter run results for the 2018 Faculty of Sport Sciences Students. This research was conducted at East Jakarta Velodrome Athletic Stadium. The method used is descriptive quantitative by using correlation studies. The sample used amounted to 30 people, with a sampling technique that is purposive sampling from the existing population of 2018 Faculty of Sport Sciences Students. The relationship of leg length to the 60 meter running result is expressed in the regression equation Y = 43.29 + 0.13 X₁, with the correlation coefficient y ry〗 _1 = 0.134. In the process of testing the significance of the correlation coefficient found t = 0.715 <t table = 1.701 thus the correlation coefficient is 0.134 is not significant. The relationship of leg muscle explosive power to the 60 meter running results is expressed in the regression equation Y = 18.34 + 0.63 X2, with a correlation coefficient y ry〗 _2 = 0.633. In the process of testing the significance of the correlation coefficient found tcount = 4.328> ttable = 1.701 thus the correlation coefficient is 0.633 significant. The relationship between stride frequency and leg length together with the 60 meter run result is expressed in the regression equation Y = 7.5 + 0.20 X₁ + 0.65 X₂ with a correlation coefficient y ry〗 _ (1-2) = 0.915. In the process of testing the significance of the correlation coefficient found Fcount = 70.29> Ftable = 3.35 which indicates that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted. Then it can be concluded that there is a significant relationship between the frequency of steps and leg length together with the 60 meter running results of the 2018 faculty of sports students. Keywords: Step Frequency, Leg Length, Running 60 Meters
HUBUNGAN ANTARA PANJANG TUNGKAI DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL LARI 100 METER ATLET ATLETIK dewi rahmawati sunardi; Bambang Sujiono; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 3 No 2 (2019): JSCE: Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.03213

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui hubungan panjang tungkai dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lari 100 meter pada klub atletik Jakarta Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan Teknik studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah para anggota klub Atletik Jakarta Utara dengan jumlah atlet 50 atlet. Jumlah sampel sebanyak 30 orang, sampel ditentukan dengan Purposive Sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Terdapat hubungan Panjang Tungkai dengan hasil lari 100 meter diperoleh koefisien korelasi ry1 = 0.69, yang berarti variabel panjang tungkai memberikan sumbangan terhadap hasil lari 100 meter sebesar 82.38 %. (2). Terdapat hubungan yang berarti antara daya ledak otot tungkai dengan hasil lari 100 meter, diperoleh koefisien korelasi ry2 = 0,94 yang berarti variabel Daya Ledak Otot Tungkai memberikan sumbangan terhadap hasil lari 100 meter sebesar 88.50 %. (3). Terdapat hubungan berarti antara Panjang Tungkai dan Daya Ledak Otot Tungkai dengan hasil lari 100 meter secara Bersama – sama, dengan koefisien korelasi ganda Ry1-2 = 0,94 hal ini berarti bahwa 88.50% Hasil Lari 100 Meter ditentukan oleh Panjang Tungkai dan Daya Ledak Otot Tungkai secara bersama-sama. Kata Kunci : Panjang Tungkai, Daya Ledak Otot Tungkai, Hasil Lari 100 Meter. ABSTRACT The purpose of this research is to find out relationship between leg length and leg muscle explosiveness to the results of running 100 meters at the North Jakarta athletic club. The method used in this study is a survey method with correlational study techniques. The population in this study were the members of the North Jakarta Athletics Club with 50 athletes. The number of samples is 30 people, the sample is determined by purposive sampling. The results of the study concluded that: (1). There is a relationship between the length of the limb with the result of running 100 meters and the correlation coefficient is ry1 = 0.69, which means that the leg length variable contributes to the 100 meter run by 82.38%. (2). There is a significant relationship between the leg muscle explosive power with the result of running 100 meters, the correlation coefficient ry2 = 0.94, which means the variable Explosion of Leg Muscle contributes to the 100 meter running result of 88.50%. (3). There is a significant relationship between Leg Length and Leg Muscle Explosion with the results of running 100 meters together, with a double correlation coefficient Ry1-2 = 0.94 this means that 88.50% 100 Meters Run Results are determined by Leg Length and Muscle Explosion Power. Limb together. Keywords: Leg length and leg muscle explosive power, results of 100 meters run.
HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN, KAKI DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DIG PADA ATLET BOLA VOLI PUTRI FORTIUS Rosalina Wardani; Tirto Apriyanto; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 4 No 1 (2020): JSCE: Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.04104

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Hubungan antara antara koordinasi mata tangan, dan kaki terhadap kemampuan dig pada atlet bola voli putri Fortius. (2). Hubungan antara kelincahan terhadap kemampuan dig pada atlet bola voli putri Fortius. (3). Hubungan antara koordinasi mata tangan, kaki dan kelincahan pada kemampuan dig atlet bola voli putri Fortius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah para anggota klub bola voli puteri Universitas Negeri Jakarta dengan jumlah 45 atlet. Jumlah sampel sebayak 30 orang, sampel ditentukan dengan Purposive Sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Terdapat hubungan yang positif antara koordinasi mata, tangan, kaki dengan hasil kemampuan dig. Variabel koordinasi mata, tangan, dan kaki memberikan sumbangan terhadap kemampuan dig sebesar 52,03%. (2). Terdapat hubungan yang positif antara kelincahan dengan hasil kemampuan dig. Variabel Kelincahan memberikan sumbangan terhadap kemampuan dig sebesar 43,96%. (3). Terdapat hubungan yang positif antara koordinasi mata, tangan, kaki dan kelincahan dengan hasil kemampuan dig secara bersama-sama. Variabel koordinasi mata, tangan, kaki dan kelincahan memberikan sumbangan terhadap kemampuan dig sebesar 55,81%. Kata Kunci: Koordinasi Mata Tangan Dan Kaki, Kelincahan, Kemampuan Dig ABSTRACT This study aims to determine: (1). The relationship between eye, hand and foot coordination on dig ability in Fortius women's volleyball athletes. (2). The relationship between agility and ability to dig in the women's volleyball athlete Fortius. (3). The relationship between eye, hand and foot coordination and agility on the ability of Fortius women's volleyball athletes. The method used in this study was a survey method with correlational study techniques. The population in this study were members of the women's volleyball club Jakarta State University with a total of 45 athletes. The number of samples is 30 people, the sample is determined by purposive sampling. The results of the study concluded that: (1). There is a positive relationship between eye, hand, and foot coordination with the results of dig ability variables contribute to the dig ability results by 52.03% (2). There is a positive relationship between agility with the results of the ability to dig variable only contributes to the results of the dig capability of 43.96%. (3). There is a positive relationship between the coordination of eyes, hands, feet and agility with the results of the ability to dig together contribute to the results of the dig ability of 55.81%. Keyword : Coordination Of Eyes Hands Feet, Agility, Ability To Dig
Pengaruh Kekuatan Otot Tungkai, Kelentukan Togok dan Keseimbangan Terhadap Servis Sepak Takraw Darrle Leonda Arya Wisnu Murti; Ika Novitaria Marani; Taufik Rihatno
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 11 No 02 (2020): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.295 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.112.04

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mempunyai tujuan dalam mengetahui pengaruh kekuatan otot tungkai, kelentukan togok dan keseimbangan pada servis sepak takraw. Subjek penelitian adalah 44 atlet sepak takraw Klub Macan Asia Pasific dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan terdiri atas kekuatan otot tungkai, kelentukan togok dan keseimbangan pada servis sepak takraw. penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik analisis jalur atau Path Analysis. Pengujian analisis dilakukan dengan perhitungan persyaratan data yaitu , uji linieritas regresi, uji normalitas dan uji signifikansi. Hasil yang telah dilakukan penelitian didapati bahwa ada pengaruh kekuatan otot tungkai terhadap servis sepak takraw dengan nilai signifikansi 0,303. Ada pengaruh kelentukan togok terhadap servis sepak takraw dengan nilai signifikansi 0,308. Ada pengaruh keseimbangan terhadap servis sepak takraw dengan nilai signifikansi 0,333. Ada pengaruh kekuatan otot tungkai terhadap keseimbangan dengan nilai signifikansi 0,459. Ada pengaruh kelentukan togok terhadap keseimbangan dengan nilai signifikansi 0,445. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh kekuatan otot tungkai, kelentukan togok, dan keseimbangan terhadap servis sepak takraw
THE EFFECT OF BODY MASS INDEX, BALANCE AND POWER TO SHOOTING OF WOMEN FUTSAL Anita Anita; Ika Novitaria Marani; Yusmawati
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 12 No 02 (2021): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.033 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.122.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh body mass index (BMI), keseimbangan dinamis dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil shooting futsal putri. Subjek penelitian adalah 21 atlet Klub Futsal Netic Ladies dengan teknik total sampling. Metode survei menggunakan instrumen untuk pengukuran tinggi badan menggunakan alat microtoice, pengukuran berat badan menggunakan alat timbangan digital, pengukuran keseimbangan menggunakan modified an balance, daya ledak otot tungkai menggunakan pengukuran triple hop jump dan pengukuran hasil shooting menggunakan fifth circle an shooting melalui teknik analisis jalur. Pengujian analisis data melalui persyaratan uji normalitas, uji linearitas dan uji signifikansi. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikansi BMI terhadap daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi (0,618), keseimbangan terhadap daya ledak otot tungkai (0,511), BMI terhadap hasil shooting (0,587), keseimbangan terhadap hasil shooting (0,080), daya ledak otot tungkai terhadap hasil shooting (0,049). Kesimpulan dari penelitian (1) tidak terdapat pengaruh BMI terhadap daya ledak otot tungkai, (2) tidak terdapat pengaruh keseimbangan dinamis terhadap daya ledak otot tungkai, (3) tidak terdapat pengaruh BMI terhadap hasil shooting, (4) tidak terdapat pengaruh keseimbangan dinamis terhadap hasil shooting dan (5) terdapat pengaruh daya ledak otot tungkai terhadap hasil shooting futsal putri netic. Abstract This research have a goal to knowing the effect of body mass index (BMI), balance and power on the shooting futsal result women futsal. The research subjects were 21 futsal athlete of Netic Ladies Club using total sampling technique. Survey methode was using instrument to measurement for height using microtoice, weight using digital scale, balance using modified an balance, leg power using triple hop jump and the shooting result using fifth cicrcle an shooting through path analysis. Test of data analysis through normality, linearity and significance test. The research results found that significance value of BMI on leg power (0,618), dynamic balance on leg power (0,551), BMI on shooting result (0,587), dynamic balance on shooting result (0,080), power on shooting result (0,049). The Conclusions based on this research are (1) there is no influence BMI on leg power, (2) there is no influence dynamic balance on leg power, (3) there is no influence BMI on shooting result, (4) there is no influence dynamic balance on shooting result and (5) there is no influence leg power on shooting result of Netic Ladies futsal.
The effect of eye-hand coordination, kinesthetic perception and anxiety on the results archery scoring of athlete u-12 west jakarta Aziz Arifin; Ika Novitaria Marani; Mansur Jauhari
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 13 No 1 (2022): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.443 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.131.07

Abstract

This study aims to reveal the direct and indirect effects, as well as the simultaneous effect of exogenous variables on endogenous variables. The sample in this study were 37 archers from all clubs in the West Jakarta area. The research approach used in this study is an associative quantitative approach with test techniques. The data analysis technique uses a path analysis approach (path analysis). The results showed that: 1) there was a direct effect of eye-hand coordination on the archery scores of U-12 archery athletes in West Jakarta amounted to 6.7%, 2) there was a direct influence of kinesthetic perception on the results of archery scoring results for U-12 archery athletes in West Jakarta. is 1.69%, 3) there is a direct and significant effect of anxiety on the archery scores of U-12 archery athletes in West Jakarta, which is 15.8%, 4) there is a direct and significant effect of eye-hand coordination on the anxiety of U-12 archery athletes. West Jakarta by 43.96%, 5) there is a direct and significant effect of kinesthetic perception on the anxiety of West Jakarta U-12 archery athletes by 44.76%, 6) there is an indirect effect of eye-hand coordination through anxiety on archery scoring results are of 27.35%, 7) there is an indirect effect of kinesthetic perception through anxiety on the archery scoring results of 18.9%.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG KEWIRAUSAHAAN BAGI KARANG TARUNA DI DESA GUNUNG PICUNG KECAMATAN PAMIJAHAN KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT Ika Novitaria Marani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.568 KB)

Abstract

Abstract This community service aims to provide training on entrepreneurship for the participants of this activity, namely youth organizations in Gunung Picung Village, Pamijahan sub-district, Bogor Regency, West Java, to be able to increase participants' knowledge about how to start a business, open and explore their potential, how to market products and goods. services and how to set the cost of goods sold. The training venue was held in Gunung Picung Village, Pamijahan District, Bogor Regency, West Java. The time for the implementation of the activity was carried out in 2020. This activity uses the lecture method to deliver material and discussion to provide examples of cases by discussing problem solving. The implementation of this activity has made videos of entrepreneurship training activities when conducting lectures and discussions and distributing them on social media, namely YouTube. The results showed that there was an increase in understanding of how to do entrepreneurship by utilizing regional potential so that it was hoped that it could increase the desire for youth organizations to start doing entrepreneurship and improve welfare in the village. Abstrak Pengabdian Kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan untuk peserta kegiatan ini yaitu karang taruna yang ada di Desa Gunung Picung kecamatan Pamijahan Kabupateng Bogor Jawa Barat untuk dapat meningkatkan pengetahuan para peserta tentang bagaimana memulai usaha, membuka dan menggali potensi diri, bagaimana memasarkan produk barang dan jasa serta bagaimana menetapkan harga pokok penjualan. Tempat pelatihan dilaksanakan di Desa Gunung Picung kecamatan Pamijahan Kabupateng Bogor Jawa Barat. Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan di Tahun 2020. Pada kegiatan ini menggunakan metode ceramah untuk penyampaian materi dan diskusi untuk memberikan contoh – contoh kasus dengan mendiskusikan pemecahan masalahnya. Pelaksanaan kegiatan ini telah dibuat video kegiatan pelatihan kewirausahaan saat melakukan metode ceramah maupun diskusi dan menyebarkannya di media sosial yaitu youtube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman tentang bagaimana melakukan wirausaha dengan memanfaatkan potensi daerah sehingga diharapkan dapat meningkatkan keinginan bagi para karang taruna untuk mulai melakukan wirausaha dan meningkatkan kesejahteraan di Desa tersebut.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PUBLIC SPEAKING DI KELURAHAN JATIMULYA KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT Ika Novitaria Marani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.655 KB)

Abstract

Abstract This community service aims to provide public speaking training to coaches or sports teachers in the Jatimulya village, Bekasi City, West Java Province, so that sports coaches or teachers can increase their knowledge of how to communicate in public (public speaking), reduce obstacles in communicate and add skills for coaches or sports teachers in choosing the right media in delivering messages. The training site was held in Jatimulya Village, Bekasi City, West Java Province. The time for the activity to be carried out is in 2021. Due to the Implementation of Community Activity Restrictions (PPKM), activities are carried out online or virtual using zoom. By doing online training, it was felt that it was not optimal because the participants could not practice how to do public speaking by interacting in practice directly. However, the results of community service went well and smoothly. Programs that have been implemented include; make videos of public speaking material and share them on social media, namely YouTube. The participation and support of participants, namely trainers, is quite high, where they always play an active role in activities carried out from beginning to end so that it is hoped that they can apply the knowledge gained during training by practicing directly to the wider community and to sports people in particular. Abstrak Pengabdian Kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan public speaking kepada para pelatih atau guru olahraga di kelurahan Jatimulya Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat, agar para pelatih atau guru olahraga dapat meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana melakukan komunikasi di depan umum (public speaking), mengurangi hambatan-hambatan dalam berkomunikasi serta menambah keterampilan bagi pelatih atau guru olahraga dalam memilih media yang tepat dalam penyampaian pesan. Tempat pelatihan dilaksanakan di kelurahan Jatimulya Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat. Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan di Tahun 2021. Dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat (PPKM) maka kegiatan dilakukan secara daring atau virtual dengan menggunakan zoom. Dengan dilakukannya pelatlihan secara online, dirasakan kurang maksimal karena para peserta tidak dapat mempraktekkan bagaimana melakukan public speaking dengan berinteraksi praktek secara langsung. Namun, hasil Pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Program yang telah dilaksanakan meliputi; membuat video materi public speaking dan membagikannya di media sosial yaitu youtube. Partisipasi dan dukungan peserta yaitu pelatih cukup tinggi, dimana mereka selalu berperan aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan dari awal hingga akhir sehingga diharapkan mereka dapat menerapkan ilmu yang didapat saat pelatihan dengan mempraktikkan secara langsung kepada masyarakat luas dan kepada insan olahraga pada khususnya.
PELATIHAN SPORT MASSAGE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN BAGI PELATIH DI KELURAHAN JATIMULYA KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT Ari Subarkah; Ika Novitaria Marani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.972 KB)

Abstract

Abstract This community service aims to provide sport massage for sport coaches in the Jatimulya village, Bekasi City, West Java Province, so that coaches can increase knowledge about the types of injuries, how to handle athletes who are experiencing injuries so that coaches can provide first aid when an injury occurs. experienced by athletes. The training site was held in Jatimulya Village, Bekasi City, West Java Province. The time for the activity to be carried out is in 2021. Due to the Implementation of Community Activity Restrictions (PPKM), activities are carried out online or virtual using zoom. By doing online training, it is felt less than optimal. Because the participants can not practice directly. However, the results of community service went well and smoothly. Programs that have been implemented include; make videos of massage training activities during lectures and share them on social media, namely YouTube. The participation and support of participants, namely coaches, is quite high, where they always play an active role in activities carried out from beginning to end so that it is hoped that they can apply the knowledge provided by providing first aid when their athletes experience sports injuries Abstrak Pengabdian Kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan sport massage kepada para pelatih di kelurahan Jatimulya Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat, agar para pelatih dapat meningkatkan pengetahuan tentang jenis-jenis cidera, cara penanganan untuk atlet yang sedang mengalami ciera sehingga pelatih dapat memberikan pertolongan pertama saat terjadinya cidera yang dialami oleh atlet. Tempat pelatihan dilaksanakan di kelurahan Jatimulya Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat. Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan di Tahun 2021. Dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat (PPKM) maka kegiatan dilakukan secara daring atau virtual dengan menggunakan zoom. Dengan dilakukannya pelatlihan secara online, dirasakan kurang maksimal. Karena para peserta tidak dapat praktek secara langsung. Namun, hasil Pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Program yang telah dilaksanakan meliputi; membuat video kegiatan pelatihan massage saat ceramah dan membagikannya di media sosial yaitu youtube. Partisipasi dan dukungan peserta yaitu pelatih cukup tinggi, dimana mereka selalu berperan aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan dari awal hingga akhir sehingga diharapkan mereka dapat menerapkan ilmu yang diberikan dengan cara memberikan pertolongan pertama ketika atlet mereka mengalami cidera olahraga.