Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Alat-Alat Keselamatan Pada Nelayan Sebagai Usaha Penyelamatan Diri Dari Tabrakan dan Kapal Tenggelam di Daerah Pesisir Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Danilwan, Yuris; Sutria, Yuna; Ginting, Suratni; Dirhamsyah, Dirhamsyah; Taruna, Taruna; Said, Aja Avriana; Fransiska, Eka; Delina, Meriah Kita; Sari.S, Nurmalia; Ridho, Syarifur; Rinaldi, Fahmi; Rezeki, Roma; Ritonga, Nursyahrul
Civic Action Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i2.161

Abstract

Perikanan dan kelautan menjadi salah satu sektor andalan di kawasan pesisir Utara Pantai Labu kabupaten Deli Serdang, karena dikelilingi perairan yang luas sehingga perikanan memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, dan kesempatan kerja. Dari penangkapan Ikan yang didapat para nelayan dapat menjual ke pasar dan juga dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Pekerjaan sebagai nelayan adalah pekerjaan yang sulit dan dapat mempertaruhkan nyawa para nelayan setempat. Maka  perlu adanya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM),tentang sosialisasi penggunaan alat-alat keselamatan untuk para nelayan. Berdasarkan hasil observasi dan interview yang dilakukan tim dosen Politeknik Adiguna maritim Indonesia (Poltek Ami) Medan terhadap masyarakat di daerah pesisir pantai labu, yang teletak di pesisir Utara kabupaten Deli Serdang bahwa kemampuan untuk berlayar yang dimiliki para nelayan ataupun nakhoda kapal-kapal penyeberangan dari pulau ke pulau diperoleh secara turun – temurun dari orang tuanya, pekerjaan menetap ayahnya sebagai nelayan dan juga sebagai pengangkut penumpang penyeberangan dari pulau ke pulau sebagai transfortasi laut  yang selalu melibatkan anaknya dalam berlayar baik mencari ikan maupun mengantar penumpang dari pulau ke pulau. Sehingga perlu di adakan sosialisasi mengenai alat- alat keselamatan , agar nelayan penangkap ikan dapat menjaga keselamatannya dan dapat terus melanjutkan pekerjaan mereka untuk memperjuangkan kebutuhan keluarga.
Sosialisasi Penggunaan Alat-Alat Keselamatan Pada Nelayan Sebagai Usaha Penyelamatan Diri Dari Tabrakan dan Kapal Tenggelam di Daerah Pesisir Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Yuris Danilwan; Yuna Sutria; Suratni Ginting; Dirhamsyah Dirhamsyah; Taruna Taruna; Aja Avriana Said; Eka Fransiska; Meriah Kita Delina; Nurmalia Sari.S; Syarifur Ridho; Fahmi Rinaldi; Roma Rezeki; Nursyahrul Ritonga
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i2.161

Abstract

Perikanan dan kelautan menjadi salah satu sektor andalan di kawasan pesisir Utara Pantai Labu kabupaten Deli Serdang, karena dikelilingi perairan yang luas sehingga perikanan memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, dan kesempatan kerja. Dari penangkapan Ikan yang didapat para nelayan dapat menjual ke pasar dan juga dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Pekerjaan sebagai nelayan adalah pekerjaan yang sulit dan dapat mempertaruhkan nyawa para nelayan setempat. Maka  perlu adanya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM),tentang sosialisasi penggunaan alat-alat keselamatan untuk para nelayan. Berdasarkan hasil observasi dan interview yang dilakukan tim dosen Politeknik Adiguna maritim Indonesia (Poltek Ami) Medan terhadap masyarakat di daerah pesisir pantai labu, yang teletak di pesisir Utara kabupaten Deli Serdang bahwa kemampuan untuk berlayar yang dimiliki para nelayan ataupun nakhoda kapal-kapal penyeberangan dari pulau ke pulau diperoleh secara turun – temurun dari orang tuanya, pekerjaan menetap ayahnya sebagai nelayan dan juga sebagai pengangkut penumpang penyeberangan dari pulau ke pulau sebagai transfortasi laut  yang selalu melibatkan anaknya dalam berlayar baik mencari ikan maupun mengantar penumpang dari pulau ke pulau. Sehingga perlu di adakan sosialisasi mengenai alat- alat keselamatan , agar nelayan penangkap ikan dapat menjaga keselamatannya dan dapat terus melanjutkan pekerjaan mereka untuk memperjuangkan kebutuhan keluarga.
Bill of Lading Issuance Process in Export of Goods at PT Seroja Jaya Agency Kuala Tanjung Branch Qhodry Darmawi; Suratni Suratni; Aja Avriana
Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Vol. 2 No. 4 (2024): November: Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jrim-widyakarya.v2i4.4224

Abstract

Bill Of Lading is a document of receipt of goods that have been loaded onto a ship that serves as proof of ownership, and a contract between the carrier and the sender. The export process in the shipping world requires the issuance of a Bill Of Lading as a condition for transporting goods and the obstacle is the exporter's delay in sending the Shipping Instruction document. The purpose of writing this paper is to find out the process of issuing a Bill Of Lading in the export of goods. as well as efforts made so that the export process can run smoothly at PT. Seroja Jaya Agency, Kuala Tanjung Branch. The efforts made so that the process runs smoothly, including the Bill Of Lading must be received directly from the carrier where the Bill Of Lading is issued by the sender, the Bill Of Lading must state the name and shipping address, the Bill of Lading must be signed by the captain, the Bill Of Lading must be matched with the invoice and Letter of Credit, the Bill Of Lading date must not exceed the shipping date, the Bill Of Lading must match the Letter of Credit regarding the implementation of payment.
Pemberdayaan Masyarakat Berdampak Bencana Banjir Bandang dalam Mengelolah Air Bersih Untuk Memenuhi Kebutuhan Air bersih Paska Bencana Banjir Bandang yang Melanda Aceh Tamiang Dafid Ginting; Yuris Danilwan; Lilis Lilis; Aja Avriana Said; Yuna Sutria; Taruna Taruna; Dina Rispianti; Suratni Suratni; Fadiyah Hani Sabilah; Syarifur Ridho; Eka Fransiska; Irma Handayani; Fahmi Rinaldi
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v4i1.227

Abstract

One of the biggest problems after a flash flood and landslide disaster is the provision of clean water. Access to clean water is very important, as it greatly helps the disaster-affected community, especially in their future lives after the flood and landslide disaster in Aceh Tamiang. Community Service was carried out by the Lecturer Team of the Indonesian Maritime Adiguna Polytechnic Medan, who came directly to the Tamiang sub-district affected by the flash flood disaster. The methods used include education, training in making simple filters or filtration, and testing the results of water filtration from local sources in the disaster-affected area. The results of the activity show that the filter/filtration method using gravel, sand, activated charcoal, cotton, and palm fiber media can improve water quality visually and sensorily. This activity provides real benefits in supporting the availability of drinkable water for communities affected by the flash flood disaster, especially in the Aceh Tamiang area.
KEWAJIBAN OWNER DALAM PENGURUSAN RENCANA POLA TRAYEK KAPAL PADA PT. MARGO INDONESIA SERVICESTAMA JAKARTA Yusnidah Yusnidah; Aja Avriana Sahid; Lopian Nauli Nadeak; Netty Kesuma
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i1.226

Abstract

Penyusunan penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui bagaimana Kewajiban Owner dalam Pengurusan RPT (Rencana Pola Trayek) kapal pada PT. Margo Indonesia Servicestama. Penulis memperoleh melalui observasi metode penelitian lapangan (field research) dan metode penelitian perpustakaan (library research). Perusahaan kepemilikan kapal mencari muatan untuk kapal. Namun PT. Margo Indonesia Servicestama Jakarta dalam kegiatan tidak terlaksana secara efektif dan efesien yang disebabkan lama nya respon dari Aplikasi SIMLALA (sistem informasi manajemen lalu lintas Angkutan laut) yaitu RPT (Rencana Pola Trayek), yang membuat kapal tidak dapat beroperasional akibat dokumen yang belum memenuhi standart untuk beroperasi. Oleh sebab itu, disarankan adanya pihak-pihak untuk melakukan pemantauan dokumen secara berskala, serta menerapkan sistem online dalam pemgisian dokumen agar tidak terjadi kesalahan dalam membuat syarat yang ada pada aplikasi tersebut, sehingga dengan adanya pemeriksaan ulang akan meminimalisir masalah yang terjadi. Sehingga kewajiban Owner berjalan secara efektif dan efesien.
PROSES STUFFING DAN STRIPPING CONTAINER PADA PT. TANTO INTIM LINE CABANG MEDAN-BELAWAN Eka Fransiska; Meriah Kita Deliana; Aja Avriana; Nurul Hafilda; Stevie Wulandari
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i2.251

Abstract

Abstrak. Container telah menjadi tulang punggung dalam memfasilitasi pergerakan barang di seluruh dunia. Proses pelaksanaan pemasukan atau pengeluaran barang dari container dilakukan dengan berbagai cara antara lain stuffing dan stripping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses, dokumen serta hambatan stuffing dan stripping pada PT. Tanto Intim Line Cabang Medan - Belawan serta untuk menambah wawasan dan keterampilan bagi penulis dan pembaca untuk memasuki lapangan pekerjaan sesuai dengan program studinya. Proses stuffing adalah pengepakan barang yang dilakukan ke dalam container. Dalam melaksanakan proses stuffing pemilik barang harus melakukan syarat-syarat yang sudah ditentukan perusahaan agar mempermudah dalam melakukan kegiatan nantinya. proses stripping adalah proses bongkar barang dari dalam container. Proses stripping adalah prosedur memindahkan barang yang telah di packing dan masuk container dan memiliki kode-kode yang tertera agar petugas mudah mencari dan mengeluarkan dari dalam container lalu menumpuknya digudang penumpukkan atau Container Freight Station (CFS). Dengan berjalan lancarnya kegiatan Stuffing container yang sudah diisi dengan skema tumpukan yang sudah direncanakan, maka EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) membuat gambaran muatan yang ada didalam container dengan cara difoto untuk bukti bahwa Stuffing telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan rencana. Setelah container selesai dibongkar dan dibawa ke Depo, setelah berada di Depo maka ada beberapa EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) atau si pemilik barang meminta untuk melaksanakan Stripping di Depo untuk menghemat biaya. Metode penulisan yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam penelitian ini menggunakan methode Field Research (penelitian lapangan) dan methode Library Research (pengambilan data dari perpustakaan).