Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect Of Yoga Exercises On Dysmenorrhea Pain In Female Adolescents Of Hasyim Asyari Junior High School, Ngawonggo Village, Tajinan District, Malang Regency Sejati, Putri Eka; Marina Islami Putri; Reni Yuli Astutik; Shanty Natalia
Journal for Research in Public Health Vol. 7 No. 2 (2026): January
Publisher : Master of Public Health Program Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jrph.v7i2.125

Abstract

During menstruation, adolescent girls commonly experience dysmenorrhea. This study aimed to determine the effect of yoga practice on dysmenorrhea pain in female students at Hasyim Asyari Junior High School in Ngawonggo Village, Tajinan District, Malang Regency. The study used a quasi-experimental design with a single pretest-posttest group. The study sample consisted of 34 adolescent girls who experienced menstrual pain and met the inclusion criteria. The results showed substantial changes in pain levels before and after the yoga intervention. During the pretest, no participants reported pain (0%), but this increased to 3 students (8.8%) after the intervention. Mild pain increased from 0% to 20 students (58.8%). Moderate pain decreased from 12 students (35.3%) to 10 students (14.7%). Severe pain decreased significantly from 19 students (55.9%) to 1 student (2.9%). In conclusion, yoga practice significantly reduced dysmenorrhea pain in adolescent girls at Hasyim Asyari Junior High School. These findings highlight the importance of health workers providing education on menstrual pain management and collaborating with school health workers (UKS) to promote prevention strategies, such as incorporating yoga exercise programs for young female students.
Implementasi Program Aksi Bergizi dalam Pencegahan Anemia pada Santriwati di Pondok Pesantren Kabupaten Kediri Siti Komariyah; Byba Melda Suhita; Reni Yuli Astutik; Shanty Natalia; Agustin Widowati; Elfi Quyumi
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 4 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i4.863

Abstract

Introduction: Anemia among adolescent girls continues to be a significant public health concern with long-term consequences for reproductive health, productivity, and human resource quality. Poor dietary quality, skipping breakfast, low physical activity, and poor adherence to iron tablet supplementation are key contributing factors. Objective: The Aksi Bergizi Program was developed as a promotive and preventive strategy to improve adolescents’ nutritional behaviors through school- and boarding school-based interventions. Methods: This community service activity applied an educational and participatory approach in a boarding school setting, involving 150 adolescent girls at Boarding School Kediri Regency. The program was implemented from June to July 2025 through an integrated Aksi Bergizi package consisting of nutrition and anemia education, group physical activity, communal breakfast, and collective iron tablet (TTD) consumption. Program evaluation was conducted through observation and descriptive assessment of anemia prevention behaviors. Results: The findings showed that 56% of participants demonstrated positive anemia prevention behaviors. The implementation of group physical activity was categorized as good in 83.3% of participants, communal breakfast in 70%, collective iron tablet consumption in 87.3%, and nutrition and anemia education in 67.3%. Collective iron tablet consumption was the component with the highest level of participation. Conclusion: The Aksi Bergizi Program was effective in improving anemia prevention behaviors among adolescent girls in an Islamic boarding school setting. A collaborative and collective behavior-building approach supports program sustainability and highlights the potential of Aksi Bergizi as a community-based strategy to improve adolescent nutritional status and prevent anemia.
The Effect Of Yoga Exercises On Dysmenorrhea Pain In Female Adolescents Of Hasyim Asyari Junior High School, Ngawonggo Village, Tajinan District, Malang Regency Putri Eka Sejati; Marina Islami Putri; Reni Yuli Astutik; Shanty Natalia
Journal for Research in Public Health Vol. 7 No. 2 (2026): January
Publisher : Master of Public Health Program Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jrph.v7i2.125

Abstract

During menstruation, adolescent girls commonly experience dysmenorrhea. This study aimed to determine the effect of yoga practice on dysmenorrhea pain in female students at Hasyim Asyari Junior High School in Ngawonggo Village, Tajinan District, Malang Regency. The study used a quasi-experimental design with a single pretest-posttest group. The study sample consisted of 34 adolescent girls who experienced menstrual pain and met the inclusion criteria. The results showed substantial changes in pain levels before and after the yoga intervention. During the pretest, no participants reported pain (0%), but this increased to 3 students (8.8%) after the intervention. Mild pain increased from 0% to 20 students (58.8%). Moderate pain decreased from 12 students (35.3%) to 10 students (14.7%). Severe pain decreased significantly from 19 students (55.9%) to 1 student (2.9%). In conclusion, yoga practice significantly reduced dysmenorrhea pain in adolescent girls at Hasyim Asyari Junior High School. These findings highlight the importance of health workers providing education on menstrual pain management and collaborating with school health workers (UKS) to promote prevention strategies, such as incorporating yoga exercise programs for young female students.
Resiko Seks Bebas dan Pernikahan Dini Bagi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Shanty Natalia; Indah Sekarsari; Fita Rahmayanti; Nely Febriani
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.113

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu tahapan dalam kehidupan manusia. Hal ini sering terjadi di belahan bumi manapun dan terjadi kapanpun. Pernikahan itu sendiri merupakan proses bersatunya dua orang insan manusia yang saling berkomitmen dan mengikat. UU NO.16 THN 2019 pengganti UU. NO. 1 THN 1974 Mengatur usia pernikahan yang dianjurkan 19 Tahun baik wanita maupun pria. Salah satu fenomena kehidupan remaja yang sangat menonjol adalah terjadinya peningkatan minat dan motivasi terhadap seksualitas. Hal ini dapat terjadi, karena remaja kompleks dengan permasalahan dan untuk melepaskan diri khususnya dari ketegangan seksual, remaja mencoba mengekspresikan dorongan seksualnya dalam berbagai bentuk tingkah laku seksual, mulai dari melakukan aktivitas berpacaran, berkencan, bercumbu, sampai dengan melakukan kontak seksual. Untuk pernikahan dini,remaja dapat mengetahui apa saja dampak dan upaya pencegahan dari pernikahan dini serta Remaja juga dapat mengetahui tentang HIV/AIDS dan perilaku seks bebas. Faktor penyebab pernikahan dini yaitu orang tua,pendidikan,ekonomi,agama dan pergaulan bebas dan faktor penyebab seks bebas yaitu ingin coba-coba, video porno, dan lemahnya iman. Dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini dan seks bebas yaitu Psikologis,sosial,kesehatan fisik,depresi setelah kelahiran,resiko kelainan pada bayi dan resiko penyakit alat reproduksi. Untuk itu remaja diharapkan menghindari seks bebas agar terhindar dari pernikahan dini. Hasil penelitian mengatakan bahwa remaja yang melakukan seks bebas dan menikah pada usia dini akan mengalami dampak psikologis dan sosial walaupun secara biologis remaja wanita sudah siap untuk hamil dan melahirkan. Secara psikologis, remaja belum mampu mengatasi dampak negatif dari seks bebas dan pernikahan dini.
Skrining Kesehatan Anak Sekolah sebagai upaya deteksi Kesehatan sejak dini Shanty Natalia; Suci Anggraeni
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i1.340

Abstract

Kesehatan anak merupakan hal yang penting, mengingat anak merupakan generasi penerus bangsa yang meneruskan pembanguanan bangsa ke arah yang lebih baik . dalam bidang kesehatan saat ini, masaah kesehatan anak merupakan masalah yang utama. Penyelenggaraan upaya kesehatan mempunyai tujuan untuk mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap manusia. Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah (Screening) merupakan salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik. Meliputi Pemeriksaan kebersihan perorangan (rambut, kulit dan kuku) pemeriksaan status gizi melalui pengukuran antropometri, pemeriksaan ketajaman indera (penglihatan dan pendengaran), pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Setelah selesai pemeriksaan siswa diberikan penyuluhan tentang UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Anak Sekolah). Kegiatan yang dilakukan unuk meningkatkan kewaspadaan terhadap masalah kesehatan anak sekolah dasar maka dilaksanakan screening atau penjaringan kesehatan anak sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan dalam waktu selama 4 hari yaitu tanggal 4,5,6 dan 7 Februari 2022 pada murid kelas 1- 6 di SD Blabak II dan IV Kabupaten Kediri . Kegiatan dilaksanan dengan metode pemeriksaan klinis berupa anamnesa dan pemeriksaan dengan mengukur tinggi badan menggunakan pengukur tinggi badan. Mengukur berat badan degan timbangan, kemudian melakukan pemeriksaan dari kebersihan rambut, mata, hidung, gigi, dan mulut, telinga dengan menggunakan penlight kemudian memeriksa kebersihan kulit dan kuku.
Co-Authors Agustin Widowati Agustin Widowati Amita M Noti Ana Maria Bianco Lopes Andika Putri, Uswara Sri Anggelina Harming Bili Anggriani S Anggriani Aprilia Aristyawati Aprilia Aristyawati Araujo, Feliciano De Arina Chusnatayaini Asmara, Rita puji Asriyana Ilmiyanti Basuki, stevani Bili, Anggelina Harming Byba Melda Suhita Byba Melda Suhita Cahya, Robiah Nur Candra Wahyuni Daik, Jelli Dandrika Mote Dawapa, Yuliana Dela Tatogo Diah Wulandari Dwi Agustiningsih Elfi Quyumi Elsa Irianja Elsy Diaz, Angelina Endah Pujiati Endah Pujiati Eny Islamiati Erma Retnaningtyas Erna Wahyuni Ernawati Ersa Novani Kharisma Putri Fachry Abda El Rahman Firdaus, Tsabitah Putri Fita Rahmayanti Fitra Duhita Fitria, Henik Nur Gelara Nawipa Gesytra Asmeranda Cahyaning Ciputri Iace Douw Indah Puspita Sari Indah Puspita Sari Indah Sekarsari Islamiati, Eny Kaka, Mersiana Ambu Kaka, Stefania Ambu Kiki Mai Wulandari Kobak, Uwera Kumalasari, Eri Puji Kusuma K, Ferie Laluna, Laila Lena Berlenda Rumadas Lena Berlenda Rumadas Lia Agustin Lidwina Kaka Matutina Lopes, Ana Maria Bianco Maramba, Martinus Maria Dior Pardede Marina Islami Putri Marina Islami Putri Marliana Umbu Wokura Matilda Timo Miftakhur Rohmah Miftakhur Rohmah Miftakhur Rohmah, Miftakhur Miftakur Rohmah Mufidah, Nida Azhar Murtiani, Fitri Nawangsari, Elliza Natania Nely Febriani Ngatiyem Niah Susianti Nita Dwi Astikasari Nofrida Pratistiyana Noti, Amita M Padaka, Serli Alisa Panca Radono Paula Pekei Putri Eka Sejati Putri Eka Sejati Reni Yuli Astutik Reni Yuli Astutik Respati, Laras Laxita Winda Retnaningtyas, Erma Retno Palupi Yonni Siwi Ripursari, Tety Riza Tsalatsatul Mufida Robiah Nur Cahya Rohmah, Miftakhur Salma, Adevia Sara Erari Sejati, Putri Eka Septa D.A, Fira Serpina Bunai Setiya Hartiningtyaswati Shanty Trimukti Sayekti Siti Kholisah Siti Kholisah Siti Komariyah Siti Komariyah Siti Kotijah Siti Marhamah, Siti Sri Yulis Setyaningsih Stevani Basuki Putri Suci Anggraeni Sulistyorini Sulistyorini, Sulistyorini Talu Ate, Marniati Dumedri Timo, Matilda Vidia Atika Manggiasih Wahyuni, Erna Wardana, Ica Putri Watini Wokura, Marliana Umbu Wulandari, Anggrawati Yusri Dwi Lestari