Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

DETEKSI KONTAMINAN FRAGMEN DNA PENGKODE cyt b BABI PADA SAMPEL SOFTGELLCANDY TAK BERLABEL HALAL Yuanita Rachmawati; Saiku Rokhim; Misbakhul Munir; Eva Agustina
Indonesia Journal of Halal Vol 1 (1) 2018
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.92 KB) | DOI: 10.14710/halal.v1i1.3115

Abstract

Abstrak Softgellcandy adalah permen bertekstur lunak yang diproses dengan penambahan komponen hidrokoloid seperti agar, gum, pektin, pati, kaegenan, gelatin dan lain-lain yang digunakan untuk modifikasi tekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Sayangnya distribusi Softgellcandy di pasaran seringkali terlepas dari pengawasan lembaga berwenang. Banyak ditemukan bermacam merk Softgellcandy yang tidak berBPOM maupun tidak berlabel Halal. Gelatin menjadi titik kritis kehalalan Softgellcandy. Penelitian ini menguji 15 sampel Softgellcandy tak berlabel halal yang dijual bebas di Surabaya dengan primer pengkode fragmen DNA cytochrome b Babi. Metode yang digunakan adalah konvensional PCR pada suhu 98oC-2 menit; 95oC-30 detik; 61oC-30 detik; 72oC-40 detik; dan 72oC-3 menit, selama 30 siklus. Visualisasi hasil PCR menggunakan elektroforesis 2% gel agarosa menunjukkan dari 15 sampel, 8 sampel terindikasi kontaminan DNA babi ditandai dengan pita DNA sebesar ±149bp. Pemerintah perlu melakukan monitoring lebih ketat terkait peredaran produk makanan tak berlabel halal yang dijual bebas di pasaran, mengingat Halal menjadi issue yang sangat sensitif di negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia ini. Karena halal adalah suatu keharusan. Keywords: Softgellcandy, cyt b Babi, PCR
Petik Laut dalam Tinjauan Sains dan Islam Asri Sawiji; Mauludiyah Mauludiyah; Misbakhul Munir
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2017): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.527 KB) | DOI: 10.29080/alard.v2i2.124

Abstract

Tradisi petik laut sering juga disebut dengan larung sesaji yang dikaitkan dengan syukuran para nelayan atas segala hal yang telah diberikan oleh laut. Saat ini petik laut telah mengalami transformasi menjadi ajang pesta rakyat, namun sejatinya ritual petik laut ini merupakan ekspresi spiritualitas komunitas nelayan pesisir di Jawa dan Madura. Untuk menjaga salah satu kearifan lokal tersebut maka perlu dilakukan kajian yang komprehensif mengenai tradisi petik laut dalam tinjauan sains dan Islam. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bacaan Al-Quran pada pertumbuhan mikroorganisme atau bakteri air laut. Hal ini dikarenakan mikroorganisme atau bakteri merupakan salah satu aktor yang berperan penting dalam sistem kelautan yang selanjutnya akan mempengaruhi produktivitas perairan dan hasil tangkap. Pengambilan sampel air laut yang digunakan dalam penelitian ini adalah air laut di pesisir Sidoarjo. Sampel diambil pada permukaan air laut sejauh 100 meter dari bibir pantai dan dilakukan sekali untuk semua sampel. Analisa pertumbuhan mikroorganisme air laut dilakukan di laboratorium mikrobiologi. Perlakuan yang diberikan adalah dibacakan (1) surat an-Nahl, (2) al-Fatihah, dan (3) tanpa perlakuan (kontrol). Sampel pengontrol (pre-test/baseline) dan sesudah perlakuan (post test) ditumbuhkan dalam media NA dengan teknik Total Plate Count (TPC) di laboratorium. Penghitungan jumlah bakteri dengan menggunakan colony counter dilakukan setelah diinkubasi selama 24 jam. Data hasil pengamatan jumlah koloni bakteri akan diuji dengan dengan menggunakan dua variabel yaitu perlakuan dan hari. Hasil analisa statistik dengan menggunakan analisis non-parametrik uji Friedman menunjukkan bahwa besaran nilai Chi Square = 30.545 dan asymp sig sebesar 0.000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ketiga perlakuan (dibacakan surat an-Nahl, al-Fatihah dan tanpa perlakuan (kontrol)) memberikan reaksi yang berbeda dengan jumlah nilai TPC atau pertambahan koloni bakteri air laut.
Prinsip Biologi dalam Lingkungan Berkelanjutan Misbakhul Munir
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2016): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.35 KB) | DOI: 10.29080/alard.v2i1.131

Abstract

Masalah lingkungan bagi para ahli biologi sudah sejak lama menjadi perhatian. Hal ini tidaklah mengejutkan karena ekologi yang kajiannya tentang interaksi antara organisme dengan lingkungan merupakan salah satu cabang biologi yang penting. Masalah lingkungan yang sekarang dihadapi oleh seluruh bangsa adalah masalah yang berkaitan dengan kepentingan hidup manusia yang pada hakekatnya adalah masalah ekologi dan lebih khusus lagi masalah ekologi manusia. Suatu masalah dapat diartikan sebagai sesuatu yang menghalangi atau merintangi keinginan dan harapan manusia. Masalah dipersepsikan sebagai kesenjangan diantara realita dan harapan harapan kita yang semestinya. Dengan demikian masalah lingkungan adalah kondisi-kondisi lingkungan biofisik yang merintangi kepuasan dan kebutuhan manusia untuk kesehatan dan kebahagiaan (Swan & Stapp, 1974). Prinsip-prinsip biologi tentang lingkungan berkelanjutan (sustainability) memberikan suatu kerangka kerja untuk perubahan ekonomi, politik dan perubahan personal (Chiras, 1993). Bila prinsip berkelanjutan diterapkan terhadap kegiatan manusia, maka pemecahan masalah lingkungan tidak hanya ditujukan pada akar penyebabnya krisis tetapi juga membantu menciptakan pemecahan yang sistemik yang dapat menanggulangi berbagai masalah lingkungan. Pemecahan pada tingkat akar permasalahan merupakan penerapan prinsip berkelanjutan yang ditujukan terhadap beberapa masalah lingkungan secara simultan. Di samping itu juga bahwa pemecahan pada tingkat akar permasalahan dapat mengurangi tenaga dan uang dibanding dengan pemecahan secara tradisional. Peran aktif di dalam transformasi prinsip berkelanjutan, melalui berbagai cara, diantaranya: mempengaruhi perilaku orang lain di sekeliling kita, mendorong perubahan kebijakan publik melalui surat, lobby, kerjasama dan usaha lainnya, menjadi warga negara yang lebih baik dengan berpikir dan bertindak berdasarkan prinsip lingkungan berkelanjutan.
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG RISIKO MEROKOK PADA SANTRI MAHASISWA DI ASRAMA UIN SUNAN AMPEL SURABAYA MISBAKHUL MUNIR
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 1, No 2 (2017): Klorofil: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v1i2.1602

Abstract

Smoking is one habit that commonly encountered in everyday life. Smoking both active and passive bodily harm, Youth is a stage in human development. Teens have a high curiosity and often mimic behaviors performed by adults, including smoking and smoking has become a lifestyle among adolescents. This study was conducted to determine the relationship of knowledge and attitudes about the dangers of smoking in young men in UIN Sunan Ampel Surabaya. This research is an analytic survey with Cross sectional study design. Number of sample 90 respondents using proportional stratified random sampling. Data were collected by using a questionnaire. Data were analyzed by descriptive method. The results showed that 88 young men good knowledgeable and less knowledgeable 2 of young man, as many as 57 young men to be good attitude and 21 were poor attitude of young man, as many as 12 young men behaved badly about the dangers of smoking.
KAJIAN REKLAMASI LAHAN PASCA TAMBANG DI JAMBI, BANGKA, DAN KALIMANTAN SELATAN MISBAKHUL MUNIR; RR DIAH NUGRAHENI SETYOWATI
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 1, No 1 (2017): Klorofil: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v1i1.1233

Abstract

Reclamation is an activity aimed at improving or managing the use of disturbed land as a result of mining business activities, in order to be functional and efficient according to its allocation. Mining reclamation activities should be carefully planned so that the land can be utilized optimally by the government and communities around the mine. Reclamation in Indonesia has been done in several mining areas. Reclamation activities that have been carried out, among others, exist in three regions in Indonesia, namely in Jambi, Bangka and South Kalimantan are considered less effective, due to lack of public participation and errors of reclamation technology. To avoid obstacles from reclamation, an effective reclamation activity is required. In general, reclamation can be done in three stages: land preparation, planting and maintenance.
DIAGNOSA DEMAM TIFOID DISERTAI KONDISI KADAR LEUKOSIT PASIEN DI RUMAH SAKIT ISLAM SAKINAH MOJOKERTO FARIHATUN NAFIAH; ROMYUN ALVY KHOIRIYAH; MISBAKHUL MUNIR
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 1, No 1 (2017): Klorofil: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v1i1.1231

Abstract

The first step of tifoid fever diagnosis is through the test of leukocyte levels using hemadializer. Leukocytes are a major component of body immunity, especially in the fight against infection. Early symptoms of typhoid fever resemble fever in general, so it needs to be continued with more specific test one tubex test as applied to clinical pathology laboratory Islamic Hospital Sakinah Mojokerto. The results obtained are leukocyte levels in patients divided into three categories, below normal limits, normal, and above normal levels. So the case of typhoid fever becomes very interesting to continue to be studied and presented mechanism of the infection in detail.
PREVALENSI DAN INTENSITAS EKTOPARASIT PADA BENUR UDANG VANAME (LITOPANAEUS VANNAMEI) DI KOLAM PEMBENIHAN SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN JEPARA Rochmita Maberuroh Dinisa; Misbakhul Munir; Dian Sari Maisaroh
Techno-Fish Vol 6 No 1 (2022): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v6i1.4624

Abstract

Patogen yang sering dijumpai menginfestasi udang adalah parasit. Serangan ektoparasit sangat berbahaya bagi udang karena dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh pada udang sehingga mengakibatkan survival rate rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat serangan ektoparasit yang menginfestasi benur udang vaname. Penelitian ini menggunakan metode survey random sampling. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan menggunakan metode smear. Udang vaname (Litopanaeus vannamei) yang diteliti yaitu PL 10 dan PL 20. Jenis ektoparasit yang ditemukan menginfestasi udang PL 10 dan PL 20 terdapat 3 jenis yaitu Zoothamnium sp. (170 ind), Epistylis sp. (164 ind) dan Vorticella sp (69 ind.). Pada udang PL 20 yaitu Zoothamnium sp. (2336 ind), Epistylis sp. (1858 ind) dan Vorticella sp (599 ind.). Prevalensi ektoparasit paling tinggi pada PL 10 yaitu Zoothamnium sp. (46%). Epistylis sp. (41%), Vorticella sp (37%). Pada PL 20 Zoothamnium sp. (79%). Epistylis sp. (76%), Vorticella sp (71%). Intensitas parasit paling tinggi pada PL 10 Zoothamnium sp. (4,3 ind/ekor). Epistylis sp. (3,7 ind/ekor), Vorticella sp (1,4 ind/ekor). Pada PL 20 Zoothamnium sp. (28,1 ind/ekor). Epistylis sp. (23,2 ind/ekor), Vorticella sp (7,9 ind/ekor).
Identifikasi Bakteri Toleran terhadap Logam Berat Pb yang Diisolasi dari Air dan Sedimen di Sungai Porong, Sidoarjo Nur Rokhmatul Lailiya; Misbakhul Munir; Esti Tyastirin; Eko Teguh Pribadi; Hanik Faizah
Biotropic : The Journal of Tropical Biology Vol. 6 No. 2 (2022): Biotropic, Volume 6 Nomor 2, 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Porong River is an active river located in the Sidoarjo region, East Java which has been polluted by the Lapindo mudflow containing various chemical compounds, one of which is lead (Pb) heavy metal. Isolation of bacteria in the environment contaminated with Pb allows bacteria that have the potential as bioremediation agents to grow. The purpose of this study was to determine the content of heavy metal Pb and isolate and identify lead (Pb) tolerant bacteria in water and sediment at Porong river, Sidoarjo. Sampling of water and sediment was carried out at 2 sampling points based on the presence of Lapindo mud waste flow. Analysis of the heavy metal content of Pb was carried out using the Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Bacterial isolation was carried out on NA media containing 10 ppm Pb of heavy metal and incubated for 24 hours at 300C. Bacterial isolates were identified based on the macroscopic and microscopic properties and biochemical tests. The results of the heavy metal content of Pb at sampling point 1 in water was 0.81 ppm, and in sediment was 0.98 ppm while at sampling point 2 in water was 2.93 ppm, and in sediment was 3.88 ppm. The results of bacterial identification obtained as many as 6 bacterial isolates belonging to 3 genera of bacteria including Bacillus, Acinetobacter and Pseudomonas.
Uji Ekstrak Spons Laut Jenis Ptilocaulis marquezii dari Perairan Kendit sebagai Potensi Antibakteri Escherichia coli Dian Sari Maisaroh; Yahya Abdillah Al Hanif; Misbakhul Munir; Nor Sa'adah
Journal of Marine Research Vol 12, No 1 (2023): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v12i1.36278

Abstract

Guna mengetahui potensi bioaktivitas senyawa yang terkandung serta mengetahui uji ekstrak spons Ptilocaulis marquezii terhadap pertumbuhan bakteri Eschercia coli. Penelitian dilakukan secara eksperimen berupa uji ekstrak berupa pembuatan ekstrak spons Ptilocaulis marquezii dengan maserasi serta evaporasi dengan rotary vacuum evaporator pada suhu 40°C hingga ekstrak terbentuk. Dilakukan pengujian dengan metode Difusi cakram atau Kirby-Bauer test.  Pengujian fitokimia guna mengetahui kandungan senyawa aktif. Hasil yang diperoleh didapatkan ekstrak dengan konsentrasi 40% yang memiliki kemampuan sedang. Pada uji fitokimia mengandung alkoloid dan triptenoid. Ekstrak spons Ptilocaulis marquezii pada konsentrasi 40% dengan zona hambat sebesar 9.5 mm dalam kategori sedang dan pada konsentrasi lainnya yaitu 10%, 20%, 60% dan 80% berkategori lemah. Senyawa alkaloid menghambat pertumbuhan Escherichia Coli dengan merusak susunan peptidoglycan. Pada senyawa triterpenoid merusak membran plasma pada bakteri Escherichia coli.  Knowing the potential bioactivity of the compounds contained and knowing the test of the extract of the Ptilocaulis marquezii sponge of Eschercia coli bacteria. The research was carried out experimentally in the form of extract testing in the form of making Ptilocaulis marquezii sponge extract by maceration and evaporation with a rotary vacuum evaporator at a temperature of 40°C until the extract was formed. The test was carried out using the disc diffusion method or the Kirby-Bauer test. Phytochemical testing to determine the content of active compounds. The results obtained were extracts with a concentration of 40% which had moderate abilities. The phytochemical test contains alkaloids and triptenoids. Ptilocaulis marquezii sponge extract at a concentration of 40% with an inhibition zone of 9.5 mm in the medium category and at other concentrations of 10%, 20%, 60% and 80% in the weak category. Alkaloids inhibit the growth of Escherichia Coli by destroying the peptidoglycan structure. The triterpenoid compounds damage the plasma membrane of Escherichia coli bacteria.
Uji Potensi Antibakteri Ekstrak Metanol Jeroan dan Daging Teripang Bola (Phyllophorus sp.) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Windy Widyowati; Misbakhul Munir; Dian Sari Maisaroh
Journal of Natural Sciences Vol 4, No 1 (2023): Journal of Natural Sciences Maret
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jonas.v4i1.353

Abstract

Pathogenic bacteria can cause disease problems such as diarrhea, vomiting, typhus, gastrointestinal infections, and other diseases. Escherichia coli and Staphylococcus aureus are the smallest types of pathogenic bacteria in the world. Efforts to overcome the presence of bacteria required antibacterial. This study aims to determine the antibacterialpotential of methanol extract of giblets and meat of sea cucumber balls (Phyllophorus sp.) againstbacteria called Escherichia coli and Staphylococcus aureus through the inhibition zones formed and to determine differences in the effect of the inhibition zones between offal extracts and sea cucumber meat (Phyllophorus sp.). The results of this antibacterial potential showed a clear zone of inhibition around the disc paper. The inhibition zones of offal extract and sea cucumber meat (Phyllophorus sp.) were observed at 1x24 hours and 2x24 hours. Based on measurements using a vernier caliper on extracts of sea cucumber offal and meat (Phyllophorus sp.) obtained a value below 5 mm, it was stated that the resulting inhibition zone was classified as weak. Based on the results of the SPSS 16 one-way ANOVA test, there was no difference in the clear zone, because the test results showed P 0.05, so there was no significant difference.