Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan, proses dan hasil pelaksanaan program full day school di SLBN 1 Makassar dan SLBN 1 Gowa sesuai dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan model Countenance Stake dan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program full day school terlihat dari aspek masukan yang meliputi organisasi, kurikulum, sarana dan prasarana, pembiayaan/anggaran dan partisipasi masyarakat telah terlaksana dan sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Namun, khusus di SLBN 1 Gowa untuk komponen kelengkapan sarana dan prasarana belum memenuhi kriteria yang ditetapkan atau hanya 50% yang sudah memenuhi kriteria evaluasi. Aspek proses yang meliputi perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan penilaian hasil belajar telah dilaksanakan sesuai dengan standar nasional pendidikan dan telah memenuhi kriteria evaluasi yang ditetapkan. Aspek hasil yang meliputi kompetensi lulusan dengan sub komponen UN/UAS, Prestasi/Bakat dan alumni telah dilaksanakan sesuai dengan standar nasional pendidikan dan telah memenuhi kriteria evaluasi yang ditetapkan. Secara umum, penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi program full day school di SLBN 1 Makassar dan SLBN 1 Gowa dapat diterima dengan catatan bahwa program ini harus direvisi. Khusus untuk anak tunagrahita, tidak diikutkan pembelajaran full day school di sekolah tetapi hanya untuk anak tunanetra, tunadaksa dan tunarungu yang diikutkan program full day school. Sarana dan prasarana di SLBN 1 Gowa untuk dapat dilengkapi sesuai dengan standar yang ditetapkan, kemudian program ini dapat dilanjutkan kembali.