Articles
ANALISIS ABILLITY TO PAY (ATP) DAN WILLIGNESS TO PAY (WTP) FEEDER BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR 8 PADA SEKOLAH
Yulianto, Budi;
H. M., Amirotul Musthofiah;
Grammy Kusuma Dewi, Anak Agung
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i4.76471
Kota Surakarta merupakan salah satu kota yang saat ini sedang mengembangkan sistem transportasi umum untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perpindahan dan pergerakan. Feeder Batik Solo Trans (BST) merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta dan bukti perkembangan pada bidang moda transportasi umum saat ini. Dalam pelaksanaan pelayanannya tentu masih diperlukan beberapa peningkatan pada beberapa sektor pelayanan, salah satunya adalah kesesuian dalam penetapan tarif bagi para pengguna khususnya para pelajar. Penilitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatahui besar Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) feeder BST koridor 8 pada sekolah yang berada di sepanjang rute pelayanan koridor 8. Data pada penelitian ini terbagi atas data primer yang langsung didapatkan di lapangan melalui survei kuesioner kepada pelajar sekolah. Sedangkan untuk data sekunder didapatkan melalui survei wawancara kepada pihak sekolah terkait jumlah siswa dan website resmi Dinas Perhubungan Kota Solo dan Teman Bus. Jumlah populasi pelajar pada sekolah yang ditinjau adalah 9420 siswa. Dari hasil analisis diperoleh nilai tarif ATP dan WTP dari feeder BST Koridor 8 pada kategori sekolah secara keseluruhan adalah sebesar Rp10.108,11 dan Rp3.295,54.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA JALUR FLYOVER PURWOSARI KOTA SURAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO
Nurraman, Muhammad Fajar;
Yulianto, Budi;
Setiono, Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64445
Simpang Tiga Kerten dan Simpang Empat Purwosari merupakan dua simpang bersinyal yang terletak Jl. Slamet Riyadi Kota Surakarta dimana diantara simpang tersebut terdapat Flyover Purwosari. Di simpang Tiga Kerten merupakan simpang dengan tingkat kepadatan volume lalu lintas yang cukup tinggi terutama dari arah barat dan timur.Sedangkan di Simpang Empat Purwosari terdapat beberapa hotel dan banyak aktivitas masyarakat di simpang tersebut. Untuk mengatasi volume lalu lintas yang cukup tinggi tersebut maka perlu dilakukan analisis kinerja simpang bersinyal secara tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang yang ada di Simpang Tiga Kerten dan Simpang Empat Purwosari dan melakukan optimasi simpang secara tunggal berdasarkan parameter derajat kejenuhan dan tundaan. Analisis kinrja simpang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak PTV Vistro dengan metode HCM 2010.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG EMPAT KETANDAN DAN SIMPANG EMPAT SANGKRAH KOTA SURAKARTA DENGAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO
Yulianto, Budi;
Atras, Uti Najwa;
Setiono, Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v12i1.77259
The city of Surakarta, located in the southern part of java island, is one of the cities that has become a trading node in the golden triangle area in the province of Central Java. This caused traffic jams at several points in Surakarta City such as the Simpang Empat Ketandan and Simpang Empat Sangkrah. Traffic analysis is needed to reduce the conflict problems that occur. PTV Vistro is a software used to analyze the performance of signalized intersections using the HCM 2010 method based on the degree of saturation (DS) and delay (D). Statistical Product and Service Solutions (SPSS) is used to validate base scenario modeling with the queue length parameter (m) to produce data that is representative of conditions in the field. The analysis was carried out under existing conditions and a single scenario. The results of the analysis at the two intersections produce a single scenario with the optimization type Minimize Critical Movement (Split & Cycle Time) having the best performance compared to other optimizations. Simpang Empat Ketandan during the morning rush hour produces DS = 0.36 and D = 36 sec/pcu and during the afternoon rush hour the values DS = 0.48 and D = 42 sec/pcu. The Simpangrah Empat intersection during the morning rush hour resulted in a value of DS = 0.24 and D = 14 sec/pcu and during the afternoon rush hour the value of DS = 0.45 and D = 18 sec/pcu.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Nonongan Menggunakan Program Simulasi PTV VISSIM
Yulianto, Budi;
Setiono, Setiono;
Alissaditamtya, Fatin
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.53318
Simpang bersinyal Nonongan merupakan simpang yang terpengatuh oleh sistem contra flow bus lane di Jalan Slamet Riyadi. Melihat kenyataan tersebut maka penelitian ini diperlukan untuk mengetahui kinerja transportasi dimana mengingat kondisi jalan tersebut adalah jalan utama dan memiliki volume arus lalu lintasnya cukup tinggi. Untuk mereplikasi agar sesuai kondisi di lapangan digunakannya program simulasi PTV VISSIM. Survei yang dibutuhkan adalah traffic counting yang berupa data volume, distribusi pergerakan, dan komposisi jenis kendaraan. Tahap kalibrasi dan validasi dilakukan dengan maksud agar model mendekati kenyataan di lapangan. Kalibrasi dilakukan dengan uji statistik GEH terhadap arus lalu lintas di pendekat simpang untuk mengetahui mengetahui apakah model tersebut sudah terkalibrasi. Sementara, validasi dilakukan dengan uji T-Student yang mengunakan parameter panjang antrian maksimum tiap interval 10 menit dan uji perbedaan relatif terhadap waktu perjalanan light vehicle untuk mengetahui apakah model telah tervalidasi.
Analisis Kinerja Simpang Empat Nonongan Dengan Penggunaan Waktu Sinyal Double Cycle Pada Penerapan Contra Flow Bus Lane
Yulianto, Budi;
Setiono, Setiono;
Alissaditamtya, Fatin
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1799.438 KB)
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i1.54774
Kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalan perkotaan merupakan tantangan bagi pemerintah kota dalam melakukan upaya manajemen dan rekayasa lalu lintas. Simpang merupakan titik pertemuan dari berbagai pergerakan lalu lintas dari masing-masing pendekat simpang yang berpotensi terhadap kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Salah satu upaya manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta yaitu dengan menyediakan pelayanan angkutan umum Batik Solo Trans dalam melayani pergerakan perjalanan masyarakat. Penerapan contra flow bus lane di Jalan Brigjen Slamet Riyadi Kota Surakarta merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam menyediakan sistem angkutan umum yang handal. Namun demikian, penerapan contra flow bus lane berdampak pada kinerja simpang bersinyal di sepanjang Jalan Brigjen Slamet Riyadi, salah satunya yaitu Simpang Empat Nonongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifitaskan pengaturan waktu sinyal APILL dengan menggunakan double cycle di Simpang Empat Nonongan. Evaluasi kinerja simpang menggunakan pendekatan pemodelan simulasi dengan program simulasi VISSIM. Hasil kinerja output Base model simulasi VISSIM dengan waktu sinyal eksisting dibandingkan dengan Skenario model simulasi VISSIM dengan menggunakan waktu sinyal double cycle. Penggunaan waktu sinyal double cycle menunjukkan kinerja simpang lebih efektif dari pada menggunakan waktu sinyal eksisting. Tundaan simpang turun sebesar 13,6% untuk jam sibuk pagi dan 18,8% untuk jam sibuk sore.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo Kota Surakarta Dengan Menggunakan Perangkat Lunak PTV Vistro
Thahir, Afief Burhany;
Yulianto, Budi;
Setiono, Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64483
Jalan Ahmad Yani merupakan salah satu jalan di Kota Surakarta dengan arus volume lalu lintas kendaraan yang relatif padat. Ruas Jalan Ahmad Yani menjadi salah satu ruas jalan yang menerima arah pergerakan dari ruas Jalan Adi Sucipto, Jalan Slamet Riyadi, serta ruas Jalan Kolonel Sutarto dengan bangkitan dan tarikan arus lalu lintas yang tinggi. Salah satu titik kemacetan pada ruas Jalan Ahmad Yani adalah Simpang Empat Tugu Wisnu serta Simpang Empat Girimulyo. Dalam mengatasi masalah tersebut, diperlukan analisis kinerja simpang bersinyal pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis kinerja simpang bersinyal Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo berdasarkan perangkat lunak PTV Vistro dengan metode HCM 2010, serta melakukan pemodelan dan perbandingan dengan skenario kondisi eksisting dan skenario optimasi berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree of saturation). Hasil analisis menunjukkan kinerja simpang bersinyal dengan perangkat lunak PTV Vistro mengalami peningkatan kinerja pada skenario optimasi bila dibandingkan dengan kondisi eksisting berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree of saturation). Perbandingan hasil analisis antara skenario kondisi eksisting dan skenario optimasi menghasilkan nilai terbaik pada kondisi skenario optimasi tunggal dengan fungsi Minimize Critical Movement Delay (Split and Cycle Time) bila dilihat pada parameter tundaan dan derajat kejenuhan.
EVALUASI KINERJA HALTE BATIK SOLO TRANS (BST) MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) (Studi Kasus : Ruas Jalan Contraflow Brigjen Slamet Riyadi)
Yulianto, Budi;
H.M., Amirotul Musthofiah;
Sidharta, Alya Syahira
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i4.76050
Halte bus adalah tempat berhentinya kendaraan bermotor umum untuk menaikturunkan penumpang. Salah satu angkutan umum yang ada di Kota Surakarta adalah Bus Batik Solo Trans (BST). namun masih didapati ketidakmerataan bentuk bangunan halte dan kurang meratanya perawatan fasilitas pada halte. Kemudian dilakukan evaluasi kinerja dan kualitas pelayanan di 9 halte Bus BST yang terletak di ruas contraflow Jalan Brigjen Slamet Riyadi untuk mengetahui kinerja dan pelayanan halte BST menurut penumpang, diproses dengan Importance Performance Analysis (IPA), kemudian didapat prioritas perbaikan atribut yang dibutuhkan pada Kuadran I. Berdasarkan hasil analisis, tingkat kesesuaian antara kepuasan dan harapan sebesar 80,79%, kinerja halte dapat memuaskan pengguna. Dari 13 atribut pada kuesioner yang diolah menggunakan metode IPA, dihasilkan 4 atribut berada di kuadran I, 4 atribut di kuadran II, 3 atribut berada di Kuadran III, dan 2 atribut berada di Kuadran IV pada kuadrandan 2 atribut pada kuadran IV.
ANALISIS POTENSI DEMAND, ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR 6 PADA SEKOLAH
Yulianto, Budi;
Mahmudah, Amirotul Musthofiah Hidayah;
Mardi G.R.S., Wennya Ajeng
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.70171
Transportasi umum merupakan transportasi yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat pada suatu kota dengan dikenakannya tarif untuk menggunakan transportasi umum, oleh karena itu, pada penelitian ini kami melakukan penelitian terhadap potensi demand, Ability to Pay (ATP) atau kemampuan untuk membayar tarif, dan Willingness to Pay (WTP) atau kesediaan untuk membayar tarif pada bus Batik Solo Trans (BST) pada rute pelayanan koridor 6 di kota Surakarta, yang bertujuan untuk mengetahui potensi permintaan penumpang BST koridor 6 dan juga desain tarif yang sesuai pada penumpang dan calon penumpang BST koridor 6. Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap pelajar yang dilakukan di sekolahsekolah yang dilalui oleh BST koridor 6. Hasil analisis dari survei yang dilakukan didapatkan nilai potensi demand dari BST koridor 6 sebesar 3067 orang yang merupakan 64% dari total populasi pelajar sekolah pada rute BST koridor 6. Nilai ATP dan WTP yang diperoleh dari analisis berdasarkan hasil survei berturut-turut sebesar Rp 466,57 dan Rp 2.384,00.
Analisis Tarif Dan Load Factor Bus Batik Solo Trans Koridor 3 Pada Masa Pandemi COVID-19
Azzahra, Ivonne Fresha;
Yulianto, Budi;
Musthofiah H. M., Amirotul
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.63667
Dua tahun sudah Indonesia dihadapkan dengan pandemi COVID-19, banyak perubahan tatanan kehidupan di sektor transportasi dan ekonomi. Moda transportasi dianggap sebagai sarana pergerakan manusia yang berpotensi cukup besar dalam penyebaran COVID-19. Hal tersebut mempengaruhi pola pikir masyarakat yang lebih memilih kendaraan pribadi daripada kendaraan umum. Perubahan ekonomi yang terjadi berpengaruh pada pendapatan masyarakat serta harga komponen biaya operasional kendaraan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain tarif bus BST koridor 3 berdasarkan ATP, WTP dan BOK. Penentuan jumlah sampel menggunakan metode slovin. Data diperoleh dari survei wawancara kepada penumpang dan PT. BST. Analisis ATP dilakukan berdasarkan pendapatan, alokasi biaya transportasi dan frekuensi perjalanan dalam 1 bulan. Sedangkan analisis WTP berdasarkan kemauan membayar masyarakat terhadap pelayanan bus BST saat ini. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini didapatkan bahwa hasil ATP umum lebih besar dari pada WTP umum. Nilai ATP umum yaitu sebesar Rp4.372,93 dan nilai WTP umum yaitu sebesar Rp3.625,34. Sedangkan untuk nilai ATP mahasiswa/pelajar yaitu sebesar Rp1.809,29 lebih kecil dari pada nilai WTP mahasiswa/pelajar yaitu sebesar Rp2.482,14. Untuk nilai tarif BOK berdasarkan metode Departemen Perhubungan 2002 didapatkan sebesar Rp10.573,60/penumpang/rit dengan load factor sebesar 117,80%.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA PUSAT PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO (STUDI KASUS SIMPANG EMPAT GEMBLEGAN DAN SIMPANG EMPAT SRATEN KOTA SURAKARTA)
Yulianto, Budi;
Setiono, Setiono;
Fajar, Benedictus Alfian Karunia
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.64881
Simpang Gemblegan dan Sraten terletak di tengah keramaian Kota Surakarta, dan dikelilingi oleh berbagai macam pertokoan, dua sekolah dasar dan satu pasar yang cukup terkenal di Kota Surakarta, yaitu Pasar Gemblegan. Keramaian ini mengakibatkan resiko terjadinya kemacetan dan keccelakaan. Kedua Simpang ini memerlukan Optimalisasi Kinerja, agar didapatkan kinerja simpang terbaik guna mengurangi resiko-resiko yang ada di kedua simpang tersebut. Analisis kedua simpang tersebut menggunakan pernagkat Lunak PTV Vistro dengan metode Highway Capacity Method (HCM) 2010 dengan parameter Derajat Kejenuhan (DS) dan tundaan (D). Proses validasi dilakukan untuk memperoleh hasil yang represntatif dengan parameter Panjang antrian (m) dan perangkat lunak SPSS. Analisis Kinerja simpang dilakukan dalam tiga skenario yaitu eksisting, optimasi tunggal, dan terkoordinasi. Optimasi yang menghasilkan kinerja terbaik untuk kedua simpang adalah skenario optimasi tunggal dengan fungsi objektif Minimze Critical Movement Delay (Split and Split Cycle Time) dan skenario optimasi terkoordinasi dengan fungsi objektif Split and Cycle Time.