Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS KONFLIK DALAM NOVEL PANGERAN HATI KARYA MELLYANA DHIAN Nur Ihsan HL
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.895 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i1.77

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan konflik eksternal dalam novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deengan metode analisis isi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konflik pada tokoh sebagai makhluk sosial yang akankehilangan pengendalian diri ketika tingkat peradaban mencapai suatu kemajuan sehingga memicu suatu konflik. Desain/ metode/ pendekatan - Data penelitian ini adalah kutipan dengan sumber data kata-kata dalam novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan pengumpulan data bersumber primer dan sekunder. Teknik analisis data berupa reduksidata, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Temuan/ hasil - Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan konflik dalam novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian adalah konflik eksternal. Konflik eksternal dalam novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian merupakan suatu peristiwa yang sengaja dibuat pengarang untuk menarik perhatian para pembaca. Konflik eksternal yang terjadi pada novel ini saling berkaitan dan bertautan yang dibungkus dalam suatu peristiwa. Novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian dapat diimplikasikan pada pembelajaran sastra di SMA dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual. Konflik eksternal dalam novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian dapat memberikan pengetahuan dan pelajaran kepada masyarakat yang mempunyai konflik yang sama. Kesimpulan pada Penelitian sebagai berikut. Pertama, konflik dalam novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian adalah konflik eksternal. Kedua, novel Pangeran Hati karya Mellyana Dhian dapat diimplikasikan pada pembelajaran. Ketiga, Konflik eksternal dalam novelPangeran Hati karya Mellyana Dhian dapat memberikan pengetahuan dan pelajaran kepada masyarakat.
SUBSTITUSI VERBAL DALAM NOVEL DILAN 1991 KARYA PIDI BAIQ Nur Ihsan HL
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan substitusi verbal dalam Novel Dilan 1991 Karya Pidi Baiq. Jenis penelitian yang digunakan dalam paper ini adalah kepustakaan. Metode peneitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dikategorikan sesuai dengan teori untuk mengetahui penggunaan bentuk substitusi verbal. Hasil penelitian didapatkan dua jenis substitusi verbal yang terdapat dalam Novel Dilan 1991 Karya Pidi Baiq, yaitu substitusi verbal transitif aktif dan substitusi verbal intransitif aktif. Jenis substitusi verbal yang paling menonjol adalah substitusi verbal intransitif aktif, sebanyak 36 data. Penggunaan substitusi verbal transitif aktif ditemukan 6 data. Penggunaan substitusi verbal dalam Novel Dilan 1991 menunjukkan kesinambungan dikarenakan unsur subtitusi antar paragrap dan wacana satu dengan berikutnya saling berkesinambungan secara terus menerus. Hal ini menunjukkan Novel Dilan 1991 terbentuk wacana yang utuh, dalam hal ini ditunjukkan oleh adanya unsur terganti yang cocok atau dapat digantikan oleh unsur pengganti.
The Effect of The Development Results of Teaching Materials, Research, and Teaching Methodologies on The Learning Outcomes and Student's Write Research Proposals Ability Nur Ihsan HL; Nasruddin Nasruddin; Andri Estining Sejati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.9792

Abstract

Development results need to be further researched to determine the effects on learning, such as in the development of teaching materials that were experimented with learning outcomes and other related abilities. The research aims to determine the influence of applying the development of teaching materials, research, and teaching methodologies results on learning outcomes and student's ability to write research proposals. The research was a quasi-experimental type with a nonequivalent control group design. The subject was the S1 Mathematics Education, FKIP, USN Kolaka. Research instruments on learning outcomes with essay questions and the ability to write proposals with the PKM-R Simbelmawa rubric. Data collection by tests, demonstrations, and documentation, then analyzed with parametric inferential statistics through the MANOVA test. The research results showed the significant value of teaching materials with learning outcomes of 0.000 and the application of teaching materials to students' ability to write research proposals of 0.000. This shows that applying the results of developing teaching materials, research, and teaching methodologies affects learning outcomes and the ability to write student research proposals. The material and summary in the teaching materials add to students' insight and independence in finding knowledge related to the material in the mathematics research methodology course. The exercises billed in the teaching materials make students easier to practice writing research proposals.
ANALISIS KESALAHAN PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL LINEAR ORDE SATU DAN PERAN ADVERSITY QUOTIENT DIKALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Jahring Jahring; Nur Ihsan Hl; Sufri Mashuri; Nasruddin Nasruddin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14202

Abstract

Persamaan diferensial linear orde satu merupakan salah satu materi fundamental dalam kurikulum pendidikan matematika yang menuntut penguasaan konsep, prosedur, serta kemampuan penalaran matematis yang baik. Namun, dalam praktik pembelajaran di perguruan tinggi, mahasiswa pendidikan matematika masih sering mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal persamaan diferensial linear orde satu. Kesulitan tersebut tercermin dari munculnya berbagai kesalahan, baik kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, maupun kesalahan teknis dalam proses penyelesaian. Selain aspek kognitif, faktor afektif seperti Adversity Quotient (AQ) diduga turut berperan dalam munculnya kesalahan tersebut, yaitu kemampuan individu dalam menghadapi kesulitan, bertahan terhadap tantangan, dan bangkit dari kegagalan. Mahasiswa dengan AQ rendah cenderung mudah putus asa, kurang gigih, dan tidak berusaha memperbaiki kesalahan yang dilakukan, sehingga kesalahan dalam penyelesaian soal matematika menjadi berulang. Penelitian ini mengkaji kesalahan yang dilakukan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam memecahkan masalah persamaan diferensial linier orde satu serta meneliti peran Adversity Quotient (AQ) terhadap proses pemecahan masalah. Tujuan penelitian adalah (1) mengidentifikasi jenis‑jenis kesalahan mahasiswa berdasarkan empat tahapan Polya (memahami masalah, merencanakan solusi, melaksanakan rencana, mengevaluasi hasil) dan (2) membandingkan pola kesalahan antar tiga tipe AQ (quiters, campers, climbers). Metode yang digunakan merupakan analisis deskriptif dengan prosedur pengumpulan data melalui angket AQ, tes tertulis persamaan diferensial, serta wawancara mendalam; subjek terdiri dari enam mahasiswa (dua per tipe AQ) yang dipilih dari 15 responden. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa dengan tipe AQ climbers berhasil memenuhi semua indikator pemecahan masalah secara lengkap, sementara mahasiswa tipe campers mengalami kesalahan signifikan pada tahap pemahaman masalah dan perencanaan solusi, dan mahasiswa tipe quiterscenderung menyerah sehingga menghasilkan kesalahan pada setiap tahapan. Penarikan kesimpulan mempertegas bahwa tingkat AQ berpengaruh positif terhadap ketahanan dan keberhasilan penyelesaian soal matematis. Implikasinya adalah perlunya integrasi pengembangan AQ dalam kurikulum untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa
Dampak Literasi Fisik Terhadap Kesehatan dan Aktivitas Fisik Remaja: Tinjauan Sistematis Bukti Empiris Nur Ihsan HL
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 2 No. 2 (2022): Mei-Oktober
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v2i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti empiris mengenai hubungan antara literasi fisik dengan kesehatan dan aktivitas fisik remaja. Melalui tinjauan sistematis, studi ini menganalisis 45 artikel penelitian yang diterbitkan dalam kurun waktu 2010-2021. Hasil menunjukkan bahwa literasi fisik memiliki korelasi positif dengan tingkat aktivitas fisik, kesehatan mental, dan kesejahteraan umum remaja. Intervensi berbasis literasi fisik yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan motivasi bergerak, kepercayaan diri, dan kebiasaan aktivitas fisik jangka panjang. Namun, terdapat variasi dalam metodologi pengukuran dan implementasi program yang perlu distandarisasi. Penelitian ini memberikan landasan bukti untuk pengembangan kebijakan dan program yang mempromosikan literasi fisik sebagai strategi fundamental dalam mengatasi masalah sedentari dan meningkatkan kesehatan remaja.
Pemetaan Landasan Literasi Fisik: Tinjauan Literatur Sistematis Tentang Definisi, Kerangka Konseptual, dan Alat Ukur (2010-2021) Nur Ihsan HL
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 1 No. 2 (2021): Mei-Oktober
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v1i2.115

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan memetakan perkembangan konsep literasi fisik periode 2010-2021 melalui analisis definisi, kerangka konseptual, dan alat ukur di berbagai negara. Menggunakan metode PRISMA, penelitian menganalisis 78 artikel dari database Scopus, Web of Science, PubMed, dan ERIC. Hasil mengungkapkan tiga temuan utama: (1) variasi definisi dengan dominasi model holistik Whitehead (53%) dan model berbasis kompetensi Kanada (22%); (2) perbedaan kerangka kerja antarnegara dimana Kanada dan Inggris mendominasi pengembangan instrumen; serta (3) keterbatasan validasi lintas budaya pada 70% alat ukur. Simpulan menunjukkan perlunya konsensus inti yang memungkinkan adaptasi lokal, pengembangan instrumen lebih inklusif, dan penelitian di negara berkembang. Temuan ini memberikan dasar empiris untuk pengembangan kebijakan pendidikan jasmani berbasis literasi fisik yang kontekstual.
The Effectiveness of Using Edmodo as an Online Learning Platform in Covid-19 Halil, Nur Ihsan
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 4 No. 3 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v4i3.316

Abstract

This study aimed to describe the effectiveness of using Edmodo, as one of the online learning platforms, in the lecture process at the Faculty of Teacher Training and Education of the Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN Kolaka). A sample of 124 students from a total of 1,606 FKIP students of USN Kolaka participated in this study by filling out questionnaires distributed online. Student responses were analyzed descriptively quantitatively to determine the effectiveness of the implementation of learning, in terms of two aspects (the level of student participation, and the attitude of students towards the implementation of lectures). The results of data analysis showed that online learning using Edmodo at FKIP USN Kolaka has been carried out effectively. The effectiveness of using Edmodo is due to its practicality (simple display, provides various features, and supports various file types), as well as the accessibility of its use (accessible even though the connection is unstable, and saves internet quota). The convenience provided by Edmodo platform is able to increase the average participation rate of students in online learning to reach 89.18%.
Implementation of Linguistic politeness throughout Online Lectures via WhatsApp during the Covid-19 Pandemic Halil, Nur Ihsan; Takwa; Musliha
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 5 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/esaintika.v5i3.484

Abstract

This research aims to investigate the implementation of politeness in the language of lecturers and students as well as students and students through online lectures at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sembilanbelas November Kolaka on the WhatsApp application. The research methodology used is descriptive qualitative with a focus on research, namely the fulfillment and violations of the principles of politeness in the language contained in online lecture conversations on WhatsApp. The data collection technique uses documentation or screenshots, and the data analysis technique uses content analysis methods with inductive procedures. The results indicate that the communication of lecturers to students and students to students based on the WhatsApp social network still pays attention to the principles of linguistic politeness in communication discourse. Based on the WhatsApp social network, students and lecturers can meet the principles of linguistic politeness, including maxim of wisdom, generosity, appreciation, simplicity, compatibility, and sympathy. However, there were also still some violations of the principle of politeness.