Claim Missing Document
Check
Articles

Visual Intelligence Development In Online Learning For Children Affected By Social Distancing Due To Covid-19 Nika Cahyati
Indonesian Journal of Education Teaching and Learning (IJETL) Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Indonesian Journal of Education Teaching and Learning
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of visual intelligence in online learning for children affected by social distancing is now problematic. Learning that was originally face-to-face in the classroom has now turned into distance learning using online media. Online learning is still unfamiliar among young children. The purpose of this study was to determine the development of visual intelligence in online learning for children affected by social distancing due to covid-19 in PAUD IT Rumah Lebah Murung Pudak, Tabalong. The method used in this research is qualitative method. Research Setting in PAUD IT Rumah Lebah which is located at Komplek Citra Plambon Raya, Pembataan, Murung Pudak, Tabalong, South Kalimantan. The subjects of this study were 1 teacher and 1 student guardian. Data collection techniques using interviews via WhatsApp. The results showed that children's visual intelligence increased from the child's imagination. Children can draw interesting ideas like imagining covid-19 drawings. Where previously the child did not know in detail about covid-19 and the dangers of the virus.
Behavioral Counseling Model With Relaxation Techniques To Minimize Learning Anxiety Chitra Charisma Islami; Dwi Sri Rahayu; Nika Cahyati
Indonesian Journal of Education Teaching and Learning (IJETL) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Indonesian Journal of Education Teaching and Learning
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has been aimed at (1) depicting the realization of individual counseling, (2) depicting students’ anxiety in facing Arabic Language lesson, (3) finding behavioral counseling model to minimize anxiety of the students facing the lesson of Arabic Language, (4) finding out the effectiveness of behavioral counseling model by means of relaxation technique in SMAN (state-run senior high schools) of Majalengka Regency of the Province of West Java. This research is of research and development (RnD) model with the following features: (1) introduction, (2) formulation of the hypothetic model, (3) feasibility test on the hypothetic model, (4) enhancement of the hypothetic model, (5) limited trials, and (6) results on end products. Sampling of this research applies a purposive sampling technique. The number of students who become the sample in this research is 6 students. This research answers four problem formulations; i.e. (1) behavioral counseling with relaxation technique has not been implemented because BK teachers do not have a proper model concerning the realization of the procedures, (2) the anxiety levels before the treatment is given are categorized high, (3) the behavioral counseling model with relaxation technique proves to be effective to minimize anxiety of the students in facing Arabic Language lesson in SMAN (state-run senior high schools) of Majalengka Regency with Wilcoxon’s statistic test resulting in 0.028 < 0,05 and showing a decrease in pretest and posttest amounting to 47.83 points.
Perbandingan Perkembangan Bahasa Anak Ditinjau dari Perspektif Pola Pengasuhan Kebudayaan Sunda dan Kebudayaan Sasak Cahyati, Nika; Ramdhani , Sandy; Asep Nugraha, Sopian
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2192

Abstract

Tujuannya penelitian adalah untuk mengetahui tentang perkembangan bahasa anak pada rentang usia 3-6 tahun yang dilihat dari kebudayaan Sunda dan kebudayaan sasak. Perkembangan Bahasa sangat dipengaruhi oleh proses pola pengasuhan yang ada disetiap keluarga. Terkadang perbedaan kultur atau kebudayaan sangat mempengaruhi perkembangan Bahasa anak. Kajian ini membahas tentang proses perkembangan anak yang dilihat dari perbedaan budaya Indonesia bagian barat yaitu kebudayaan sunda dan kebudayaan timur yaitu sasak. Metode yang digunakan adalah menggunakan pengamatan dan studi kepustakaan terhadap perkembangan bahasa anak usia 3-6 tahun di Jawa Barat dan Lombok NTB. Hasil dari studi ini adalah bahwa perbandingan antara pola pengasuhan yang berbeda antara kebudayaan Sunda dan sasak memberikan perbedaan dari cara komunikasi, penguasaan bahasa verbal, maupun artikulasi atau cara berbahasa. Sehingga dari studi ini didapatkan gambaran yang luas tentang perbedaan pola pengasuhan dari dua kebudayaan yang berbeda.
Dampak Ibu Bekerja Terhadap Perkembangan Emosional Anak Cahyati, Nika; Gustiana, Eva; Charisma Islami, Chitra
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4417

Abstract

Penelitian ini membahas dampak ibu bekerja terhadap perkembangan emosional anak, yang merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak. Peran ibu sebagai pengasuh utama sering kali menghadapi tantangan ketika harus menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga. Hal ini dapat memengaruhi kualitas waktu yang dihabiskan bersama anak, yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada perkembangan emosional mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2024 sampai pada November 2024 di desa Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Subjek penelitian ini yaitu orangtua pada anak usia 5 tahun sebanyak 10 orang, pada anak yang memiliki orangtua bekerja, khusunya pada ibu yang bekerja. Teknik analisis data berupa wawancara dan angket yang disebar pada orang tua. Hasil kajian menunjukkan bahwa dampak ibu bekerja terhadap anak dapat bersifat positif maupun negatif, tergantung pada berbagai faktor, seperti durasi kerja ibu, dukungan keluarga, kualitas pengasuhan, dan lingkungan sosial anak. Ibu yang bekerja dengan dukungan keluarga yang baik dan pengelolaan waktu yang optimal cenderung mampu memberikan teladan yang positif bagi anak, seperti nilai kemandirian dan kerja keras. Sebaliknya, kurangnya kehadiran emosional dan waktu berkualitas dapat menyebabkan anak merasa kurang perhatian, yang berpotensi mengganggu perkembangan emosional mereka.
Pengembangan Media Permainan Dakon Untuk Kemampuan Berhitung Anak Mulyani, Desi; Cahyati, Nika; Rahma, Aulia
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v3i2.7232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan yang dapat mengembangkan kemampuan berhitung anak usia 4-5 tahun sebanyak 150 anak melalui teknik rundom sampling, serta mengetahui keefektifan dari media tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg & Gall yang dibatasi dengan 6 tahap yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba lapangan awal, revisi hasil uji coba, dan uji coba pelaksanaan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian hasil perkembangan kemampuan berhitung anak dengan menggunakan media dakon meningkatkan sebesar 125, dari nilai rata-rata awal 62,5 menjadi 187,5. Pada hasil uji t nilai postest kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh nilai sig (2 tailed) sebesar 000. Nilai sig (2 tailed) sebesar 000 < 0,05. Maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam uji t dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak da Ha di terima yang artinya terdapat perbedaan secara signifikan, yang artinya terdapat perbedaan perkembangan berhitung anak yang tidak menggunakan media permainan dakon dengan perkembangan berhitung anak yang menggunakan media permainan dakon.
PEMENUHAN GIZI ANAK DI TK NEGERI PEMBINA TERHADAP KONSENTRASI ANAK USIA DINI Atilah, Ilah; Cahyati, Nika
Jurnal Golden Age Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

menjadi sehat fisik dan mentalnya khususnya lebih semangat dan berkonsentrasi dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan pemenuhan gizi anak di TK Negeri Pembina Ciawigebang, mendeskripsikan keadaan konsentrasi belajar anak di TK Negeri Pembina Ciawigebang dan pengaruh pemenuhan gizi anak terhadap konsentasi anak usia dini di TK Negeri Pembina Ciawigebang. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, Adapun proses desain penelitian mencakup proses-proses diantaranya proses identifikasi dan pemilihan masalah, memformulasikan masalah penelitian dan membuat hipotesis, membangun penyelidikan dan percobaan, memilih dan mendefinisikan pengukuran variable, memilih prosedur dan teknik sampling yang digunakan, menyusun alat serta teknik untuk mengumpulkan data, membuat coding, serta mengadakan editing dan processing data, menganalisa data dan pemilihan prosedur statistic, penelitian laporan hasil penelitian. Partisipan penelitian ini peserta didik usia 5-6 tahun yang merupakan Kelompok A berjumlah 19 anak, terdiri dari 5 laki-laki dan 14 perempuan, orang tua siswa, guru dan kepala sekolah di TK Negeri Pembina Ciawigebang Tahun Ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan kebutuhan makan sehat dengan gizi berimbang untuk anak-anak TK Negeri Pembina Ciawigebang dari segi menu sudah tercukupi, dibuktikan dengan hasil wawancara dengan anak-anak yang didampingi orang tuanya, pada saat makan khususnya makan pagi/sarapan semua anak mengkonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat, terkadang juga roti atau bubur nasi
Perbandingan Perkembangan Bahasa Anak Ditinjau dari Perspektif Pola Pengasuhan Kebudayaan Sunda dan Kebudayaan Sasak Cahyati, Nika; Ramdhani , Sandy; Asep Nugraha, Sopian
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2192

Abstract

Tujuannya penelitian adalah untuk mengetahui tentang perkembangan bahasa anak pada rentang usia 3-6 tahun yang dilihat dari kebudayaan Sunda dan kebudayaan sasak. Perkembangan Bahasa sangat dipengaruhi oleh proses pola pengasuhan yang ada disetiap keluarga. Terkadang perbedaan kultur atau kebudayaan sangat mempengaruhi perkembangan Bahasa anak. Kajian ini membahas tentang proses perkembangan anak yang dilihat dari perbedaan budaya Indonesia bagian barat yaitu kebudayaan sunda dan kebudayaan timur yaitu sasak. Metode yang digunakan adalah menggunakan pengamatan dan studi kepustakaan terhadap perkembangan bahasa anak usia 3-6 tahun di Jawa Barat dan Lombok NTB. Hasil dari studi ini adalah bahwa perbandingan antara pola pengasuhan yang berbeda antara kebudayaan Sunda dan sasak memberikan perbedaan dari cara komunikasi, penguasaan bahasa verbal, maupun artikulasi atau cara berbahasa. Sehingga dari studi ini didapatkan gambaran yang luas tentang perbedaan pola pengasuhan dari dua kebudayaan yang berbeda.
Aplikasi Media Sosial Tik Tok Terhadap Perilaku Anak Cahyati, Nika
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak dampak media sosial tiktok terhadap perilaku anak usia 5-8 tahun, Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, subjek penelitian ini adalah orang tua dan anak usia 5-8 Tahun di Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen wawancara, observasi dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian dan verifikasi data untuk memilah data dan menarik kesimpulan penelitian. Berdasarkan hasil dari analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Tik Tok pada anak usia 5-6 tahun ini yaitu anak menggunakan aplikasi Tik Tok dengan cara menonton konten. Konten yang cenderung ditonton yaitu konten mukbang makanan konten make up dan konten kartun. Rata-rata durasi menggunakan aplikasi Tik Tok yaitu selama 2,5 jam per hari. Dampak negatif dari penggunaan aplikasi Tik Tok yaitu anak menjadi malas belajar, suka marah-marah dan ketika disuruh atau dipanggil orang tua anak tidak menyahut, anak menonton yang seharusnya tidak anak lihat. Adapun dampak positif bagi anak yaitu anak dapat mengasah dalam skill edit video, anak dapat belajar membuat video dengan kreativitasnya, anak dapat memanfaatkan aplikasi Tik Tok untuk belajar membuat video yang keren, unik dan membuat konten yang bermanfaat.
Dampak Ibu Bekerja Terhadap Perkembangan Emosional Anak Cahyati, Nika; Gustiana, Eva; Charisma Islami, Chitra
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4417

Abstract

Penelitian ini membahas dampak ibu bekerja terhadap perkembangan emosional anak, yang merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak. Peran ibu sebagai pengasuh utama sering kali menghadapi tantangan ketika harus menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga. Hal ini dapat memengaruhi kualitas waktu yang dihabiskan bersama anak, yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada perkembangan emosional mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2024 sampai pada November 2024 di desa Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Subjek penelitian ini yaitu orangtua pada anak usia 5 tahun sebanyak 10 orang, pada anak yang memiliki orangtua bekerja, khusunya pada ibu yang bekerja. Teknik analisis data berupa wawancara dan angket yang disebar pada orang tua. Hasil kajian menunjukkan bahwa dampak ibu bekerja terhadap anak dapat bersifat positif maupun negatif, tergantung pada berbagai faktor, seperti durasi kerja ibu, dukungan keluarga, kualitas pengasuhan, dan lingkungan sosial anak. Ibu yang bekerja dengan dukungan keluarga yang baik dan pengelolaan waktu yang optimal cenderung mampu memberikan teladan yang positif bagi anak, seperti nilai kemandirian dan kerja keras. Sebaliknya, kurangnya kehadiran emosional dan waktu berkualitas dapat menyebabkan anak merasa kurang perhatian, yang berpotensi mengganggu perkembangan emosional mereka.
Meningkatkan Kemampuan Menyimak pada Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita Widasari, Mila; Cahyati, Nika
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v4i1.11450

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak melalui metode bercerita pada anak kelompok B. Tahap dalam proses menyimak yang dilakukan antara lain anak mendengarkan cerita yang disampaikan guru, anak mengerti dan memahami dengan baik isi cerita. Setelah anak memahami cerita, anak menginterpretasikan isi cerita dengan bercerita kembali, serta anak menanggapi pertanyaan yang diberikan guruMetode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari Kemmis Mc Taggart yaitu berbentuk spiral  dari siklus satu ke siklus  berikutnya yang setiap siklusnya meliputi perencanaan. pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Bermain Nusa Indah Kertaungaran. Subyek penelitian ini yaitu siswa Kelompok B Kelompok Bermain Nusa Indah Kertaungaran sebanyak 9 anak tahun ajaran 2023 / 2024. Variabel yang digunakan dalam penelitian meliputi variabel input (kemampuan menyimak sebelum tindakan), variabel proses (metode bercerita) dan variabel output (kemampuan menyimak setelah tindakan). Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif prosentase, dengan indikator keberhasilan 75%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai  peningkatan kemampuan menyimak  melalui metode bercerita anak di Kelompok Bermain Nusa Indah dari hasil presentase siklus I diperoleh ketuntasan kemampuan menyimak sebanyak 50, 6%, Siklus II diperoleh ketuntasan kemampuan menyimak sebanyak 70,4%, siklus III diperoleh ketuntasan kemampuan menyimak sebanyak 90,8%. Berdasrakan hasil penelitian mulai dari siklus I, siklus II, siklus III sudah terjadi peningkatan, dengan demikian bahwa dalam penggunaan metode bercerita dapat meningkatan kemampun menyimak ank di Kelompok Bermain Nusa indah.