Articles
Pelatihan Pembuatan dan Pendampingan Penerapan Media Pembelajaran Berbasis ICT Menggunakan Lectora Inspire Bagi Guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Kuningan
Nana Sutarna;
Dedi Iskandar;
Nika Cahyati;
Ahmad Fajri Lutfi
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2021): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (813.545 KB)
|
DOI: 10.35568/abdimas.v4i1.1192
Tujuan pelaksanaan program kemitraan masyarakat berupa pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru di Indonesia menciptakan, mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis ICT menggunakan Lectora Inspire. Pelatihan ini dilaksanakan pada guru sekolah dasar yang berada di Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan. Persoalan pembelajaran pada mitra adalah guru jarang menggunakan media pembelajaran yang interaktif saat pembelajaran di kelas. Hal tersebut membuat motivasi peserta didik cenderung rendah. Padahal sebagaimana diketahui bahwa tuntutan kurikulum 2013 dan pesatnya IPTEKS mengharuskan guru kreatif menggunakan media pembelajaran berbasis ICT. Potensi guru-guru sekolah dasar di kecamatan Japara cukup besar dan keberadaan perangkat teknologi di sekolah cukup memadai namun dari segi kompetensi perlu terus ditingkatkan. Kompetensi tersebut salah satunya adalah kemampuan pembuatan media pembelajaran menggunakan ICT yang masih sangat minim. Hal ini dikarenakan belum adanya kegiatan pelatihan khusus pembuatan media pembelajaran berbasis ICT. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dilaksanakannya pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis ICT menggunakan Lectora Inspire. Kegiatan pelatihan ini terdiri dari tahapan sebagai berikut: 1) survey lapangan (mitra); 2) Koordinasi dengan kepala sekolah dan guru; 3) Sosialisasi Program; 4) Pelaksanaan Program; dan 5) Evaluasi kegiatan.
Dampak Pembelajaran Daring terhadap Siswa usia 5-8 tahun
Nana Sutarna;
Arrofa Acesta;
Nika Cahyati;
Sendi Fauzi Giwangsa;
Dedi Iskandar;
Harmawati Harmawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1265
Dampak yang terjadi saat pandemi covid 19 bukan hanya pada sector ekonomi, namun juga dalam pendidikan, salah satunya adalah mengakibatkan pembelajaran daring, banyak dampak yang di rasakan saat pembelajaran daring, dampak negative lebih menonjol dari pada dampak positif saat menjalani pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap siswa usia 5-8 tahun saat pandemi covid 19. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif fenomenologis, data di peroleh melalui angket, subjek dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 5-8 tahun guru PAUD dan Guru SD tingkat rendah Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian ini adalah bahwa pembelajaran daring memiliki beberapa dampak pada siswa yaitu siswa menjadi kurang bersosialisasi, siswa mengalami kekerasan verbal, kurangnya kedisiplinan dalam pembelajaran di rumah, fasilitas pembelajaran yang tidak memadai, dan tidak tercapai tujuan pembelajaran pada siswa
Implementasi Nilai-Nilai Karakter dan Keteladanan K.H Ahmad Dahlan pada Siswa Usia 6-8 Tahun
Nana Sutarna;
Nika Cahyati;
Tio Heriyana;
Delia Anggraeni;
Indri Ayu Lestari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.2167
Tujuan penelitian ini agar dapat mengetahui nilai karakter dan keteladanan yang diajarkan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada anak usia 6-8 tahun di SD Aisiyah Kabupaten Kuningan. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah pada siswa SD usia 6-8 Tahun sebanyak 18 siswa di SD Aisiyah Kabupaten Kuningan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa nilai-nilai karakter K.H Amad Dahlan yang di tanamkan, hasil penelitian menunjukan terdapat 4 nilai karakter dan keteladanan yang ditanamkan pada anak usia 6-8 Tahun oleh SD Aisiyah Kabupaten Kuningan, yaitu nilai religius, nasionalis, Jujur dan integritas, pendidikan karakter yang di tanamkan di SD Aisiyah Kabupaten Kuningan menanamkan pendidikan karakter sesuai dengan ajaran K.H. Ahmad Dahlan.
Nilai Karakter Berdasarkan Keteladanan K.H. Ahmad Dahlan
Nana Sutarna;
Nika Cahyati;
Tio Heriyana;
Delia Anggraeni;
Indri Ayu Lestari
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 1 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.679 KB)
|
DOI: 10.20961/jdc.v6i1.60243
K.H Ahmad Dahlan merupakan tokoh yang menjadi teladan, salah satu keteladanan yang dapat ditiru adalah dalam penanaman karakter sehingga dapat membantu penanaman karakter pada siswa. Tujuan penelitian ini agar dapat mendeskripsikan keteladanan yang diajarkan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada anak usia 6-8 tahun di SD Aisiyah Kabupaten Kuningan. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif denggan jenis penelitian kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah pada siswa SD usia 6-8 Tahun di SD Aisiyah Kabupaten Kuningan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian melalui teknik observasi dan wawancara serta didukung oleh dokumentasi beberapa kegiatan ini menunjukan bahwa terdapat beberapa nilai-nilai karakter K.H Amad Dahlan yang di tanamkan, hasiil penelitian menunjukan terdapat 4 nilai karakter dan keteladanan yang ditanamkan pada anak usia 6-8 Tahun oleh SD Aisiyah Kabupaten Kuningan, yaitu nilai religuis, nasionalis, Jujur dan integritas.
Pengembangan Boneka Edukatif untuk Pengenalan Pendidikan Seks Anak
Tania Putri Sarasati;
Nika Cahyati
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 2 No 2 (2020): JAMBURA Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/jecej.v2i2.152
Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan media pembelajaran boneka edukatif untuk pengenalan pendidikan seks anak usia 4-5 tahun, untuk mengetahui keefektifan pengembangan pendidikan seks anak usia 4-5 tahun. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelas A di TK PGRI Tunas Harapan Ciawigebang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Reseach and Development (R&D). Kelayakan berdasarkan penilaian ahli materi keseluruhan aspek mendapat total nilai 21,00 dan mempunyai nilai rata-rata 3,00 sehingga masuk pada kategori “cukup”. Sementara kelayakan berdasarkan penilaian Ahli Media keseluruhan aspek mendapat total nilai 41,00 dan mempunyai rata-rata 2,73 sehingga masuk pada kategori “cukup”. Hasil T tes diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,09 > 0,05, dapat disimpulkan dari hasil Uji hipotesis pre test dan post test menunjukkan hasil bahwa pengembangan media boneka edukatif untuk pengenalan pendidikan seks anak usia 4-5 tahun berhasil dikembangkan, dan efektif digunakan untuk anak usia 4-5 tahun.
Training in Making Digital Story Telling Learning Media for Paud Teachers in Jalaksana District
Nika Cahyati;
Chitra Charisma Islami;
Rita Kusumah
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (816.437 KB)
|
DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.2193
The purpose of implementing the community partnership program in the form of this training is to improve the competence of teachers in Indonesia to create, develop and implement learning media in the form of digital storytelling. This training was carried out for PAUD teachers in Jalaksana District, Kuningan Regency. The problem with learning partners is that teachers rarely use learning media when learning in class. This makes the motivation and achievement of students less increase. Even though it is known that the demands of the 2013 curriculum and the rapid pace of science and technology require creative teachers to use technology-based learning media. The potential for PAUD teachers in the Jalaksana sub-district is quite large and the presence of technological devices in schools is sufficient, but in terms of competence, it needs to be continuously improved. This is due to the absence of special training activities for the manufacture of technology-based learning media. The solution to these problems is the implementation of training in making digital storytelling learning videos. This training activity consists of stages, namely, field surveys, coordination with school principals and teachers, program socialization, program implementation and activity evaluation.
Relaxation Method Training to Reduce Stress Levels in Mothers
Eva Gustiana;
Nika Cahyati
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (725.166 KB)
|
DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.2210
The purpose of implementing community service is in the form of training on relaxation methods to reduce stress levels for mothers during online learning, this training is to increase the ability to reduce stress on parents, especially mothers to accompany children during online learning. This training was carried out for parents of RA students in Darma District, Kuningan Regency, the issue was about the number of parents who were stressed because they accompanied their children in learning during online learning. In fact, as it is known that the current changes in the situation and conditions of Covid that affect the condition of parents so that not a few are experiencing stress, with the existing phenomena in the field, therefore, this service aims to reduce stress levels for mothers in accompanying children, during School From Home. This service activity is in the form of training and guidance consisting of several stages, namely the observation stage, the collaboration stage with PC IGRA Darma, the guidance preparation stage, the training stage and the evaluation stage. Based on the results of data analysis shows that the relaxation method can reduce stress levels in mothers when accompanying School From Home children.
Pemahaman Ibu Mengenai Stunting dan Dampak Terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Nika Cahyati;
Chitra Charisma Islami
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (540.397 KB)
|
DOI: 10.24952/alathfal.v2i2.5835
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fenomena pemahaman kaum ibu tentang stunting dan dampaknya terhadap tumbuh kembang anak di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kaum ibu tentang stunting cukup rendah. Pada umumnya kaum ibu hanya memahami beberapa hal tentang stunting, yakni: (1) kondisi gagal tumbuh anak (2) praktik pengasuhan yang baik pada balita (3) asupan gizi untuk balita (4) pencegahan diare (5) pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan (6) pemenuhan zat gizi ibu hamil. Sedangkan yang tidak dipahami kaum ibu terkait stunting mencakup (1) mengasuh anak stunting(2) mengikuti posyandu (3) mengukur panjang/tinggi badan anak selama 6 bulan terakhir (4) menimbang berat badan anak dalam 6 bulan terakhir (5) dampak stunting (6) pemberian makanan pendamping ASI (MP ASI) (7) pencegahan stunting. Dampak pemahaman ibu yang rendah tentang stunting berpengaruh pada pola pemberian makan pada anak, yakni memberikan makan tidak sesuai kebutuhan anak, sehingga proses tumbuh kembang anak menjadi terhambat. Stunting dapat dicegah dengan cara memberikan asupan gizi sesuai kebutuhan anak serta rajin mengikuti posyandu setiap bulan untuk mengetahui laju pertumbuhan dan perkembangan anak. Kaum ibu di Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan tidak benar-benar mengikuti posyandu, hal ini terlihat dari KMS yang terisi setiap bulannya
PEMAHAMAN IBU MENGENAI STUNTING DAN DAMPAK TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI
Nika Cahyati;
Chitra Charisma Islami
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/alathfal.v2i2.5835
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fenomena pemahaman kaum ibu tentang stunting dan dampaknya terhadap tumbuh kembang anak di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kaum ibu tentang stunting cukup rendah. Pada umumnya kaum ibu hanya memahami beberapa hal tentang stunting, yakni: (1) kondisi gagal tumbuh anak (2) praktik pengasuhan yang baik pada balita (3) asupan gizi untuk balita (4) pencegahan diare (5) pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan (6) pemenuhan zat gizi ibu hamil. Sedangkan yang tidak dipahami kaum ibu terkait stunting mencakup (1) mengasuh anak stunting(2) mengikuti posyandu (3) mengukur panjang/tinggi badan anak selama 6 bulan terakhir (4) menimbang berat badan anak dalam 6 bulan terakhir (5) dampak stunting (6) pemberian makanan pendamping ASI (MP ASI) (7) pencegahan stunting. Dampak pemahaman ibu yang rendah tentang stunting berpengaruh pada pola pemberian makan pada anak, yakni memberikan makan tidak sesuai kebutuhan anak, sehingga proses tumbuh kembang anak menjadi terhambat. Stunting dapat dicegah dengan cara memberikan asupan gizi sesuai kebutuhan anak serta rajin mengikuti posyandu setiap bulan untuk mengetahui laju pertumbuhan dan perkembangan anak. Kaum ibu di Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan tidak benar-benar mengikuti posyandu, hal ini terlihat dari KMS yang terisi setiap bulannya
Perbandingan Perkembangan Bahasa Anak Ditinjau dari Perspektif Pola Pengasuhan Kebudayaan Sunda dan Kebudayaan Sasak
Nika Cahyati;
Sandy Ramdhani
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2192
Tujuannya penelitian adalah untuk mengetahui tentang perkembangan bahasa anak pada rentang usia 3-6 tahun yang dilihat dari kebudayaan Sunda dan kebudayaan sasak. Perkembangan Bahasa sangat dipengaruhi oleh proses pola pengasuhan yang ada disetiap keluarga. Terkadang perbedaan kultur atau kebudayaan sangat mempengaruhi perkembangan Bahasa anak. Kajian ini membahas tentang proses perkembangan anak yang dilihat dari perbedaan budaya Indonesia bagian barat yaitu kebudayaan sunda dan kebudayaan timur yaitu sasak. Metode yang digunakan adalah menggunakan pengamatan dan studi kepustakaan terhadap perkembangan bahasa anak usia 3-6 tahun di Jawa Barat dan Lombok NTB. Hasil dari studi ini adalah bahwa perbandingan antara pola pengasuhan yang berbeda antara kebudayaan Sunda dan sasak memberikan perbedaan dari cara komunikasi, penguasaan bahasa verbal, maupun artikulasi atau cara berbahasa. Sehingga dari studi ini didapatkan gambaran yang luas tentang perbedaan pola pengasuhan dari dua kebudayaan yang berbeda.