Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PELATIHAN DROP PASS DAN GIVE AND GO PASS TERHADAP TEKNIK PASSING PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 SUKASADA TAHUN 2019 ., Agassi Gelar Dzikri Tanggo; ., Syarif Hidayat, S.Pd, M.Pd.; ., Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v11i2.19004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan drop pass terhadap teknik passing sepakbola, (2) pengaruh pelatihan give and go pass terhadap teknik passing sepakbola, (3) perbedaan pengaruh antara pelatihan drop pass dengan give and go pass terhadap teknik passing sepakbola. Teknik sampel yang digunakan adalah random sampling dengan teknik undian. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa putra ekstrakurikuler sepakbola di SMA Negeri 1 Sukasada Tahun 2019 dengan sampel yang digunakan penelitian ini berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan the modified pre-test post-test group design. Analisis data menggunakan penghitungan statistik uji-t pada taraf signifikansi (α) 0,05 bantuan komputer program SPSS 16,0 For Windows. Hasil penelitian adalah sebagai berikut (1) pelatihan drop pass berpengaruh terhadap teknik passing sepakbola, dengan hasil thitung= 16,837 > ttabel = 1,7613, (2) pelatihan give and go pass berpengaruh terhadap teknik passing sepakbola, dengan hasil thitung= 12,220 > ttabel = 1,7613, dan (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan drop pass dengan give and go pass terhadap teknik passing sepakbola thitung= 0,212 ttable = 1.7613, (2) give and go pass training influencing football passing techniques, with results tcount = 12,220> ttable = 1.7613, and (3) there is no difference in effect between drop pass training with give and go pass on football passing technique t count = 0.212
PENGARUH PELATIHAN SPLIT JUMP DAN SKIPPING TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA SISWA PUTRI PESERTA EKSTRAKURIKULER BULUTANGKIS SMA NEGERI 1 BUSUNGBIU TAHUN 2019.* ., Km Juli Ari Pranata; ., Dr. Made Agus Dharmadi, S.Pd., M.Pd.; ., Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v11i1.21411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan split jump terhadap daya ledak otot tungkai, (2) pengaruh pelatihan skipping terhadap daya ledak otot tungkai, (3) perbedaan pengaruh antara pelatihan split jump dan skipping terhadap daya ledak otot tungkai. Subjek penelitian adalah siswa putri peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMA Negeri 1 Busungbiu tahun 2019 yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan the modified group pre-tes post-test design. Tes pengumpulan data menggunakan tes vertical jump. Analisis data menggunakan perhitungan dengan uji anava satu jalur taraf signifikansi α = 0,05 bantuan program SPSS 16,0. Data hasil penelitian ini diuji menggunakan Uji Least Significant Difference (LSD), dengan hasil (1) pelatihan split jump berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan hasil rata-rata pre-test 47,47 dan rata-rata post-test 49,93, sehingga didapatkan rata-rata gain-score 2,47, (2) pelatihan skipping berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan hasil rata-rata pre-test 46,93 dan rata-rata post-test 50,60, sehingga didapatkan rata-rata gain-score 3,67, (3) pelatihan skipping memberikan pengaruh lebih baik dari pada pelatihan split jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan mean difference 1,200. Disimpulkan bahwa (1) Ada pengaruh pelatihan split jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, (2) Ada pengaruh pelatihan skipping terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, (3) Ada perbedaan pengaruh antara pelatihan split jump dan skipping terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai, dimana pengaruh pelatihan skipping lebih baik dari pada pelatihan split jump terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Kata Kunci : Kata Kunci : split jump, skipping, daya ledak, otot tungkai. This study aims to determine (1) the effect of the split jump training on explosive power leg muscle , (2) the effect of skipping training on leg muscle explosive power , (3) the difference between the effect of the split jump and skipping training on explosive power leg muscle . The subjects were famale student extracurricular participants badminton SMA Negeri 1 Busungbiu 2019 , amounting to 30 people . This study used an experimental method to the design of the modified group pre - test post - test design . Test data collection using vertical jump test . Data analysis using ANOVA test calculations with one lane significance level α = 0.05 SPSS 16.0. Data were tested using the Least Significant Difference test ( LSD ) , with the result (1) training split jump affect the increase in leg muscle explosive power with the average results of pre-test average of 47.47 and a post-test 49.93 , so we get an average gain -score of 2.47 , (2) training skipping effect on the increase in leg muscle explosive power with the average results of pre-test average of 46.93 and a post-test 50.60 , so we get the average -rata gain -score of 3.67 , (3) training skipping give better effect than the split jump training to increase the explosive power of the leg muscles with a mean difference of 1,200 . It was concluded that (1) There is an effect of split jump training to increase leg muscle explosive power , (2) There is the effect of skipping training to increase leg muscle explosive power , (3) There is a difference between the effect of the split jump and skipping training to increase explosive power leg muscle , where the effect of skipping training is better than the split jump training to increase explosive power leg muscle.* keyword : keyword : split jump , skipping , explosive power , muscular legs.*
PENGARUH PELATIHAN DROP PASS DAN PUSH AND RUN TERHADAP AKURASI PASSING ., Muhamad Khalil Rahman; ., Dr. Suratmin, S.Pd. M.Or; ., Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v11i1.21412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh pelatihan drop pass terhadap akurasi passing sepakbola, (2) pengaruh pelatihan push and run terhadap akurasi passing sepakbola, (3) perbedaan pengaruh antara pelatihan drop pass dengan push and rub terhadap akurasi passing sepakbola. Ekstrakurikuler sepakbola di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Buleleng yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan the modified pre-test post-test group design. Analisis data menggunakan penghitungan statistik uji-t pada taraf signifikansi (α) 0,05 bantuan komputer program SPSS 16,0. Hasil analisis data (1) pelatihan drop pass berpengaruh terhadap akurasi passing sepakbola, dengan hasil thitung= 9,44 > ttabel = 2,09, (2) pelatihan push and run berpengaruh terhadap akurasi passing sepakbola, dengan hasil thitung= 5,00 > ttabel = 2,09, (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan drop pass dengan push and run terhadap akurasi passing sepakbola thitung= 0,71 ttable = 2.09, (2) push and run training effect effect to football the accuracy of passing, with tcount = 5 , 00> ttabel = 2.09, (3) there is no difference of influence between drop pass training with push and run on football the accuracy of passing, with tcount = 0,71
PENGARUH PELATIHAN INTERVAL ANAEROB JARAK 60-100 METER DAN JARAK 110-150 METER TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 1 KUBU KARANGASEM ., Ni Komang Wiwin Ariningsih; ., Dr. Suratmin, S.Pd., M.Or.; ., Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 11 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v11i3.27780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan interval anaerob jarak 110-150 terhadap kecepatan lari 100 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan the modified pre-test – post-test group design. Subyek penelitian ini berjumlah 30 orang siswa berjenis kelamin putra. Tes yang digunakan lari 100 meter. Analisis data menggunakan perhitungan statistik uji-t taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan (1)pelatihan interval anaerob jarak 60-100, dengan hasil thitung sebesar 5,701>ttabel=2,145, (2)pelatihan interval anaerob jarak 110-150, dengan hasil thitung= 5,528 > ttabel=2,145, dan (3)perbedaan pengaruh antara pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan jarak 110-150, dengan hasil thitung=1.323 ttable = 2,145. (2) Anaerobic interval training 110-150 meters had impact 100 meters running speed with statistic tcount result 5,528 > ttable = 2,145. (3)There was no difference impact betwen anaerobic interval training 60-100 meters and anaerobic interval training 110-150 meters torward 100 meters running speed with the same good impact to increase running speed. keyword : Speed, run 100 meters, anaerobic interval training.
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN SEPAKBOLA TUNAS HARAPAN ., M. Ryan Padli; ., Syarif Hidayat, S.Pd., M.Pd.; ., Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 11 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v11i3.27783

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmengujihubunganantarakecepatandankelincahanterhadapkemampuanmenggiring bola. JenisPenelitianiniadalahpenelitiankorelasional.Subjekdalam penelitianini adalahpemainsepakbolaklub Tunas HarapanTahun 2020 denganjumlah 20 orang danrentangusianya 18 sampai 20 tahun. Objekdalampenelitianiniadalahkecepatan, kelincahan, dan kemampuanmenggiring bola.Instrumen yang digunakanuntukmengumpulkan data yaitu 30 meter sprint test untukmengukurkecepatanlari, Illinois agility run untukmengukurkelincahan, dantesmengiring bola.Hasilpenghitungankorelasigandadiperolehhasilnilai r hitung> r tabelyaitu= 0.602 > 0.444. Saran bagipelatihsepakbolaklub Tunas Harapan agar dalamlatihanlebihmeningkatkankecepatanlaridankelincahanpemain.Kecepatandalammenggirirng bola digunakanuntukmemenangkan duel saatmenggirirng bola danuntukmelewatipertahananlawan, kelincahandalammenggiring bola digunakanuntukmelewatihadanganpemainlawandenganmelakukangerakanmerubaharah yang cepatsaatmenggiring bola. Kata Kunci : kecepatanlari, kelincahan,menggiring bola This study aims to examine the relationship between speed and agility on the ability to dribble. This type of research is correlational research. The subjects in this study were Tunas Harapan club soccer players in 2020 with a total of 20 people and their age range was 18 to 20 years.The objects in this study were speed, agility, and dribbling skills. The instruments used to collect data were 30 meter sprint tests to measure running speed, Illinois agility run to measure agility, and dribbling tests. The results of the calculation of multiple correlations obtained r count value>r table that is = 0.602> 0.444. Suggestions for the club soccer coach shoots hope that in training further improve running speed and agility of players. Speed in dribbling is used to win a duel when dribbling and to get past the opponent’s defense by making a quick change of direction when dribbling.keyword : running speed, agility, dribbling
Tingkat Keterampilan Dasar Bermain Futsal Pada Akademi Semarapura United Fernando, Iwan; Hidayat, Syarif; Chandra Adinata Kusuma, Ketut
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 12 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v12i2.40696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan dasar bermain futsal pada Akademi Semarapura United tahun 2021. Keterampilan bermain futsal tersebut meliputi dribbling, passing, control dan shooting. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode survei. Variabel dalam penelitian ini adalah keterampilan bermain futsal. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemain futsal pada Akademi Semarapura United tahun 2021 sebanyak 15 pemain, dengan rentang usia 15-16 tahun. Instrumen yang digunakan adalah “Tes Futsal FIK Jogja” dengan validitas sebesar 0,67, reliabilitas 0,69, dan objektivitas 0,54. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase pada tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan dasar bermain futsal pada Akademi Semarapura United tahun 2021 berada pada kategori “kurang sekali” sebesar 13,33% (2 orang), kategori “kurang” sebesar 20% (3 orang), kategori “cukup” sebesar 13,33% (2 orang), kategori “baik” sebesar 13,33% (2 orang), dan kategori “sangat baik” sebesar 40% (6 orang). Kategori ini tidak dapat digeneralisasikan, akan tetapi hanya berlaku untuk kelompok yang diteliti saja. Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 50,99, tingkat keterampilan dasar bermain futsal pada Akademi Semarapura United tahun 2021 masuk dalam kategori “baik”. Saran yang dapat peneliti berikan adalah keterampilan dasar bermain futsal pada dasarnya dapat dimiliki serta dikuasai pemain secara maksimal melalui latihan-latihan yang di program dan direncanakan dengan baik.
Pengaruh Pelatihan Interval Anaerob Jarak 60-100 Meter Dan Jarak 110-150 Meter Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Pada Siswa Putra Kelas X Sma Negeri 1 Kubu Karangasem Wiwin Ariningsih, Ni Komang; Suratmin, Suratmin; Chandra Adinata Kusuma, Ketut
Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha Vol 12 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpko.v12i1.61955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan interval anaerob jarak 110-150 terhadap kecepatan lari 100 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan the modified pre-test – post-test group design. Subyek penelitian ini berjumlah 30 orang siswa berjenis kelamin putra. Tes yang digunakan lari 100 meter. Analisis data menggunakan perhitungan statistik uji-t taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan (1)pelatihan interval anaerob jarak 60-100, dengan hasil thitung sebesar 5,701>ttabel=2,145, (2)pelatihan interval anaerob jarak 110-150, dengan hasil thitung= 5,528 > ttabel=2,145, dan (3)perbedaan pengaruh antara pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan jarak 110-150, dengan hasil thitung=1.323<ttabel=2,048. Sehingga disimpulkan bahwa (1)terdapat pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 signifikan, (2)terdapat pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 110-150, dan (3)tidak terdapat perbedaan pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan jarak 110-150 terhadap kecepatan lari 100 meter, dengan hasil peningkatan sama baik meningkatkan kecepatan lari.
Analisis Kebutuhan SMART TKJI: Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Artanayasa, I Wayan; Kusuma, Ketut Chandra Adinata; Wirawan, I Made Agus
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v11i3.62688

Abstract

Saat ini teknologi informasi dan komunikasi membantu proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Generasi Z lebih memilih dan memanfaatkan kemajuan teknologi yakni smartphone dalam proses pembelajarannya. Namun, media pembelajaran interaktif berbasis android tentang kebugaran jasmani Indonesia (termasuk kalkulatornya) yang gayut dengan karakteristik pembelajar saat ini belum tersedia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap pengembangan SMART TKJI sebagai media pembelajaran interaktif berbasis android. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode survey. Instrumen yang digunakan yakni kuesioner yang dibagikan menggunakan WhatsApp yang diisi oleh 685 responden siswa SMP dan SMA. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan deskriptif persentase. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa responden mengalami kesulitan dalam memahami materi TKJI, setuju bahwa media pembelajaran interaktif dapat memudahkan peserta didik belajar, dan adanya ketertarikan terhadap media pembelajaran yang interaktif yang berbasis android. Berdasarkan temuan tersebut maka disimpulkan SMART TKJI berbasis android sebagai media pembelajaran interaktif bagi siswa SMP dan SMA sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan. Hasil ini berimplikasi pada penyusunan atau perancangan prototype SMART TKJI yang dapat dioperasikan pada smartphone.
Tingkat Daya Tahan Kardiovaskular Siswa Usia 13 - 15 Tahun di Sekolah Sepak Bola Taruna 99 Michael, Jonatan; Hidayat, Syarif; Kusuma, Ketut Chandra Adinata
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v11i3.67976

Abstract

Daya tahan yang dimiliki para pemain usia 13-15 tahun masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat daya tahan kardiovaskular siswa SSB Taruna 99 usia 13-15 tahun. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunkan survey. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan MFT. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SSB yang berusia 13-15 tahun yang berjumlah 21 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif statistik digambarkan dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat daya tahan kardiovaskular siswa SSB Taruna 99 usia 13-15 tahun terdapat 0 siswa dalam kategori unggul, 0 siswa dalam kategori sangat baik, 0 siswa dalam kategori baik, 3 (14,3%) siswa dalam kategori cukup, 4 (19,0%) siswa dalam kategori buruk, dan 14 (66,7%) siswa dalam kategori sangat buruk. Berdasarkan nilai rata-rata yang didapat yaitu 31,4 yang masuk dalam kategori “sangat buruk”. Pelatih harus lebih lagi memfokuskan program latihan yang dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskular bagi setiap siswa, dan para siswa harus lebih banyak berlatih mandiri agar dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskularnya, agar dapat menunjang penampilan yang maksimal.
Status IMT dan Kapasitas Vital Paru Kaitannya dengan Tingkat VO2Max Atlet Remaja I Gede Ratnaya; Chandra, Ketut Chandra Adinata Kusuma; I Putu Herry Widhi Andika
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.68843

Abstract

Kondisi fisik menjadi fondasi dalam proses pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan menuju peak performance atlet. Oleh karena itu, pelatih perlu mengetahui komponen anatomi dan fisiologi yang saling berkorelasi sebelum menyusun program latihan. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan kapasitas vital paru dengan VO2Max pada atlet remaja. Penelitian ini termasuk penelitian korelasi dengan menggunakan teknik total  sampling (23 atlet PPLP) dalam menentukan sampel penelitian. Pengumpulan data IMT diperoleh dari hasil formulasi tinggi badan dan berat badan, kapasitas vital paru diukur menggunakan spirometer digital, dan Multi-stage Fitness Test (MFT) digunakan untuk menentukan level VO2Max. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil menunjukan bahwa secara simultan terdapat korelasi antara IMT dan kapasitas vital paru dengan VO2Max dengan derajat hubungan pada kategori sedang.  Disimpulkan bahwa tingkat VO2Max atlet remaja dipengaruhi oleh kapasitas vital paru maupun IMT. Temuan saat ini berimplikasi terhadap prediktor penentu VO2Max pada atlet remaja yakni status IMT dan kapasitas vital paru, sehingga disarankan bagi pelatih apabila ingin meningkatkan kapasitas VO2Max maka status IMT dan kapasitas vital paru juga perlu diintervensi.
Co-Authors ., Agassi Gelar Dzikri Tanggo ., Dewi Dendy Pratiwi ., Dr. Suratmin, S.Pd. M.Or ., Dr. Suratmin, S.Pd., M.Or. ., Gung Mas Goniiyun Pelangi ., I Gusti Nyoman Ardy Yudistira ., Jeremia Tarigan ., KADEK FEBRI YOGIANA ., Kanisius Sinyorio Kehi ., Ketut Agus Wipranantha ., Km Juli Ari Pranata ., M. Ryan Padli ., Muhamad Khalil Rahman ., Ni Komang Wiwin Ariningsih ., Sanaji ., Siti Jamilatul Hasanah ., Syarif Hidayat, S.Pd., M.Pd. Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana AJI BAYU WIYATNA Anak Agung Ngurah Putra Laksana Andika , I Putu Herry Widhi Ariani, Ni Luh Putu Artanayasa, Wayan BAYU WIYATNA, AJI Esaki, Kazuki fatimah Fatimah Fernando, Iwan Gede Doddy Tisna MS Gede Eka Budi Darmawan Gede Eka Budi Dharmawan Gede Mardana Gede Suwiwa Hendra Mashuri Hendriketa da Silva I Dewa Gede Bagus Adityarama Gunawan I Gede Ratnaya I Gede Suwiwa I Gusti Putu I Ketut Yoda I Made Satyawan I Made Sutajaya I Putu Herry Widhi Andika I Wayan Lasmawan I Wayan Muliarta I Wayan Muliarta Junior, Nelson Kautzner Marques Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Ketut Udy Ariawan Kusuma, I Dewa Made Aryananda Wijaya Luh Putu Tuti Ariani Lukas Natalindung Saragih M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Or. S.Pd. Gede Eka Budi Darmawan . Made Agus Dharmadi Michael, Jonatan Muhammad Wahyu Setiyadi Ni Putu Dwi Sucita Dartini Pratama, Susilo Suherman S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Suprapto, Kennedy Raga Setya Suratmin Suratmin Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syarif Hidayat Wahyu Setyadi, Muhammad Wasti Danardani Wiwin Ariningsih, Ni Komang Yogi Parta Lesmana, Kadek Yovhandra Ockta Yullianto, M Dwi ZAINUL ARIFIN