Claim Missing Document
Check
Articles

Nurses’ Satisfaction with a Web-Based Application for Calculating Nursing Staff Based on Patient Dependency Levels and Unit Workload in Hospitals Afriani, Tuti; Rr. Tutik Sri Hariyati; Hanny Handiyani; Dyah Fitri Wulandari
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v7i1.20903

Abstract

Complaints from nurses are often received by nursing managers regarding staff shortages, which leads to increased workload. Determining the unquantifiable level of workload poses a challenge, as the head nurse cannot accurately assess the number of staff shortages in the hospital room. Therefore, this study aims to develop a web-based application for the calculation of nursing staff needs based on patient dependency levels and unit workload. The application is accessible through both mobile and web platforms. A pre-experimental one-shot case study design, including 25 nurses, was used at a hospital in West Java. Measurements were conducted only during the post-test phase. The results showed that the majority of respondents were female (80%), who held a Diploma degree (76%), and worked as managers (48%). The average age of respondents was 34.3 ± 7.27 years, with a median experience of 5.0 ± 728 years. Generally, nurses' satisfaction with the application was at a moderate satisfaction, with an average satisfaction rate of 72.4%. A more detailed breakdown showed satisfaction scores of 74%, 71.4%, 75%, 70%, and 70.8% for content, format, accuracy, timeliness, and ease of use, respectively. Satisfaction with the application needs to be improved, specifically for timeliness and ease of use. This application was developed as a potential method for efficiently assessing staffing needs. Providing adequate training for nurses is essential to enhance the effectiveness and usability of the application in hospital settings.
Optimalisasi pelaksanaan journal reading di instalasi gawat darurat melalui pendekatan kotter’s 8-step change model Silitonga, Ester Mutiara Indah; Hariyati, Roro Tutik Sri; Afriani, Tuti; Wildani, Andi Amalia; Nasri, Khairul
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 10 (2025): Volume 19 Nomor 10
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i10.1662

Abstract

Background: The Emergency Department of Hospital X Jakarta faces challenges in developing nurses' critical thinking skills, influenced by time constraints and high workloads. One potential strategy to support nurses' continuous professional development is through structured journal reading activities. However, this activity has not been optimally implemented due to the lack of systematic and documented implementation guidelines. Purpose: To optimize the implementation of journal reading in the emergency department using Kotter's 8-Step Change Model. Method: A case study approach with management function analysis covering the stages of planning, organizing, directing, implementing, and Fish Bone analysis. The framework uses Kotter's 8-step change model approach. The activity was carried out at the Emergency Room of Hospital X Jakarta on June 19–28, 2025. Results: There was an increase in knowledge scores on 80% of the items after the socialization, although challenges still occurred in selecting appropriate articles. The socialization was conducted in a hybrid manner with the participation of 44 nurses and generated positive responses to the existence of Standard Operating Procedures (SOPs). Monitoring of nurses showed an increase in understanding and ability to conduct journal reading according to the guidelines. Conclusion: Implementation of the SOP socialization for journal reading has been proven to improve the quality of journal-based learning. Suggestion: Further mentoring and integration of SOPs into cross-unit nursing professional development programs are needed.   Keywords: Emergency Department; Journal Reading; Kotter's 8-Step Change Model Approach.   Pendahuluan: Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit X Jakarta menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis perawat, dipengaruhi oleh keterbatasan waktu dan tingginya beban kerja. Salah satu strategi yang potensial untuk mendukung pengembangan profesional berkelanjutan perawat adalah melalui kegiatan journal reading yang terstruktur. Namun, kegiatan ini belum terlaksana secara optimal karena belum adanya acuan pelaksanaan yang sistematis dan terdokumentasi. Tujuan: Untuk mengoptimalisasi pelaksanaan journal reading di instalasi gawat darurat melalui pendekatan kotter’s 8-step change model. Metode: Pendekatan studi kasus dengan analisa fungsi manajemen yang meliputi tahapan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, serta analisa Fish Bone.  Kerangka kerja menggunakan pendekatan kotter’s 8-step change model. Kegiatan dilaksanakan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit X Jakarta pada tanggal 19–28 Juni 2025. Hasil: Terdapat peningkatan skor pengetahuan pada 80% butir soal setelah sosialisasi, meskipun masih ditemukan kendala pada pemilihan artikel yang tepat. Sosialisasi dilakukan secara hybrid dengan partisipasi 44 perawat, dan menghasilkan tanggapan positif terhadap keberadaan Standar Prosedur Operasional (SPO). Monitoring terhadap perawat pelaksana menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam melakukan journal reading sesuai panduan. Simpulan: Implementasi sosialisasi SPO journal reading terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis jurnal. Suggestion: Diperlukan pendampingan lanjutan serta integrasi SPO dalam program pengembangan profesional keperawatan lintas unit.   Kata Kunci: Instalasi Gawat Darurat; Journal Reading; Pendekatan Kotter’s 8-Step Change Model.
Optimalisasi fungsi actuating kepala ruangan dalam supervisi dokumentasi asuhan keperawatan di rumah sakit Perdana, Riska Rusfita; Afriani, Tuti; Wirdani, Andi Wilda; Hariyati, Rr Tutik Sri; Harpendewisasmita, Harpendewisasmita; Kuntarti, Kuntarti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 11 (2026): Volume 19 Nomor 11
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i11.1751

Abstract

Background: Electronic Medical Records (EMR) plays a crucial role in nursing care, serving as legal evidence, a means of interprofessional communication, and a benchmark for service quality. Ward heads, as first-line managers, hold a crucial responsibility in ensuring documentation is carried out according to standards. Purpose: To optimize the ward head's driving function in overseeing nursing care documentation in hospitals. Method: This study used a case study approach conducted in the Intermediate Ward of Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Hospital. Data were collected through observation, interviews with ward heads and nurses, and questionnaires distributed to 30 nurses. The analysis was based on Marquis & Huston's 2021 management function theory and Kurt Lewin's theory of change. Problems were analyzed using the fishbone method and Priority Setting Guidelines (PSG) assessment to determine priority interventions. Results: Nurses' compliance with EMR documentation standards improved after socialization. Furthermore, ward heads' understanding of the importance of reflection-based clinical supervision also improved. 28.9% of respondents stated that ward heads always supervise nursing care documentation, 27.7% stated that supervision is frequent, 20.5% stated that supervision is rare, and 22.9% stated that ward heads never supervise documentation. Conclusion: Interventions through educational and reflective supervision have proven effective in improving the quality of EMR-based nursing documentation. Suggestion: Ongoing training for ward heads and integration of supervision forms into the hospital's digital system are needed to ensure the sustainability of the intervention.   Keywords: Driving Function; Hospital; Nursing Care Documentation; Supervision; Ward Head.   Pendahuluan: Dokumentasi asuhan keperawatan elektronik/ Electronic Medical Record (EMR) memiliki peran krusial dalam pelayanan keperawatan, baik sebagai bukti legal, media komunikasi antarprofesi, maupun tolak ukur mutu layanan. Kepala ruangan sebagai manajer lini pertama memegang tanggung jawab penting dalam memastikan dokumentasi dilakukan sesuai standar. Tujuan: Untuk mengoptimalisasi fungsi actuating kepala ruangan dalam supervisi dokumentasi asuhan keperawatan di rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan case study yang dilaksanakan di ruang Intermediate Ward Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara kepala ruangan, dan perawat, serta penyebaran kuesioner kepada 30 perawat pelaksana. Analisis dilakukan berdasarkan teori fungsi manajemen Marquis & Huston tahun 2021 dan teori perubahan Kurt Lewin. Masalah dianalisis menggunakan metode fishbone dan scoring Priority Setting Guideline (PSG) untuk menentukan intervensi prioritas. Hasil: Terdapat peningkatan kepatuhan perawat terhadap standar dokumentasi EMR setelah sosialisasi dilaksanakan. Selain itu, pemahaman kepala ruangan terhadap pentingnya supervisi klinis berbasis refleksi juga meningkat. Didapatkan 28.9% responden menyatakan bahwa kepala ruangan selalu melakukan supervisi dokumentasi asuhan keperawatan, 27.7% menyatakan bahwa supervisi dilakukan sering, 20.5% menyatakan bahwa supervisi hanya jarang dilakukan, dan 22.9% menyatakan bahwa kepala ruangan tidak pernah melakukan supervisi dokumentasi Simpulan: Intervensi melalui supervisi edukatif dan reflektif terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan berbasis EMR. Saran: Diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi kepala ruangan dan integrasi formulir supervisi ke dalam sistem digital rumah sakit untuk menjamin keberlanjutan intervensi.   Kata Kunci: Dokumentasi Asuhan Keperawatan; Fungsi Actuating; Kepala Ruangan; Rumah Sakit; Supervisi.
Optimalisasi Supervisi Retur Obat Dengan Pendekatan Transformasi Digital Di Rumah Sakit Umum Pusat X Jakarta Suryati Suryati; Tuti Afriani; Khairul Nasri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.37751

Abstract

Optimalisasi supervisi kepala ruangan dalam proses retur obat ke farmasi berperan penting dalam memastikan pengelolaan obat yang efisien, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan efektivitas operasional rumah sakit. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, transformasi digital menawarkan solusi inovatif dalam mengatasi tantangan retur obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas retur obat. Metode penelitian menggunakan pilot study yang mencakup identifikasi masalah, analisis, penetapan prioritas, penyusunan rencana aksi, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem digital dalam retur obat mempercepat proses, mengurangi kesalahan, serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Uji coba pada ruangan rawat inap menunjukkan bahwa obat dapat diretur dengan cepat dan akurat. Setelah implementasi, bagian Pelayanan Keperawatan dan kepala ruangan berupaya mempertahankan sistem ini sebagai budaya organisasi rumah sakit. Sosialisasi dan pendampingan dalam penerapan digitalisasi retur obat juga mengubah perilaku serta pola pikir perawat dalam pengelolaan retur obat. Diharapkan adanya komitmen bersama antara farmasi dan staf keperawatan untuk terus mendukung sistem digital ini guna mencapai efisiensi dan efektivitas yang berkelanjutan dalam pengelolaan retur obat di rumah sakit.
Hubungan Sikap Keselamatan dengan Implementasi Sasaran Keselamatan Pasien oleh Perawat di Rumah Sakit Annisa Rahmi Galleryzki; RR Tutik Sri Hariyati; Tuti Afriani; La Ode Rahman
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i1.855

Abstract

Keselamatan pasien menjadi tujuan sangat penting dalam pemberian pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap keselamatan dengan implementasi keselamatan pasien di rumah sakit dengan menggunakan standar nasional akreditasi rumah sakit (SNARS). Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan metodean deskriptif dan cross-sectional. Metode sampling dengan purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 345 orang. Terdapat hubungan signifikan antara sikap keselamatan dengan implementasi keselamatan perawat (r= 0,441, P<0,01). Faktor jenis kelamin, usia, pengalaman kerja, dan jenjang karier secara signifikan berpengaruh pada implementasi keselamatan (P<0,05). Rumah  sakit dan manajer perawat memiliki peranan penting dalam meningkatkan keselamatan pasien untuk menghindari terjadinya insiden keselamatan dengan melakukan pemanfaatan sumber daya secara optimal
Analisis Fishbone dalam Meningkatkan Efektifitas Pelaksanaan Handover Di Rumah Sakit Pemerintah Dadan Bardah; Tuti Afriani; Aat Yatnikasari
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i1.917

Abstract

Serah terima pasien merupakan bagian dari komunikasi efektif dimana metode SBAR menjadi salah satu metode yang tepat digunakan dan sudah diterapkan di RS Pemerintah.i masa pandemi Covid-19, pelaksanaan serah terima harus tetap berlangsung, oleh karena itu pelaksanaan handover perlu dianalisis kembali agar rumah sakit dapat mengetahui pelaksanaan yang sesuai dan dapat diterapkan di era pandemi Covid-19. Studi ini bertujuan untuk menganalisis situasi gambaran pelaksanaan handover perawat di RS Pemerintah, menganalisis faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaaan handover di era pandemi Covid-19, dan memberikan rekomendasi pelaksanaan serah terima pasien di era pandemi Covid-19. Data diperoleh dari hasil pengkajian melalui pembagian kuesioner kepada perawat dan wawancara kepada manajer keperawatan kemudian dilanjutkan dengan analisis menggunakan tulang ikan (fishbone). Hasil analisis yang diperoleh adalah kurang opimalnya pelaksanaan handover di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) pandemi Covid-19 di rumah sakit pemerintah. Dengan demikian, pelaksanaan serah terima di era Covid-19 dapat tetap optimal dengan terus menerapkan metode SBAR sebagai cara komunikasi efektif, pengisian formulir Covid-19 safety briefing dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memudahkan kegiatan perawat, dan memperhatikan faktor-faktor dalam pelaksanaan handover di era AKB. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah menerapkan percobaan penggunaan formulir safety briefing dalam pelaksanaan handover di salah satu ruangan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan mengevaluasi keefektifan pelaksanaan handover di masa pandemi Covid-19 secara rutin.
Upaya Pengembangan Sumber Daya Keperawatan melalui CPD (Continuing Professional Development) Putri Nilasari; I Wayan Gede Saraswasta; Frima Ulfa Agustina; Vergeina Ayu; Laras Adythia Pratiwi; Tuti Afriani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i1.936

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memberikan asuhan keperawatan selama 24 jam setiap hari kepada pasien dan keluarga, sehingga pelayanan keperawatan merupakan inti dalam pelayanan kesehatan. Upaya pengembangan sumber daya keperawatan berkelanjutan perlu dilakukan untuk menjaga kualitas perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. CPD merupakan salah satu upaya pengembangan staf yang dapat meningkatkan kepuasan staf dalam bekerja, sehingga mencegah burn out dan turn over. Penting bagi manajer mengetahui cara untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas sumber daya keperawatan. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui upaya pengembangan sumber daya keperawatan melalui CPD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review menggunakan PRISMA. Hasil studi dari 20 artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa CPD merupakan hal yang diperlukan oleh perawat agar dapat memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas. Pelaksanaan CPD juga terbukti dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas sumber daya keperawatan. Maka dalam hal ini manajer keperawatan memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan CPD. Akan tetapi dalam pelaksanaannya CPD tidak hanya menjadi tanggung jawab seorang manajer, tetapi juga menjadi tanggung jawab seorang perawat.
Hubungan Karakteristik Perawat dan Safety Attitude di Rumah Sakit Jakarta Tomy Suganda; RR Tutik Sri Hariyati; Hanny Handiyani; La Ode Abdul Rahman; Tuti Afriani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v4i2.1215

Abstract

Sikap keselamatan perawat mempengaruhi tindakan dalam menerapkan implementasi asuhan keperawatan yang berbasis keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan karakteristik perawat dan sikap keselamatan, melalui penelitian cross sectional yang melibatkan 330 perawat di 3 rumah sakit veritkal Jakarta. Instrumen yang digunakan adalah Safety Attitudes Questionnaire dengan tambahan data demografi.  Terdapat hubungan signifikan antara karaktersitik perawat dan sikap  keselamatan perawat. Jenis kelamin, posisi, jenjang karir, pendidikan, usia serta pengalaman kerja secara signifikan berpengaruh pada sikap keselamatan (P<0,05). Perbaikan dan peningkatan sikap keselamatan perawat dapat dievaluasi dan diperbaiki dengan mempertimbangkan karaktersitik perawat agar upaya upaya tersebut dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.
Determinan Kepuasan Perawat Pada Praktik Interprofesional Kolaborasi di Rumah Sakit Yuliana Yuliana; Rr. Tutik Sri Hariyati; Tuti Afriani; Hanny Handiyani; Cori Tri Suryani
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i2.1428

Abstract

Praktik kolaborasi memiliki pengaruh yang besar untuk kepuasan pasien dan kepuasan profesi pemberi asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan kepuasan perawat pada Interprofesional Colaborative Practice (IPCP). Metode penelitian menggunakan studi cross sectional yang dilakukan dari bulan Maret sampai Desember 2021. Kuesioner yang digunakan hasil modifikasi, dan telah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Kuesioner Profesional Factor, Organizational factor dan Interactional Factor nilai uji validitas 0.427-0.722 dan uji reabilitas 0.905 dengan butir kuesioner 17 item. Untuk nilai uji validitas kuesioner kepuasan perawat dalam interkolaborasi 0.590 – 0.913 dan uji reliabilitas 0.980 dengan butir kuesioner 31 item. Kuesioner disebarkan kepada 242 perawat yang bersedia mnjadi responden dan memenuhi criteria inklusi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor yang mempengaruhi dan bermakna dengan kepuasan perawat dalam IPCP adalah Faktor Profesional (p=0.001), Faktor Organisasional (p=0.048). Simpulan, Faktor Profesionalpaling berpengaruh pada kepuasan perawat dalam melaksanakan inter kolaborasi dengan profesi lain, Faktor Profesional memegang peran yang sangat besar dalam mengerakkan perawat untuk menguasai kompetensinya agar tujuan asuhan dan pelayanan terhadap pasien dapat dicapai secara efisien dan efektif.
GERAKAN NO STUNTING, REMAJA SEHAT, AKTIF DAN SELAMAT (NOTHING REHAT) REMAJA: ADAPTASI METODE WORLD CAFÉ Suhariyanto Suhariyanto; Tuti Afriani; Hanny Handiyani; Andi Amalia Wildani; Yuniar Mansye Soeli; Ichsan Rizany; Dara Ayu Wardhani; Suci Sari Pratiwi; Wiwik Sulistyaningsih Sulistyaningsih; Muthi&#039;ah Najihah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3171

Abstract

Stunting merupakan permasalahan serius di Pemerintah Kota Depok, dengan prevalensi  14,3% tahun 2023. Faktor predisposisi kejadian stunting pada balita adalah ibu dengan riwayat anemia sejak remaja. Prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Depok mencapai 26,5%, dan kondisi ini memiliki hubungan signifikan dengan asupan zat besi. Sehingga pencegahan dan penatalaksanaan anemia sejak remaja menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan pengabdian masyarakat adalah upaya perubahan pengetahuan, keterampilan dan perilaku hidup sehat remaja sebagai calon ibu di masa depan. Metode pengabdian masyarakat adalah melalui Pendekatan interaktif yang melibatkan remaja melalui metode world café, pemeriksaan kesehatan, edukasi interaktif, permainan, roleplay, demonstrasi, peer group teman sebaya dan pembentukan duta anti stunting. Materi pengabdian masyarakat berupa anemia, pencegahan stunting, perilaku sehat selamat, kesehatan reproduksi dan jiwa remaja. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama dua bulan di SMPN 30 Depok. Populasi 30 responden dengan kriteria inklusi remaja putri yang diberikan supervisi pengetahuan dan ketrampilan pre post. . Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar kerja yang telah divalidasi. Analisis data kuantitatif menggunakan uji t berpasangan. Hasil pengabdian masyarakat terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan dengan world cafe learning program dalam peningkatan pengetahuan siswa sebesar 32 poin. Terdapat perbedaan praktik mengenal budaya sehat dan selamat pada remaja dengan nilai p = 0,001. Kesimpulannya adalah gerakan nothing rehat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenal sehat, selamat menciptakan generasi muda yang lebih sehat, aktif, dan siap menghadapi masa depan yang lebih baik. Rekomendasi dari hasil pengabdian masyarakat dapat digunakan sebagai pendidikan berkelanjutan, evidence base nursing dan upaya pencegahan stunting.
Co-Authors Aat Yatnikasari Aat Yatnikasari Aat Yutnikasari Achmad Fathi ade herawati Ade Irma Dahlia Ade Suhendri Agustina, Frima Ulfa Ali Ahmad Keliobas ANDI AMALIA WILDANI Andi Amalia Wildani Andi Nur Indah Sari Anika Kartika Annisa Rahmi Galleryzki Arhamsyah Arhamsyah Azizah, Yuni Baskoro Abdiansyah Cori Tri Suryani Cori Tri Suryani Dadan Bardah Dadan Bardah Dahlia, Ade Irma Damayanti, Mira Dara Ayu Wardhani Dewi Gayatri Dian Eka Resty Dina Warashati Dudi Mashudi Dudi Mashudi Dwi Suratmini Dwi Tyastuti Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Dyah Fitri Wulandari Eka Budiarto Eka Pujiyanti Elisabet Herlyani Bota Koten Endah Ratna Samapty Winarsih Enie Novieastari Erwin Erwin Erwin Eva Metalita Fahmi, Ismail Fani Hestiana Sari Frima Ulfa Agustina Frima Ulfa Agustina Frima Ulfa Agustina Hana Mutiasari Hanny Handiyani Harpendewisasmita, Harpendewisasmita Harwina, Harwina Hening Pujasari Herawani Herawani Herawani, Herawani I Wayan Gede Saraswasta Ichsan Rizany Istiqomah Istiqomah Joan Xaveria Mahulae Kartika, Anika Khairul Nasri Khairul Nasri Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Krisna Yetti Kuntarti La Ode Abd Rahman La Ode Abdul Rahman La Ode Rahman Laras Adythia Pratiwi Lilis Rayatin Lusia Dian Wahyu Winarti Lusianus Demon Kehi Mahmul Rivai Siregar Manumba, Ruliyani Marbun, Yusniaty Maria Indah Septirini Masfuri Masfuri Mashudi, Dudi Masitho Masitho Melissa Selviany Mery Anglelia Sirait Metalita, Eva Mikha Arisia Helen Mira Damayanti Mu'minah Mu'minah Muhammad Hadi Muthi&#039;ah Najihah Nanang Miftakhul Wakhdi Nasri, Khairul Novieastari Novieastari Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Nurdiana Oktaviarini, Eva Perdana, Riska Rusfita Pina Pudiyanti Pinandhika Pinandhika Putri Nilasari Rachmi, Shanti Farida Ratna Meilina Reidha Fitri Nurbaeti Resty, Dian Eka Rezky Mulyana Rhomlah Rhomlah Rio Verdiansyah Rita Herawati Rizka Fadhila Rizky Indriasari Rosari Tarigan Rr Tutik Sri Hariyati Rr Tutik Sri Haryati Rr. Tutik Hariyati Sarvita Sarvita Dewi Sarvita Dewi Sarvita Dewi Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Silitonga, Ester Mutiara Indah Siti Indriani Situmeang, Widiya Yulian Suci Sari Pratiwi Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Sudaryati Suhariyanto Suhariyanto Suminarti, Tini Sunarti, Arni Suryati Suryati Tanlain, Susana Helen Tatik Wahyuni Tenti Ariyanti Tini Suminarti Tomy Suganda Vergeina Ayu Viesca Septianata Wahyu Kusumadi Retnoningtyas Wahyuni, Tyas Wildani, Andi Amalia Wirdani, Andi Wilda Wiwik Sulistyaningsih Sulistyaningsih Wulandari, Dyah Fitri Yuliana Yuliana Yuni Azizah Yuniar Mansye Soeli Yunita Yunita