Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PROTOCOL OPTIMIZATION OF RT-qPCR FOR NF-ΚB DETECTION IN CARDIAC TISSUE FROM HFHS-FED MICE Jaya, Ferdinand Wiliam; Novita, Bernadette Dian; Suwandito, Laurensius; Wijaya, Hendy; Tjahjono, Yudy; Hendrata, Adi Pramono; Dewi, Sianty; Wijaya, Sumi; Ervina, Martha; Kuncorojakti, Suryo
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v12i1.8196

Abstract

Accurate detection of gene expression in challenging tissues requires methodological optimization to ensure reproducibility. Cardiac tissue, with its low cell density and variable RNA yield, presents particular difficulties for RT‑qPCR analysis. This study aimed to refine NF‑κB detection in HFHS‑fed C57BL/6 mice by comparing a standard 2‑ΔΔCt approach with an optimized protocol incorporating individualized calibrators adjusted for RNA concentration. Six male mice were divided into standard-diet (STD) and high‑fat, high‑sucrose (HFHS) groups, and cardiac RNA was extracted after 8 weeks of feeding. While relative NF‑κB expression trends were higher in the HFHS group, differences were not statistically significant; however, the optimized method consistently reduced variability and improved measurement reliability compared to the generalized approach. These findings highlight the value of individualized calibration as a protocol refinement for RT‑qPCR, offering a more rational framework for gene expression analysis in heterogeneous or technically demanding tissue samples.
Analisis Jalur: Gangguan Fungsi Nefron Tikus (Rattus Norvegicus) Akibat Mengkonsumsi Partikel Mikroplastik Polietilena: Pathway Analysis: Disorders of Nephron Function in Rats (Rattus Norvegicus) Due to Intake of Polyethylene Microplastic Particles Yudhiakuari Sincihu; Mujib Hannan; Niluh Suwasanti; Laura Wihanto; Nita Kurniawati; Dewa Ayu Liona Dewi; Steven; Sianty Dewi; Ari Christy Mulyono; Irene Lingkan Parengkuan; Henry Ricardo Handoyo; FX Himawan Jong; Andre Young; Alvin Julian; Angeline Rivia Simanjuntak; Marion Florentia
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4240

Abstract

Latar belakang: Pencemaran plastik menjadi isu kesehatan saat ini. Partikel plastik berukuran mikron (MPs) dapat mengganggu kesehatan karena terkonsumsi secara tidak sengaja oleh mahluk hidup dan masuk kedalam rantai makanan manusia. Polietilena salah satu polimer plastik yang banyak mengkontaminasi makanan manusia. Partikel plastik yang terabsorbsi akan mengalami persisten dan bioakumulasi dalam darah. Partikel ini mengandung bahan toksik sehingga menimbulkan reaksi oksidasi pada komponen biologi, salah satunya low-density lipoprotein (LDL). Ox-LDL menyebabkan kerusakan pertahanan nefron sehingga memicu kaskade kerusakan. Indikator kerusakan fungsi nefron ginjal berupa serum albumin, blood urea nitrogen, dan serum kreatinin. Tujuan: Menjelaskan mekanisme gangguan fungsi nefron akibat mengkonsumsi partikel MPs polietilena. Metode: Penelitian eksperimental murni pada 42 ekor tikus (Rattus norvegicus) yang dikelompok secara random menjadi 6 kelompok. Desain penelitian adalah post-test only control group. Dosis paparan yakni 0mg; 0,0375mg; 0,075mg; 0,15mg, 0,3mg, 0,6mg partikel MPs per hari diberikan secara berurutan pada setiap kelompok. Pemberian bahan MPs menggunakan sonde oral selama 90 hari. Data di analisis menggunakan program Smart-PLS untuk membuat model mekanisme gangguan fungsi nefron akibat mengkonsumsi partikel MPs. Hasil: Paparan peroral partikel MPs pada tikus secara signifikan meningkatkan kadar partikel MPs dalam darah dan Ox-LDL darah. Keberadaan MPs dalam darah juga akan meningkatkan Ox-LDL darah, selain itu menurunkan kadar serum albumin, meningkatkan kadar blood urea nitrogen dan serum kreatinin darah. Sedangkan peningkatan Ox-LDL hanya berkontribusi terhadap terjadinya penurunan kadar serum albumin dan peningkatan kadar blood urea nitrogen darah (semua nilai T-stat > 1,96). Kesimpulan: Mengkonsumsi partikel MPs dapat menyebabkan gangguan fungsi nefron pada tikus.
Co-Authors Agatha Christi Palupi Alvin Julian Amadeo, Jovan Amalia, Nindya Andre Young Angeline Rivia Simanjuntak Ari Christy Mulyono Belienda Gracella Bernadette Dian Novita Bernadette Dian Novita Bernadette Dian Novita Bernadette Dian Novita Bernadette Dian Novita Dewi Budipramana, Vicky Sumarki Delvi Vorst Dewa Al Dewi Dewa Ayu Liona Dewi Dewi, I.G.A.P.D Dian Putri, Maria Patricia Diga Albrian Setiadi Dyana Sarvasti Eddy Toynbee Erwin, Ferdinand Evelyn Ongkodjojo Evelyn Ongkodjojo Felix Kurniawan Adithia Ferry Ferry Ferry, Ferry Ferry, Ferry Fransiskus Reynaldy FX Himawan Jong Handoyo, Henry Ricardo Hendrata, Adi Pramono Hertanto, Maria Patricia Dian Icha, Icha Imelda Theodora Immanuel Michael Irene Lingkan Parengkuan Ivan Priyantono Iwan Satria Djuanda Jaya, Ferdinand Wiliam Jong, FX Himawan Haryanto Kevin Samsudin Khudrati, Wilson Christianto Kuncorojakti, Suryo Lanny Hartanti Laura Wihanto Lucia Hendriati Lukas Slamet Rihadi Malonda, Franklin Vincentius Maria Amelia Suhardi Maria Yuliastuti Marion Florentia Martha Ervina Meredith, Jennifer Mujib Hannan Natasha M Budiono Ni Nyoman Ratih Dharmapatni Ni Putu Sudewi, Ni Putu Niluh Suwasanti Niluh Suwasanti Nita Kurniawati Nova Mayasari Novita, Bernadette Dian Oscar Indra Kusuma Paul L Tahalele Putra, Brilliant Dwi Ricardo Gunadi Ricardo, Evan S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sandhy Prayudhana Sandhy Prayudhana Shavna Arfi Rasyid Soediono, Endang Isbandiati Soewangsa, Queency Amelia Steven Sumi WIjaya, Sumi Suwandito, Laurensius Teguh Widodo Theodora, Imelda Theresia Cindy Limantoro Tjahjono, Yudy Toynbee, Eddy Vincentius Diamantino Supit Wedharga, I Gede Putu Adhi Wijaya, Hendy Wilson Christianto Khudrati Young, Andre Yudhiakuari Sincihu Yulia Widyasari