Claim Missing Document
Check
Articles

Optimasi Penggunaan Fresh Aerotamarinas Untuk Menurunkan Amonia, pH, dan Kadar Air Ekskreta Pada Ayam Broiler Syafi'i, Rizal; Wadjdi, Muhammad Farid; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 8 No. 2 (2025): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2025.008.02.1

Abstract

Gas amonia terbentuk oleh penguraian protein sisa, pakan yang tidak tercerna sempurna pada pencernaan   dalam ekskreta unggas yang dilakukan oleh mikroba. Salah satu cara untuk mengurangi pembentukan amonia adalah dengan memanfaatkan berbagai spesies mikroba unggul terseleksi sebagai sumber probiotik. Salah satu mekanisme probiotik untuk menurunkan amonia dengan cara produk asam organik yang memiliki sifat antimikroba dan dapat menyeimbangkan mikriba usus. Pengkondisian agar saluran pencernaan ayam menjadi asam dilakukan dengan pemberian acidifier. Acidifier bisa ditemukan di beberap buah buahan seperti buah nanas dan asam jawa. Penggunaan acidifier asam jawa dan minuman fermentasi kulit nanas untuk mengevaluasi kadar amonia ekskreta dan litter ayam broiler. Pemberian acidifier dilakukan pada usia ayam broiler 15 hari hingga 35 hari. Penggunaan acidifier asam jawa, fermentasi kulit nanas dan juga campuran asam jawa dan fermentasi kulit nanas atau fresh aerotamarinas dapat menurunkan kadar ammonia, pH, dan kadar air ekskreta. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah perlakuan fresh aerotamarinas. Penggunaan fresh aerotamarinas dapat memaksimalkan proses pencernaan dan penyerapan protein pada pencernaan yang terbukti dapat menurunkan kadar ammonia dari 63 ppm menjadi 24.05 ppm atau sebesar 62.61 % dan juga perlakuan  fresh aerotamarinas dapat menurunkan pH paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain.
Kelompok Ternak Itik Pedaging Hasil Hibridisasi Kingbell Desa Gadingkulon , Dau, Kabupaten Malang Sunaryo, Sunaryo; Wadjdi, Muhammad Farid
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1523

Abstract

Program IPTEK bagi masyarakat (IbM) ini dilakukan dalam rangka membantu meningkatkan performans produksi dan keuntungan peternakan itik pedaging pada Kelompok Peternakan itik pedaginghasil hibridisasi Kingbelldesa Gading, kecamatan Dau Kabupaten Malang. Tujuan IbM ini adalah transfer IPTEK pengelolaan, perkandangan, pakan dan pemasaran dalam upaya peningkatan keuntungan usaha peternak itik pedaging desa Gading tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan implementasi program IbM yang antara lain meliputi penyuluhan, pelatihan dan demo plot, pendampingan dan reboisasi di sekeliling lokasi kandang. Hasil program IbM ini ditandai dengan antusiasnya peternak mitra dalam menjalankan semua kegiatan dalam program IbM ini. Adapun program pengadaan dan penanganan pakan alternatif dari limbah sisa makanan dari warung, restoran dan hotel ternyata baik melalui pengeringan dan digiling maupun fermentasi dihasilkan bahan pakan sangat bagus. Untuk yang dikeringkan dan digiling mendekati kualitas konsentrat pakan ayam petelur, sedang yang difermentasi yang dicampur jagung dan pollard memiliki kandungan protein 14,25% dan energy metabolis lebih dari 3500Kcal. Sehingga dengan menambah sedikit bahan yang mengandung protein tinggi sudah dapat digunakan sebagai bahan pakan itik pedaging. Aplikasi hasil pelatihan formulasi rangsum dan renovasi kandang dengan memisah dari kandang itik untuk pembibitan dihasilkan performans itik pedaging diperoleh pencapaian bobot panen yang lebih pendek sekitar 5 hari, selisih feed konvertion ratio (FCR) yang hemat pakan hampir 0,5 kg dan selisih harga pakan hampir Rp. 1.500,-/kg sehingga keuntungan meningkat dari Rp. 4.000,-menjadi Rp. 8.430,-. Jumlah pemeliharaan itik pedaging pada mitra peternak utama bekisar antara 200 – 500 ekor bergantung ketersediaan bibit, sedang peternak mitra ke dua antara 100 – 300 ekor. Kesimpulan dari pelaksanaan program IbM ini peternak mitra memperoleh IPTEK dalam usaha peternakan itik pedaging sehingga dapat meningkatkan performans produksi, efisiensi dan keuntungan yang sangat signifikan. Saran untuk peternak mitra selesai pendampingan diharapkan dapat melanjutkan pengelolaan peternakan itik pedagingnya sebagaimana yang dilakukan selama pelaksanaan program IbM. Masih perlu dilaksanakan program penelitian dan pengabdian pada masyarakat atas masalah-masalah yang ditemukan dalam pelaksanaan program IbM ini.
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK Lactobacillus salivarius PLUS BIO ENZIM TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN QUAIL DAY PRODUCTION PADA BURUNG PUYUH Pambudi, Seto Tri; Wadjdi, Muhammad Farid; Suryanto, Dedi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Lactobacillus salivarius plus bioenzim berperan penting dalam proses penyerapan makanan dengan cara memperpanjang vili. makanan yang diserap berpengaruh pada konsumsi pakan dan quail day production Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penambahan probiotik Lactobacillus salivarius yang dikombinasikan dengan bio enzim untuk menilai pengaruhnya terhadap asupan pakan serta jumlah telur harian yang dihasilkan oleh burung puyuh. Fokus dari studi ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana penambahan probiotik dan bio enzim memengaruhi kedua aspek tersebut. Penelitian ini menggunakan materi isolat bakteri Lactobacillus salivarius, burung puyuh yang berumur 17 minggu, tepung maizena, maltodextrin, bio enzim, quail day production dan konsumsi pakan. metode penelitian eksperimen In Vivo Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan serta 4 ulangan,  perlakuan P0 adalah pakan komersial yang tidak diberi probiotik (kontrol), P1 adalah pakan komersial dengan penambahan probiotik. Variabel penelitian berupa konsumsi pakan dan quil daily product. Perlakuan dalam penelitian ini melibatkan penambahan dosis probiotik terenkapsulasi Lactobacillus salivarius yang dikombinasikan dengan bio enzim. Perlakuan tersebut mencakup kontrol P0 yang tidak menggunakan probiotik serta perlakuan dengan dosis probiotik P1 = 1,5 g/kg, P2 = 3 g/kg, dan P3 = 4,5 g/kg. Analisis data dilakukan menggunakan metode ragam dan uji BNT. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik terenkapsulasi Lactobacillus salivarius yang dipadukan dengan bio enzim memberikan dampak signifikan (P<0,05) terhadap konsumsi pakan dan quil daily product. Rataan konsumsi yaitu : P0  = 21.77a, P1 = 21.80a, P2= 21.86b  dan P3 = 21.89b, sedangkan rata-rata quil daily product yaitu P0  = 73.98a, P1 = 75.65a, P2= 78.37b dan P3 = 82.91b.Disimpulkan bahwa tingkat penambahan probiotik terenkapsulasi Lactobacillus salivarius plus bio enzim pada pakan burung puyuh berpengaruh terbaik pada dosis 4,5 g/kg, penelitian berikutnya dapat meneliti bobot ayam pedaging berupa HDP.Kata kunci : Lactobacillus salivarius, bio enzim, enkapsulasi, konsumsi pakan, quail day production
PENGARUH PEMBERIAN IMMUNE HERBAL TERHADAP PERFORMA AYAM KUB 2 Furqon, Muhammad; Suryanto, Dedi; Wadjdi, Muhammad Farid
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengarah pada dampak pemberian ramuan herbal imun meliputi konsumsi pakan serta PBB dan efisiensi konversi pakan, ayam KUB 2 selama fase starter hingga grower. Studi ini dilaksanakan di Lab. Terpadu 2 Jengglong Fakultas Peternakan, Universitas Islam Malang dari 4 Oktober hingga 8 November 2023. Subjek penelitian adalah ayam KUB 2 yang berusia antara 4 hingga 7 minggu, ditempatkan dalam kandang baterai dengan 16 unit, masing-masing berisi 12 ekor, sehingga totalnya mencapai 192 ekor ayam. Herbal terdiri dari beberapa bahan yaitu jahe, mengkudu, temulawak, kunyit, bawang putih, daun sirih, kenkur, mineral, tetes tebu dan mikroba Lactobacillus acidophilus, Saccharomyces cerevisiae, Bacillus subtilis dan Aspergillus oryzae yang dicampur dengan air.  Experiment ini menggunakan RAL dan data dianalisis melalui ANOVA dilanjutkan uji (BNT). Perlakuan yang diterapkan meliputi empat kelompok: P0 (tanpa immune herbal), P1 (2 ml immune herbal per liter air), P2 (4 ml immune herbal per liter air), dan P3 (6 ml immune herbal per liter air). Penelitian didapat bahwa pemberian herbal imun dalam air minum mempengaruhi konsumsi pakan (P<0,05), PBB (P<0,05), dan signifikan terhadap efisiensi konversi pakan (P<0,01). Adapun nilai rataan pada konsumsi pakan yaitu P0 : 2718.75b, P1 : 2666.67ab, P2 : 2643.75a, P3 : 2635.42a, pertambahan bobot badan yaitu, P0 :710.69a, P1 : 762.05b, P2 : 767.50b, P3 : 771.84b, dan rataan konversi pakan yaitu P0: 3.83b, P1: 3.50a, P2: 3.45a, P : 3.42a.Kata kunci : immune herbal, ayam KUB 2, konsumsi pakan, PBB, konversi pakan
PENGARUH PEMBERIAN RAMUAN HERBAL PLUS PADA AIR MINUM TERHADAPPKONSUMSI, PERTAMBAHAN BOBOTTBADAN, KONVERSI PAKAN BROILER PERIODEAFINISHER Mahendra, Achmad Ghofi; Wadjdi, Muhammad Farid; Muwakhid, Badat
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitiannyaini adalah untuk mempelajari adanya pengaruh pemberian ramuan herbal plus pada air minum terhadapOkonsumsi, pertambahan bobotObadan, konversi pakan broiler periodenyafinisher. MateriI yang digunakan dalam penelitian ini adalah broileranperiode finisherberumur 22, adapun yang dimaksud pada Ramuan herbal plus adalah ekstrak herbal seperti kunyit 45 gram, temulawak 45 gram, kencur 40 gram, jahe 40 gram, bawang putih 10 gram, 2 lembar daun sirih (60%) dengan penambahan multienzim (40%). Penelitiannyaini menggunakan metode percobaandanmenggunakan Rancangan Acak LengkapU(RAL) yang terdiri dari 4 perlakuanNdan 4 ulangan. Untuk pemberian perlakuan adalah P0 = 0 ml / literanair minum, P1 = 4 ml / literanair minum, P2 = 6 ml / literRair minum, P3 = 8 ml / literRair minum. Untukavariabel yang diamati adalah konsumsianpakan, pertambahanNbobot badan, dan konversiPpakan. Data yang diperoleh dari hasil penelitianNditabulasi menggunakanNsoftware MicrosoftNExcel. Analisis stastik menggunakan Rancangan Acak LengkapP(RAL). Adapun nilai rataan padaAkonsumsiIpakan yaitu P0 : 2036,19, P1 : 2041,53, P2 : 2047,35, P3 : 2053,47 sedangkan rataan pada pertambahanNbobot badan yaitu P0 : 1165,25, P1 : 1183,50, P2 : 1196,75, P3 : 1214,75 dan rataan untuk konversi pakan yaitu P0: 1,75, P1 : 1,73, P2 : 1,71, P3 : 1,69. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penambahan ramuan herbal plus 8 ml / liter  (P3) dalam air minum memberikan tidak pengaruh nyata terhadap konsumsi pakan (P>0,05), dan memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan (P<0,05), serta memberikan pengaruh nyata juga terhadap konversi pakan (P<0,05).Kata kunci : Ramuan Herbal, Multi Enzim, Performa, Broiler Fase Finisher
EVALUASI KUALITAS BERBAGAI JENIS PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERFORMA PRODUKSI BROILER FINAL STOCKS FASE FINISHER Efendi, Agus; Wadjdi, Muhammad Farid; Humaidah, Nurul
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis pakan komersial terhadap performa produksi broiler final stocks fase finisher. Materi yang digunakan adalah DOC Strain Lohmann mix-sexed sebanyak 480 ekor umur 21-35 hari (fase finisher) dan 4 jenis pakan komersial dari 4 perusahaan yang berbeda. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Perlakuan penelitian adalah T1 : pakan komersial A, T2 : pakan komersial B, T3 : pakan komersial C dan T4 : pakan komersial D. Variabel penelitian adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan rasio konversi pakan. Analisa data menggunakan uji analisis ANOVA, jika ada perbedaan signifikan maka dilanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis pakan komersial berbeda sangat nyata (P<0.01) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan. Sedangkan rasio konversi pakan berbeda nyata (P<0.05) terhadap jenis pakan komersial. Nilai rata-rata konsumsi pakan (gr/ekor) adalah T2=1962.50a, T3=2023.50a, T4=2048.50a, dan T1=2180.75b. Nilai rata-rata pertambahan bobot badan (gr/ekor) adalah T3=1140.50a, T2=1227.25b, T4=1251.75b, dan T1=1279.00b. Nilai rata-rata FCR adalah T2=1.60a, T4=1.64ab, T1=1.71bc, dan T3=1.77c. Kesimpulan penelitian adalah berbagai jenis pakan komersial dari berbagai sumber produksi komersial mempunyai pengaruh terhadap performa produksi broiler final stocks fase finisher. Pakan komersial B dengan kandungan protein 20% memberikan performa produksi dan nilai ekonomis terbaik.Kata kunci : pakan komersial, broiler, konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, rasio konversi pakan
REGRESI DAN KORELASI DENSITAS TEPUNG IKAN UNTUK PAKAN TERNAK DENGAN PERLAKUAN PEMALSUAN LIMBAH IKAN ASIN TERHADAP NILAI NaCl DAN PROTEIN Alex Priguntoro; Muhammad Farid Wadjdi; Dyah Lestari Yulianti; Brahmadhita Pratama Mahardhika
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 9, No 1 (2026): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kebutuhan tepung ikan sebagai bahan pakan ternak berpotensi mendorong praktik pemalsuan melalui penambahan limbah ikan asin yang dapat memengaruhi kualitas fisik dan kimia produk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemalsuan terhadap sifat fisik dan kimia tepung ikan, mengetahui hubungan antara densitas dengan kadar protein kasar (PK) dan NaCl, serta menentukan model matematis pendugaannya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 pengulangan, yaitu P0 (tepung ikan murni), P1 (5% limbah ikan asin), P2 (10%), P3 (15%), P4 (20%). Parameter yang diamati meliputi kerapatan tumpukan (KT), kerapatan pemadatan tumpukan (KPT), berat jenis (BJ), protein kasar, dan NaCl. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap BJ, PK, dan NaCl, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap KT dan KPT. Berat jenis menunjukkan korelasi paling kuat terhadap PK (r=0.822) dan NaCl (r=0.859), sedangkan hubungan antara PK dan NaCl memiliki korelasi sangat kuat (r=0,901). Model regresi terbaik diperoleh pada parameter BJ dengan permsamaan Y = 0,9919x + 47,429 untuk PK dan Y = 0,541x + 1,2409 untuk NaCl. Dengan demikian BJ merupakan parameter densitas yang paling sensitif terhadap perubahan kualitas tepung ikan akibat pemalsuan limbah ikan asin dan berpotensi digunakan sebagai metode screening awal yang cepat dan praktis.. Kata Kunci : densitas, protein kasar, NaCl, tepung ikan, limbah ikan asin. REGRESSION AND CORRELATION OF FISH MEAL DENSITY FOR ANIMAL FEED SUBJECTED TO SALTED FISH WASTE ADULTERATION ON NaCl AND PROTEINAbstractThe increasing demand for fish meal as a livestock feed ingredient may encourage adulteration practices through the addition of salted fish waste, which can affect the physical and chemical quality of the product. This study aimed to evaluate the effects of adulteration on the physical and chemical properties of fish meal, determine the relationship between density, crude protein (CP) and sodium chloride (NaCl) contect, and develop predictive mathematical models. The study employed an experimental method using a Completely Randomized Design with five treatments and three replications was applied: P0 (pure fish meal), P1 (5%), P2 (10%), P3 (15%), and P4 (20%). Parameters observed included bulk density, tapped density, spesific gravity, CP, NaCl. Data were analyzed using correlation and regression analyses. The results showed that the treatments had a highly significant effect (P<0,01) on specific gravity, crude protein, and NaCl content, but had no significant effect (P>0,05) on bulk density and tapped density. Specific gravity showed the strongest correlation with crude protein (r=0,822) and NaCl(r=0,859), while crude protein and NaCl exhibited a very strong correlation (r=0,901). The best regression models were obtained using specific gravity, with equations of Y=0,9919x + 47.429 for CP and Y=0,541x + 1,2409 for NaCl. Therefore, Specific gravity was the most sensitive density caused by salted fish waste adulteration and has potential as a rapid and practical preliminary screening method. Keywords: density, crude protein, sodium chloride, fish meal, salted fish meal.
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS SALIVARIUS DALAM BERBAGAI BENTUK PAKAN TERHADAP BOBOT RELATIF ORGAN ACCESSORIE KELINCI HYLA Raditiya Teguh Pria Utama; Muhammad Farid Wadjdi; Brahmadhita Pratama Mahardhika
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 9, No 1 (2026): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan probiotik Lactobacillus salivarius dalam berbagai bentuk pakan kelinci hyla jantan umur 8 minggu. Jumlah kelinci yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 ekor. Penelitian ini menggunakan Metode experimental. Rancangan Percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah  P0 : Kontrol mash tanpa Lactobacillus salivarius, P1 =  Mash dengan Lactobacillus salivarius, P2 = Pellet dengan Lactobacillus salivarius, P3 = Wafer dengan Lactobacillus salivarius. Parameter yang diukur adalah bobot relatif organ accecorie  yang terdiri dari pankreas, emepdu dan ginjal. Data di anlisis dengan Analysist of Variance (Anova). Jika diperoleh data yang berbeda nyata dilakukan uji duncan. Bentuk pakan kelinci hyla yang diberi probiotik Lactobacillus salivarius berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap peningkatan bobot relatif kelinci hyla Jantan. Bentuk pakan terbaik kelinci hyla yang diberi probiotik Lactobacillus salivarius adalah wafer pakan.  Kata Kunci : Kelinci Hayla, organ accecorie,  Probiotik Lactobacillus salivarius THE EFFECT OF ADDITION OF PROBIOTIC LACTOBACILLUS SALIVARIUS IN VARIOUS FORMS OF FEED ON THE RELATIVE WEIGHT OF HYLA RABBIT ACCESSORY ORGANSAbstractThe purpose of this study was to evaluate the effect of adding probiotic Lactobacillus salivarius in various forms of feed for 8-week-old male hayla rabbits. The study used 12 rabbits. This study used an experimental method. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The treatments in this study were P0: Control mash without Lactobacillus salivarius, P1 = Mash with Lactobacillus salivarius, P2 = Pellet with Lactobacillus salivarius, and P3 = wAFER with Lactobacillus salivarius. The parameters measured were the relative weight of the accessory organs, consisting of the pancreas, gallbladder, and kidneys. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA). If significantly different data were obtained, a Duncan test was performed. The form of hayla rabbit feed given probiotic Lactobacillus salivarius had a significant effect (P <0.05) on increasing the relative weight of male hayla rabbits. The best form of feed for Hayla rabbits, given the probiotic Lactobacillus salivarius, is feed wafers. Keywords: Accecorie organ,  Hyla Rabbit,  Lactobacillus salivariu
PENGARUH PENGGUNAAN CSL (CORN STEEP LIQUOR) DAN ASAM AMINO ESENSIAL DALAM AIR MINUM TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN LEMAK ABDOMINAL BROILER FASE FINISHER Muhammad Abiyu As’ad; Muhammad Farid Wadjdi; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 9, No 1 (2026): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana pemberian Corn Steep Liquor (CSL) bersama asam amino esensial melalui air minum memengaruhi persentase karkas serta lemak abdominal broiler pada fase finisher. Kegiatan penelitian berlangsung di Luqman Farm, Probolinggo, dengan memanfaatkan 80 ekor broiler strain Lohman berumur 22 hari yang dipelihara sampai fase finisher. Larutan induk disiapkan dengan menggabungkan 1 liter CSL, 100 g metionin, serta 200 g lisin. Rancangan yang dipakai adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan, meliputi P0 sebagai kontrol, P1 (CSL + asam amino esensial 4%), P2 (CSL + asam amino esensial 5%), dan P3 (CSL + asam amino esensial 6%). Seluruh data diolah dengan analisis ragam (ANOVA) dan bila terdapat pengaruh diteruskan menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa kombinasi CSL dan asam amino esensial berpengaruh nyata (P
GRAHA SEMBRANI HEALTHY FEED PAKAN IKAN BERBASIS MAGOT TERSUPLEMENTASI BAWANG DAYAK SEBAGAI SARANA PENINGKATAN SOCIOPRENEURSHIP MASYARAKAT Nurul Humaidah; Muhammad Farid Wadjdi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.9915

Abstract

Graha Sembrani adalah rumah sociopreneurship bagi warga Desa Sukoanyar yang bergerak dalam pengolahan sampah menjadi maggot. Over produksi maggot menjadikan permasalahan tersendiri. Tujuan program adalah peningkatan potensi Graha Sembrani melalui inovasi teknologi pembuatan pakan ikan Graha Sembrani (GS) Healthy Feed  yang tersuplementasi Bawang Dayak. Bawang Dayak adalah tanaman endemis yang mengandung immunostimulan. Metode pelaksanaan meliputi: 1. Sosialisasi kegiatan 2. Edukasi GS Heathy Feed, 3. Pendampingan pembuatan GS Healthy Feed dengan additive Bawang Dayak, 4. Bimbingan perencanaan usaha pembuatan pakan berbasis bahan maggot, 5. Inisiasi pembentukan Jejaring, 6. Pendampingan, 7. Evaluasi dan monitoring. Hasil pengabdian sebagai berikut: 1. Pemahaman terhadap GS Heatlthy Feed 80%, 2. Peningkatan pengetahuan tentang bahan baku ikan 90%, 3. Pengetahuan tentang formulasi pakan meningkat 75%, 4. Terbentuk inisiasi kerjasama dengan Minamendong. Produksi pakan GS Healthy Feed 25 kg/minggu. Kesimpulan Adalah bahwa GS Healthy Feed mempunyai prospek bagus sebagai produk komersial di Graha Sembrani Sukoanyar Wajak.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Jamjani Nurdin Ach. Firman Ardiansyah Ach.Bagus A.Mardhotillah Aditya Yulianto Putra Agus Efendi Ahmad Choiruddin Ahmad Efendi Ahmad Fadholi Ahmad Fahmi Ahmad Luayyi Nur Rozikin Alex Priguntoro Anasrul Ramadani Arief Joko Saputro Arif Maulana Arista Wahyu Febriansyah Asmar Makruf Audrey Erlianti Badat Muwakhid Badruz Zamanil Charis Brahmadhita Pratama Mahardhika Darmayani, Dian Eka Dedi Suryanto Dwi Aprianto Dyah Lestari Yulianti Edi Hartono Eko Nova Adiyanto Eko Wahyu Fauzul Adha Elok Putri Kurniawan, Dinda Fachry Abda El Rahman Fahmi Yazid Rifai Fanda Fristanti Fathorrahman Fathorrahman Firda R. Hadiyansa Handrian Firmansah Heider Ali Mansyur Idhom Fairozi Iin Diana Asga Indra Dian Prastyawan Inggit Kentjonowaty Irawaati Dinasari Irawati Dinasari Retnaningtyas Isnan Mashuri Jamal Toriq Joko Dwi Bahtiar Kamelia Oktafiyanti Khabib Mustofa Alkamal Kurnia Angga Pratama Laila Qatrunnada Liliek Rahardjo M. Nur Abidin M. Syarful Ilmi Al Chanim M. Walad Alfadlilatul Azza Mahardhika, Brahmadhita Pratama Mahendra, Achmad Ghofi Maslindatun Ni&#039;mah Mei Yuni Anida mohammad Rofi&#039;i Mokhamad Amin Hariyadi Muhammad Abiyu As’ad Muhammad Azzam Alauddin Muhammad Halan Muhammad Ulinnuha Muhammad Yunus Nurul Humaidah Nurullah H A Rena Oktavia Rahayu Puspitarini Pambudi, Seto Tri Qur’ainia, Anita Raditiya Teguh Pria Utama Rahardjo, Liliek Rahmawan Iham Syahroni Safril Lahua Susmita Sudjoni, Noerhadi Sumartono Sunaryo . Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Suroso . Syafi'i, Rizal Tesyia Agustin Cahyaning Thias Umi Kalsum Umi Kalsum Umi Kalsum Usman Ali Usman Pagalay Yudi Hartoyo